cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Scientific Inquiry untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains pada Pembelajaran Fisika Siswa di SMA Negeri 2 Pematang Siantar T.A. 2022/2023 Rika Novayanti Marpaung; Ady Frenly Simanullang; Fine Eirene Siahaan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8245

Abstract

Penelitian ini melihat pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Ilmiah SMA Negeri 2 Pematang Siantar terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Ini menggunakan Cluster Random Sampling, teknik pengambilan sampel khusus, untuk mencapai tujuan ini. “Siswa kelas XI MIPA 5 dipilih sebagai sampel; baik pretest dan posttest digunakan untuk melakukan penelitian. Ini adalah eksperimen kuasi-eksperimental desain dengan dua kelompok yang berbeda kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Untuk membuktikan keefektifan model pembelajaran Inkuiri Ilmiah, peneliti menggunakan metode penelitian. Hal ini menyebabkan terciptanya suatu analisis dengan menggunakan teknik pengolahan data dan analisis statistik. Temuan yang dihasilkan adalah bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran ini menunjukkan kemahiran yang lebih besar dalam sains daripada mereka yang tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5.677 > 2.001, yang berarti 5.677 lebih besar dari 2.001 dengan selisih 3%. Artinya 90% siswa di Kelas Eksperimen mengungguli 56,6% siswa di Kelas Kontrol.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Hasil Belajar Siswa pada Tema 3 Sub Tema 2 Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku di Kelas IV SD Negeri 091465 Parapat Tahun Ajaran 2022/2023 Janner Agustinus Sinaga; Suprapto Manurung; Sunggul Pasaribu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa pada Tema 3 Sub Tema 2 Keberagaman Makhluk Hidup Di Lingkunganku Di Kelas IV SD Negeri 091465 Parapat . Jenis peneltian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Kuantitatif, yang menyatakan bahwa penelitaian kuantitatif merupakan penelitian yang berupa angka-angka serta analisisnya menggunakan statistik. Desain penelitian yang akan digunakan yaitu eksperimen, dengan bentuk Pre-Experimental Design. Setelah melihat jumlah populasi penelitian yang berjumlah kurang dari 100 orang, maka sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 34 siswa. Berdasarkan hasil uji dan analisis data yang telah dilakukan. Hasil dari pengujian hipotesis penelitian yaitu terdapat pengaruh yang signifikan pada penelitian ini dari data yang sudah diujikan datanya dapat dilihat dari analisis data diperoleh hasil rata-rata kelas eksperimen pada nilai pre-test dan post-test. Hasil penelitian pada taraf 0,01 Berdasarkan analisis data nilai pretest dan posttest menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) 0,00 < 0,01, dimana H_0 ditolak dan H_aditerima, artinya ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model Think Pair Share lebih meningkat. Karena pada saat menggunakan model ini pembelajaran berpusat pada siswa (Student Centred Learning) siswa lebih aktif berfikir dan belajar dalam mengidentifikasi materi yang disajikan dalam berbentuk kelompok lalu mempersentasikan hasil diskusi mereka lalu membandingkannya dengan temannya. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa yang dilihat dari peningkatan nilai rata-rata nilai hasil belajar di kelas IV SD Negeri 091465 Parapat Tahun ajaran 2022/2023.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Siswa pada Subtema 3 Ayo Cintai Lingkungan di Kelas IV SD Prima Vibopa Damanik; Juni Agus Simaremare; Esti Marlina Sirait
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8248

Abstract

Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Subtema 3 Ayo Cintai Lingkungan di Kelas IV UPTD SD Negeri 122384 Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2022 / 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV A UPTD SD Negeri 122384 Pematangsiantar sebanyak 30 siswa dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Instrument yang digunakan adalah tes pretest dan tes posttest yang telah dilakukan uji validasi dan reliabilitas. Hasil penelitian pada taraf 0,05 % menunjukkan bahwa adanya Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa kelas IV A pada subtema 3 ayo cintai lingkungan di UPTD SD Negeri 122384 Pematangsiantar tahun ajaran 2022/2023. Berdasarkan analisis data nilai posttest dengan menggunakan uji-t di dapat thitung > ttabel yaitu dengan nilai 44, 702 > 1, 701 dengan taraf kesalahan 3% maka H_0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh dengan menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa kelas IV A pada Subtema 3 Ayo Cintai Lingkungan di UPTD SD Negeri 122384 Pematangsiantar.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII Yana Selvia Sipayung; Suprapto Manurung; Golda Novatrasio Sauduran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8251

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Hal ini disebabkan oleh model yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi dimana guru hanya menjelskan dan guru hanya mencatat tanpa melibatkan siswa aktif dalam pembelajaran. Dalam hal ini peneliti menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Pematangsiantar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental desain jenis The One Grup pretest-posstest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 12 pematangsiantar T.A 2022/2023, dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII-4 SMP Negeri 12 Pematangsiantar T.A 2022/2023 berjumlah 30 siswa Dari hasil analisis data diperoleh rata – rata hasil pretest 57,50 dan rata – rata posttest 80,33 artinya nilai rata – rata posstest lebih tinggi dari pada nilai pretest. Dari uji hipotesis diperoleh t hitung = 22,649 dan t tabel =2,756. Sehingga jika dikonsultasikan berdasarkan t tabel dengan taraf signifikasi 0,01 hasil menunjukkan bahwa 2,756 < 22,649. Artinya t hitung lebih besar dari t tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sangat berpengaruh secara signifikan antara model model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 12 Pematangsiantar T.A 2022/2023. Hal ini diperkuat karena model Problem Based Learning (PBL) memiliki kelebihan dan tujuan yang mampu mengajak siswa untuk belajar lebih efektif dikarenakan mereka fokus pada pemecahan masalah serta siswa mampu untuk mengembangkan dirinya.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik di Kelas V SDN 124394 Pematang Siantar Citrayani Sinaga; Christa Voni Sinaga; Yanti Arasi Sidabutar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8253

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada subtema 1 bagaimana tubuh mengolah makanan di kelas V SDN 124394 Pematang Siantar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Hasil analisis uji instrument diperoleh bahwa instrumen valid dan reliabel, selain itu dari hasil perhitungan analisis data diperoleh bahwa sampel berdistribusi normal dan homogen. Hipotesis penelitian ini terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada subtema 1 bagaimana tubuh mengolah makanan di kelas V SDN 124394 Pematang Siantar. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji t maka dapat disimpulkan hipotesis diterima. Yakni thitung sebesar 20,164 lebih besar dari pada ttabel yakni 2,011. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak terkait seperti guru, siswa serta para peneliti selanjutnya.
Pengaruh Model Logan Avenue Problem Solving (LAPS) Heuristic Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis siswa di kelas VIII Susi Parhusip; Suprapto Manurung; Theresia Monika Siahaan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8254

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Hal ini disebabkan oleh model yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi dimana guru hanya menjelaskan dan siswa hanya mencatat tanpa melibatkan siswa aktif dalam pembelajaran. Dalam hal ini peneliti menggunakan model Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristic untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristic terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dikelas VII SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental design jenis The One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 12 Pematangsiantar T.A 2022/2023 dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII-8 SMP Negeri 12 Pematangsiantar T.A 2022/2023. Dari hasil analisis data diperoleh rata-rata nilai pretest 54,40 dan rata-rata nilai posttest 80,20 artinya rata-rata nilai posttest lebih tinggi dari nilai rata-rata pretest. Dari hasil uji hipotesis diperoleh t hitung = 11,841 dan t tabel = 2,756. Sehingga jika dikonsultasikan berdasarkan t tabel dengan taraf signifikansi 0,01 hasil menunjukkan bahwa 2,756<11,841. Artinya t hitung lebih besar dari tabel. Sehingga dapat disimpulkan sangat berpengaruh secara signifikan antara model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristic terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dikelas VII SMP Negeri 12 Pematangsiantar T.A 2022/2023. Hal ini juga diperkuat karena model LAPS- Heuristic memiliki kelebihan dan tujuan yang mampu mengajak siswa untuk belajar lebih aktif, dikarenakan mereka fokus pada pemecahan masalah serta siswa mampu untuk mengembangkan dirinya.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Hasil Belajar Siswa pada Subtema 2 Kebersamaan dalam Keberagaman di Kelas IV SD Negeri 124394 Pematang Siantar Esrawati Haloho; Rio Parsaoran Napitupulu; Yanti Arasi Sidabutar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8255

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar tematik siswa di SD Negeri 124394 pematang Siantar, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik yang masih rendah atau dibawah standar kriteria ketuntasan minimal (KKM). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan yang signifikan anatara kemampuan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri dengan model pembelajaran langsung pada subtema 2 kebersamaan dalam keberagaman dikelas IV SD Negeri 124394. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian pre-test dan post-test design. Dalam penelitian ini populasi adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 124394 dengan jumlah kelas eksperimen 25 siswa dan jumlah kelas kontrol 22 siswa. Sebelum pre-test dan post-test dilaksanakan terlebih dahulu diujicobakan kepada kelas tinggi yaitu ke kelas V SD Negeri 124394 Pematang Siantar yang berjumlah 25 siswa untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Hasil rata-rata pre-test kelas eksperimen 44,6 sebelum dilakukan perlakuan. Setelah dilakukan perlakuan menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada kelas eksperimen maka hasil rata-rata post-test yaitu 80,6. Hasil rata-rata pre-test kelas kontol 40,45 sebelum dilakukan perlakuan. Setelah dilakukan perlakuan menggunakan model pembanding yaitu model pembelajaran langsung pada kelas eksperimen maka hasil rata-rata post-test yaitu 70,68. Maka dapat dilihat dari hasil tersebut bahwa model pembelajaran Ikuiri sangat cocok digunakan di Kelas IV SD Negeri 124394 Pematang Siantar. Berdasarkan perhitungan SPSS versi 21 menggunakan paired sample test memperoleh hasil sig (2 – tailed) 0,000 < 0,005. Maka dari data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis penelitian diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar tematik siswa kelas IV SD Negeri 124394 Pematang Siantar.
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa di Kelas VIII SMP Swasta Teladan Pematang Siantar Lufrensia Nisa Laura Sitinjak; Suprapto Manurung; Theresia Monika Siahaan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8257

