cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
Gambaran Penerapan Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di ruang laboratorium tata busana SMK Negeri 3 Padangsidimpuan Hasibuan, Elfi Husnita; Butar-butar, Khairunnisa; dwi meilasari, retno desti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1285

Abstract

Penggunaan ruang laboratorium mengharuskan setiap siswa untuk berhadapan langsung dengan banyaknya peralatan yang berpotensi memiliki bahaya. Maka, penerapan Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) tentunya menjadi faktor penting dalam pelaksanaan setiap kegiatan belajar (praktik) yang perlu diperhatikan, karena terjadinya kecelakaan dalam kegiatan praktik karena unsur penerapan K3 yang berlaku dan dijalankan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penerapan Kesehatan dan keselamaptan kerja (K3) di ruang laboratorium tata busana SMK Negeri 3 Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambrakan standar Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di ruang laboratorium tata busana. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 memerlukan banyak perhatian dan perbaikan sesuai dengan standar yang telah diatur dalam UU nomor 1 tahun 1970, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) RI No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja dan juga peraturan Menteri Pendidikan RI no 40 tahun 2008 tentang sarana dan prasarana sekolah menengah kejuruan. Dalam penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada lingkungan SMK Negeri 3 Padangsidimpuan, sudah diusahakan sebaik mungkin untuk dapat memenuhi standar dan peraturan yg berlaku. Terdapat beberapa faktor yang ditemukan seperti faktor ekonomi dan pemahaman. Pada faktor ekonomi, terbatasnya anggaran yang untuk pengalokasian khusus K3, sehingga saat ini masih di khususkan pada pengeluaran keperluan sekolah lainnya seperti pengadaan mesin jahit dan perlengakapan praktik pendukung lainnya. Saran yang dapat diberikan adalah untuk mengupayakan agar kelak penerapan K3 dapat lebih maksimal sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan menganggarkan dana pengelolaan ruang praktik dan juga pemahaman pengguna laboratorium tentang pentingnya penerapan K3 dalam kegiatan pembelajaran guna menjaga diri dari kecelakaan kerja.
PERUBAHAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH MEMBACA MEDIA LEAFLET TENTANG STUNTING PADA IBU ANAK BALITA STUNTING: PERUBAHAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH MEMBACA MEDIA LEAFLET TENTANG STUNTING PADA IBU ANAK BALITA STUNTING Yaumil Fauziah; Fitri Khairani; Annisa Namirah Nasution
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1287

Abstract

ABSTRACT Stunting is a condition where a child experiences growth disorders, so that his height does not correspond to his age due to chronic nutritional problems, namely long-lasting malnutrition. Health promotion through the media is one of the efforts made to convey health information messages to mothers of toddlers. One of the most effective ways to convey information about nutrition to mothers of stunted toddlers is by distributing leaflets, which can increase mothers' awareness about nutrition and help them overcome the problem of malnutrition that continues in their stunted children. The aim of this study was to find out how the knowledge of mothers of toddlers suffering from stunting changed before and after receiving the leaflet intervention. Stunting is a condition where a child experiences growth disorders, so that the child's height does not correspond to his age, due to chronic nutritional problems, namely lack of nutritional intake for a long time. Health promotion through the media is one of the efforts made to display health information messages that want to be conveyed to mothers of toddlers, such as leaflets which are the easiest to help with the nutrition education process which is easier to understand in increasing the knowledge of mothers of stunting toddlers. Distributing leaflet media can increase health knowledge and nutritional awareness among mothers to overcome chronic malnutrition in children who are stunted. The aim of this research was to look at changes in the knowledge of mothers of stunting toddlers before and after the leaflet intervention. This research used a "One-group pretest and posttest" design conducted at the Padang City Air Children's Health Center, research time from 25 October 2023 to 15 January 2024. The sample consisted of 27 people. Sampling used the Simple Random Sampling technique via the Random Number Application. Normality test and bivariate analysis used the Kolmogorov-Smirnov Paired t-test (p<0.05). The research results showed that the average value of knowledge before reading the media leaflet showed a p-value/sig = 0.000 <α = 0.05. The conclusion of this study was that there was an increase in knowledge before and after the leaflet intervention. Keywords : Stunting, Media Leaflets
PEMANFAATAN DATA RUTIN KESEHATAN IBU DAN ANAK UNTUK PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI UPT PUSKESMAS MEDAN JOHOR Ritonga, Egril Rehulina
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1302

Abstract

Pada bidang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), penggunaan data rutin berkontribusi terhadap kualitas pelayanan yang dapat mempengaruhi Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan data rutin untuk perbaikan program KIA. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan data KIA dalam proses perencanaan dan penganggaran program KIA serta faktor-faktor yang perlu ditingkatkan dalam pemanfaatan data KIA salah satu Puskesmas di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan partisipan dari pihak puskesmas dalam bidangnya. Data yang telah dikumpulkan melalui wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan data KIA untuk perencanaan dan anggaran masih belum optimal dan perlu ditingkatkan. Hal ini disebabkan masih terdapat kendala dalam pemanfaatan data yaitu jaringan internet. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan data dan informasi yang benar, dapat dibuat sebuah keputusan dan menyusun rencana untuk mengatasi masalah yang ditemukan. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan data Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang akurat, lengkap dan tepat waktu yang akhirnya dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi program kesehatan pada UPT Puskesmas Medan Johor.
ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DI PUSKESMAS SUKARAMAI KOTA MEDAN Khofipah, Siti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1303

