cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Modul Kimia Asam Basa Berbasis Indigenous Knowledge pada Masa Pandemi Covid-19 Nurul Apsari; Novika Lestari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1167

Abstract

Pada masa pandemi covid 19 peserta didik dituntut untuk dapat belajar secara mandiri. Modul dibutuhkan untuk melatih kemandirian belajar siswa. Pengembangan modul kimia asam basa berbasis Indigenous Knowledge (IK) bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul kimia berbasis IK pada materi asam basa. Integrasi IK dalam pembelajaran bertujuan mendekatkan pengetahuan dengan budaya dan lingkungan sekitarnya. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4D namun pada penelitian ini tahapan yang dilakukan adalah Define, Design dan Develop. Tahapan pertama pada penelitian ini adalah define yang terdiri dari analisis kebutuhan, analisis pembelajaran, analisis siswa dan analisis konten. Tahap Design merupakan tahap perancangan prototype produk (konten IK, penyajian dan templete, desain pembelajaran). Tahap Develop terdiri dari validasi modul, revisi produk, uji keterbacaan, dan revisi tahap kedua. Hasil validasi ahli terhadap modul yaitu aspek kelayakan isi adalah 4,2 (kategori sangat baik), kebahasaan adalah 3,7 (kategori baik), penyajian adalah 3,9 (kategori baik), aspek Indigenous Knowledge adalah 4,0 (kategori sangat baik) dan aspek literasi sains adalah 4,0 (kategori sangat baik). Hasil respon siswa yaitu aspek kelayakan isi adalah 4,5 (kategori sangat baik), kebahasaan adalah 4,2 (kategori sangat baik), penyajian adalah 4,5 (kategori sangat baik), aspek Indigenous Knowledge adalah 3,7 (kategori baik) dan aspek literasi sains adalah 3,5 (kategori baik). Hasil tanggapan guru yaitu aspek kelayakan isi adalah 4,2 (kategori sangat baik), kebahasaan adalah 3,9 (kategori baik), penyajian adalah 4,0 (kategori sangat baik), aspek Indigenous Knowledge adalah 4,2 (kategori sangat baik) dan aspek literasi sains adalah 3,9 (kategori baik). Dengan demikian, modul kimia berbasis IK layak digunakan sebagai sumber belajar pada materi asam basa. Impikasi dari kelayakan modul kimia berbasis IK adalah peningkatan kemampuan literasi sains siswa. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney diketahui bahwa nilai signifikan ˂ 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul kimia berbasis IK terhadap kemampuan literasi sains siswa.
Efektivitas Media Pembelajaran Alam Sekitar terhadap Minat dan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Fotosintesis Vivin Syahkina Mardana; Muhammad Rijal; Rahmiati Darwis
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1169

Abstract

Pembelajaran IPA di dalam kelas seringkali dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan. Hal ini menyebabkan siswa kurang berminat dalam belajar IPA dan memiliki hasil belajar yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya inovasi dalam proses belajar mengajar yaitu dengan memanfaatkan alam sekitar sebagai media pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran alam sekitar terhadap minat dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII pada materi fotosintesis yang dilakukan di SMP IT As Salam Ambon. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain the static group pretest-posttest. Seluruh siswa kelas VII terlibat sebagai populasi dan sampel penelitian yang diambil menggunakan sampel populasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan soal tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal dan penyebaran angket minat belajar. Teknik pengolahan data menggunakan uji t karena data yang didapatkan berdistribusi normal dan memiliki varians homogen. Hasil analisis data tes menggunakan software IBM SPSS Statistics 26 memperoleh nilai signifikansi uji-t sebesar 0,001 < 0,05 (α) yang menunjukkan bahwa penerapan media alam sekitar efektif dalam mempengaruhi hasil belajar kognitif siswa pada materi fotosintesis. Hasil analisis angket minat belajar menunjukkan tingginya minat belajar siswa setelah belajar menggunakan media pembelajaran alam sekitar dengan memperoleh persentasi minat sebesar 88% yang berada pada kategori tinggi. Hasil analisis angket respon siswa diperoleh persentasi respon sebesar 93% menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap penerapan media alam sekitar.
Integration of Local Wisdom of Sugarcane Plants in Nagari Lawang on the Topic of Macromolecules Roma Ardika Sari; Eka Yusmaita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1174

Abstract

Nagari Lawang merupakan sentral produksi gula saka di Sumatera Barat yang bahan dasarnya adalah tebu. Produksi gula saka dimulai dengan proses penggilingan tebu. Limbah sisa penggilingan tebu disebut dengan ampas tebu. Ampas tebu yang ada di Nagari Lawang belum terkelolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan kearifan lokal tanaman tebu di Nagari Lawang pada pembelajaran kimia topik makromolekul. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, integrasi kearifan lokal tanaman tebu di Nagari Lawang pada pembelajaran kimia dapat diintegrasikan ke dalam suatu proyek dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dan memuat aspek literasi kimia. Proyek yang dilakukan adalah pembuatan briket dari limbah ampas tebu, dan mengaitkannya dengan topik makromolekul sub topik karbohidrat.
Proses Berpikir Kreatif Siswa Berkepribadian Adversity Quotient dalam Menyelesaikan Masalah Open-Ended Ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi Rusdyi Rusdyi; Rusmin R. M. Saleh; Isman M. Nur
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1175

