cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Tinjauan Hukum terhadap Cyber Pornografi di Indonesia Mohd. Yusuf Daeng M; Wan Taufik Hidayat; Silfina Ilyas
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9894

Abstract

Pengaturan tindak pidana pornografi dalam sistem hukum di Indonesia diawali pada pengaturan tindak pidana, diikuti dengan tindak pidana pornografi, dan diakhiri dengan hakikat pengaturan tindak pidana pornografi. Tindak pidana pornografi dalam sistem hukum pidana Indonesia antara lain diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sebagai kejahatan terhadap kesusilaan yang telah diatur dalam Pasal 281 dan Pasal 282. Secara khusus pornografi diatur dalam Undang-Undang Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 yang mengatur tentang tindak pidana pornografi yang merupakan tindak pidana kejahatan. UndangUndang Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi (UU ITE), khususnya dalam penggunaan internet menyinggung masalah pornografi tapi terkait pada muatan yang melanggar kesusilaan. Terdapat sanksi terhadap tindak pidana pornografi baik pidana pokok maupun pidana tambahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Penerapan Sistem Aplikasi Bahasa Inggris Berbasis Android sebagai Sarana Pembelajaran Usia 6-12 Tahun Akibat Pandemi Covid-19 Roheli Roheli; Diah Afrianti Rahayu; Famela Marcha; Darmayanto Darmayanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9895

Abstract

Latar belakang berdasarkan observasi yang telah dilakukan di SD Islam Mumtaz bahwa pada proses pembelajaran Bahasa Inggris untuk usia 6-12 tahun media yang digunakan pada saat pandemic covid-19 adalah dengan media Whatshapp dan Google Classroom. Berdasarkan hasil survei di SD Islam Mumtaz untuk anak usia 6-12 tahun sebanyak 97% menggunakan smartphone android digunakan untuk bermain game, berdasarkan hal tersebut sangatlah baik apabila smartphone digunakan sebagai media dalam pembelajaran Bahasa Inggris baik di dalam maupun di luar kelas. Pada aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak usia 6-12 tahun berbasis android studio dari sekarmedia terdapat 15 materi kosakata bahasa Inggris mengenai warna, angka, buah, huruf, buah, hewan, profesi, kendaraan dan benda yang disertai latihan dan evaluasi untuk mengukur pemahaman anak terhadap materi yang diajarkan dan membuat anak dapat belajar mandiri, sekaligus sebagai alternatif media pembelajaran selain buku. Aplikasi ini didukung dengan gambar, suara dan animasi yang diharapkan dapat menarik minat belajar anak. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Dengan subjek penelitian ini adalah 50 peserta didik usia 6 sampai 12 tahun. Dalam penelitian ini menggunakan berbagai instrumen untuk mengumpulkan data seperti: (1) kuesioner respon peserta didik (2) wawancara sebagai pendukung hasil kuesioner respon peserta didik (3) soal evaluasi pembelajaran melalui media aplikasi android. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran dapat mempengaruhi proses belajar siswa. Oleh karena itu diperlukan sebuah media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat memudahkan siswa dalam belajar baik di dalam maupun di luar kelas, media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat dimanfaatkan salah satunya adalah smartphone android. Dengan adanya teknologi di zaman modern ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih efektif.
Keluarga SAMARA Perspektif M. Quraish Shihab Dan Wahbah Zuhaili Achmad Hasan Alfarisi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9896

Abstract

Keluarga SAMARA adalah tujuan dari sebuah pernikahan yang didasari oleh ikatan yang kokoh (akad nikah). Kondisi tersebut haruslah dicita-citakan dan dicapai dengan sungguh-sungguh oleh seluruh anggota keluarga sebagaimana tercantum dalam QS. Ar-R?m [30]:21. Untuk meraih makna keluarga SAMARA tersebut, diperlukan informasi penunjang berupa penafsiran dari ahlinya. Atas dasar itulah, rumusan masalah dari penelitian ini berupa: Pertama, bagaimana konsep keluarga SAMARA perspektif M. Quraish shihab. Kedua, bagaimana bagaimana konsep keluarga SAMARA perspektif Wahbah Zuhaili. Ketiga, bagaimana persamaan dan perbedaan konsep keluarga SAMARA perspektif M. Quraish shihab dan Wahbah Zuhaili. Keempat, bagaimana relevansi keluarga SAMARA perspektif M. Quraish shihab dan Wahbah Zuhaili dalam kontek keluarga masa kini. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan komparasi menggunakan penelitian pustaka dikarenakan penulis akan mengkaji permasalahan yang berkaitan dengan judul yang diambil dari data-data yang sumbernya dari buku atau referensi lain yang relevan. Hasil penelitian ini adalah bahwa keluarga SAMARA adalah keluarga yang didalamnya mampu melahirkan ketenangan, kenyamanan dan keamanan bagi anggotanya. Keluarga SAMARA tersebut memiliki tolok ukur antara lain:(1) Anggota keluarga beriman dengan pengamalan keimanan yang baik (2) Pasangan suami istri yang serasi dan saling melengkapi dalam cinta dan kasih sayang, hormat dan menghormati serta terlaksananya hubungan seks dan komunikasi yang baik dan memuaskan (3) Pembentukan dan keberlangsungan keluarga berdasar tuntunan dan aturan yang berlaku serta terselenggaranya hak dan kewajiban tiap anggota keluarga; (4) Terpenuhinya standar kebutuhan sandang, pangan, papan, kesehatan dan pengetahuan serta tercapainya tujuan dan fungsi perkawinan (5) Terlibat aktif dan berkontribusi positif terhadap masyarakat serta tidak melakukan pelanggaran hukum. Selanjutnya, relevansi keluarga SAMARA menurut M. Quraish Shihab dan Wahbah Zuhaili dalam kontek keluarga masa kini yaitu dengan: (1) Mengajak pasangan beribadah kepada allah mematuhi perintahnya dan menjauhi larangan. (2) Selalu bermusyawarah dalam setiap permasalahan. (3) Dalam pergaulan pasangan selalu memperhatikan hal-hal sosial yang dianggap patut, tidak asal benar dan salah. Sehingga, konsep keluarga SAMARA yang integratif dan multidisipliner, ini dapat diwujudkan karena sesuai dengan kondisi pada masa sekarang.
Dampak Pengajaran Budaya Lahan Kering, Kepulauan dan Pariwisata terhadap Perubahan Perilaku Ekologis Mahasiswa Andriyani Emilia Lay; Katharina Edeltrudis Perada Korohama; Muhamad Dae Pua Upa Pua Upa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9897

Abstract

Fokus penelitian ini mengkaji dampak dari pengajaran Mata kuliah Budaya Lahan Kering, Kepulauan dan Pariwisata (MK BLKP) terhadap perilaku ekologis mahasiswa. Mata kuliah penciri BLKP telah diselenggarakan di Universitas Nusa Cendana Kupang selama 5 tahun terakhir sebagai salah satu bentuk tanggung jawab akademisi terhadap lingkungan dengan menyiapkan calon-calon pemimpin yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap lingkungan. Para mahasiswa ini kelak akan menjadi pemimpin dan pengambil kebijakan. Oleh karena itu penting untuk mengetahui bagaimana para kaum muda mengetahui, memahami dan peduli terhadap lingkungan. Sebanyak 36 responden mahasiswa terlibat dalam survey online dan satu kelompok diskusi terpusat beranggotakan 9 orang mahasiswa yang dipilih dengan teknik snowball. Data survei dianalisa dengan teknik statistik deskriptif dan data kualitatif dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran MK BLKP berdampak positif terhadap perubahan perilaku ekologis mahasiswa. Akan tetapi dalam rangkaian pembelajaran, terdapat ketidakseimbangan perubahan antara aspek kognisi, afeksi dan perilaku. Perubahan terbesar terjadi pada aspek afeksi dan diikuti aspek kognisi, sedangkan perubahan kecil terdapat pada aspek perilaku.
Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada SMAIT Akmala Sabila Talun Kabupaten Cirebon Muslimin Muslimin; M.Habib Khairussani; Sumanta Sumanta; Karman Karman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9898

Abstract

Perspektif Islam terhadap ilmu sangatlah urgen dan sangat signifikan untuk kehidupan manusia dalam melaksanakan tugasnya sebagai khalifah dan abdullah dimuka bumi ini, oleh karena itu ketika Nabi Adam As diturunkan ke bumi Allah SWT telah memberikan bekal berupa ilmu pengetahuan dan modal mental. Pembelajaran adalah proses suatu usaha untuk melakukan perubahan untuk menjadikan media atau alat belajar untuk memproses informasi ilmu melalui pembelajaran yang hantarkan oleh sumber ilmu menjadi sempurna dan menjadi baik serta relevan dengan perkembangan pada zaman dimana media pembelajaran itu digunakan oleh seluruh satuan pendidikan di Indonesia. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah untuk : Memperkaya informasi bahan ajar, Dapat digunakan untuk penyusunan bahan ajar, Memudahkan bagi siswa untuk mempelajari suatu kompetensi, Mengetahui pengembangan sumber belajar, Mengetahui manfaat penggunaan sumber belajar bagi pengembangan pendidikan dan keberhasilan belajar siswa, Untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam proses pengembangan sumber belajar bagi siswa, dan Menyesuaikan dengan perkembangan media teknologi informasi yang digunakan sebagai media pendidikan di sekolah. Metode yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan dibantu dengan referensi yang menunjang yang diperoleh dari SMAIT Akmala Sabila Cirebon sebagai tempat pengambilan data. Pendidikan dengan menggunakan media pembelajaran yang memiliki multi fungsi dan sangat bermanfaat bagi kemudahan para guru dan peserta didik untuk memberikan dan menerima informasi keilmuan dengan efektif dan efisien sesuai kemajuan dan perkembangan pendidikan.
Analisa Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung Vicki Dwi Purnomo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9899

Abstract

Otonomi daerah membawa pengaruh terhadap kewenangan daerah untuk mengatur rumah tangga daerahnya sendiri, sesuai dengan kemampuan serta potensi yang dimiliki daerah. Salah satu urusan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah Kabupaten Bantul berkaitan dengan urusan Penyelenggaraan Pembangunan Gedung yang kemudian diatur melalui Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Gedung. Peraturan daerah sebagai hukum tertulis yang dibuat berdasarkan kebutuhan masyarakat tentu harus disesuaikan dengan perkembangan masyarakat maupun politik hukum dari penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karenanya peraturan daerah memerlukan evaluasi berkala guna melihat kesesuaian materi muatan yang diatur dengan perkembangan implementasi di masyarakat. Penelitian ini berfokus pada apa urgensi analisis dan evaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Bantul No. 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung, dan bagaimana analisis dan evaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Bantul No. 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis-normatif dengan metode pendekatan peraturan perundang undangan, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian memperoleh hasil bahwa baik secara formil maupun materil materi muatan telah sesuai dengan UU sektoral yakni Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 maupun ketentuan lebih lanjut yang diatur dalam PP No. 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, namun terkesan hanya copy paste dari kedua dasar hukum tersebut. Untuk itu agar tidak terjadi pengulangan atau duplikasi pengaturan, perlu dilakukan pengaturan yang memperhatikan kebutuhan serta kearifan lokal di Bantul. Maka penulis merekomendasikan perlunya perbaikan di bagian terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul No. 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung.
Hakikat Manusia dan Implikasinya terhadap Pendidikan dalam Islam Putri Wahyuni Sinaga; Isnainy Fazryn; Zeny Novita Mrp; Meiridha Utari Siregar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9900

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hakikat manusia dan implikasinya terhadap pendidikan dalam islam, Pembahasan makna dari siapa manusia sebenarnya telah lama berlangsung, namun sampai sekarang pun tidak ada satu kesatuan dan kesepakatan pandangan berbagai teori dan aliran pemikiran mengenai manusia ini sendiri. Kadang kala studi tentang manusia ini tidak utuh karena sudut pandangnya memang berbeda. Antropologi fisik, misalnya, memandang manusia hanya dari segi fisik-material semata, sementara antropologi budaya mencoba meneliti manusia dari aspek budaya. Sepertinya, manusia sendiri tak henti-hentinya memikirkan dirinya sendiri dan mencari jawaban akan apa, dari apa dan mau kemana manusia itu. Pemahaman manusia yang tidak utuh tentang manusia dapat berakibat fatal bagi perlakuan seseorang terhadap sesamanya. Misalnya saja pandangan dari teori evolusi yang di perkenalkan Darwin pada abad XIX. Bisa saja pandangan Darwin tersebut akan menimbulkan sikap kompetitif dalam segala hal, baik ekonomi, politik, budaya, hukum pendidikan maupun lainnya, bahkan akan menghalalkan berbagai macam cara. Maka, agar dapat dipahami tentang hakekat manusia secara utuh, ada beberapa pendapat atau pandangan tentang manusia ini. a) Aliran materialism, b) Aliran spiritualisme, c) Aliran Dualisme. Al-Qur’an memperkenalkan tiga istillah kunci (key term) yang digunakan untuk menunjukkan arti pokok manusia, yaitu al-insan, basyar dan Bani Adam, hakikat pendidikan akan memberikan landasan yang kuat terhadap praktik pendidikan dalam upaya memanusiakan manusia. Hakikat pendidikan menjadikan arah pendidikan menjadi kokoh dan kuat untuk memuliakan manusia. Upaya dalam praktik pendidikan perlu mendasarkan diri pada hakikat pendidikan sebagai tiang penyangganya. Berbagai upaya dan peralatan dilakukan manusia untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan hidupnya dengan jalan menerapkan pengetahuan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode (library reseach) dengan mengumpulkan sejumlah literatur yang berkenaan dengan masalah dan tujuan penelitian. Pengumpulan data dengan hasil penelitian terdahulu yang menjadi pendukung data pada penelitian ini.
Hubungan Antara Supervisi Akademik Terhadap Motivasi Kerja Dengan Kompetensi Profesional Guru Di Sekolah Dasar Jessy Kristalia; Herry Sanoto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9901

Abstract

Seorang kepala sekolah berwewenang dalam mengembangkan dan meningkatkan kinerja seorang guru, melalui motivasi kerja yang dapat menunjang kompetensi professional guru di sekolah dasar, sehingga dapat terlaksananya kegiatan supervisi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Supervisi Akademik Terhadap Motivasi Kerja Dengan Kompetensi Profesional Guru Di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode statistika dan deskripsi. Hasil analisis uji korelasi rank sprearman pada variabel supervisi akademik (X1) dan kompetensi professional guru di sekolah dasar (Y) dengan memperoleh nilai sebesar 0,944 yang dapat diartikan bahwa variabel ini memiliki hubungan yang sangat kuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Sedangkan pada variabel motivasi kerja (X2) dan kompetensi professional guru di sekolah dasar (Y) memperoleh nilai sebesar 0,962 dapat diartikan bahwa variabel ini memiliki hubungan yang sangat kuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Sehingga, hasil penelitian yang didapat adalah adanya hubungan pelaksanaan program supervisi akademik terhadap motivasi kerja guru dengan kompetensi professional guru.
Pembentukan Peradaban Periode Kenabian: Makkah Dean Antania S; Dinda Oktovia; Dhitami Dhitami; Tri Yunita Nabila
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan peradaban periode kenabian Muhammad SAW merupakan kelompok dari bani Hasyim. Bani Hasyim merupakan kabilah yang berkuasa dalam suku Qurays. Pada saat menyebarkan agama Islam di Mekkah, Nabi Muhammad menngunakan dua cara yaitu secara bersembunyi-sembunyi dan secara terang-terangan. Penduduk Yatsrib sebelum islam terdiri dari dua suku bangsa yaitu arab dan yahudi yang keduanya ini saling bermusuhan. Karena kegiatan dagang di Yatsrib dikuasai atau berada di bawah kekuasaan yahudi. Waktu permusuhan dan kebencian antara kaum yahudi dan arab semakin tajam, kaum yahudi melakukan siasat memecah belah dengan melakukan intrik dan menyebarkan permusuhan dan kebencian diantara suku Aus dan Khazraj. Siasat ini berhasil dengan baik, dan mereka merebut kembali posisi kuat terutama dibidang ekonomi. Setelah kedua suku berdamai dan suku khazraj pergi ke Makkah, dan setelah di Makkah Nabi Muhammad SAW menemui rombongan mereka pada sebuah kemah. Beliau memperkenalkan islam dan mengajak mereka agar bertauhid kepada Allah SWT karena sebelumnya mereka telah mendengar ajaran taurat dari kaum yahudi dan mereka tidak merasa asing lagi dengan ajaran Nabi maka mereka menyatakan masuk islam dan berjanji akan mengajak penduduk Yastrib masuk islam. Penelitian inimenggunakan metode (library reseach) dengan mengumpulkan sejumlah buku-buku, majalah, jurnal, lifet yang berkenaan dengan masalah dan tujuan penelitian. Pengumpulan data dengan hasil penelitian terdahulu yang menjadi pendukung data pada tema penelitian terkait periodisasi perkembangan peradaban islam dan ciri-cirinya dengan proses penelitian dimulai dengan tahapan mengidentifikasi, menemukan informasi yang relevan, menganalisis hasil temuan, dan kemudian mengembangkan dan mengekspresikannya menjadi temuan baru berkaitan dengan pembentukan peradaban periode kenabian makkah.
Urgensi Pendidikan Anak Usia Dini Ambarwati Ambarwati; Purwanto Purwanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9903

Abstract

Zaman sekarang orang tua dihadapkan dengan tantangan besar dalam mendidik anak terutama anak usia dini. Pendidikan anak usia dini merupakan upaya yang dilakukan untuk mengembangkan potensi anak secara sistematis. Al Qur’an telah memberikan petunjuk manusia supaya meninggalkan generasi yang kuat. Dalam hadist, Rasululloh telah memberikan contoh mendidik anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui urgensi pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan studi pustaka. Studi kepustakaan mengambil data dengan cara mengumpulkan data melalui sumber pustaka yaitu buku, jurnal, majalah, dokumen, ataupun artikel. Hasil penelitian bahwa urgensi pendidikan anak usia dini sangat penting, anak memasuki masa emas yang butuh dukungan dan stimulasi mengoptimalkanpotensi diri dan memiliki daya ingat yang cepat di serap otak dan di simpan dalam jangka panjang, sehingga anak lebih siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pentingnya pendidikan bagi anak usia dini dapat menjadi bekal anak dan kesiapan anak menghadapi tantangan perubahan zaman yang semakin sulit. Orangtua juga selalu meningkatkan pengetahuan perkembangan ilmu mendidik anak.