Abstract

Pengelolaan keuangan dalam konteks Puskesmas merupakan aspek penting dalam menjamin operasional yang lancar dan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. Pengelolaan keuangan adalah seluruh aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan keuangan dalam upaya memperoleh sumber pendapatan, menggunakan dana, hingga mengalokasikan dan auntuk mencapai tujuan suatu organisasi Pengelolaan Puskesmas merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur berbagai aspek operasional dan administratif dalam sebuah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Metode: Menggunakan metode kualitatif dengan mengambil beberapa narasumber yang berasal dari petugas puskesmas Sukaramai. Dalam riset ini teknik yang digunakan digunakan ialah observasi dan wawancara. Hasil: Sumber pendapatan Puskesmas Sukaramai berasal dari berbagai sumber, termasuk APBN, APBD, dan dana hibah. Pengelolaan keuangan mencakup aspek penerimaan, pengeluaran, pelaporan, pengawasan, dan monitoring dana, dengan fokus pada pengadaan obat-obatan, pembayaran gaji, operasional harian, pelatihan, dan program kesehatan masyarakat seperti imunisasi. Kendala yang dihadapi termasuk prosedur yang panjang untuk pengadaan barang dan perubahan peraturan dari Dinas Kesehatan. Simpulan: Pengelolaan keuangan di Puskesmas Sukaramai ini berjalan dengan baik, jelas dan transparan namun ada beberapa hambatan atau kendala yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan puskesmas.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL DI DESA SIGULANG KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA tanjung, wiwi wardani; Apripan, Rika
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1306

Abstract

Pregnancy is an exciting time and is awaited by mothers and families. All mothers want their pregnancies and deliveries to go safely, smoothly, and normally. However, pregnancy is also a time of excitement and worry. Pregnancy can be a period of crisis in which the mother often feels worried or afraid of the pain and physical dangers that arise during childbirth. This causes bleeding in pregnant women during childbirth. The purpose of this study was to determine the effect of music therapy on reducing anxiety of pregnant women in Sigulang Village, Padangsidimpuan Tenggara District, health. The research used was quasi-experimental research (pseudo-experiment) using the Prettest posttest only research design. The research site is in Sigulang Village, Padangsidimpuan Tenggara District. The study population was 20 pregnant women, the study sample was 20 people. Data analysis using univariate analysis and bivariate analysis. The results showed that there was a decrease in anxiety of pregnant women and the average anxiety score of pregnant women before religious music therapy was 35.33 and after religious music therapy there was a decrease in anxiety with an average of 25.83. The p-value is 0.001, meaning that there is an effect of music therapy on reducing anxiety. The implication of this study is that the provision of religious music therapy can reduce anxiety in pregnant women when facing childbirth.
Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Di RS Malahayati Medan Pakpahan, Jun Edy Samosir
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1307

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) is a public health problem that, in Indonesia, is even the number one killer among other infectious diseases. An obstacle in TB treatment is the lack of compliance of TB sufferers with taking anti-tuberculosis medication. The cause is the lack of motivation of sufferers. The aim of this research was to determine the relationship between knowledge, motivation, and medication adherence in pulmonary TB patients at Malahayati Hospital, Medan. This research is a correlational analytical research design with a cross-sectional approach using the chi-square test. The sample in this study was 50 respondents with a purposive sampling technique. The research results showed that the majority of respondents had a good level of knowledge, namely 35 people (70%), and 30 respondents (60%) had motivation in the good category. Based on the results of the chi-square statistical test, it was found that the p-value was 0.000, so the p-value < 0.05 0.000 < 0.05, where H0 was rejected and Ha was accepted, which means there is a significant relationship between knowledge and motivation and adherence to taking medication. in pulmonary TB patients at Malahayati Hospital, Medan. It is hoped that, from this research, respondents will be able to increase their knowledge and motivation regarding pulmonary TB and always maintain control over medication adherence.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI KELAS XI SMK SWASTA PAB 12 SAENTIS Zuiatna, Dian; Suwardi, Suyanti; Harahap, Hasanah Pratiwi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1320

Abstract

Personal hygiene saat menstruasi merupakan hygiene perorangan yang memegang peran penting dalam menentukan status kesehatan, khususnya terhindar dari infeksi alat reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi, seperti pengetahuan, sumber informasi, sosial budaya dan pendapatan orang tua di SMK Swasta PAB 12 Saentis. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 46 siswi, Metode pengambilan sampel dengan cara sampling jenuh yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 46 siswi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan hasil (P-value=0,000), sumber informasi dengan hasil (P-value=0,002), sosial budaya dengan hasil (p-value=0,046) dan tidak ada hubungan pendapatan orang tua dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan hasil (P-value=1,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adan hubungan antara pengetahuan, sumber informasi, sosial budaya dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi dan tidak ada hubungan pendapatan orang tua dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini menyarankan agar para remaja dapat meningkatkan personal hygiene saat menstruasi dengan cara membekali diri sebanyak-banyaknya dengan pengetahuan yang diperoleh baik dari media massa, orang tua atau teman sebaya.
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusui Pada Bayi di Bidan Praktek Suwarni harahap, asrika sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1323

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI memiliki manfaat diantaranya sebagai nutrisi meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan jalinan kasih sayang. Menurut Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional yang terkait dengan pemberian ASI eksklusif yaitu menurunkan angka kematian bayi menjadi 24 per 1000 kelahiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap durasi menyusu bayi di Bidan Praktik Mandiri Swarni. Adapun Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuasi eksperimental. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan uji chisquare sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah 20 orang bayi usia 0-5 bulan dengan teknik pengambilan sampel total population. Analisa data yang digunakan Uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu bahwa dari 20 orang bayi terdapat 10 orang bayi yang dilakukan pijat bayi dan 10 orang bayi tidak di lakukan pijat bayi, bayi yang diberikan pijat bayi durasi menyusu bayi lebih dari 10 menit yang artinya baik, dan 10 orang bayi yang tidak dilakukan pijat bayi terdapat 9 orang bayi yang mengalami durasi menyusu lebih singkat atau kurang dari 10 menit yang artinya tidak baik, dan 1 orang lainnya mengalami durasi menyusu lebih dari 10 menit meskipun tidak dilakukan pijat bayi dikarenakan faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kesimpulan terdapat Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusui Pada Bayi di Bidan Praktek Suwarni dengan dibuktikan nilai p= 0,001. Saran bagi tenaga kesehatan dapat terus memotivasi ibu untuk melakukan pijat bayi sehingga akan meningkatkan durasi menyusui pada bayinya dan memotivasi untuk tetap memberikan untuk tetap memberikan ASI kepada bayinya. Kata kunci : Pijat Bayi, Durasi Menyusui
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Drop Foot Bilateral dengan Modalitas Infra Red, TENS dan Terapi Latihan Mintasnim, Annisa; Luklukaningsih, Zuyina; Sari, Rima Yunita
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1327

Abstract

Drop Foot is someone who is unable to lift the front foot when walking. This incident is reported to be around 19 per 100,000 people or 1% to 2% of all diagnosed sufferers. The aim of this research is to determine the management of physiotherapy with pain problems, limited range of motion of joints and decreased muscle strength. These problems are the reason researchers use selected modalities such as Infra Red, TENS and exercise therapy in the form of an ankle pump from February to March at the Bagas Waras Regional Hospital, Klaten. Collecting case study data on physiotherapy treatment using Infra Red modalities, TENS and exercise therapy in the form of an Ankle pump which resulted in reducing pressure pain in the 6th therapy (T6) to 1 from 4 (T0), increasing the range of joint movement by 5° at each meeting on the left side, as well as increasing muscle strength at the 6th therapy (T6) to a value of 3 from 1 (T0). Researchers advise the public to reduce activities such as lifting heavy weights in order to reduce the occurrence of spondylosis so that the number of Drop Foot cases does not continue to increase.
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada kasus Post ORIF Metacarpal IV Sinistra dengan modalitas Infra Red(IR) dan Terapi Latihan Puspitasari, Layli; Yunita, Rima; Luklukaningsih, Zuyina
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1328

Abstract

Based on 2018 Riskesdas data, an average of 92,976 fractures occurred, totaling 5,144 people. A single trauma and sudden excess force can cause a fracture. Orif installation is carried out if the use of close reduction/plaster fails, Orif is installed on the right fracture fragment. In solving problems in post-orif cases, physiotherapy plays a role in restoring movement and function using infrared modalities and exercise therapy. The energy produced by IR can be absorbed by superficial tissue with a warm feeling, thereby reducing pain. Exercise therapy using active and passive body movements can increase the range of motion of joints, increase muscle strength values ​​to restore functional ability. This research method uses a case study of physiotherapy management in Post Orif Metacarpal IV cases with Infra Red (IR) and Exercise Therapy. Results were obtained such as pressure pain from T0:3 decreased to T6:1, movement pain T0:5 decreased to T6:1. The muscle strength value of left wrist flexor T0:3 increased to T6:5, extensor T0: 3 increased to T6: 5 in left wrist flexor T0: 3 increased to T6: 5, extensor T0: 3 increased to T6:4. Left wrist joint range of motion from T0 (S: 20°-0°-15°) increases to T6 (S: 50°-0°-50°) at T0 left mcp (S: 10°-0°-20°) increases to T6:(S:45°-0°-40°), functional activity from T0:(severe dependence) increases to T6:(light dependence). Being more careful in activities and not pushing your abilities can reduce the incidence of fractures.