cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Generik Sains Siswa Erni Mariana; Kusuma Wardany; Ayang Kinasih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.838

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Generik Sains Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Sekampung Tahun Pelajaran 2021/2022 Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA semester genap. Banyaknya siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Sekampung tahun pelajaran 2021/2022 adalah 132 siswa yang terbagi dalam 4 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 27 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes keterampilan generik sains. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Uji analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t dengan signifikan α = 0,05 pada keterampilan generik sains sehingga diperoleh 0,000<0,05 yang artinya H0 ditolak. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Model pembelajaran inkuiri terbimbing memberikan pengaruh terhadap keterampilan generik sains siswa pada materi termodinamika kelas XI SMA Negeri 2 Sekampung tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini diperoleh dari hasil uji-t pada taraf 5% dengan hasil 0,000 < 0,05 dengan standar deviasi 6,52 untuk kelas eksperimen dan 6,20 untuk kelas kontrol yang berarti pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing memberikan pengaruh terhadap keterampilan generik sains siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sekampung tahun pelajaran 2021/2022.
Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Creative Problem Solving Terintegrasi TPACK untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Edy Waluyo
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.839

Abstract

Guru perlu mengembangkan dan merancang pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Creative Problem Solving terintegrasi TPACK untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalahberpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan Borg & Gall. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas di Lombok Timur yang berjumlah 35 siswa, yang terdiri dari 15 siswa laki laki dan 20 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi pedoman validasi desain pembelajaran CPS terintegrasi TPACK, angket kepraktisan dan tes kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi integral dan penggunaanya. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis validasi, produk yang dikembangkan termasuk kategori valid yang ditunjukkan oleh skor rata-rata validasi produk oleh 3 ahli yaitu ahli bahasa, ahli materi dan ahli teknologi pembelajaran berturut turut 83,91; 84,64 dan 83,73. Begitu pula dari segi kepraktisan, produk yang dikembangkan juga tergolong praktis dengan rata-rata skor kepraktisan 82,63. Produk juga tergolong efektif dengan persentase keefektifan sebesar 88,57%. Produk yang dikembangkan mempunyai efek potensial dalam kategori tinggi untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan N-Gain sebesar 0,77.
Analisis Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Belajar Matematika Andi Kamal Ahmad
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.845

Abstract

Tujuan penelitan ini untuk mengetahui gambaran dan indeksasi mengenai penggunaan media sosial, perilaku belajar matematika dan mengetahui hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku belajar matematika di MTs Almazakhirah Baramuli Pinrang. Metode penelitian mix methods merupakan kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebesar 60,06, perilaku belajar matematika siswa sebesar 74,18. Instrument mengunakan angket dengan jumlah 70 butir pertanyaan dan analisis indeks tiap aspek pada penggunaan media sosial dengan nilai rata-rata untuk aspek etika berkomonikasi sebesar 3,22, aspek pemilihan informasi sebesar 2,86, aspek waktu dan aplikasi media sosial 2,87, dan sedangkan aspek topik media sosial sebesar 2,92 sehingga aspek etika berkomonikasi mendominasi dari empat aspek pada variabel penggunaan media sosial. sementara untuk varibel perilaku belajar matematika dengan nilai rata-rata pada aspek sikap belajar online sebesar 3,05 sedangkan nilai aspek belajar ofline sebesar 3,07 sehingga aspek belajar ofline mendominasi dari variabel perilaku balajar matematika. Tingkat keeratan hubungan variabel penggunaan media sosial terhadap variabel perilaku belajar matematika berada pada tingkat keeratan hubungan penggunaan media sosial terhadap variabel perilaku belajar, Pearson Correlation sebesar 0,723 variabel penggunaan media sosial berkorelasi kuat terhadap perilaku belajar pada Siswa di MTs Almazakhirah Baramuli Pinrang.
Pemetaan Data Astronomi untuk Mengidentifikasi Pergeseran Arah Kiblat Masjid di Pulau Ambon Abd. Haji Amahoru; Sri Rahmadani Pulu
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.848

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan memetakan data astronomi untuk mengidentifikasi pergeseran arah kiblat pada masjid di Pulau Ambon. Variabel yang diamati dalam penelitian ini berupa data astronomikal yang meliputi: a) Lintang Masjid; b) Bujur Masjid; c) Lintang Ka’bah; d) Bujur Ka’bah; e) Arah Utara Sejati; f) Arah Bangunan Masjid; g) Azimuth arah kiblat; h) Pergeseran arah kiblat. Data derajat lintang dan bujur masjid diperoleh dengan bantuan google maps. Data arah bangunan masjid diperoleh dengan berpatokan pada arah utara sejati menggunakan kompas bidik prisma. Seluruh data hasil pemetaan kemudian dianalisis dengan persamaan trigonometri segitiga bola untuk menghitung azimuth arah kiblat sehingga jika terdapat perbedaan dengan nilai azimuth arah bangunan masjid, maka pergeseran derajat arah kiblat dari masjid tersebut dapat diketahui dengan akurat. Hasil pemetaan menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara azimuth arah kiblat (QUTSB) dengan azimuth arah bangunan (M). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pergeseran kiblat pada beberapa masjid di Pulau Ambon dengan besar sudut pergeseran yang bervariasi sesuai dengan lokasinya. dimana arah kiblat dari pulau ambon bukanlah ke arah barat, melainkan diantara arah barat dan barat laut (±21,5o dari arah barat ke utara).
Analisis Pemahaman Konsep Tema Listrik Sahabat Kita Kelas IX SMP Melalui Instrumen Tes 4TMC Risa Tarisa; Sjaifuddin Sjaifuddin; Liska Berlian
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.849

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pembelajaran IPA adalah pemahaman konsep siswa yang belum maksimal sehingga harus diketahui tingkatannya agar dapat diatasi. Pemahaman konsep dapat diukur dengan dengan tes pemahaman konsep. Salah satunya berupa pilihan ganda empat tingkat (4TMC). Penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas instrumen tes 4TMC tema listrik sahabat kita yang akan digunakan dalam mengukur tingkat pemahaman konsep siswa. Penelitian dilakukan pada semester ganjil TA 2022/2023 pada tiga SMP Negeri di Kota Tangerang. Metode penelitian mix method dengan desain sequential explanatory. Instrumen yang dipergunakan adalah 4TMC sebanyak 42 butir soal dengan 12 butir soal dinyatakan valid, lembar validasi instrumen tes dan instrumen nontes berupa wawancara. Efektivitas instrumen tes 4TMC tema listrik sahabat kita dalam mengukur pemahaman konsep siswa telah diuji kelayakan berdasarkan validasi ahli meliputi aspek isi sebesar 90% (sangat valid), aspek penyajian sebesar 89% (sangat valid), aspek kebahasaan 92% (sangat valid). Hasil tes pemahaman konsep siswa tema listrik sahabat kita mendapatkan persentase pemahaman konsep siswa yaitu paham konsep sebesar 16% (sangat rendah), tidak paham konsep sebesar 58% (cukup) dan miskonsepsi sebesar 26% (rendah). Oleh karena itu, perlu tindak lanjut seperti pengembangan strategi pembelajaran hingga media pembelajaran untuk mengatasi dan mencegah rendahnya pemahaman.
Implementasi Teori Bruner pada Bilangan Pecahan melalui Model Luas dan Model Panjang Sayyidatus Sholihah; Trimurtini Trimurtini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep bilangan pecahan peserta didik kelas II menggunakan model luas dan model panjang dengan teori Bruner. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di SDN 1 Randublatung pada kegiatan Kampus Mengajar angkatan 3. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengenalan konsep bilangan pecahan perlu diperhatikan pemilihan teori belajar dan model yang digunakan. Dalam penelitian ini, teori belajar yang digunakan dalam mengenalkan konsep pecahan adalah teori Bruner, sedangkan model yang dipakai adalah model luas dan model panjang. Pengenalan konsep bilangan pecahan menggunakan model panjang dengan teori Bruner lebih efektif digunakan karena menggunakan konsep angka pada panjang ukuran sehingga peserta didik tidak kesulitan dalam menentukan panjang ukuran yang akan dibagi. Sedangkan pengenalan konsep bilangan pecahan menggunakan model luas berbantuan alat peraga berbentuk lingkaran dengan teori Bruner terdapat kendala pada bilangan pecahan dengan penyebut ganjil peserta didik kesulitan membagi luas sehingga bagian yang dibagi tidak kongruen.
Prototipe Alat monitoring Suhu dan Kelembaban pada Rumah Penyimpan Tembakau Berbasis Internet of Thing (IoT) Muthmainnah Muthmainnah; Aan Syaifudin; Ninik Chamidah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.853

Abstract

Telah dibuat prototipe alat monitoring suhu dan kelembaban pada rumah penyimpan tembakau berbasis IoT. Sensor suhu dan kelembaban yang digunakan adalah DHT22. Pengukuran suhu dan kelembaban dilakukan sebanyak 10 percobaan dan diulang sebanyak 5 kali. Rata-rata standar deviasi pada pengukuran suhu adalah 1,21 0C. Pada pengukuran kelembaban rata-rata nilai standar deviasinya adalah 1,19%. Prosentase akurasi pengukuran suhu adalah 96,36% dengan membandingkan sensor DHT22 dengan termometer. Akurasi pengukuran kelembaban adalah 95,33% dengan membandingkan sensor DHT22 dengan HTC-2. ESP8266 diterapkan untuk menerima data dari sensor dan memancarkannya melalui perangkat wifi. Data suhu dan kelembaban dapat dimonitoring melalui smartphone android dan aplikasi blynk. Hasil perekaman data suhu relatif sama setiap hari dan berkisar antara 24 0C sampai dengan 36 0C. Nilai kelembaban yang telah dimonitoring juga relatif sama setiap hari yaitu berkisar antara 19% sampai dengan 42%.
Analisis Kreativitas Siswa pada Mata Pelajaran Fisika Materi Momentum dan Impuls Kelas X IPA Devi Permata Sari; Dian Pertiwi Rasmi; Menza Hendri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.855

Abstract

Prestasi belajar siswa dapat dilihat dari proses pembelajarannya, pemilihan metode dan bahan ajar yang digunakan di dikelas dapat menimbulkan kreativitas siswa dikelas semakin kreatif siswa maka siswa dapat menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari hari dengan jawaban yang cemerlang. Teknik analisis data menggunakan kualitatif naratif yang mana hasil data yang diperoleh di narasikan. pelajaran fisika pada kelas X nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75 sedangkan siswa yang telah mencapai nilai KKM tersebut hanya sebanyak 75% dari 34 siswa, sedangkan untuk kekurangan 25% siswa yang belum memenuhi KKM terdapat beberapa kendala. Adapun kendala yang terjadi sehingga tidak memenuhi 100% itu terdapat pada pencocokan bahan ajar, media, metode, serta pendekatan yang sesuai dengan materi yang diajarkan, mungkin dengan adanya penambahan media dapat menambah kreativitas siswa pada saat proses pembelajaran, karna dengan adanya kreativitas dapat menunjang proses pembelajaran dikelas. Dengan adanya penambahan bahan ajar seperti modul terutama modul yang dapat diakses melalui gadget yang dapat diakses dimana saja, kapan saja membuat siswa menjadi lebih bersemangat dalam proses pembelajaran, lalu penambahan pendekatan pembelajaran yang diterapkan guru di kelas juga dapat berpengaruh untuk meningkatkan kreativitas siswa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
Pengaruh Jenis Pelarut dan Temperatur terhadap Ekstrak Minyak Kopi Arabika Tidak layak Jual dari Perkebunan Kerinci-Provinsi Jambi serta Karakterisasinya sebagai Bahan Baku Biodiesel Pendriadi Pendriadi; Hadistya Suryadri; Lince Muis
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.856

Abstract

Setiap pemanenan terdapat biji kopi cacat sebanyak 20% dari total produksi kopi. Kecacatan pada biji kopi menyebabkan kopi menjadi tidak layak jual dan dibuang begitu saja oleh petani. Oleh karena itu biji kopi Arabika tidak layak jual dari perkebunan di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi dimanfaatkan untuk diambil minyaknya melalui metode ekstraksi sokletasi. Penelitian ini bertujuan mendapatkan ekstrak minyak kopi paling optimum dengan menggunakan pelarut yang indeks kepolarannya bervariasi yaitu heksana, kloroform dan metanol dengan berbagai temperatur ekstraksi yaitu 60, 65, 70, 75 dan 80oC. Ekstrak minyak yang didapat kemudian dianalisa karakteristiknya berupa densitas dan jumlah asam lemak bebas sebagai syarat kelayakan menjadi bahan baku biodiesel. Diantara penggunaan pelarut heksana (indeks kepolaran 0,1), kloroforom (indeks kepolaran 4,1) dan metanol (indeks kepolaran 5,1), heksana yang lebih optimal mengekstrak minyak kopi dengan jumlah rendemen 13,78%. Ekstraksi yang dilakukan pada variasi temperatur didapatkan rendemen ekstrak tertinggi dengan pelarut metanol yaitu 11,1% dan heksana yaitu 13,78% ketika dilakukan ekstraksi pada temperatur 70oC. Jumlah rendemen akan menurun seiring kenaikan temperatur ekstraksi. Namun semakin besar % rendemennya juga menghasilkan jumlah asam lemak bebas (% FFA) yang tinggi yaitu sekitar 12-22%. Densitas yang dihasilkan dari ekstraksi dengan ketiga pelarut menunjukkan hasil densitas yang lebih besar daripada 1 g/ml.
Reading Card and Index Card Match as a Learning Media in Mathematics Subject Materials of Fractions Nining Puji Lestari; Nur'im Septi Lestari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.859

Abstract

The application of Reading Card and Index Card Matching strategies in Mathematics is done in a fun way. The implementation repeats the material that has been given before. emphasis on numeracy skills. The focus of this research is how to apply the Reading Card and Index Card Match strategies in Mathematics in class IV MI Islamiyah Jatirogo, Jatirogo District, Tuban Regency. This research sample uses 15 students. The method in this research is qualitative. Based on the research conducted, it can be concluded that the application of the Reading Card and Index Card Match strategies applied in learning Mathematics has been carried out well. The teacher has been able to make lesson plans well, namely by making lesson plans and preparing media in the form of well-matched cards. In the implementation of learning the teacher has been able to carry out learning steps with the Reading Card and Index Card Match strategies. In the evaluation activities, the teacher carried out the evaluation well so that it was seen that with the Reading Card Match and Index Card Match strategies the student learning outcomes were satisfactory so that this strategy was used again in subsequent learning.

Page 30 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue