cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Kemampuan Literasi Sains Berbasis Gender Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan E-Modul pada Konsep Ekosistem Siti Nurrachmatia Azizah; Aa Juhanda; Sistiana Windyariani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1120

Abstract

Salah satu kemampuan literasi abad 21 adalah literasi sains. Literasi sains siswa Indonesia dari tahun 2000 hingga 2018 masih di bawah rata-rata, menurut PISA 2018. Ini karena literasi, yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari, tetapi kurang mendapat prioritas di ruang kelas Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara hasil ujian literasi sains siswa laki-laki dan perempuan. Jenis penelitian ini menggunakan pre-experimental dengan desain tipe one-group pre-test post-test design. Hasilnya menunjukkan bahwa kinerja anak laki-laki dan perempuan berbeda dalam tes literasi sains. Pada kategori sangat baik, nilai literasi sains siswa laki-laki sebesar 69, sedangkan pertumbuhan literasi sains siswa putri sebesar 83 juga sangat baik. Berdasarkan perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa siswa perempuan mendapatkan lebih banyak meningkat daripada siswa laki-laki dalam hal literasi sainsnya.
Implementasi Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Kelas VIII Ro’fatul Izzah; Dhita Ayu Permata Sari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1123

Abstract

Hasil riset PISA tahun 2018 menujukkan kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia masih rendah. Padahal kemampuan ini penting di abad ke-21. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model discovery learning. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-expermental design dengan rancangan penelitian yaitu one group pretest postttest design. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VIII-H SMPN 1 Mojowarno yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan angket. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis meningkat dengan hasil uji t-berpasangan diperoleh sig. 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan mengindikasikan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah pembelajaran discovery learning, Perhitungan Effect Size sebesar 0,98 dengan kategori ukuran signifikansi perbedaan yang sangat besar. Kesimpulannya yaitu penerapan model discovery learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMPN 1 Mojowarno pada materi sifat-sifat cahaya. Siswa memberikan respon positif yang baik terhadap pembelajaran dan keterlaksanaan pembelajaran berjalan efektif. Karena penelitian hanya berfokus pada materi sifat-sifat cahaya, disarankan penelitian selanjutnya menggunakan materi lain.
Efektivitas LKPD Terintegrasi STEAM- PjBL pada Materi Asam dan Basa Kelas XI SMA/MA Vivi Selvianita; Hardeli Hardeli
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1129

Abstract

Telah tersedianya bahan ajar LKPD terintegrasi STEAM-PjBL pada materi asam basa yang telah diuji validasi dan praktikalitas namun belum di lakukan uji efektivitas terhadap hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan efektivitas dari penggunaan bahan ajar LKPD terintegrasi STEAM-PjBL terhadap hasil belajar peserta didik dan mengetahui resposn siswa dalam penerapan LKPD terintegrasi STEAM-PjBL pada materi asam basa kelas XI SMA Pertiwi 1 Padang.penelitian ini merupakan penelitian lanjutan yang dikembangkan oleh Shella Dewanti Putri. Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen dengan desain penelitian one-group pre-test post-test. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 soal, Populasi penelitian adalah kelas XI MIPA SMA Pertiwi 1 Padang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yang ditentukan oleh guru. Sebagai sampel penelitian terpilih kelas XI MIPA 3 sebanyak 35 orang.: Rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah diajar menggunakan LKPD terintegrasi STEAM-PjBL yaitu 42,82 sebelum belelajar menggunakan LKPD terintegrasi STEAM-PjBL, setelah menggunakan LKPD terintegrasi STEAM-PjBL adalah 77,43. Tingkat efektivitas LKPD dapat dilihat dari hasil uji-t pada taraf nyata 0,05 diperoleh t hitung =1,99 dan t tabel=1,66 . Hal ini menunjukkan penggunaan LKPD terintegrasi STEAM-PjBL pada materi asam dan basa efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA.
Implementasi Cybergogy Berbantuan Live Worksheets untuk Membelajarkan Keterampilan Proses Sains pada Siswa SMP Puji Ayu Dewi Lestari; Hasan Subekti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1130