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan hal yang penting dalam pembelajaran matematika, namun kenyataan dilapangan belum sesuai dengan yang diharapkan. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran creative problem solving terhadap kemampuan berpikirkritis matematis siswa di kelas VIII SMP SwastaTeladanPematangsiantar T.A 2022/2023. Penelitain ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dan untuk memperoleh data tentang pengaruh pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa menggunakan tes dan uji coba instrumen. Adapun teknik analisis data adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis, hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data ditemukan bahwa nilai signifikansi 0,732 > 0,01 dan diperoleh thitung > ttabel adalah 2,865 > 2,38801. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,01 dan thitung > ttabel maka HO dan Ha diterima, Sehingga terdapat perubahan pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa di kelas VIII SMP Swasta Teladan Pematangsiantar T.A 2022/2023. Karena model pembelajaran creative problem solving merupakan salah model pembelajaran yang mengunakan metode diskusi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Maka perubahan kemampuan berpikir kritis matematis siswa terlihat dari siswa semakin aktif dalam pembelajaran saat menyampaikan pendapat mengenai pembelajaran. Siswa mengemukakan gagasan atau ide mengenai pembelajaran yang dilakukan, menjawab dan menyelesaikan permasalahan lebih kritis, sehingga terbukti penggunaan model pembelajaran sangat mempengaruhi proses pembelajaran. Maka pada penelitian ini dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran creative problem solving terhadap kemampuan berfikir kritis matematis siswadi kelas VIII SMP Swasta Teladan Pematangsiantar T.A.2022/2023.
Optimalisasi Pemenuhan Hak Pelayanan Kesehatan Narapidana dalam Kondisi Overcrowded di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal Muhammad Falah Qotrunada; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8259

Abstract

Pemenuhan hak pelayanan kesehatan bagi narapidana menjadi hal prioritas yang sangat penting di Lembaga Pemasyarakatan. Pelayanan kesehatan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan mengalami kendala apabila kondisi Lembaga Pemasyarakatan mengalami overcrowded. Kondisi tersebut terjadi ketika jumlah penghuni melebihi kapasitas yang ada di Lapas. iPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi pemenuhan hak pelayanan kesehatan narapidana dalam kondisi overcrowded di Lapas Kelas IIA Kendal. Penelitian ini menggunakan imetode yuridis empiris dengan teknik kualitatif dalam mengambil dataiprimer yangidiperoleh denganiwawancaraidilapangan dan dataisekunder dari bahan-bahanibuku. Hasil penelitian ini akan diketahui terkait bagaimana pelaksanaan optimalisasi pemenuhan hak pelayanan kesehatan narapidana dalam kondisi overcrowded di Lapas Kelas IIA Kendal.
Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Paradigma Karya Syahid Muhammad dan Relevansinya Sebagai Pembelajaran Sastra di SMA Ayu Ning Maqdis; Tika Santika; Sahlan Mujtaba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Paradigma karya Syahid Muhammad, (2) konflik batin tokoh utama dalam novel Paradigma karya Syahid Muhammad, (3) mendeskripsikan pemanfaataanya sebagai bahan ajar bahasa indonesia pada kelas XII Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, yaitu menyajikan faktar-fakta dalam bentuk deskripsi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Kurt Lewin dengan pendekatan psikologi sastra. subjek dalam penelitian ini adalah novel Paradigma karya Syahid Muhammad, objek penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik dan konflik batin tokoh utama dalam novel Paradigma karya Syahid Muhammad. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Unsur intrinsik novel meliputi tema mental issue; tokoh diantaranya Rana, Anya, Ola; latar terdiri atas latar tempat yang dominan di kampus dan Bandung, latar waktu (pagi, siang, sore, malam), latar sosial (sosial); alur jenis campuran; sudut pandang “dia” maha tahu; bahasa yang meliputi bahasa daerah dan majas personifikasi; amanat kesehatan mental dan berdamai dengan diri sendiri, (2) Konflik batin tokoh utama yang ditemukan, yaitu konflik mendekat-mendekat, menjauh-menjauh, mendekat-menjauh; penyebab konflik batin tokoh utama kekuatan pendorong, kekuatan penghambat, kekuatan kebutuhan pribadi, kekuatan pengharuh, dan kekuatan non manusia, (3) Hasil kajian dijadikan sebagai bahan ajar dalam mata pelajar Bahasa Indonesia tingkat SMA kelas XII sesuai dengan KD 3.9 dan 4.8.