cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Analisis Minat Belajar Siswa-Siswi Di Pulau Tangguh Kecamatan Belakang Padang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau Silvia Widya Wati; Sri Erlinda; Indra Primahardani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8284

Abstract

Pendidikan di Indonesia tergolong masih rendah karena pembagian sarana dan prasarana masih tidak rata, terutama pada daerah pesisir yang tertinggal, salah satunya di Pulau Tangguh Kecamatan Belakang Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar dan faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa-siswi di Pulau Tangguh Kecamatan Belakang Padang. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, angket dan dokumentasi. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dimana populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa-siswi SD, SMP dan SMA di pulau Tangguh yang berjumlah 30 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus P= 100% kemudian hasil penelitian dikelompokkan menurut persentase jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa-siswi di Pulau Tangguh pada kategori Sangat Tingi dan faktor utama yang mempengaruhi minat belajar menjadi sangat tinggi adalah cita-cita.
Analisis Pengetahuan Metakognisi Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Reflektif Pada Pemecahan Masalah Matematika Di Kelas VIII Rilla Gina Gunawan; Mudjiran Mudjiran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bagaimana pengetahuan metakognisi siswa dengan gaya belajar reflektif dalam pemecahan masalah matematika di SMP Negeri 24 Kerinci. (2) Apa kesulitan-kesulitan siswa dengan gaya belajar reflektif pada pemecahan masalah matematika materi system persamaan linear dua variable di SMP negeri 24 Kerinci. (3) adakah hubungan atau kaitan antara pengetahuan metakognisi siswa yang gaya belajar reflektif dengan pemecahan masalah matematika siswa di SMP Negeri 24 Kerinci. Pengetahuan metakognisi yang diamaksud adalah Pengetahuan deklaratif, penegtahuan procedural, dan pengetahuan kondisional. Tahapan pemecahan masalah yang dimaksud adalah memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan menelaah kembali jawaban. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan tes dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Siswa dengan gaya belajar reflektif dalam menyelesaikan masalah matematika juga telah melalui tahapan menjawab pertanyaan pada setiap indikator pengetahuan metakognitif, sehingga mengarah pada kesimpulan bahwa mereka memiliki pengetahuan metakognitif yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah matematika. Siswa tersebut juga telah memenuhi indikator pengetahuan metakognitif dalam menyelesaikan masalah matematika. (2) Siswa dengan gaya belajar reflektif terkadang kesulitan memecahkan masalah matematika karena kurangnya pengetahuan tentang strategi, membuat kesalahan saat memformulasikan dari bentuk matematika, dan menggunakan taktik yang tidak akurat. (3) Keterkaitan atau hubungan antara pengetahuan metakognitif siswa dengan gaya belajar reflektif dalam memecahkan masalah matematika, khususnya pengetahuan metakognitif akan mengarahkan siswa untuk memilih pendekatan atau strategi yang tepat untuk digunakan dalam memecahkan kesulitan matematika Kemampuan siswa untuk memecahkan masalah matematika akan dipengaruhi oleh pengetahuan metakognitif mereka.
Pengembangan Poster Jalang Menjalang Sebagai Media Pembelajaran Nilai Karakter Berbasis Budaya Di Desa Ngaso Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu Aysah Puspa Ramadhan; Zariul Antosa; Eddy Noviana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8286

Abstract

Penguatan nilai karakter tidak hanya terdapat dalam pendidikan sekolah saja tetapi bisa didapatkan dari mana saja, bisa didapatkan dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan masyarakat dan bahkan budaya. Karena nilai-nilai positif juga terdapat dalam budaya masyarakat Indonesia itu sendiri. Sebagaimana dikatakan Wibowo (2013:14), bahwa “Nilai-nilai luhur pendidikan karakter dapat ditemukan dalam budaya Indonesia. Hal tersebut dikarenakan bangsa Indonesia masih memegang dan menjunjung tinggi adat dan budayanya. Nilai-nilai luhur berasal dari adat dan budaya lokal hendaknya lebih diutamakan untuk diinternalisasikan kepada peserta didik melalui pendidikan karakter.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Mengetahui rancangan poster jalang menjalang sebagai media pembelajaran nilai karakter di Desa Ngaso Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu Dan Mendeskripsikan pengembangan poster jalang menjalang sebagai media pembelajaran nilai karakter di Desa Ngaso Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan istilah Reseach and Development (R&D), Dalam pengumpulan data, Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model 4-D, menurut Thiagarajan (Mulyatiningsih, 2011) yang terdiri dari 4 tahap yaitu, pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate).Hasil penelitian menunjukkan hasil dari penerapan kebijakan ini telah dikembangkan poster jalang menjalang sebagai media pembelajaran nilai karakter dibuat dengan menggunakan aplikasi canva dan sangat layak dan sangat baik digunakan guru dan siswa kelas tinggi. Dengan hasil validasi rerata 3,4 dengan kategori sangat layak, hasil respon guru dengan persentase sebesar 84,27% dengan kategori sangat layak dan hasil respon siswa 3, 38 dengan kategori sangat baik.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Tema 2 Sub Tema 3 Kelas V SDN 122347 Pematangsiantar Meisy Clarita Simanjuntak; Natalina Purba; Radode Kritianto Simarmata
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8296

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik Tema 2 sub Tema 3 melalui Model Problem Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 122347 Pematangsiantar dengan Subjek penelitian adalah siswa kelas V sebanyak 30 siswa. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data yaitu tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji prasyaratan dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui model problem based leaning. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan skor, dimana pada pretest diperoleh rata-rata 13% sementara pada posttest diperoleh 87% telah terjadi peningkatan sebesar 74%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa dikatakan cukup efektif
Pengaruh Model Air (Auditory, Intellectualy, Repetition) Terhadap Hasil Belajar Siswa Tema 2 Subtema 1 Kelas Iv Sdn 122347 Pematangsiantar Apriyani Apriyani; Natalina Purba; Radode Kritianto Simarmata
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8297

Abstract

Penelitian ini dilakukan peneliti di SDN 122347 Pematangsiantar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik pada tema 2 selalu berhemat energi subtema 1 sumber energi, untuk dapat meningkatkan hasil belajar tersebut dilakukan penerapan Model Air (Auditory, Intellectualy, Repetition). Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian kuantitatif.Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu Quasy Experimental Design dengan bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest –Posttest Design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah Tes, Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adanya pengaruh dalam penerapan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik tema 2 subtema 1. Terdapatnya pengaruh dapat dilihat pada hasil belajar siswa terdapatnya peningkatan nilai, dimana pre test diperoleh rata-rata 52%. Sedangkan pada post test di peroleh nilai 86 %. Jadi dapat disimpulkan penerapan Model AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) terdapat nya pengaruh hasil belajar siswa makin meningkat, sedangkan pada pembelajaran konvensional tidak menerapkan model AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) sehingga pembelajaran kurang efektif
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Materi Sumber Energi di Kelas IV SDN 2 Narimbang Mulia Yadi Heryadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8298

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh beberapa permasalahan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran di SDN 2 Narimbang Mulia. Permasalahan yang ditemukan yaitu kurangnya hasil belajar dan aktivitas belajar siswa khususnya materi sumber energi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sumber energi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada mata pelajaran IPA kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar observasi aktivitas siswa dan lembar evaluasi/tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 62,7 dengan persentase belajar kalsikal 38% dan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 81,6 dengan persentase 88%. Ditinjau dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA.
Kendala Pembinaan Kemandirian Keterampilan Kerja di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen Illyasya Adytaseptyanto; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8299

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan yang kemudian disingkat lapas adalah tempat pembinaan bagi narapidana dan anak didik pemasyarakatan. Di dalam Lapas para narapidana tidak hanyak dihilangkan kemerdekannya saja. Tetapi mereka diberikan pembinaan. Pembinaan dibagi menjadi dua yaitu pembinaan kepribadian dan kemandirian. Pembinaan kemandirian ialah proses membina narapidana dengan arah untuk membentuk narapidana yang mempunyai keterampilan dan keahlian dalam keterampilan kerja. Bidang keteramilan kerja memberikan kesempatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan untuk dapat menyalurkan bakat dan keterampilan sebagai pengembangan potensi diri, yang nantinya dapat dimanfaatkan ketika Warga Binaan Pemasyarakatan telah selesai menjalani masa pidananya di Lembaga Pemasyarakatan. Dalam penelitian ini Adapun permasalahan yang diangkat adalah proses pembinaan kemandirian keterampilan kerja dan apa faktor-faktor kendala dalam pembinaan kemandirian keterampilan kerja jika dilihat dari SDM, sarana dan prasarana di Lapas Kelas IIA Sragen. Serta bagaimana cara mengatasi masalah tersebut di Lemabaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen. Penelitian ini masuk pada penelitian empiris. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologis. Tentunya penelitian ini dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Sragen, karena domisisli penulis yang dekat dengan UPT tersebut agar mudah dalam pencarian data yang diperlukan.
Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru di MAN 1 Kota Cilegon Titi Stiawati; Ima Maisaroh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8300

Abstract

Sekolah merupakan suatu organisasi formal dengan terstruktur yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang baik. Dalam sekolah tentu terdapat guru, siswa, serta pendukung lainnya untuk menjalankan sekolah. Salah satu pendukung terbentuknya sekolah adalah budaya sekolah yang didalamnya terdapat nilai-nilai yang akan melandasi perilaku, tradisi, serta kebiasaan warga sekolah yaitu dipraktekan oleh kepala sekolah, guru, staff adminitrasi, serta siswa-siswi.Di dalamnya terdapat kegiatan internal dan eksternal yang akan memengaruhi motivasi kerja para guru di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas pengaruh budaya sekolah terhadap motivasi kerja guru di MAN 1 Cilegon. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan dengan proses wawancara mendalam dengan mendatangi informan serta dapat diadakan di luar maupun di dalam ruangan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa budaya sekolah yang diterapkan, di dalamnya terdapat aturan, nilai, serta norma yang akan menjadi pedoman wajib diikuti oleh warga sekolah. Budaya sekolah yang diterapkan di MAN 1 Kota Cilegon berpengaruh secara positif terhadap perilaku warga sekolah. Selain itu, budaya organisasi sekolah mampu menghasilkan lingkungan yang baik sebagai motivasi guru dalam mengajar dan mendidik siswa di sekolah.
Pelaksanaan Pengamanan Oleh Petugas Pemasyarakatan Dalam Rangka Pemberantasan Narkoba di Rutan Klas II B Demak Bagas Fiqi Rachmawan; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8303

Abstract

Penelitian ini ditulis guna membahas mengenai pelaksanaan pengamanan oleh petugas pemasyarakatan. Dalam rangka pemberantasan peredaran narkoba didalam Rumah Tahanan Negara Klas IIB Demak. Penggunaan dan peredaran narkoba didalam Rumah Tahanan Negara merupakan suatu permasalahan yang harus ditangani agar peredaran narkoba didalam Rumah Tahanan Negara bisa segera dicegah. Bahaya narkoba dapat mengancam jiwa kesehatan bahkan juga bisa mengancam nyawa seseorang yang mengkonsumsi atau menggunakannya. Jika peredaran narkoba tidak ditangani dengan keras, jumlah orang yang terlibat di dalamnya akan bertambah. Oleh karena itu, diperlukan pelaksanaan pengamanan oleh petugas pemasyarakatan untuk pemberatasan peredaran narkoba di dalam Rumah Tahanan Negara. Petugas pengamanan mempunyai tugas dan peran yang wajib mencegah peredaran narkoba didalam Rumah Tahanan Negara. Penulis menggunakan metode dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Penulis penelitian ini juga ingin mengetahui bagaimana petugas pemasyarakatan dalam pelaksanaan pengamanan Rutan Klas IIB Demak dalam rangka pemberantasan peredaran narkoba.
Analysis Software Developer Productivity Based On Work Schedule Scheme With Git Commit Metric And Deployment With CI/CD Darren Kent Jeremy; Sfenrianto Sfenrianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8307

Abstract

Pada bulan Desember 2019, terjadi pandemi COVID-19 sehingga membuat PT. XYZ mewajibkan karyawannya untuk bekerja dari rumah dan bekerja dari kantor secara bergantian berdasarkan skema jadwal kerja yang ditentukan oleh PT. XYZ secara acak berdasarkan tim yang ada. Produktivitas bagi Pengembang Perangkat Lunak saat ini masih belum memiliki nilai yang pasti tentang bagaimana menilai produktivitas seorang Pengembang Perangkat Lunak. Hal inilah yang membuat penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut produktivitas pengembang perangkat lunak di PT. XYZ berada di antara skema jadwal kerja tersebut. Dalam penelitian ini kami melakukan investigasi terhadap produktivitas pengembang perangkat lunak berdasarkan skema jadwal kerja yang telah ditentukan dari perusahaan, PT.XYZ menerapkan 3 skema untuk jadwal karyawan, yang kemudian disesuaikan dengan kondisi pandemi COVID yang terjadi agar sesuai dengan peraturan pemerintah , skemanya adalah, 2 hari WFO 3 hari WFH, 3 hari WFO 2 hari WFH, 4 hari WFO 1 hari WFH untuk menghindari banyaknya karyawan yang bekerja dari kantor pusat PT. XYZ, kemudian kumpulan data yang dikumpulkan dari aktivitas kontribusi pada repositori PT.XYZ GitHub berdasarkan git commit dan bergabung ke cabang master, kemudian akan di-deploy menggunakan CI/CD. sesuai dengan skema jadwal kerja. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa skema jadwal kerja 3 WFH dan 2 WFO memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan skema lainnya. Dari jenis proyek, Back-end memiliki kontribusi lebih dibandingkan dengan Front-end serta bahasa pemrograman.