cover
Contact Name
Arief Hidayat Afendi
Contact Email
pgsd@umc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arief.hidayat@umc.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal PGSD
ISSN : 20888295     EISSN : 26859742     DOI : -
Jurnal Ilmiah tentang Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon.
Arjuna Subject : -
Articles 133 Documents
PENGARUH COLLABORATIVE LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SDN 4 PALIMANAN TIMUR KECAMATAN PALIMANAN KABUPATEN CIREBON Uswatun Khasanah; Diana Setiana; Saefudin Saefudin
Jurnal PGSD Vol 7 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v7i2.2444

Abstract

Abstrak Sistem pendidikan di Indonesia sedang mengalami tantangan baru yang disebabkan karena adanya wabah virus Covid-19, yang menyebabkan seluruh sistem pembelajaran di lemabaga pendidikan dialihkan kepada metode pembelajaran online atau dalam jaringan (daring). Adanya gangguan dalam proses pembelajaran menyebabkan terjadinya beberapa perubahan terhadap peserta didik yang pada akhirnya berpengaruh terhadap motivasi belajarnya. Seperti halnya pada siswa kelas IV sudah lama meninggalkan sekolah. Dengan menggunakan strategi collaborative learning antara guru, siswa disertai dengan dukungan orang tua diharapkan dapat meningkatkan kembali motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini ingin membuktikan bahwa collaborative learning memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 33 siswa dalam satu kelas. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen, dengan Pre-Experimental Designs menggunakan rancangan One Shot Case Study Design. Pengumpulan data diakukan dengan menggunakan angket. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa setelah diberikan perlakuan memperoleh nilai yang lebih tinggi dengan nilai rata-rata 3,02 dari pada sebelum diberikan perlakuan dengan nilai rata-rata 1,74. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung sebesar 8,891 dan ttabel dengan taraf 5% sebesar 1,997. Dengan demikian menunjukkan bahwa collaborative learning terdapat perbedaan pada motivasi belajar siswa kelas IV SDN 4 Palimanan Timur Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon. Kata Kunci: Collaborative Learning,Motivasi Belajar. Abstract The education system in Indonesia is experiencing new challenges caused by the Covid-19 virus outbreak, which has caused the entire learning system in educational institutions to be shifted to online or online learning methods. The existence of disturbances in the learning process causes some changes to students which ultimately affect their learning motivation. As in the fourth grade students have long left school. By using collaborative learning is expected to increase student learning motivation. The purpose of this study is to prove that collaborative learning has a significant influence on students' learning motivation. The sample used in this study amounted to 33 students in one class. This research is an experimental research, with Pre-Experimental Designs using One Shot Case Study Design. Data collection was carried out using a questionnaire. The results in this study indicate that students' learning motivation after being given treatment got a higher score with an average value of 3.02 than before being given treatment with an average value of 1.74. After testing the hypothesis using the t-test, it was obtained that tcount was 8.891 and ttable with 5% level was 1.997. Thus, it shows that collaborative learning has differences in the learning motivation of fourth grade students at SDN 4 Palimanan Timur, Palimanan District, Cirebon Regency. Keywords: Collaborative Learning, Motivation to Learn
METODE ZIKIR DAN AWRAD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA POST PANDEMIC COVID 19 DI PONDOK PESANTREN AL-IDRISIYYAH TASIKMALAYA Arief Hidayat Afendi; Dedi Djubaedi; Didin Nurulrosidin; Sumanta Sumanta
Jurnal PGSD Vol 7 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v7i2.2456

Abstract

Abstrak Pandemik Covid 19 adalah mempengaruhi semua aspek kehidupan termasuk pendidikan. Lebih dari 370 juta anak-anak dan remaja tidak belajar karena penutupan sementara atau tidak terbatas termasuk di Indonesia sebagai langkah upaya memutus rantai penyebaran covid 19. Penelitian ini mengkaji bagaimana gambaran umum tarekat Idrisiyyah dan bagaimana tarekat ini mampu menjadikan zikir dan awrad untuk membangkitkan psikologis siswa dalam pembelajaran post pandemic sehingga mampu merespons tantangan globalisasi. Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman sebagai mursyid Tarekat Idrisiyyah berhasil menjadikan zikir dan award sebagai sarana untuk membangkitkan semangat belajar siswa Pondok Pesantren Al-Idrisiyyah Tasikmalaya masa pandemik covid 19. Manhaj pendidikan tarekat Idrisiyyah dengan metode tasawuf nubuwah juga berhasil membangkitkan semangat entrepreneurship pada para siswa sehingga siap untuk merespons globalisasi. Pendidikan akhlak yang berbasis Tasawuf melalui zikir dan awrad merupakan penawaran model baru dalam dunia pendidikan dengan harapan adanya kerjasama dan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat terutama para ulama Muslim. Kata Kunci: Sufisme; Pendidikan; Ekonomi; Modernitas Abstract Covid 19 pandemic is affecting all aspects of life including education. More than 370 million children and youth are not studying due to temporary or indefinite closures, including in Indonesia as an effort to break the chain of the spread of covid 19. This epidemic ultimately has an impact on the psychology of students. Psychological trauma experienced by students makes them lose their motivation to learn. Because it is important for every educator to find a solution to revive the psychology of students in learning so that the learning outcomes that have been determined can be successful. This study examines how the general description of the Idrisiyyah congregation is and how this tarekat is able to make remembrance and awrad to awaken students' psychology in post-pandemic learning so that they are able to respond to the challenges of globalization. Sheikh Akbar Muhammad Fathurrahman as a mursyid of the Idrisiyyah Tarekat succeeded in making remembrance and awards as a means to arouse the enthusiasm of learning for the students of Al-Idrisiyyah Islamic Boarding School in Tasikmalaya during the covid 19 pandemic. respond to globalization. Keywords: Sufism; Education; Economy; modernity
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI KELILING DAN LUAS DAERAH KELAS IV SD NEGERI CEUNGCEUUM Sri Mulyani Rahayu Rejeki; Sunanih Sunanih; Rahmat Permana
Jurnal PGSD Vol 7 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v7i2.2457

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap prestasi belajar Matematika siswa kelas IV di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi karena pada zaman sekarang ini masih ada sekolah yang menggunakan metode ceramah dimana pembelajaran hanya terpusat pada guru. Pada awal pembelajaran siswa tampak bersemangat namun setelah memasuki kegiatan inti siswa terlihat bosan dan mengantuk sehingga hasil belajar siswa pun tidak optimal. Salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran Matematika yaitu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif jigsaw pada materi keliling dan luas daerah. Dengan diterapkannya model pembelajaran tersebut diharapkan adanya pengaruh pada prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap prestasi belajar siswa pada materi keliling dan luas daerah mata pelajar matematika di kelas IV SD Negeri Ceungceum. Dari hasil data yang telah dianalisis, diperoleh sig. (2-tailed) 0,003 < 0,05 yang berarti H0 ditolak. Model Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Ceungceum pada materi keliling dan luas daerah mata pelajaran matematika . Memperoleh thitung yaitu 3,306 dan ttabel yaitu 2,04841. Untuk thitung yang didapat berada pada wilayah yang positif atau 3,306 > 2,04841 sehingga Ha diterima. Nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 82,33 dan kelas kontrol yaitu 70,33 (82,33 > 70,33). Maka model pembelajaran jigsaw memiliki pengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Ceungceum pada materi keliling dan luas daerah mata pelajaran matematika. Kata Kunci: Kooperatif tipe jigsaw, Model Pembelajaran, Hasil Belajar. ABSTRACT This study aims to determine the effect of the use of the jigsaw type cooperative learning model on the mathematics learning achievement of fourth grade students in elementary schools. This research is motivated because at this time there are still schools that use the lecture method where learning is only centered on the teacher. At the beginning of learning the students looked excited but after entering the core activities the students looked bored and sleepy so that student learning outcomes were not optimal. One alternative that can be used in learning Mathematics is by applying the jigsaw cooperative learning model to the circumference and area material. With the implementation of the learning model is expected to have an influence on student achievement. This study aims to determine the effect of the jigsaw cooperative learning model on student achievement in the area and circumference material for mathematics students in grade IV SD Negeri Ceungceum. The results of the data that has been analyzed, obtained sig. (2-tailed) 0.003 < 0.05 which means H0 is rejected. The jigsaw cooperative learning model has a significant effect on the learning achievement of fourth grade students at SD Negeri Ceungceum on the circumference and area of ??mathematics subject. Obtaining tcount is 3.306 and ttable is 2.04841. For the tcount obtained, it is in the positive area or 3.306 > 2.04841 so that Ha is accepted. The average value of the experimental class is 82.33 and the control class is 70.33 (82.33 > 70.33). So the jigsaw learning model has a positive influence on the learning achievement of fourth grade students at Ceungceum State Elementary School on the circumference and area of ??mathematics subject matter. Keywords: Jigsaw cooperative type, Learning Model, Learning Outcomes.
KORELASI KECERDASAN LINGUISTIK DENGAN KETERAMPILAN BERBAHASA DI KELAS TINGGI SD NEGERI 1 KUJANG Riska Aulia; Rahmat Permana; Anggia Suci Pratiwi
Jurnal PGSD Vol 8 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v8i1.2938

Abstract

ABSTRACT In language skills in the high class, namely class V SD Negeri 1 Kujang, there are still many problems found in students both in cognitive and psychomotor aspects which can be interpreted both in listening, reading, writing or speaking activities. The problem certainly has something to do with the level of linguistic intelligence possessed by students. The purpose of this study was to describe the correlation between linguistic intelligence and the language skills of high-class students of SD Negeri 1 Kujang. This study uses a quantitative approach to the type of correlational research. This research was conducted at SD Negeri 1 Kujang with the population and the research sample used were the fifth grade students of SD Negeri 1 Kujang totaling 15 people. For data collection techniques using questionnaires and tests, namely questionnaires for the level of linguistic intelligence and tests to determine students' language skills. Data analysis used the Product Moment correlation formula with the help of Microsoft Excel. The results of data analysis from the calculation results are known that the obtained rcount = 0.280, while rtable = 0.514. Thus rcount rtable at a significance level of 5% so that H0 is rejected and Ha is accepted. Keywords: Correlation, Linguistic Intelligence, Language Skills ABSTRAK Dalam keterampilan berbahasa di kelas tinggi yaitu kelas V SD Negeri 1 Kujang masih banyak ditemukan masalah pada siswa baik dalam aspek kognitif ataupun psikomotor yang dapat diartikan baik dalam kegiatan menyimak, membaca,menulis ataupun berbicara. Permasalahan tersebut tentu ada kaitannya dengan tingkat kecerdasan linguistik yang dimiliki siswa . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan korelasi antara kecerdasan linguistik dengan keterampilan berbahasa siswa kelas tinggi SD Negeri 1 Kujang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Kujang dengan populasi dan sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Kujang berjumlah 15 orang. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan tes yaitu kuisioner untuk tingkat kecerdasan linguistik dan tes untuk untuk mengetahui keterampilan berbahasa siswa. Analisis data menggunakan rumus korelasi Product Moment dengan berbantuan Microsof Excel. Hasil analisis data dari hasil perhitungan yaitu diketahui bahwa diperoleh rhitung = 0,280, sedangkan rtabel = 0,514. Dengan demikian rhitung ? rtabel pada taraf signifikansi 5% sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kata Kunci: Korelasi, Kecerdasan Linguistik, Keterampilan Berbahasa
PERAN BIMBINGAN BELAJAR DALAM PEMBENTUKAN SIKAP KEMANDIRIAN SISWA SDN 2 WARUGEDE Arief Hidayat Afendi; Siti Inayah; Diana Setiana
Jurnal PGSD Vol 8 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v8i1.2939

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to determine the tutoring by the teacher to the students of SDN 2 Warugede, and to know the role of tutoring in the formation of the attitude of independence of the students of SDN 2 Warugede. Answering the objectives of the research above, the researcher uses a qualitative research approach with a special type of study, the instruments used are interviews, observations, and documentation. As well as data analysis techniques using data collection, data reduction, display data, and drawing conclusions.The results of the study can be concluded that routine tutoring is carried by teachers after coming home from school through the efforts made including: providing effective ways of learning, determining student study groups, holding meetings with parents of students, conducting repair teaching, conducting enrichment teaching, increasing student learning motivation, improving student skills, as well as improving student attitudes and good habits. Provide tutoring to students who are slow and fast learners, so that there is a change in the attitude of independence of the students of SDN 2 Warugede which can be seen from the initiative, responsibility, self-confidence, and self-control of students. Thus, tutoring can play a role in shaping the attitude of independence of the students of SDN 2 Warugede. Keywords: Tutoring, Independence Attitude. ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bimbingan belajar oleh guru kepada siswa SDN 2 Warugede, dan mengetahui peran bimbingan belajar dalam pembentukan sikap kemandirian siswa SDN 2 Warugede. Menjawab tujuan tersebut penelitian di atas peneliti menggunakan metode pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis studi khasus, instrumen yang digunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Serta teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan belajar rutin yang dilakukan oleh guru setelah pulang sekolah melalui upaya yang dilakukan diantaranya: memberikan cara-cara belajar yang efektif, menentukan kelompok belajar siswa, mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa, mengadakan pengajaran perbaikan, mengadakan pengajaran pengayaan, peningkatan motivasi belajar siswa, peningkatan keterampilan siswa, serta peningkatan sikap dan kebiasaan siswa yang baik. Memberikan bimbingan belajar kepada siswa yang lambat dan yang cepat belajar, sehingga adanya perubahan kepada sikap kemandirian siswa SDN 2 Warugede yang terlihat dari inisiatif, tanggungjawab, percaya diri, dan kontrol diri siswa. Kata Kunci: Bimbingan Belajar, Sikap Kemandirian.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI KELILING DAN LUAS BANGUN DATAR DI KELAS IV SDN CEUNGCEUMJAYA Arief Hidayat Afendi; Rizal Fuad Noor; Rahmat Permana; Meiliana Nurfitriani
Jurnal PGSD Vol 8 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v8i1.2948

Abstract

ABSTRACT The background of this research is the low learning achievement of students in mathematics subjects based on interview data. This study aims to improve the learning achievement of fourth grade students at SDN Ceungceumjaya by using a problem based learning (PBL) learning model. This type of research is a quantitative research method of pre-experimental designs in the form of one-group pretest-posttest design. The research subjects were class IV SDN Ceungceumjaya with a total of 28 students. The object of this research is learning achievement on the material of circumference and area of ??flat shapes using problem based learning (PBL) learning model. The instrument used in this study was a test. The data analysis technique used in this research is quantitative analysis and descriptive quantitative analysis.The results showed that the application of the PBL learning model could improve mathematics learning achievement in the material of circumference and area of ??flat shapes for class IV SDN Ceungceumjaya seen from the average pretest value for students who were not given treatment, which was 40.00 while for students who were given treatment or group. posttest that is 83.39. It can be seen that there is a significant difference between the results of student achievement before being given treatment and after being given treatment. Keywords: Learning Achievement and Learning Model Problem Based Learning (PBL) ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika berdasarkan data wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas IV SDN Ceungceumjaya dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif metode penelitian pre-eksperimental designs bentuk one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah kelas IV SDN Ceungceumjaya yang berjumlah 28 peserta didik. Objek penelitian adalah prestasi belajar pada materi keliling dan luas bangun datar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan prestasi belajar matematika materi keliling dan luas bangun datar kelas IV SDN Ceungceumjaya dilihat dari nilai rata-rata pretest pada peserta didik yang tidak diberikan perlakuan yaitu 40,00 sedangkan untuk peserta didik yang diberikan perlakuan atau group posttest yaitu 83,39. Terlihat perbedaan yang signifikan antara hasil prestasi peserta didik sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Kata Kunci: Prestasi Belajar dan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
PENGGUNAAN MICROSOFT OFFICE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Arief Hidayat Afendi; Nurhidayati Sholihah; Fadzilatul Mutmainah; Khardianti Alviani Ishak; Adyanata Lubis
Jurnal PGSD Vol 8 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v8i1.2949

Abstract

ABSTRACT The world of education today began to integrate technology in various aspects including in learning. Education policy is directed to utilize information and communication technology on learning at least educators are able to master and teach to their students. Utilization of information and communication technology is able to increase the success of the teaching and learning process. The purpose and conduct of this learning is to increase motivation and understanding of students' learning outcomes in using microsoft office by utilizing information technology such as processing numbers, words, and simple animations. In microsoft office applications there are several applications in it such as microsoft word application, microsoft excel, microsoft power point which is to help students in the learning process by utilizing technology to increase motivation and understanding of student learning outcomes. Therefore, teachers can create learning methods with creative and innovative programs so that children are happy and motivated in learning starting from programs by words and numbers, learning to know colors, good at mathematics and have a lot of vocabulary in English. But in improving learning outcomes and student motivation, adequate facilities such as computers or leptop are needed to learn. Keywords: Microsoft Office, Motivation, Learning Outcomes, Elementary School Students. ABSTRAK Dunia pendidikan saat ini mulai mengintegrasikan teknologi pada berbagai aspek termasuk dalam pembelajaran. kebijakan pendidikan diarahkan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi pada pembelajaran setidaknya pendidik mampu menguasai dan mengajarkan kepada siswanya. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi mampu meningkatkan keberhasilan proses belajar mengajar. Tujuan dan dilakukannya pembelajaran ini untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman terhadap hasil belajar siswa dalam menggunakan microsoft office dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti mengolah angka, kata, dan animasi sederhana. Dalam aplikasi microsoft office terdapat beberapa aplikasi didalamnya seperti aplikasi microsoft word, microsoft excel, microsoft power point yang mana guna untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman terhadap hasil belajar siswa. Maka dari itu guru dapat membuat metode pembelajaran dengan program yang kreatif dan inovatif sehingga anak senang dan termotivasi dalam belajar mulai dari program oleh kata dan angka, belajar mengenal warna, pandai dalam matematika dan memiliki banyak kosa kata dalam bahasa inggris. Namun dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa dibutuhkannya fasilitas yang memadai seperti adanya komputer atau pun leptop untuk belajar. Kata kunci : Microsoft Office, Motivasi, Hasil Belajar, Siswa Sekolah Dasar.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOORPERATIF DALAM PENDIDIKAN IPS Rani Rani; Ani Lestari; Monalia Monalia; Kamelia Kamelia
Jurnal PGSD Vol 8 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v8i1.2950

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of the cooperative learning model in social studies education. Cooperative learning can make great progress in students towards the development of attitudes, values ??and behaviors that enable them to participate in their communities in ways that are consistent with the goals of historical education. The data of this research are in the form of numbers obtained from the results of tests and observations (direct observations). Sources of data in this study were teachers and students in the social studies learning process using self-identity cards. The first instrument of this research is the research itself which acts as a data collector by using a supporting instrument in the form of an observation sheet. Keywords: Cooperative Learning, Research, Data Sources ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran koorperatif dalam pendidikan IPS. Pembelajaran koorperatif dapat membuat kemajuan besar para siswa kearah pengembangan sikap, nilai dan tingkah laku yang memungkinkan mereka dapat berpartipasi dalam komunitas mereka dengan cara-cara yang sesuai dengan tujuan pendidikan sejarah. Data penelitian ini berupa angka-angka yang diperoleh dari hasil tes dan pengamatan (observasi langsung). Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa dalam proses pembelajaran IPS dengan menggunakan kartu identitas diri. Instrumen pertama penelitian ini adalah penelitian sendiri yang betindak sebagai pengumpul data dengan menggunakan instrumen penunjang berupa lembar observasi. Kata Kunci: Pembelajaran Koorperatif, Penelitian, Sumber Data
PENGEMBANGAN MEDIA MIBI TEMA INDAHNYA KEBERSAMAAN KELAS IV SD Arief Hidayat Afendi; Yessi Fatima Hutasuhut; Dinda Yharsal
Jurnal PGSD Vol 8 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v8i1.2955

Abstract

ABSTRACT MIBI Media Development Theme for the Beauty of Togetherness for Class IV Elementary School. This thesis discusses the Development of MIBI (Miniature Indonesian Culture) Learning Media The Theme of the Beauty of Togetherness for class IV SD 066667 Medan Denai. The development model used in this study uses research and development (R & D) methods with the ADDIE development model developed by Reiser and Molenda. The steps used in this study include (Analysis-Design-Development-Implement-Evaluate). The source of the data for this research is the fourth grade students of SD 066667. The data collection technique used is using a questionnaire. The validation of the development of this learning media involves 2 validators, namely material experts and media experts. Based on the results of the study, the results of the validation of material experts obtained percentage data of 90.90% in the "very valid" category, and the results of the validation of media design experts with a percentage of 97.36% in the "very valid" category, as well as the validation results from the use trial. with a percentage of 94.11% with the "very valid" category from the acquisition, it means that the MIBI (Miniature Indonesian Culture) learning media is very suitable for use in thematic learning. Keyword: MIBI Media Development, Thematic Learning. ABSTRAK Pengembangan Media MIBI Tema Indahnya Kebersamaan Kelas IV SD. Skripsi ini membahas tentang Pengemangan Media Pembelajaran MIBI (Miniatur Budaya Indonesia) Tema Indahnya Kebersamaan kelas IV SD 066667 Medan Denai. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/ R & D) dengan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Reiser dan Molenda. Langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi (Analysis-Design-Development-Implement-Evaluate). Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas IV SD 066667 Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan angket. Validasi pengembangan media pembelajaran ini melibatkan 2 validator yaitu ahli materi, dan ahli media. Berdasarkan hasil penelitian, hasil validasi ahli materi memperoleh data persentase sebesar 90,90% dengan kategori “sangat valid”, dan hasil validasi ahli desain media dengan presentase sebesar 97,36% dengan kategori “sangat valid”, serta hasil validasi dari uji coba pemakaian dengan presentase 94,11% dengan kategori “sangat valid” dari perolehan tersebut artinya media pembelajaran MIBI (Miniatur Budaya Indonesia) ini sangat layak untuk digunakan pada pembelajaran Tematik. Kata Kunci: Pengembangan Media MIBI, Pembelajaran Tematik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MENINGKATKAN NILAI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Arief Hidayat Afendi; Mimin Darmini; Aliet Noorhayati Sutisno; Nizam Abdul Aziz
Jurnal PGSD Vol 8 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v8i1.2956

Abstract

ABSTRACT The learning model can also be interpreted as a whole series of material presentation which includes all aspects before, during and after the learning carried out by the teacher as well as all related facilities that are used directly or indirectly in the teaching and learning process. A learning will be more meaningful if it applies and uses a learning model that is in accordance with learning, it aims to make students active in the process of learning activities.The formulation and research objectives of this study are how are the characteristics of the inquiry learning model in increasing the value of learning independence in elementary school students, how is the increase in the value of learning independence for elementary school students through the application of the inquiry learning model. Research Objectives From the formulation of the problem, the research objectives are to: Determine the characteristics of the inquiry learning model in science subjects in increasing the value of learning independence of elementary school students. The method used in this research is descriptive qualitative, namely research on data collected and expressed in the form of words and pictures, the words are arranged in sentences. Data analysis in qualitative research takes place continuously on the data collected, namely observation sheets and student learning outcomes. it can be interpreted that by applying inquiry learning there are 2 students who get very good learning outcomes (scores between 81-100) with a percentage of 7%, as many as 12 students with good learning outcomes (61-80) with a percentage of 40%, 13 with results quite good (scores between 41-60) with a percentage of 43%, and only 3 students who got a bad score (21-40) with a percentage of 10%. This shows that students understand the learning material that is delivered quite well. Keywords: Inquiry Model, Value Of Independence ABSTRAK Model pembelajaran bisa juga diartikan sebagai seluruh rangkaian penyajian materi yang meliputi segala aspek sebelum, sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar. Sebuah pembelajaran akan lebih bermakna jika menerapkan dan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran, hal ini bertujuan agar siswa aktif dalam proses kegiatan pembelajran. Rumusan dan tujuan penelitian dari penelitian ini adalah Bagaimanakah karakteristik model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan nilai kemandirian belajar pada siswa sekolah dasar, Bagaimanakah peningkatan nilai kemndirian belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Tujuan Penelitian Dari rumusan masalah, maka tujuan penelitiannya untuk: Mengetahui karakteristik model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPA dalam meningkatkan nilai kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan gambar, kata-kata disusun dalam kalimat. Analisis data dalam penelitian kualititatif berlansung secara terus menerus terhadap data yang dikumpulkan yaitu lembar observasi dan hasil belajar siswa. dapat di interprestasikan bahwa dengan menerapkannya pembelajaran inkuiri terdapat 2 siswa yang mendapatkan hasil belajar sangat baik (nilai antara 81-100) dengan persentase 7%, sebanyak 12 siswa hasil belajar dengan kategori baik (61-80) dengan persentase 40%, 13 dengan hasil cukup baik (nilai antara 41-60) dengan persentase 43%, dan hanya 3 siswa yang mendapatkan nilai kurang baik (21-40) dengan persentase 10%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa memahami materi pembelajan yang disampaikan dengan cukup baik. Kata kunci: Model inkuiri, Nilai kemandirian

Page 7 of 14 | Total Record : 133