Abstract

Cybergogy merupakan pembelajaran yang memanfaatkan fasilitas pemberdayaan teknologi. saat ini Indonesia berada di era revolusi industri 4.0. Dalam konteks revolusi industri 4.0 implementasi cybergogy dalam pembelajaran IPA diharapkan dapat mengingkatkan kolaborasi, keterampilan proses sains, dan komunikasi, melalui fasilitas teknologi seperti E-LKPD interaktif, dan laboratorium online. Namun kenyataannya berdasarkan hasil studi yang dilakukan di lapangan diperoleh bahwasannya peserta didik masih kurang dalam hal menumbuhkan KPS, strategi pembelajaran terkadang masih terpusat pada guru dan kurang melibatkan teknologi, hal ini membuat peserta didik bosan, kurang aktif, karena pembelajarannya monoton sehingga KPS di sekolah tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan proses sains setelah diimplementasikan cybergogy berbantuan live worksheets. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP menggunakan satu kelas yang diberikan perlakuan. Data KPS peserta didik diperoleh dari tes sebelum (pretest) dan setelah (posttest) diberikan perlakuan dengan mengimplementasikan cybergogy berbantuan live worksheets. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan di setiap indikator KPS. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi cybergogy berbantuan live worksheets efektif untuk membelajarkan keterampilan proses sains pada peserta didik. Implikasi dari penelitian yang dilakukan adalah Penelitian ini berkontribusi pada pembelajaran yang inovatif dan relevan dalam pembelajaran IPA di tingkat SMP.
Persepsi Siswa terhadap E-Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Ekologi Fidia Amalia; Enny Susiyawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1131

Abstract

Persepsi siswa merupakan proses menafsirkan pengalaman yang dipengaruhi oleh stimulus atau informasi yang diterima melalui panca indra, disadari dan dimengerti oleh siswa. Penting untuk memahami bagaimana siswa memandang dan berinteraksi dengan e-modul sebagai bahan ajar untuk melihat kualitas e-modul karena persepsi siswa terhadap sumber belajar dapat sangat mempengaruhi keterlibatan, motivasi dan pada akhirnya adalah hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap e-modul berbasis inkuiri terbimbing yang digunakan selama pembelajaran materi ekologi. Penelitian dilakukan dengan partisipan sebanyak 32 siswa di kelas VII-F SMPN 9 Gresik. Data yang dianalisis dikumpulkan melalui instrumen penelitian berupa angket dan wawancara persepsi terhadap e-modul berbasis inkuiri terbimbing serta penilaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66% siswa memiliki persepsi sangat baik terhadap e-modul berbasis inkuiri terbimbing dan 34% siswa memiliki persepsi pada kategori baik pada e-modul berbasis inkuiri terbimbing. Sebagian besar siswa memiliki persepsi positif pada e-modul yang digunakan dalam pembelajaran ekologi berdasarkan skor tiap aspek penilaian pada angket dan diikuti dengan pendapat positif siswa dalam wawancara mengenai penggunaan e-modul.
Penerapan Metode Pembelajaran Tutor Sebaya Setting Kolaboratif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik SMP Yufianda Zulfa Nabila; Dyah Astriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya metode pembelajaran tutor sebaya setting kolaboratif. Domain hasil belajar yang diteliti merupakan level kognitif peserta didik yang mengacu taksonomi Bloom yaitu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian one-group pretest-posttest design. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII C di SMP Negeri 18 Surabaya yang berjumlah 31 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran tutor sebaya setting kolaboratif dapat meningkatkan hasil belajar kognitif kelas VII C dengan nilai N-Gain sebesar 0,6 kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tutor sebaya setting kolaboratif berpengaruh secara signifikan dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik SMP.
Penerapan Discovery Learning Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Getaran dan Gelombang Sekar Arum Ningtyas; Beni Setiawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1133

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menekankan pada pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan peserta didik dan pengalaman belajar yang bersumber dari lingkungan sekitar. Model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajarn abad ke-21 adalah discovery learning dengan berbasis etnosains. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik, keterlaksanaan proses pembelajaran, dan respons peserta didik terhadap penerapan discovery learning berbasis etnosains pada materi getaran dan gelombang. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen, dengan dilakukan pada satu kelas eksperimen tanpa kelas pembanding. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII C SMP Negeri 3 Trenggalek semester genap Tahun Akademik 2022-2023. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan N-Gain sebesar 0,65 dengan kategori sedang. Keterlaksanaan pembelajaran telah dilakukan dengan perolehan modus 4 dengan kriteria sangat baik. Penerapan discovery learning berbasis etnosains untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi getaran dan gelombang mendapatkan respons yang positif dari peserta didik dengan rata-rata persentase sebesar 98% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa penerapan discovery learning berbasis etnosains pada materi getaran dan gelombang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline Tema Kelistrikan pada Sistem Saraf untuk Menumbuhkan Minat Belajar Siswa Kelas IX Rahida Aprilianti Azzahra; Sjaifuddin Sjaifuddin; Liska Berlian
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1135