Abstract

Berpikir kreatif merupakan proses berpikir untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan berbeda dari yang telah ada. Mengingat pentingnya berpikir kreatif siswa, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Terdapat siswa yang masih berada pada kategori kurang kreatif. Faktor kurangnya kemampuan berpikir kreatif siswa, yaitu kebiasaan dalam menghadapi tantangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa berkepribadian Adversity Quotient dalam menyelesaikan masalah Open-Ended ditinjau dari teori pemrosesan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif eksploratif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan awal matematika siswa akhirnya diperoleh 1 siswa untuk kategori berpikir climber, 1 siswa untuk kategori berpikir camper dan 1 siswa untuk kategori berpikir quitter. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa siswa kategori climber melakukan keempat tahapan proses berpikir kreatif, yaitu tahap persiapan, tahap inkubasi, tahap eliminasi, dan tahap verifikasi. Siswa kategori camper hanya melakukan tiga tahapan proses berpikir kreatif, yaitu tahap persiapan, tahap inkubasi, dan tahap eliminasi. Siswa kategori quitter hanya melakukan dua tahapan proses berpikir kreatif, yaitu tahap persiapan dan tahap inkubasi, sedangkan tahap eliminasi dan tahap verifikasi siswa quitter tidak mampu menyelesaikan. Karena itu, diharapkan para peneliti lanjutan dapat mengkaji lebih jauh proses berpikir kreatif siswa berkepribadian Adversity Quotient dalam memecahkan masaah Open-Ended. Siswa berkepribadian Adversity Quotient dapat dikembangkan dengan memberikan siswa berbagai soal-soal Open-Ended karena soal Open-Ended yang diberikan pada penelitian ini masih dikatakan terbatas.
Modul IPA Berbasis Etnosains pada Kurikulum Merdeka untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila Eko Fery Haryadi Saputro; Erlin Eveline; Nurul Apsari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1177

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan memerlukan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan dan capaian pembelajaran. Modul IPA berbasis etnosains dapat digunakan tidak hanya untuk tercapainya tujuan pembelajaran IPA pada kurikulum merdeka tetapi juga memperkuat profil pelajar Pancasila. Modul IPA berbasis etnosains memuat pengetahuan masyarakat Suku Dayak Kubitn di Kabupaten Melawi dalam berladang dengan sudut pandang keilmuan atau teoritis. Tujuan penelitian adalah mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka dan mengetahui pengaruh penerapan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Metode pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan desain ADDIE dengan tahapan Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation. Tahap Analysis terdiri dari analisis materi, analisis kebutuhan dan analisis karakteristik peserta didik. Tahap Design terdiri dari penyusunan templete modul IPA, konten etnosains di Kabupaten Melawi dan Prototype Produk. Tahap Develop terdiri dari validasi produk oleh ahli, revisi tahap pertama, uji keterbacaan (skala kecil), revisi tahap kedua, finalisasi produk. Tahap Implementation dilakukan untuk mengetahui pengaruh produk terhadap penguatan profil pelajar pancasila yang terdiri dari pelaksanaan pretest, uji lapangan (skala besar), postest. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui respon dan tanggapan peserta didik terhadap produk yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Instrumen non tes terdiri dari lembar validasi ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains yang dikembangkan, angket respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis etnosains angket tanggapan peserta didik (skala luas) dan lembar wawancara. Instrumen penelitian tes berupa soal pretest dan postest untuk mengukur pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Tahap Implementation diperoleh bahwa modul IPA berbasis etnosains layak digunakan sebagai sumber belajar materi pencemaran lingkungan. Tahap Evaluation menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar Pancasila.
Desain dan Pengembangan Monitoring Cairan Infus Berbasis Internet of Things (IoT) Telegram Muthmainnah Muthmainnah; Hafid mansur; Ninik Chamidah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1178

Abstract

Infus merupakan terapi kesehatan untuk menggantikan asupan makan atau cairan. Umumnya terapi infus diterapkan pada pasien yang menjalani rawat inap. Terapi infus memerlukan pemantauan dan pengawasan yang kontinyu oleh tenaga kesehatan. Masalah akan muncul jika dalam sebuah rumah sakit memiliki keterbatasan jumlah tenaga kesehatan sementara jumlah pasien sangat banyak. Keterlambatan penggantian infus atau macetnya tetesan infus dapat berakibat fatal bagi pasien. Untuk menghindari kejadian tersebut diperlukan teknologi tepat guna yang dapat memonitoring jumlah cairan infus. Pada penelitian ini telah dilakukan pengembangan monitoring cairan infus berbasis IoT. Sensor yang digunakan adalah sensor berat load cell yang dikonversi pada besaran volume. Alat ini memanfaatkan mikrokontroler ESP8266 yang memiliki modul wifi. Pemograman ESP8266 menggunakan Arduino IDE yang bersifat open source. Alat ini juga dilengkapi dengan LCD yang diletakkan pada tiang infus untuk menampilkan data cairan. Hasil monitoring dapat dipantau melalui smartphone melalui aplikasi telegram. Notifikasi akan masuk pada smartphone tenaga kesehatan jika level cairan infus berada pada level dibawah 50 ml. hasil pengukuran cairan infus memiliki rata-rata error 1,61 dengan error tertinggi adalah 3,5 dan error terendah adalah 0,3. Prosentase akurasi alat memiliki nilai paling rendah adalah 93%, paling tinggi adalah 99,91%, dan rata-rata prosentase akurasi adalah 98,65%.
Analisis Struktur dan Konten Kurikulum Merdeka Fase F untuk Bidang Studi Kimia pada Materi Laju Reaksi Ratih Andriani; Faizah Qurrata Aini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1179

