cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Merengkuh Cinta Merajut Asa Karya Arif YS Serta Pemanfaatnya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA Iim Munayah; Tika Santika; Sahlan Mujtaba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik, dan nilai pendidikan karakter dalam novel Merengkuh Cita Merajut Asa Karya Arif YS. Hasil akhir dari penelitian ini adalah bahan ajar cetak berupa hand out. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Data penelitian ini berupa teks beserta kutipan yang berkaitan dengan unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa novel Merengkuh Cita Merajut Asa Karya Arif YS terdapat unsur intrinsik yang meliputi: tema, novel ini bertemakan kegigihan seorang wanita desa yang berjuang demi pendidikan dan cita-citanya; alur dalam novel ini adalah alur mundur/ flash back dengan tahapan alur meliputi tahap penyituasian, tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahap klimaks, tahap penyelesaian; tokoh utama adalah Lela,sedangkan tokoh tambahan adalah Ayah, Ibu, Pak Kardi dan Bu kardi, Gus Mu’iz dan istri, Muflihah, Bu Rodhiyah, Kang Rahmat, dan Bu Narti; Latar tempat yang digunakan adalah desa Polbayem, Lasem, Tuban, desa Pabean. Latar waktu yang digunakan adalah tahun 1994 sampai tahun 2013. Latar sosial dalam novel meliputi aspek ekonomi; sudut pandang yang digunakan adalah persona pertama “aku tokoh utama”. Narator adalah seseorang yang ikut terlibat dalam cerita. Ia adalah “aku” tokoh yang berkisah; bahasa, selain menggunakan bahasa Indonesia pengarang juga menggunakan diksi khas daerah masyarakat Jawa; amanat yang disampaikan dalam novel bersifat tersurat dan tersirat. Pengarang berusaha menyampaikan pesan semangat dan berusaha dalam mewujudkan cita-cita kepada pembaca. Nilai pendidikan karakter dalam novel Merngkuh Cita Merajut Asa karya Arif YS, yaitu (a) nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan; (b) nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri; (c) nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama; (d) nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan; (e) nilai kebangsaan.
Penerapan Bimbingan Belajar Dengan Model Two Stay Two Stray (Tsts) Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Sanggam Pardede; Nanny Natania Lumbantobing; Suryani Manurung
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bimbingan belajar dengan model Two Stay Two Stray terhadap hasil belajar IPS. Adapun subjek penelitiannya adalah kelas SMPN 1 Tapian Nauli, dan objek penelitiannya adalah kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa, dokumentasi, lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Dari data hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa diperoleh adanya peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I diperoleh kategori aktivitas belajar kategori sangat tinggi 0 %, kategori tinggi 10,71%, kategori cukup 89,28% dan kategori rendah 0%. Pada siklus II hasil observasi diperoleh aktivitas belajar kategori sangat tinggi 39,28%, kategori tinggi 60,71%. Nilai hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh ketuntatasan belajar 35,71% dengan nilai rata-rata 61,92. Sedangkan pada siklus II ketuntasan belajar 89,28% dengan nilai rata-rata 80,82. Temuan menunjukkan bahwa penerapan bimbingan belajar dengan model Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
The Influences of School Heads Managerial Skills and Organizational Culture on Teacher Work Discipline at Vocational Schools of Lampung Indonesia Muhammad Ihsan Dacholfany; Dewa Gde Ngurah Agung; Sabariah binti Sulaiman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8266

Abstract

The low work discipline of teachers is influenced by the managerial effectiveness of the principal which is not maximally applied and the organizational culture that is less conducive, warranting a need for a better managerial ability of school principals and a more conducive organizational culture. This study aims to determine (1) the effect of the principal managerial skills on teacher work discipline, (2) the influence of organizational culture on teacher work discipline, and (3) the effects of principal managerial skills and organizational culture together on the work discipline of teachers in Way Kanan District Vocational High Schools, Lampung Province. A quantitative approach was used in this study to measure three variables, namely the management skills of the school principal (X 1), organizational culture (X 2), and teacher work discipline (Y). The population of this study was 374 teachers in SMKN Way Kanan district with 93 teachers as the research sample determined using the Slovin formula. The instrument used was a questionnaire that had been previously tested for validity and reliability. Data were analyzed using Regression Analysis. Based on the analysis, the following results were obtained: 1) Principal managerial influence explained 73.3% of teacher work discipline and the remaining 26.3% was other influences, 2) Organizational culture contributed 80.5% to teacher work discipline and another 19.5% was other influences, and 3) Principal managerial skills and organizational culture together contributed 84.7% to teacher work discipline and the remaining 15.3% was other influences. The conclusion is that the work discipline of SMKN teachers in the Way Kanan district will increase when good managerial skills of school principals and conducive organizational culture are applied.
Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas XII SMK N 1 Semarang Desanda Puspitasari; M. Th. S. R. Retnaningdyastuti; Desi Maulia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas XII SMK N 1 Semarang. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh dengan populasi 95 siswa, dari kelas XII PSPR, XII PSPT, XII TOI. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologis yaitu skala kepercayaan diri dan skala keterampilan komunikasi interpersonal. Sampel penelitian dari kelas XII PSPT dan XII TOI sejumlah 63 siswa. Berdasarkan uji korelasi pearson product moment, diperoleh nilai korelasi r hitung 0,635. Sedangkan r tabel dengan taraf signifikansi 5% diperoleh sebesar 0,244, sehingga nilai r hitung 0,635 > r tabel 0,244. Maka terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas XII SMK N 1 Semarang. Hubungan menunjukkan positif artinya jika kepercayaan diri semakin tinggi maka keterampilan komunikasi interpersonal siswa semakin tinggi, sebaliknya jika kepercayaan diri rendah maka keterampilan komunikasi interpersonal siswa juga rendah.
Strategi Profesi Konselor Dalam Mengatasi Pergaulan Bebas Remaja Pecandu Rokok Di Dusun Va Helvetia Risa Nur Fadilla; Puteri Wanda; Siti Nurul Azida Binti Mohd Noor Ajiba; Muhammad Putra Dinata Saragi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi profesi konselor dalam mengatasi pergaulan bebas remaja pecandu rokok di Dusun VA Helvetia. Dari data yang di kumpulkan di ketahui keterangan penyebab remaja menjadi kecanduan merokok dan dampak apa yang di timbulkan akibat kecanduan merokok di Dusun VA Helvetia. Metode yang di gunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data di lakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi dan penyebaran kusioner. Subjek penelitian ini adalah Kepala Dusun VA Helvetia, Orang Tua, Masyarakat dan Sepuluh Remaja pecandu rokok di Dusun VA Helvetia. Hasil penelitian ini di peroleh strategi profesi konselor yang di pakai konselor dalam mengatasi pergaulan bebas remaja pecandu rokok di Dusun VA Helvetia. Sehingga bisa membantu sedikit demi sedikit remaja pergaulan bebas pecandu rokok mengurangi kecanduan nya terhadap rokok di Dusun VA Helvetia.
Analisis Swot Dalam Meningkatkan Efektifitas Program Pembinaan di Lapas Kelas II B Lubuk Pakam Sultan Fatahilah; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8271

Abstract

4 Tahap akhir penyelenggaraan sistem peradilan pidana terdiri dari layanan pemasyarakatan, yang terdiri dari kegiatan, kelembagaan, dan metode pembinaan yang dirancang untuk memberikan arahan kepada individu yang dipenjara. Lembaga pemasyarakatan merupakan bagian terakhir dari sistem peradilan pidana. Dalam ruang lingkup penelitian ini adalah upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan efisiensi program pendampingan di dalam lembaga pemasyarakatan. Program pembinaan di lembaga pemasyarakatan merupakan aspek terpenting untuk dapat mengubah narapidana menjadi anggota masyarakat yang berguna yang dapat berkontribusi untuk kebaikan yang lebih besar. Jika program pendampingan di Lapas dan Lapas tidak berjalan maksimal, ini akan menjadi masalah. Akibatnya, perlu dilakukan analisis untuk menilai posisi kekuatan saat ini dan bagaimana rencana itu harus dilaksanakan. Pengumpulan data dilakukan di Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam dengan mengamati operasional dan melakukan wawancara dengan petugas yang ada. Metodologi analisis matriks yang dikenal sebagai IFAS (Ringkasan Analisis Faktor Internal) dan EFAS (Ringkasan Analisis Faktor Eksternal) digunakan untuk tujuan melakukan analisis penelitian ini. Menurut temuan penelitian, strategi yang berhasil digunakan di kuadran pertama. Memaksimalkan penggunaan teknik agresif adalah taktik yang tepat untuk digunakan jika seseorang ingin meningkatkan efisiensi program pembinaan. Sebuah strategi yang berusaha untuk memaksimalkan pendapatan sekaligus menerima tingkat risiko yang jauh lebih tinggi dikenal sebagai strategi agresif.
Peranan Guru Dalam Administrasi Layanan Pada Suatu Pendidikan Yousania V.W Ratu Simbiak; Henny Nikolin Tambingon; Joulanda A. M. Rawis; Meisie Lenny Mangantes
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru dalam administrasi layanan pada suatu pendidikan, dimana pada satuan layanan Pendidikan, guru bukan hanya berperan sebagai pengajar namun guru juga membutuhkan guru yang professional dan handal dalam manajemen adminidtrasi pada satuan pedidikan agar satuan pendidikan dapat berjalan dengan professional dan bermutu. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan cara mengumpulkan bahan-bahan materi baik yang bersumber dari buku, jurnal, dan sumber lainnya terkait dengan peran guru dalam administrasi layanan pada suatu pendidikan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa guru memiliki peranan dalam administrasi layanan pendidikan dimana satu pendidikan memiliki beberapa administrasi layanan pendidikan yaitu, administrasi kurikulum, administrasi kesiswaan, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan, Administrasi Pengelolaan institusi dan infrastruktur pendidikan, dan Administrasi sekolah dan hubungan sosial. Pada administrasi guru punya peran agar suatu administrasi layanan pendidikan dapat berjalan dengan baik sehingga pedidikan dan teratur sesuai dengan standard yang ada.
Kepemimpinan Wanita dalam Pesantren Yuli Supriani; Hasan Basri; Andewi Suhartini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8275

Abstract

Wanita sudah terlibat dalam kepesantrenan sejak beberapa abad lalu, baik sebagai santri maupun sebagai guru. Beberapa studi menunjukkan, bahwa sejarah keterlibatan wanita di pesantren sudah dimulai sejak awal abad ke-19. Namun pada keterlibatan tersebut wanita belum mendapat kesempatan yang sama dalam posisi manajemen, karena kebanyakan pesantren dipimpin oleh kyai. Artikel ini merupakan studi Pustaka mengenai keterlibatan wanita dalam pendidikan pesantren. Hasil riset menunjukkan, bahwa nyai (istri dari kyai) memimpin pesantren putri, sementara kyai sebagai pimpinan puncak dari pesantren putra dan pesantren putri. Pada level manajemen, nyai berada di posisi kedua setelah kyai. Dia mempunyai wewenang memimpin dan menjalankan pesantren putri serta mengajar santri putri.
Pengaruh Belanja Pendidikan Terhadap Pemerataan Penerimaan Bantuan Beasiswa Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue Rio Sulfiandi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.8280

Abstract

Penyaluran anggaran belanja pendidikan melalui program Aceh Carong ini dengan melihat kemampuan dan keberadaan ekonomi sipenerima bantuan beasiswa. Akan tetapi walaupun sumber dana untuk pendidikan banyak baik itu dari pemerintahan daerah ataupun pemerintahan pusat tapi masih banyak juga yang belum terealisasi dengan baik seperti pemberian beasiswa belum merata dan tepat sasaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin melihat sebesar apa pengaruh belanja pendidikan terhadap pemerataan penerima beasiswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dimana pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan ke 36 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan nilai t-hitung 2,204 lebih besar dari t-tabel 2.032 dan nilai signifikan yang diperoleh adalah 0,035 yang mana lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat diinterprestasikan bahwa belanja Pendidikan memiliki pengaruh terhadap pemerataan beasiswa di kabupaten Simuelue.
Pembelajaran Matematika Menggunakan Model PAKEM (Partisifatif, Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) dalam Mengatasi Kejenuhan Belajar dan Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Rahmi Putri; Mudjiran Mudjiran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8283

Abstract

PAKEM didasarkan pada gagasan bahwa pengajaran harus berpusat pada siswa untuk mendorong siswa untuk terus belajar sendiri tanpa bimbingan dan tanpa mengalami stres atau ketakutan. Selain itu, pembelajaran yang dilakukan bersifat menyenangkan, dinamis, kreatif, efektif, dan partisipatif (PAKEM). upaya untuk terus menginspirasi anak agar mampu bereksperimen, berkreasi, dan menemukan hal-hal baru dalam pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengatasi kejenuhan belajar dan pemahaman konsep matematis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model PAKEM maupun non PAKEM. 2) Meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kejenuhan belajar menggunakan model PAKEM dengan yang tidak menggunakan model PAKEM 2) Menggunakan model PAKEM (Partisifatif, Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) peningkatan pemahaman konsep matematis siswa.