cover
Contact Name
Hartono, M.Pd.I
Contact Email
yudipoday@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yudipoday@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist
ISSN : 26213699     EISSN : 26152568     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al Bayan: adalah Jurnal Ilmu Al- Qur'an dan Ilmu Hadist yang diterbitkan oleh LPPM STIQ Wali Songo Situbondo dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan januari dan juli. Jurnal ilmiah yang kami kelola memuat tema seputar Al Qur'an dan Hadist dan kajian-kajian keislaman lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Karakteristik Keberuntungan Dalam Al-Qur’an Analisis Makna Perspektif Para Mufassir Budiyanto, Budiyanto; Anam, Hairul; Hasan, Moh
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i1.715

Abstract

Islam juga memiliki anggapan yang senada dengan Al-Qur’an bahwa dunia ini bukanlah sesuatu yang menjadi tempat terakhir bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Dunia merupakan tempat yang mana akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan akhirat, jika dunia ini dijadikan tempat untuk memperoleh hasil yang baik dikehidupan yang kedua, maka seyogyanya harus melakukan amal-amal perbuatan yang baik dan tepat. Suatu keberuntungan bagi orang-orang yang apabila melakukan amar makruf dan nahi mungkar, karena perbuatan tersebut merupakan implementasi perintah Allah dengan mengerjakan kebajikan dan meninggalkan kemaksiatan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode maudhu’i/tematik, dengan menjelaskan penafsiran para mufassir yang bercorak Adabi al Ijtima’i yang membahas tentang pemaknaan ayat-ayat tentang keberuntungan dalam Al-Qur’an hanya pada lafadz Al-Muflihun. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan kajian kepustakaan atau library research. Didalam Al-Qur’an telah disebutkan sebanyak 40 kali ayat yang menerangkan tentang keberuntungan yang berasal dari lafadz falaha atau alfalah dengan variasi bentuk yang berbeda dan tentunya dengan makna yang berbeda. Menurut M.Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah menafsirkan ayat-ayat tentang keberuntungan khususnya didalam lafadz Al-Muflihun bahwa karakteristik orang-orang yang mendapatkan keberuntungan dalam Al-Qur’an yaitu: beriman, mendirikan shalat, membayar zakat, berinfak/bersedekah, amar ma’ruf nahi mungkar, berat timbangan amal kebaikannya, berjihad, tidak berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, bersikap lapang dada, dermawan, tidak kikir, dan memiliki sifat itsar. Dapat disimpulkan segala sesuatu yang membuat kita memperoleh keberuntungan, adalah bersumber dari iman kepada Allah dan Rasul-Nya, dengan mengikuti tuntunan-Nya serta patuh akan apa yang Dia perintahkan.
Konsep Akal Dalam Neurosains Dan Korelasinya Terhadap Pendidikan Di Era Artificial Intelligence (Perspektif Tematik Tafsir Ath-Thabari) Rizma, Rahma Sivatur; Yusuf, Enjang Burhanudin
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.734

Abstract

The mind ('aql) which is united with the brain organ is the only biological organ found only in humans. In the Qur'an, there are many verses related to the activity of the mind, where the verses in the Qur'an that mention the mind can be found in terms related to brain activity. However, in practice, education is still confined to a narrow culture of stigma that the brain and mind are only measured using a numerical intelligence scale. So the availability of verses regarding reason needs to be studied because there is a relevant relationship with brain activity, so in this paper we try to describe in depth the meaning of verses in the Qur'an about neuroscience which mention reason ('aql) to then be integrated into field of Islamic education. This writing method is qualitative with a library research model. This research uses a thematic approach (maudhu'i) based on the perspective of Ath-Thabari interpretation. Data collection comes from literature from books, journals and others related to the topics of interpretation, neuroscience and education. The results of this research, verses from the Qur'an regarding reason can be found in terms determined by brain activity, one of which is tafakkur as stated in Q.S. Al-Baqarah verse 219. In ath-Thabari's interpretation, this verse explains that to meditate or think again about all the good deeds one does, it should be intended to seek Allah's approval, not anything else. The role of educators also needs to play a greater role in maintaining the nature of human thinking in the midst of the Artificial Intelligence (AI) era.
Otentisitas Hadis Hadis Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Akun Instagram Mubadalah.Id Kahbi, Nun siha; Hasanah, Uswatun; Nadhiran, Hedhri
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.755

Abstract

Mubadalah.id merupakan salah satu akun yang aktif dalam menyebarkan konten-konten dakwah islam. Di antara program dakwah yang mereka posting adalah program ngaji 60 hadits shahih tentang perempuan. Artikel ini bertujuan untuk menilai otentisitas hadits-hadits yang digunakan oleh akun mubadalah.id dalam program ngaji tersebut. Sumber data primer penelitian adalah hadit-hadits tentang perempuan dalam akun instagram mubadalah.id tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual (net nografi) dan analisi data berupa analisi isi (content analysis). Temuan penelitian menyimpulkan bahwa hadits-hadits yang di teliti berkualitas shahih dan instagram mubadalah.id ini salah satu akun yang bisa menjadi acuan untuk memahami hadits tentang perempuan dan bisa menjadi sumber referensi yang baik.Kata Kunci: Instagram, Mubadalah.id, Kekerasan.
Analisis Penafsiran al-Thabari Terhadap Ayat-Ayat Tabarruj Amir, Ulfah Auliah ulfah; Mahmud, Basri
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.776

Abstract

This study aims to uncover the meaning of Tabarruj according to al-Thabari in tafsir Jami' al-Bayan An Ta'wil Ay al-Qur'an. This study is a literature review that uses primary data from Qur'anic verses related to Tabarruj, as well as secondary data in the form of al-Tabari's interpretation of Tabarruj in his tafsir. The data is then reduced and compiled, and verified to arrive at a conclusion. The results showed that the word Tabarruj only appears once in the Qur'an, but there are related variants of the word, such as al-Buruj which appears 4 times, al-Mutabarrijaj in one verse, and Tabarrajna in one other verse. From these verses, it can be defined that Tabarruj is the act of a woman deliberately displaying her beauty and adornment to men who are not her muhrim. This is a forbidden behavior and has negative effects such as damaging self-honor, bringing disaster from God, and can trigger adultery.
The Makna ‘Sakinah’ Dalam Al-Quran Serta Relevansinya Terhadap Kehidupan Berkeluarga Di Era Moderen Ikhsanudin, Akhmad; Latif, Adri; Meidina, Ahmad Rezy
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.777

Abstract

The meaning of the word 'sakinah' has various meanings and points of view. The shift in life values ​​will affect the meaning of the word 'sakinah' itself. This article aims to provide a new perspective on the meaning of 'sakinah' in the context of the modern family. This research is of a qualitative type using the Library Research method which is analyzed descriptively and analytically. From this research it can be concluded that in terms of modern families, family happiness is greatly influenced by several factors, such as financial factors, education, emotional maturity and good communication between husband and wife.
Tafsir Dan Analisis Mimpi Nabi Yusuf Rifai, Andi Ruhbanullaila; Abubakar, Achmad; Irham, Muhammad
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.797

Abstract

Artikel ini membahas kisah nabi Yusuf yang difokuskan pada mimpi yang ia lihat di masa kecilnya. Kisah ini dimuat dalam QS Yu>suf ayat 4 yang mana pada ayat tersebut nabi Yusuf menceritakan mimpinya secara detail kepada sang ayah, sehingga menimbulkan kecemburuan saudara-saudaranya. Mimpi yang dilihat oleh nabi Yusuf kemudian menjadi nyata dan disebutkan di dalam QS. Yusuf ayat 100. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui apa makna mimpi nabi Yusuf yang disebut dengan ru’yah shalihan dan menjadikan sosok Nabi Yusuf sebagai teladan, baik dalam kesabarannya, ketaataannya kepada Allah, dan kecerdasannya. Jenis Penelitian ini adalah library research atau kepustakaan yaitu dengan merujuk kepada kitab tafsir, buku, jurnal serta penelitian yang relevan dengan kisah Nabi Yusuf. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode tahlili yaitu menyajikan informasi terkait surah Yusuf dengan menguraikan asbab an-nuzul, munasabahnya, analisa mufradat dan interpretasi mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mimpi nabi Yusuf melihat sebelas bintang serta bulan dan matahari bersujud kepadanya merupakan salah satu tanda kenabian. Sebelas bintang dalam mimpinya ditakwilkan dengan saudara nabi Yusuf yang berjumlah sebelas, matahari dan bulan adalah ayah dan ibunya. Mimpi tersebut benar terjadi ketika Nabi Ya’qub beserta ibu dan sebelas saudara Nabi Yusuf mengunjunginya ke Mesir seraya bersujud di hadapannya.
Kontekstualisasi Ayat Nut{Fah Dalam Al-Qur’an Dan Relevansinya Dengan Penentuan Jenis Kelamin (Kajian Tafsir An-Nu Putra, Luthfi Abadi; Ghozali, Abdul Malik; Hendro, Beko
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i1.799

Abstract

This article aims to examine the interpretation of nutfah verses related to the process of human creation and gender determination, and uses the book of tafsir An-Nur by Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy and the Ministry of Religion's book of tafsir ilmi as a tool for interpreting nutfah verses. In this research The researcher analyzes by connecting the interpretation of the nutfah verses with the scientific approach of human genetics. The approach in this research uses qualitative methods guided by literature data, with a focus on content analysis. The results of this study found that the Qur'an answers issues related to sex determination, according to tafsir An-Nur and tafsir ilmi Kemenag indicating that men through nutfah (sperm) determine sex, this is supported by the scientific approach of human genetics, supported by the scientific approach of human genetics.
Kajian Kritis: Periode Tafsir Ulama' Mutaakhkhirin fuada, noviani lu'luatul; Nimah, Rodhotun
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.800

Abstract

Tafsir Ad-Du>rr dan Irsya>d al-'Aql adalah kitab karya Imam Jalalu>ddin As-Su>yuthi> dan Abu Su'u>d bagian dari intertekstualitas karya-karya sebelumnya tetapi dalam penelitian ini, penulis ingin menggambarkan aspek-aspek utama dalam interpretasi ini, seperti metodologi interpretasi, sistematika penulisan, gaya interpretasi dan lain-lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dengan menggunakan analisis deskriptif. Kesimpulan artikel ini menjelaskan bahwa latar belakang penulisan kedua kitab tersebut adalah karena ia ingin membuat ringkasan Tarju>manul Qur'an, al-Ka>sysya>f dan al-Baidlowi> sehingga ditulislah penafsiran ini. penafsiran diklasifikasikan sebagai kitab bi al-Ma'tsur dan bi Ra'yi karena umumnya sumber penafsiran yang digunakan adalah sejarah, ra'yi baik menggunakan munasabah, sejarah atau hadits Nabi. sahabat, dan tabi'in. serta sastra, nahwu dan balaghah.
Deforestasi Dan Tanggung Jawab Manusia Dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Hidayatul Insan Karya Abu Yahya Marwan Bin Musa) yusman, dinda febriana; Ghozali, Abdul Malik; Hendro, Beko
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.801

Abstract

This article aims to analyze Abu Yahya Marwan bin Musa's views on deforestation and human responsibility towards the environment in the Qur'an. This research was prepared using qualitative methods with library research techniques, namely by collecting various references related to the research problem, then in analyzing the data the researcher used a content analysis approach. The results of this research include: First, Abu Yahya argues that deforestation as a form of environmental damage is an act of sin that damages the earth. This environmental damage is caused by weak faith, as well as wicked and sinful acts. Secondly, Abu Yahya argues that humans have roles and responsibilities as servants of Allah to worship Him and as caliphs in charge of managing and prospering the earth, and enforcing His commands.
Imalah Dan Taqlil: Studi Qira’ah Sab`Ah Kitab Fayḍu Al-Barakāt Fī Sab`I Al-Qirā’at Farhan Nasrullah, Mohammad
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 8 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.805

Abstract

The Qur'an was revealed to the Arabs according to their dialect. This is so that they can interact with the Qur'an in accordance with their respective dialects until there are seven valid Qira'ah of the Qur'an (Qira'ah Sab'ah). As a Qira’ah Mutawatiroh, Qira'ah Sab'ah has its own Qira'ah differences, especially in terms of foreign readings (gharib). Among the most common gharib readings found in Qira'ah Sab'ah are those related to Imalah (Imalah Kubro) and Taqlil (Imalah Sughra). This research will explore how the reading of Imalah and Taqlil from the point of view of Qira'ah Sab'ah based on the book of Qira'at Ulama Nusantara, namely Kitab Fayḍu al-Barakāt fī Sab`i al-Qirā'at by KH Muhammad Arwani Amin al-Qudsy (Kudus). This research uses qualitative research methods with literature (library research) and the approach used for data analysis is content analysis. The primary data source used in this research is the Book of Fayḍu al-Barakāt fī Sab`i al-Qirā'at and other Qira'at Books. While secondary data sources use books or journals relevant to this research. This study resulted in the findings that Qira'ah Hamzah and Ali al-Kisa'i are the Qira'ah that uses Imalah the most, Qira'ah Shu'bah uses a lot of Imalah on muqhatho'ah surah such as Alif lam Ra’, Qira'ah Ibn Amir uses little Imalah, Qira'ah Hafs only uses Imalah in Surah Hud verse 41, Qira'ah Qolun only uses a little Taqlil, Qira'ah Warsy uses a lot of Taqlil and only Imalah on the letter ha verse Ṭāḥā, Qira'ah Abu Amr sometimes uses Imalah and Taqlil, and Qira'ah Ibn Kathir is the only Qira'ah that does not use Imalah and Taqlil.

Page 11 of 27 | Total Record : 263