cover
Contact Name
Ixsir Eliya
Contact Email
ixsir@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
disastra@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26553031     EISSN : 26557851     DOI : -
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian tentang sastra Indonesia, linguistik, pengajaran dan pembelajaran dalam bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, literasi, serta pengajaran BIPA.
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Sentilan Unsur Budaya dalam Novel Tanah Surga Merah Karya Arafat Nur Wulanda Wulanda; Al Furqan
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.10600

Abstract

Penelitian ini berfokus pada unsur budaya yang terdapat dalam novel Tanah Surga Merah karya Arafat Nur. Lebih lanjut, penelitian ini memperlihatkan lokalitas unsur budaya yang masih sangat kental dan bentuk-bentuk budaya yang bervariasi seperti yang terdeskripsi dalam novel. Novel ini mengisahkan tentang seorang tokoh bernama Murad yang menjadi buronan partai merah tampil sebagai sosok pahlawan untuk melawan ketidakadilan yang disebabkan oleh partai merah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yaitu dengan menganalisis kata yang mengandung unsur budaya dari penggalan novel tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur-unsur budaya khas Aceh yang terdapat dalam novel. Teknik pengumpulan data yaitu dengan membaca keseluruhan isi teks dari novel Tanah Surga Merah dan mencatat bagian data. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis naratif, sehingga bahasa analisis menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa kata yang identik atau menyentil budaya yang biasa melekat pada masyarakat Aceh seperti meunasah, minyak amla, leklap, orang Aceh yang tidak suka baca buku, guna-guna, dan mayam.
Eufemisme dan Disfemisme pada Kolom Komentar Postingan tentang Kebijakan Baru Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tasya Khairani; Wilda Arifati; Bakdal Ginanjar
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.8679

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasikan jenis-jenis dan tipe disfemisme dan eufemisme yang ada di media sosial. Sumber data yang digunakan berupa komentar pada postingan tentang kebijakan baru masuk Perguruan Tinggi Negeri pada media sosial Instagram, Twitter, dan TikTok. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah terletak pada isu dan isu yang diteliti belum banyak dibahas. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui bentuk eufemisme dan disfemisme oleh masyarakat Indonesia dalam berkomentar di media sosial.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan teknik catat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik catat dan subsitusi. Teknik analisis data terdiri dari empat tahap yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan adanya jenis-jenis dan tipe dari eufemisme dan disfemisme. Tipe eufemisme yang ditemukan dalam penelitian ini adalah ekspresi figuratif, metafora, makna di luar pernyataan, dan kolokial. Tipe disfemisme yang ditemukan yaitu istilah tabu untuk memaki dan mengejek, sumpah serapah yang cabul, perbandingan manusia dengan hewan, dan julukan abnormalitas jiwa seseorang.
Pemanfaatan Youtube pada Pembelajaran Menyimak Cerita Pendek Bermuatan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar Hafizah Hafizah; Ninuk Lustyantie; Ifan Iskandar
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.9832

Abstract

            Pandemi Covid-19 yang terjadi membuat kegiatan pembelajaran sangat bergantung pada pemanfaatan teknologi digital. Meskipun sudah memasuki pascapandemi, teknologi digital tetap terus digunakan, salah satunya adalah Youtube. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memaparkan 1) pemanfaatan media Youtube dalam pembelajaran menyimak cerita pendek bermuatan pendidikan karakter, 2) kemampuan menyimak cerita pendek bermuatan pendidikan karakter menggunakan media Youtube, 3) faktor pendukung dan penghambat pembelajaran menyimak cerita pendek bermuatan pendidikan karakter menggunakan media Youtube. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes menyimak cerita pendek. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas VI SDN Babelan Kota 06, Kabupaten Bekasi. Data dianalisis dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini pembelajaran menyimak cerita pendek bermuatan pendidikan karakter memanfaatkan media Youtube sudah berjalan dengan baik. Selain itu, kemampuan menyimak cerita pendek siswa terdiri dari 25% berada pada kategori sangat baik, 53,6% berapa pada kategori baik, 14,3% pada kategori cukup, dan 7,1% berada pada kategori kurang, dan tidak ada yang berada pada kategori sangat kurang. Terdapat faktor pendukung pemanfaatan media Youtube bermuatan pendidikan karakter berupa visualisasi Youtube yang menarik, sebagai sumber belajar yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja, dan memberi variasi   dalam penggunaan media pembelajaran. Adapun faktor penghambat berupa minimnya ketersediaan jumlah LCD proyektor dan speaker, jangkauan wifi terbatas, dan kendala teknis berupa listrik mati.
Melatih Keterampilan Komunikasi Siswa melalui Model STEAM dalam Materi Teks Prosedur Bahasa Indonesia Yeti Heryati
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.10803

Abstract

Keterampilan siswa dalam berkomunikasi dan menyampaikan ide-ide ilmiah perlu ditingkatkan mengingat perkembangan informasi sangat pesat. Siswa yang tidak mengikuti perkembangan teknologi informasi akan tertinggal karena salah satu sumber ilmu pengetahuan saat ini didapatkan melalui teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji suatu pendekatan dalam pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu yaitu Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika yang berada dalam satu pendekatan pembelajaran yang disebut STEAM untuk keterampilan komunikasi sebagai salah satu keterampilan abad 21. subjek penelitian tersebut  adalah siswa MTs Garut di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode mix dengan status matching, untuk memahami suatu fenomena yang sedang dipelajari. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STEAM berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi siswa karena model ini dapat membantu mereka menganalisis sebuah teks secara kritis dan mampu merencanakan sebuah kegiatan pameran yang menampilkan proyek hasil karya mereka sendiri.
Analysis of Cambodian Students' Phonological Errors in Speaking Skills Ela Putri Yanti; Syafryadin Syafryadin
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.9031

Abstract

BIPA atau dikenal sebagai Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing merupakan sebuah program pembelajaran yang subjeknya adalah pembelajar asing. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan pembelajar Kamboja dalam keterampilan berbicara bahasa Indonesia terhadap bunyi atau fonologi. Penelitian kualitatif merupakan metode dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah pelajar asal Kamboja. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data berupa metode perekaman dan wawancara untuk mendapatkan data yang lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan fonologis yang terjadi pada pembelajar BIPA asal Kamboja khususnya dalam keterampilan berbicara, kesalahan pengucapan bunyi vokal dan konsonan, seperti: [e] menjadi [a], [i] menjadi [e], [h] diakhir /tengah menjadi [s], [ŋ] menjadi [ŋ] dan [g], [p] menjadi [b], [r] di akhir menjadi hilang, dan [s] di depan menjadi bunyi [z]. Dengan mengetahui beberapa masalah pelafalan fonologi bahasa Indonesia yang dihadapi oleh pembelajar BIPA asal Kamboja, penelitian ini berharap materi dan pendekatan pengajaran yang tepat dapat disesuaikan untuk mengurangi hambatan yang dapat mengganggu proses pembelajaran bahasa Indonesia.
Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas XI IPA 3 SMA Negeri 4 Pamekasan Kusyairi Kusyairi; M. Khoiri; Sahrullah Sahrullah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.9909

Abstract

Keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia salah satunya ditentukan oleh model pembelajaran yang digunakan guru. Dalam hal ini model yang dipilih adalah model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar, respon, dan peningkatan prestasi belajar siswa kelas XI IPA 3 SMAN 4  Pamekasan pada pelajaran bahasa Indonesia pokok bahasan membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran CIRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penggunaan model pembelajaran CIRC mencakup pembentukan kelompok secara heterogen, pemberian biografi tokoh, dilanjutkan dengan siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta menanggapinya, mempresentasikan hasil kerja kelompok, terakhir guru membuat kesimpulan dari keseluruhan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan model CIRC dapat meningkatkan aktivitas belajar dari 37 siswa (siklus I) menjadi 43 siswa (siklus II), (2) respon siswa terhadap model pembelajaran CIRC mengalami peningkatan yaitu 12 siswa (siklus I menjadi 26 siswa (siklus II) menjawab ya, dan (3) hasil tes belajar siswa juga meningkat dari 61,5 % (siklus I) menjadi 75,3 (siklus II). 

Page 11 of 11 | Total Record : 106