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan berjalan kurang efektif karena kurangnya minat belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran, hasil tersebut disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang tersedia dan kurang menariknya media pembelajaran, sehingga pemahaman siswa dalam memahami materi tema kelistrikan pada sistem saraf menjadi kurang maksimal. Salah satu media yang menarik dan dapat dikembangkan yaitu media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengetahui tingkat kevalidan dan tingkat efisiensi dari media pembelajaran yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D menggunakan model 4D dari Thiagarajan akan tetapi hanya dibatasi sampai tiga tahap yaitu pengembangan (Development). Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi ahli untuk menguji serta angket respon siswa untuk mengukur tingkat efisiensi dari produk yang dikembangkan. Hasil validasi dari media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline tema kelistrikan pada sistem saraf untuk menumbuhkan minat belajar siswa kelas IX secara keseluruhan berdasarkan hasil validasi dari beberapa validator memperoleh nilai persentase sebesar 92,20%, ahli materi memperoleh nilai persentase sebesar 84,34% dengan kategori “Sangat Valid”, ahli media memperoleh nilai persentase sebesar 97,61 % dan guru IPA memperoleh nilai persentase sebesar 94,60% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil tingkat efisiensi dari media pembelajaran memperoleh nilai persentase sebesar 89,94% dengan kategori “Sangat Efisien.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Siswa pada Muatan Pembelajaran IPA Kelas V SD Ilhami Cahaya Putri; Amir Luthfi; Vitri Angraini Hardi; Yanti Yandri Kusuma; Rizki Amalia
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1137

Abstract

Keterampilan.berpikir.tingkat.tinggi (HOTS) sangat diperlukan bagi siswa karena siswa harus mampu membuat keputusan serta dapat memecahkan masalah secara kritis dan kreatif dalam menghadapi tantangan globalisasi abad-21. Oleh karena itu, dilakukannya.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model Learning Cycle 7E terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa kelas V SDN 018 Bukit Sembilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 018 Bukit Sembilan dengan sampel kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data penelitian dengan menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil analisis data menujukkan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model Learning Cycle 7E yaitu sebesar 82,97 lebih tinggi jika dibandingkan dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada kelas kontrol yang menggunakan model konvensional yaitu sebesar 76,54. Hal ini juga terlihat dari hasil uji-t dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai sig. (2-tailed) (0,004) < a (0,05) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model Learning Cycle 7E berpengaruh terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa (HOTS).
Berpikir Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Kurva Tertutup Sederhana Ditinjau dari Gaya Belajar Berdasarkan Dual Process Theory Sri Wahyuni; Puguh Darmawan; Syarifudin Syarifudin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1138

Abstract

Berpikir adalah hal penting yang harus dilibatkan dalam menyelesaikan masalah. Berpikir dipengaruhi oleh gaya belajar. Berdasarkan dual process theory, kerugian akibat aktifnya sistem 1 ditunjukkan dalam studi pendahuluan bahwa mahasiswa mendapatkan jawaban yang salah apabila tidak aktifnya sistem2. Keterlibatan sistem 2 berfungsi untuk meminimalisir kekeliruan dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus jamak yang bertujuan untuk mengkaji berpikir mahasiswa berdasarkan gaya belajar dalam memecahkan masalah kurva tertutup sederhana dari perspektif dual process theory. Subjek penelitian ini adalah satu mahasiswa bergaya belajar visual, satu mahasiswa bergaya belajar auditori, dan satu mahasiswa bergaya belajar kinestetik. Seluruh subjek merupakan mahasiswa pendidikan matematika Data penelilian berupa hasil angket gaya belajar, jawaban tertulis subjek, rekaman wawancara, dan catatan Peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa S1, S2, dan S3 memiliki kecenderungan aktifnya sistem 1, yaitu proses otomatis. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa S1, S2, dan S3 memiliki kecenderungan aktifnya sistem 1, yaitu proses otomatis untuk menjawab masalah. Sistem 2 aktif ketika mencocokkan informasi pada masalah sehingga didapatkan hasil yang sesuai dan ketika melakukan perhitungan dalam mencari luas. Penelitian ini menemukan bahwa jawaban yang dihasilkan sistem 1 tidak selalu benar dan jawaban benar ketika sistem 2 aktif. S3 merupakan subjek yang memiliki gaya belajar kinestetik hanya mampu membuat satu desain karena memiliki kecenderungan untuk meminta contoh terlebih dahulu untuk menerima informasi. Lebih lanjut, Peneliti menyimpulkan bahwa proses berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan masalah kurva tertutup sederhana dapat dijangkau berdasarkan dual process theory dengan indikator yang telah ditetapkan. Pemahaman tentang proses berpikir tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan strategi pembelejaran yang tepat.

Page 37 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue