cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
Hubungan Riwayat ANC, Riwayat IMD, Dan Dukungan Sosial Terhadap Pelaksanaan ASI Eksklusif di Kota Binjai Ismail, Ilvira Ulpa
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1330

Abstract

ABSTRAK Cakupan ASI eksklusif di Sumatera Utara pada Tahun 2021 tercatat hanya 57,88 % , dan hanya 15,75% cakupan ASI eksklusif di kota Binjai, angka ini jauh dari target nasional di Indonesia yaitu 80%. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan riwayat ANC, riwayat IMD dan dukungan sosial terhadap pelaksanaan ASI eksklusif di kota Binjai. Metode Penelitian ini menggunakan desain analitik observational dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi penelitian ibu yang memiliki bayi usia > 6 bulan-12 bulan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Binjai mulai dari bulan mei sampai juni 2022. Adapun pengambilan sampel penelitian menggunakan Proportional Sampling dengan teknik anccidental terhadap 283 responden. Pengumpulan menggunakan uji univariat, uji bivariat dan multivariat berupa regresi logistik. Hasil penelitian ini didapat ada hubungan riwayat ANC dengan pelaksanan ASI eksklusif p=0,043, ada hubungan riwayat IMD dengan pelaksanaan ASI eksklusif p=0,000, ada hubungan dukungan sosial dengan pelaksanaan ASI eksklusif p=0,049, dan IMD merupakan variabel dominan terhadap pelaksanaan ASI eksklusif di kota Binjai dengan nilai OR 1,866. Kesimpulan dari penelitian ini IMD merupakan variabel dominan terhadap pelaksanaan ASI eksklusif di kota Binjai, artinya ibu yang melakukan IMD memiliki peluang 1,866 kali lebih besar melakukan pemberian ASI eksklusif di kota Binjai. Kata kunci : ANC, ASI Eksklusif, IMD
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS PLANTAR FASCIITIS DI RSUD BAGAS WARAS KLATEN: pendahuluan, metode penelitian, hasil, pembahasan, kesimpulan dan saran, referensi Utami, Anisa Pri; Luklukaningsih, Zuyina; Yunitasari, Rima
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1331

Abstract

ABSTRAK Plantar fasciitis adalah sindrom nyeri tumit di mana area plantar fascia yang menghubungkan ke tulang tumit mengalami peradangan dan menimbulkan robekan kecil yang menimbulkan nyeri, terutama saat kaki pertama kali mendarat. Plantar fasciitis terjadi pada sekitar 10% populasi umum 83% dari pasien ini adalah orang dewasa yang bekerja diantara usia 25 hingga 65 tahun. Insiden tertinggi terjadi pada populasi umum di usia 40 hingga 60 tahun. Prevalensi plantar fasciitis diamati lebih tinggi pada wanita di usia 45 hingga 64 tahun dibandingkan pria. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan teknik stimulasi saraf Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation, Ultrasound, Massage dan Terapi Latihan untuk mengatasi masalah nyeri, edema, spasme, lingkup gerak sendi dan kekuatan otot pada plantar fasciitis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada pasien plantar fasciitis di Klinik Rehabilitasi RSUD Bagas Waras Klaten pada bulan Februari sampai Maret 2023. Hasil setelah dilakukan enam kali tindakan fisioterapi yaitu nyeri saat istirahat, nyeri tekan, dan nyeri gerak berkurang, berkurangnya edema, berkurangnya spasme, lingkup gerak sendi meningkat, dan nilai kekuatan otot bertambah.
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4 – 5 TAHUN DI KOTA PEKANBARU Febriani, Ade
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1333

Abstract

Proses tumbuh kembang anak merupakan hal penting yang harus diperhatikan sejak dini. Masa emas (golden age) merupakan masa kritis yang terjadi satu kali dalam kehidupan seorang anak, dimulai pada usia 0 sampai dengan 5 tahun. Terganggunya pertumbuhan dan pembangunan merupakan masalah serius bagi negara-negara maju dan berkembang di dunia. Pertumbuhan dilihat dari berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala, sedangkan perkembangan dilihat dari kemampuan motorik, sosial dan emosional, kemampuan bahasa dan kemampuan kognitif. Program Stimulasi Deteksi Intervensi Tumbuh Kembang Dini (SDIDTK) merupakan program pengembangan tumbuh kembang anak yang komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan stimulasi, deteksi, dan intervensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui status tumbuh kembang anak usia 4-5 tahun di Kecamatan Senapelan . Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang terdaftar di PAUD, dan sampel penelitian ini berjumlah 80 orang. Instrumen penelitian yang digunakan menggunakan mikrotoa . Hasil analisis tumbuh kembang anak dikomunikasikan kepada orang tua agar orang tua dapat terlibat dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak serta memahami sejauh mana pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak. Penilaian tumbuh kembang anak yang dilakukan dalam bentuk penilaian harian, mingguan, bulanan, dan semester juga merupakan bagian dari pendeteksian perkembangan anak terhadap enam aspek perkembangan anak (aspek nilai agama dan moral, kognitif, sosial emosional, bahasa, fisik motorik dan seni), sehingga diharapkan penilaian perkembangan yang disusun oleh guru PAUD sesuai dengan perkembangan yang dicapai anak. Terima kasih kepada Yayasan dan Universitas Abdurrab yang telah memberikan dana hibah untuk penelitian ini
Hubungan Pengetahuan Perempuan Premenopause Dengan Kesiapan Menghadapi Menopause Di Desa Parigi Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara Harahap, Nur Hamima; Harahap, Irawati; nasution, Nur arfah; siregar, rahmah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1336

Abstract

Menopause merupakan fenomena alami sebagaimana tahap perkembangan lainnya. Seiring dengan peningkatan usia, wanita sering menghadapi berbagai masalah kesehatan. Masalah yang terjadi dapat berupa perubahan fisik maupun psikologis. Salah satunya adalah ketidaksiapan perempuan dalam menghadapi menopasuse. Hasil Study of Women’s Health Across the Nation (SWAN) di Amerika Serikat menunjukkan bahwa masa menopause berhubungan dengan tekanan psikologi, dimana sebanyak 28,9% mengalami stres diawal premenopause, 20,9% pada tahap premenopause, dan 22% pada tahap postmenopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan ibu premenopause dengan kesiapan menghadapi menopause. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan instrument kuesioner tertutup. Analisa data dengan uji Statistic chi square menggunakan program komputerisasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menopause di Desa parigi Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara dengan nilai p-value 0.020 (p<0.05).
Pengaruh Terapi Thought Stopping Terhadap Kecemasan Pecandu Narkoba Pada Warga Binaan Lapas Kelas IIb Kota Padangsidimpuan Simamora, Asnil Adli; Sagala, Nanda Suryani; napitupulu, fitri natar
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1337

Abstract

Narkoba masih menjadi masalah utama didunia, dimana angka penyalahgunaan terus meningkat di setiap tahunnya, Kecemasan merupakan dampak yang tertinggi yang dialami oleh pengguna narkoba. Salah satu teknik yang dapat dilakukan dalam mengatasi kecemasan dengan menggunakan teknik thought stopping yang merupakan bentuk latihan atau terapi dengan melihat hubungan antara pikiran yang disadari dan yang tidak disadari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik thought stopping terhadap kecemasan pecandu narkoba pada warga binaan Lapas Kelas IIB Kota Padangsidimpuan. Metode Desain penelitian adalah quasi eksperimen menggunakan rancangan one group pretest - posttest. Sampel sebanyak 57 orang yang merupakan warga binaan lapas kelas IIB Kota Padangsidimpuan menggunakan teknik purposive sampling, dengan analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil ada pengaruh yang signifikan antara pretest dan posttest dilakukan terapi thought stopping terhadap kecemasan pecandu narkoba pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Padangsidimpuan dengan nilai p = .000. Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ada pengaruh terapi thought stopping terhadap kecemasan kecemasan pecandu narkoba pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Padangsidimpuan. Dimana thought stopping dalam mengubah proses berpikir yang dapat mengatasi kecemasan warga binaan Lapas Kelas IIB Kota Padangsidimpuan.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DAN NON BPJS TERHADAP MUTU PELAYANAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD GUNUNG TUA.: ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DAN NON BPJS TERHADAP MUTU PELAYANAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD GUNUNG TUA Pohan, Tiasa
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1339

Abstract

abstrac Patient satisfaction is a key aspect of both inpatient and outpatient services, and it has been shown that there is a strong relationship between the treatment of health workers and patient satisfaction through previous research. Complaints from patients or their families are one quality indicator related to patient satisfaction. By knowing the level of patient satisfaction, hospital management can improve the quality of service. This research method is quantitative with a comparative design. This research was carried out in the Inpatient Room of North Padang Lawas Regional Hospital with a sample of 88 people consisting of 44 BPJS samples and 44 non-BPJS samples taken using the quota sampling technique. The results of the research show that the majority of BPJS stated that service quality was good in the dimensions of tangible, reliability, responsiveness, assurances, empathy and feeling satisfied, namely 18 people (40.9%), 20 people (45.5%), 17 people respectively. (38.6%), 19 people (43.2%) and 18 people (40.9%). The majority of non-BPJS stated that service quality was good in the dimensions of tangible, reliability, responsiveness, assurances, empathy and satisfied respectively. respectively 19 people (43.2%), reliability dimension 21 people (47.7%), responsiveness dimension 20 people (45.5%), assurance dimension 20 people (45.5%) and empathy dimension 18 people (40 .9%). There is a difference in the level of satisfaction of BPJS and non-BPJS patients with service quality with the p value of tangible dimension service quality = 0.001, reliability = 0.001, responsiveness = 0.001, assurances = 0.000 and empathy = 0.001 which indicates the p value is smaller than the α value = 0.05 Suggestions to the Gunung Tua Regional Hospital to always improve services to inpatients without distinguishing between BPJS and non-BPJS status.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG HYPEREMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANGTORU TAHUN 2024 Mutia, Fatma; Harahap, Masnawati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1340

Abstract

Pregnancy can cause changes such as an increase in hormones, one of which is nausea and vomiting. Hyperemesis Gravidarum is excessive nausea and vomiting in pregnant women which causes activities to be disrupted and the mother's condition worsens. The purpose of this study was to determine the description of the knowledge of pregnant women about hyperemesis gravidarum in the Batangtoru Community Health Center Work Area in 2024. This type of research is quantitative with descriptive method. The population in this study were first trimester pregnant women in the Batangtoru Community Health Center Work Area as many as 31 people December 2023 - February 2024, and the number of samples in this study were 31 people using the total sampling method. The analysis used was univariate. The results of the analysis showed that the knowledge of pregnant women about hyperemesis gravidarum in less knowledge as many as 12 people (38.7%). It is recommended for pregnant women to be more active in seeking information to health workers so that mothers get counselling about hyperemesis gravidarum and the dangers that can be caused to mothers and children so as to increase the knowledge of pregnant women about hyperemesis gravidarum.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Usia 30-60 Tahun Terhadap Pemeriksaan Pap Smear Evi Erianthy hasibuan; Desi meliana gultom; Ummi irmadani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1341

Abstract

Pap smear adalah suatu test yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel epitel serviks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi ibu usia 30-60 tahun terhadap pemeriksaan pap smear di lingkungan II kelurahan sidangkal kota padangsisdimpuan tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah bersifat analitik dengan metode cross sectional. Dari hasil penelitian berdasarkan pengetahuan mayoritas pengetahuan cukup sebanyak 34 orang (44%), minoritas berpengetahuan kurang sebanyak 24 orang (31%), berdasarkan sosial budaya mayoritas mendukung sebanyak 45 orang (58%), minoritas tidak mendukung sebanyak 32 orang (42%), berdasarkan sosial ekonomi mayoritas pendapatan menengah sebanyak 14 orang (18%), minoritas pendapatan tinggi sebanyak 7 orang (9%). Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai P=0,000 (p<0,05) artinya Ho ditolak berarti Ha diterima dan ada pengaruh pengetahuan dan sosial budaya dengan pap smear. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai P=0,001 (p<0,05) artinya Ho ditolak berarti Ha diterima dan tidak ada pengaruh terhadap pap smear. Dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang pemeriksaan pap smear dikategorikan berpengetahuan cukup yang dipengaruhi oleh sosial budaya, dan sosial ekonomi.
GAMBARAN SEIF CARE PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA Harahap, Mei Adelina; Simamora, Febrina Angraini; Gintings, Akhyar Fauzi; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1343

Abstract

Diabetes melitus atau DM adalah penyakit yang sebabkan tingginya kadar glukosa dalam darah. Masalah -masalah yang dialami oleh penderita diabetes melitus dapat diminiimalisir jika penderita memiliki kemampuan dan pengetahuan. Self care yang dilakukan penderita Diabetes Melitus meliputi pengeturan pola makan / diet, aktivitas fisik / olahraga, perawatan kaki, minum obat diabetes, dan monitoring gula darah. Tujuan penelitihan ini untuk mengetahui gambaran Self care penderita Diabetes Melitus. Penelitihan inimrnggunakan desain deskriftif. Responden pada penelitahan ini berjumlah 67 orang. Analisa data dilakukan secara analitik dengan melihat persentase data yang disajikan dalam table distribusi. Hasil penelitihan ini menunjukkan mayoritas Self Care baik sebanyak 42 orang (62,7%). Penelitihan diharapkan dapat menjadi gambaran pada pasien dan keluarga pasien tentang pentingnya melakukan Self Care untuk mengontrol kadar gula darah sehingga pasien akan termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat. Diabetes mellitus or DM is a disease that causes high levels of glucose in the blood. The problems experienced by diabetes mellitus sufferers can be minimized if sufferers have the ability and knowledge. Self-care carried out by Diabetes Mellitus sufferers includes adjusting eating patterns/diet, physical activity/exercise, foot care, taking diabetes medication, and monitoring blood sugar. The aim of this research is to determine the description of self-care for diabetes mellitus sufferers. This study uses a descriptive design. Respondents in this research were 67 people. Data analysis was carried out analytically by looking at the percentage of data presented in the distribution table. The results of this research show that the majority of Self Care is good as many as 42 people (62.7%). It is hoped that the research will provide an illustration to patients and their families about the importance of self-care to control blood sugar levels so that patients will be motivated to adopt a healthy lifestyle.
Hubungan Dukungan Suami dan Perawatan Payudara dengan Kelancarana ASI pada Ibu Menyusui Tampubolon, Ida Lestari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1345

Abstract

Salah satu kendala rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif dikarenakan produksi ASI yang tidak lancar, sehingga menyebabkan bayi baru lahir rentan terhadap penyakit infeksi seperti diare dan penyakit alergi. Ketidaklancaran ASI disebabkan kurangnya dukungan dari suami, kurangnya perawatan payudara, frekuensi pemberian ASI dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan dukungan suami dan perawatan payudara dengan kelancaran ASI pada ibu menyusui. Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui sebanyak 32 responden. Teknik Pengambilan sampel menggunakan total populasi ( total Sampling). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukkan dari 32 responden hasil uji statistik pada dukunagn suami dan perawatan payudara dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% dengan α =0,05 diperoleh sig. (2-sides) 0,000< 0,05. Berdasarkan hasil uji statistik chi square di peroleh adanya hubungan dukungan suami dan perawatan payudara dengan kelancaran ASI pada ibu menyusui di praktek bidan swasta partini kabupaten serdang bedagai tahun 2023 . Kesimpulan bahwa ada hubungan antara dukungan suami, perawatan payudara, dengan kelancaran ASI di Praktek Bidan Swasta Partini kabupaten Serdang Bedagai tahun 2023. Saran bagi tenaga kesehatan Diharapkan petugas kesehatan agar dapat meningkatkan perannya dalam memberikan informasi dan motivasi serta meningkatkan dukungan keluarga dan suami tentang manfaat dan keuntungan pemberian ASI pada bayi.