Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan
Akademika is a journal published by STAIN Bengkalis. Akademika, Religious and Education Journal, a scientific periodical specializing in Islamic Studies and Local Wisdom, especially Malay culture. Published twice in one year every June and December. Inviting observers, researchers, and professionals to contribute the paper that focuses on Islamic Studies and Education to be published and disseminated to the public. The contribution of the paper will be selected through a mechanism of review of bestari partners and strict editing. Akademika is registered in National Library with Number International Standard Serial Number (ISSN) Printed: 2087-5630 and Online 2685-158X. FOCUS "AKADEMIKA: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan" focuses on Religious studies and discusses Educatioan from all sides: jurisprudences, sociology, psychology, methodology, Culture, and the developments of Religious legal cultures in the contemporary Muslim worlds. SCOPE "AKADEMIKA: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan" receives articles studying and discussing Educatioan and Islamic laws, which includes: Islamic jurisprudence (Fiqh), Islamic legal methodology (Usul al-Fiqh), Islamic criminal law, Islamic civil law, Islamic marriage law, Islamic family law, Islamic economic law, Islamic law as national law, and Islamic law in the contemporary world.
Articles
313 Documents
Telaah Islamic Studies atas Tradisi Pelet Bettheng Masyarakat Desa Pajudan Daleman dan Rombasan Sumenep Madura
Zaitur Rahem
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i1.18
Strong building a community is cultural. Humans can not be separated from the culture created. Every generation has its cultural achievements of each. The cultural movement gradually transformed mindset, character and ideology. Lumbung culture itself has been represented by rural areas. The village with all the trappings of his life, was able to survive and meruwat kebudyaannya, despite continued menggempurnya times with a number of technological progress and civilization. Derap culture in rural areas also ignited masarakat confidence in Indonesia to build a distinctive civilization nusantaranya. All local wisdom in the area of the archipelago is an insight into life. One of the cultural appearance of the wise is in the village of pellets bettheng Pajudan Daleman and Village Rombasan. These two villages representing the portrait of a civilized life in the island of Madura.[Bangunan kuat suatu komunitas adalah kebudayaan.Manusia tak bisa lepas dari kebudayaan yang diciptakan.Setiap generasi memiliki prestasi kebudayaan masing-masing.Pergerakan kebudayaan tersebut lambat laun menjelma mindset, karakter, dan ideologi.Lumbung kebudayaan sendiri selama ini terwakili oleh kawasan pedesaan.Desa dengan segenap ornamen kehidupannya, masih mampu bertahan dan meruwat kebudyaannya, meski zaman terus menggempurnya dengan sejumlah kemajuan dan peradaban tekhnologi. Derap kebudayaan di kawasan pedesaan juga memantik rasa percaya diri masarakat di Indonesia untuk membangun peradaban khas nusantaranya. Semua kearifan budaya lokal di kawasan nusantara adalah wawasan kehidupan.Salah satu perwajahan kebudayaan arif itu adalah pelet bettheng di desa Pajudan Daleman dan Desa Rombasan.Dua desa ini mewakili potret kehidupan beradab di kawasan pulau Madura.]
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Inggris Keterampilan Berbicara dengan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Kls VIII SMP Negeri 2 Bengkalis
Imelda Imelda
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i1.19
Dari pengamatan penulis sebagai guru dikelas, hasil belajarsiswa SMP Negeri 2 kls VIII dalam bahasa Inggris masih rendah, hal ini disebabkan model pembelajaran yang tidak bervariasi atau monoton. Guru hanya mengandalkan kemampuan dirinya dalam berceramah secara klasikal, guru kurang menggunakan media pembelajaran yang sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar dan hasil belajar rendah. Berdasarkan permasalahan di atas maka peneliti menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipeStudent Teams Achieviement Division (STAD). pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Achieviement Division adalah suatu lingkungan belajar bersama dan bekerja sama dalam susatu kelompik kecil untuk menyelesaikan tugas-tugas Akademik dalam proses pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar bahasa Inggris meningkat,Pada siklus I ketuntasan individu siswa terdapat sebanyak 17 (77%) dan siswa yang tidak tuntas 5 (23%). Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada siklus II, ketuntasan individu siswa meningkat menjadi 20 (91%) siswa yang tuntas dan sebanyak 2 (9%) siswa yang tidak tuntas, mengalami peningkatan sebesar (14%).
Mengenal Sosok Abdullah Nashih Ulwan dan Pemikirannya tentang Pendidikan Islam (Bagian Pertama dari Dua Tulisan)
Edi Iskandar
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i1.20
Pada saat ini ilmu pendidikan Islam telah diakui sebagai salah satu bidang studi dan telah menarik minat kalangan pelajar dan mahasiswa untuk mengkajinya lebih mendalam. Namun, sebagai sebuah bidang studi baru (new comer) terlihat kurang begitu berkembang, dibandingkan dengan bidang-bidang studi Islamlainnya. Buku-buku dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkenaan dengan pendidikan Islam dan tokoh-tokoh pendidikan Islam masih sangat kurang. Untuk itu pada tulisan kali ini penulis ingin mengangkat seorang tokoh dan ulama Timur Tengah yang sangat kharismatik yakni Abdullah Nashih Ulwan, yang mana beliau adalah seorang praktisi dan pemikir dalam dunia pendidikan, terutama pendidikan Islam. Pembahasan ini dibagi dalam dua tulisan, pada bagian pertama ini akan diketengahkan tentang tujuan pendidikan Islam, Kurikulum pendidikan Islam, dan kelembagaan pendidikan Islam menurut Abdullah Nashih Ulwan. Tentunya diawal tulisan ini akan diketengahkan secara ringkas sejarah hidup, dan latar belakang pemikiran ulama kharismatik ini.
Mengukur Kerentanan Perbankan Syariah di Tengah Dinamika Krisis Perekonomian Global (Studi Bank Muamalat Indonesia)
Khoiri Khoiri;
Jon Hendri
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i1.21
Bank Syari’ah adalah lembaga intermediasi dan penyedia jasa keuangan yang bekerja berdasarkan etika dan sistem Islam, khususnya yang bebas dari bunga (riba), spekulatif dan perjudian (maysir), bebas dari hal-hal yang tidak jelas (gharar), berprinsip keadilan, dan hanya membiayai kegiatan usaha yang halal. Di awal krisis yang terjadi pada pertengahan tahun 1997, banyak bank-bank konvensional bertumbangan (kolaps). Terdapat 16 bank konvensional yang ditutup oleh pemerintah yang didasarkan pada pasal 37 UndangUndang Nomor 07 Tahun 1992 dan dituangkan dalam Surat Menteri Kuangan RI Nomor Peng-86/MK/1997 tentang pencabutan izin usaha Bank Umum. Bank Muamalat Indonesia, merupakan satu-satunya bank syariah yang ada di tanah air saat itu, tetap tegar dalam menghadapi krisis tahun 1997. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis yang dilakukan secara fakta (the fact approach. Data dan sumber data primer yaitu Keputusan Menteri Keuangan No. 430/KMK.013/1992. Sementara bahan hukum sekunderdiambil dari buku-buku fiqih yang membahas tentang perbankan syariah atau ekonomi syariah. Metode yang penulis pakai dalam menganalisa penelitian ini adalah deskriptif analisis, yuridis normatif dan deduktif. Bank Muamalat memperoleh izin usaha atas dasar Keputusan Menteri Keuangan Nomor 430/KMK.013/ 1992 tanggal 12 April 1992 yaitu produk penghimpunan dana (dalam bentuk giro, tabungan dan deposito), produk pembiyaan (konsumen, modal kerja dan investasi) dan layanan (dalam bentuk internet bangking, transfer dan layanan 24 jam). Untuk melihat kerentanan perbankan syariah ditengah perekonomian krisis global bisa dilihat atau diukur dari sebab-sebab terjadinya krisis global. Diantara penyebab terjadinya krisis ekonomi gobal yaitu ketidak seimbangan antara sektor moneter dan sektor riil dan adanya krisis kualitas lembaga-lembaga keuangan yang berbasis pada penerapan suku bunga. Tetapi induk dari semua penyebab itu adalah sistem ekonomi kapitalis. Kararena krisis global itu hanya melanda negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Sitem yang memiliki prinsip mencari keuntungan semata, tanpa harus memikirkan orang lain. Sementara prinsip syariah adalah prinsip ta’awun (saling membantu) dengan sesama.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPA 4 Semester II SMA Negeri I Bengkalis Tahun Pelajaran 2010/2011
Rodiah Rodiah
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i1.22
Teachers have tried to use a media to improve learning activities.The focus of this research is to inprove student learning outcomes through cooverative learning type STAD.The purpose pf this research is to inprove learning achievement and motivation in the group of studys.The research was conducted at the second semester of the XI grade majoring in natural science registered in 2010/1011 academic year in a public senior haigh school in Bengkalis.This classroom research was carried out in two circiles.Each circle followed four steps:planning ,action,observation and reklection.The data were collected though the use of a : i) observation sheet for learning activities, and ii)there was also an increase in students learning achievement.Therefore,the finding of the research concluded that the use of learning in cooverative learning type STAD of hemimal increased students achievement.
Scientific Learning: Konsep Iptek dan Keterpaduannya dalam Al-Qur’an
Titin Sumarni
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i1.23
Hakikat iptek dari sudut pandang islam yaitu pengkajian terhadap sunnatullah secara obyektif, memberi pemahaman kepada umat manusia, dan yang terpenting adalah harus sejalan dengan nilai-nilai ke-islaman. Allah SWT secara bijaksana telah memberi isarat tentang ilmu, baik dalam bentuk uraian maupun dalam bentuk kejadian, seperti kasus mukjizat para Rasul. Manusia yang berusaha meningkatkan daya keilmuan maupun menangkap dan mengembangkan potensi itu, sehingga teknologi ilahiyah yang transenden di tarnformasikan menjadi teknologi manusia yang imanen. Fakta ilmiah dalam al-Qur’an adalah merupakan satu-satunya mukjizat yang tak lekang dimakan zaman, sebagai panduan untuk seluruh umat manusia. Diantara aspek-aspek terpenting dari pemikiran al- Qur’an adalah tentang fakta-fakta ilmiah yang amat sesuai dengan penemuan manusia, yang diantaranya adalah: Bahwa seluruh kehidupan berasal dari air, Bahwa Alam semesta terbentuk dari gumpalan gas, Bahwa matahari dan bulan mempunyai ukuran dan perhitungan yang sesuai, Bahwa kandungan oksigen di udara akan semakin berruang di tempat-tempat yang tinggi. Al-Qur’an memberi petunjuk kepada manusia tentang berbagai hal untuk mengetahui secara detail dan seksama, maka manusialah yang harus berusaha untuk memecahkan berbagai problematika keilmuan yang didapat dalam kehidupan ini dan berlandaskan pada ajaran al-Qur’an.
Konsep Pendidikan Islam
Mukhlas Mukhlas
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i1.24
Di dalam khazanah pemikiran pendidikan Islam terutama karya-karya ilmiah, terdapat berbagai istilah yang digunakan memberikan pengertian tentang "Pendidikan Islam" dan sekaligus untuk diterapkan dalam kontek keilmiahan. Secara terminologi, pendidikan dalam kontek Islam pada umumnya mengacu pada term al-tarbiyah, al-ta'dîb, dan alta'lîm. Dari ketiga istilah tersebut term yang paling populer digunakan dalam praktek pendidikan Islam adalah al-tarbiyah.1 Kendatipun demikian dalam hal-hal tertentu, ketiganya memiliki persamaan makna. Namun secara esensial, setiap term ada perbedaannya, baik secara tekstual maupun kontekstual.
Akhlak dalam Perspektif Al-Quran
Riki Sutiono;
Haris Riadi;
Abdul Wahid
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i2.26
Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam yang terjaga kemurniannya sampai akhir zaman disandarkan kepada Akhlaknya Rasulullah SAW. Hal ini menegaskan bahwa akhlak merupakan bagian terpenting dalam syari’at Islam. Akhlak menjadi misi terpenting dalam risalah para nabi. Karena tanpa akhlak, agama tidak akan bermakna dan masalah duniawi tidak akan terurus. Sebuah masyarakat yang tidak berakhlak akan musnah. Karena pada hakikatnya, seseorang akan menjadi manusia ketika dia berakhlak. Jika tidak maka dia adalah hewan yang sangat berbahaya, yang akan menggunakan akalnya untuk merusak dan mengacau. Alquran juga telah memberi petunjuk bagaimana berakhlak kepada Allah sebagai sang Khaliq yang kalau dipikir-pikir apa butuhnya Allah kepada manusia. Selanjutnya Al Quran juga member petunjuk bagaimana berakhlak kepada sesama manusia. Alquran mengajarkan akhlak mulai dari cara bertutur kata sampai kepada cara manusia bertindak terhadap sesamanya. Hal ini semua menandakan betapa pentingnya Akhlak yang harus dimiliki dan diamalkan oleh manusia.
Upaya Pengembangan Karir Guru Melalui Peningkatan Kualifikasi Akademik dan Profesionalisme (Studi pada Guru-Guru SMP di Kabupaten Bengkalis)
Zulkifli Hasan
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i2.27
Career development in the field of faith development and values, skills and talents, interests, personality characteristics, and knowledge of the world of work as far as life.Based on this understanding, career development covers not only the working age range of a person, much more, throughout a person’s lifetime. This career development includes the development of beliefs and a person concerning the world of work, the people I have to believe in ‘guts’ of what he does (work) for his life and apply the things that drive his life’s progress, for example: craft, tenacity , honesty, unyielding and thrifty. Adjustment of interest and talent with the work that he wrestle is also a career development effort that is a little more quality and quantity of a person. A person’s academic qualifications are very influential in developing his or her next career. so in this case able to improve professionalism as a teacher.
Peningkatan Keterampilan Membaca Intensif Melalui Penggunaan Strategi Directed Reading Thinking Actiity (DRTA) pada Siswa Kelas 4 SD Negeri 1 Bengkalis Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis
Rosdaliana Rosdaliana
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2017
Publisher : STAIN Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56633/jkp.v13i2.28
Improving the skills of reading intensively through the use of the strategy Directid Reading Thinking ActIity (DRTA) on the Grade 4 Students of SD 1 Bengkalis District Bengkalis Regency of Bengkalisskilled in reading means able to read and able to understand the content of the reading quickly and accurately. Reading skills obtained a person through the process of continuous training and focused that started since early age without no limit finally. A skills must be trained with an adequate understanding of the theory and use tricks,how, strategy and maximum technique. The ability to read ditumbuh Primary School students need to develop as early as possible.based on the preliminary study obtained the information that the ability to read intensive students in grade 4 SD Negeri 1 Bengkalis District Bengkalis has not satisfied. One of the causes of which are considered most of its influence is the ability of the teacher has not been effective in selecting and implementing the right strategy. The implementation of DRTA strategy is one alternative in the intensive reading. This research in the form of class action research.This research done to know the capacity of students in grade 4 SD Negeri 1 Bengkalis district Bengkalis in intensive reading through the implementation of DRTA strategy. The subject of this research is the grade 4 students of SD 1 Bengkalis district Bengkalis which numbered 22 people. There are two data in this research is data the ability of students in the intensive reading is the primary data and data observation of the activity of the teachers and students during the learning process that is a secondary data. The technique of data collection is done through test, observation and note the field. The results of this research showed that the use of DRTA strategy in teaching reading can improve the ability of students in the intensive reading. This can be seen in the development of the ability of students to understand the reading material through enabling skemata students increased on stage prabaca. The success of the action is in good qualification (B). On the stage when the students to read it looks more enthusiastic and termotIasi in learning. The students have difficulties in answering questions about the contents of the new reading only passage, become more helped with the implementation of DRTA strategy. The success of the action is in good kalsifikasi (B). Finally the development of the understanding of the students in the post-stage read the results of fortifying shows that through class discussions can increase the ability of students tounderstand the reading material. The success of the action is on the good classification (B).