Abstract

dan konten materi pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian struktur dan konten kurikulum merdeka pada materi laju reaksi berdasarkan taksonomi Bloom revisi, taksonomi Dave dan Dyers, serta buku ajar kimia. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis struktur isi yang diturunkan dari Model of Educational Reconstruktion (MER). Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis data Miller dan Huberman. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tabel analisis standard konten dan tabel analisis standar isi. Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis struktur yaitu (1) Unsur pemahaman kimia mengikuti taksonomi Bloom refisi, (2) unsur keterampilan proses hanya mendominasi keterampilan abstrak, (3) unsur profil pancasila terdapat unsur abstrak dan ranah sikap. Sedangkan pada analisis konten yaitu: (1) Keleluasan materi hasil belajar laju reaksi sesuai dengan buku SMA dari kemendikbud. (2) Kedalaman materi terdapat materi yang tidak cocok berdasarkan buku teks kimia yang di tulis oleh Raymond Chang dan buku teks karangan Nel D. Jespersen dan Jamen E. Brady.
Pengaruh Model Pembelajaran Quiz Team terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa pada SMP Eva Margaretha Saragih; Dewi Astuti; Nova Eliza Silaen
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quiz Team terhadap kemampuan literasi numerasi siswa pada kelas VII SMP Negeri 1 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pretest dan posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-A dan VII B masing-masing sebanyak 30 siswa. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh posttest dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 80,5 dan kelas kontrol 76,4. Hasil uji t diperoleh thitung = 4,705 > ttabel = 1,672 maka Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Quiz Team terhadap kemampuan literasi numerasi siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Kisaran.
Pengaruh Penggunaan Game Edukasi terhadap Kemampuan Kognitif Fisika Dilihat dari Gender Siswa Hermansyah Hermansyah; Nurhairunnisah Nurhairunnisah; Suji Ardianti; I Gusti Made Sulindra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1184

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami konsep fisika merupakan dampak dari tidak difasilitasinya siswa untuk belajar dengan cara yang semestinya. Siswa seharusnya memperoleh pengalaman belajar yang bermakna sehingga setiap yang mereka pelajari mampu dipahami dengan baik dan tidak mudah untuk dilupakan. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan game edukasi sebagai salah media pembelajaran yang memiliki peran penting dalam meningkatkan proses pembelajaran. Tujuan penelitian eksperimen semu ini yaitu untuk menguji pengaruh penggunaan game edukasi dalam pembelajaran fisika terhadap kemampuan kognitif siswa dilihat dari gender. Desain penelitian ini menggunakan post-test only design. Responden penelitian berjumlah 69 orang siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling karena disesuaikan dengan analisis kebutuhan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki-laki. Hasil uji homogenitas dan normalitas menunjukkan bahwa data penelitian homogen dan terdistribusi normal. Berdasarkan uji anova diperoleh bahwa penggunaan game edukasi dalam pembelajaran fisika berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan kognitif fisika siswa.
Pengaruh Penggunaan Media Permainan Ludo Berbasis Chemo-Edutaiment Materi Sistem Koloid terhadap Hasil Belajar Kimia Peserta Didik Kelas XI SMA/MA Amelia Putri; Iswendi Iswendi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1188

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tersedianya media permainan ludo berbasis chemo-edutaiment materi sistem koloid dalam bentuk latihan yang telah diuji validitas, praktikalitas dan efektivitas, namun belum diuji pengaruhnya terhadap hasil belajar kimia peserta didik pada ranah kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh penggunaan media permainan ludo kimia berbasis chemo-edutaimen pada materi sistem koloid terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 1 Ulakan Tapakis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pretets-Posttest Control Group Design. Pengambilan sampel dengan teknik Simple Random Sampling, sehingga didapatkan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas MIPA 2 sebagai kelas eksperimen. Intrumen penelitian ini adalah tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda yang telah di uji cobakan terdiri dari 25 soal. Teknik analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis adalah uji-t. Berdasarkan pengolahan data diperoleh rata-rata posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 83 dan 73 serta didukung oleh uji hipotesis yang dilakukan dengan uji-t yaitu thitung (4,79) > ttabel (1,669) pada taraf nyata ???? = 0,05. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunan media permainan ludo kimia berbasis CET materi sistem koloid terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 1 Ulakan Tapakis.

Page 39 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue