Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Di Tanjungpinang
Ezah Fatmatus Saruroh;
Saepuddin Saepuddin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9917
Pendidikan merupakan hal yang penting, maka untuk mencapai tujuan pendidikan dibutuhkan guru yang berkompeten. Salah satu cara untuk melihat guru yang berkompeten adalah dengan melihat status kelulusan Ujian Kompetensi Guru (UKG) hingga tahap sertifikasi. Sedangkan di Tanjungpinang masih ditemukan guru yang belum lulus dalam mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) hingga tahap sertifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terbuka, dokumentasi dan observasi partisipan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Kepala sekolah sudah melaksanakan strateginya dengan baik dalam meningkatkan kompetensi guru di SDN 002 Tanjungpinang Timur, hal ini dibuktikan dengan data guru yang terus bertambah dan lulus dalam mengikuti UKG hingga tahap sertifikasi. Strategi yang dilakukan kepala sekolah adalah; (1) Membuat program pelatihan internal, (2) Mendorong guru mengikuti KKG (Kelompok Kerja Guru), pelatihan, seminar, diklat berjenjang dan melanjutkan pendidikan, (3) Mengagendakan kegiatan supervisi hingga evaluasi, (4) Pengadaan fasilitas belajar, (5) Mendorong guru agar terus kreatif dan inovatif, (6) Membangun kerja sama dengan staf Tata Usaha dalam membantu guru untuk sertifikasi.
Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Amiruddin Siahaan;
Anggun Sari Fadilla;
Chairunnisa Sagala;
Isma Hayati;
Sandy Pranata Tarigan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9918
Artikel jurnal ini dituliskan dengan tujuan utama yaitu untuk mengetahui peran dari kepala sekolah selaku pemimpin tertinggi dalam struktur organisasi di sekolah dalam hal peningkatan mutu pendidikan, kepemimpinannya, serta tugas dan juga peran dari seorang kepala sekolah untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang ia pimpin, kepemimpinannya sebagai kepala sekolah, serta tugas dan perannya sebagai kepala sekolah dalam rangka untuk dapat menghasilkan suatu proses dan produk pendidikan yang berkualitas. Mutu adalah hal yang sangat penting dalam sebuah instansi terutama dalam pendidikan. Dengan mutu pendidikan yang baik maka diharapkan sekolah tersebut akan dapat mewujudkan cita citanya yaitu untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan juga berkualitas. Demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas ini maka sangat diperlukan kepala sekolah yang mampu untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya, karena itu merupakan pionir yang menggerakkan segala perubahan untuk menuju pendidikan yang berkualitas. Kepala Sekolah bukan hanya bertugas sebagai pemimpin upacara di hari senin saja, atau bukan pula sebagai orang yang menunggu surat masuk lalu menandatanganinya, akan tapi lebih dari pada itu peran kepala sekolah adalah untuk dapat mewujudkan kualitas pendidikan yang baik di sekolah. Khususnya kepala sekolah berperan dalam peningkatan mutu pendidikan adalah melakukan supervise, bimbingan serta evaluasi berkesinambungan menuju program sukses yang telah ditentukan, direncanakan dan disusun sebelumnya secara terencana dengan proses manajmen yang ada.
Kajian Postmoderenisme Terhadap Pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia
Hengki Firmanda;
Nurhazlina Afia;
Suci Rahmadani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9919
Pandangan postmodernisme tentang pemindahan Ibukota Negara juga terkait dengan budaya konsumsi, bahkan Budaya Hedonis lebih jauh dari postmodernisme. Penelitian ini dilakukan dengan Tinjauan Pustaka dengan penekanan pada pandangan postmodernisme tentang dampak perpindahan ibukota terhadap budaya masyarakat lokal serta isu-isu yang berkaitan dengan pemeliharaan budaya. Kepemilikan lahan, ekonomi, tingkat pemerintahan dan kebutuhan masyarakat. Pandangan Postmodernisme dalam menggerakkan Ibukota Negara antara lain akan budaya konsumsi yang tinggi baik Negara maupun masyarakat sebagai akibat Pemindahan Ibukota Negara, akan muncul Budaya Hedonis dan lebih jauh lagi pemikiran Postmodernisme yang menggerakkan Ibukota akan mengarah pada kenyataan atau pada kenyataannya Pemindahan Ibukota Negara akan kental ada imajinasi
Penerapan Hukum Terhadap Pelaku Kejahatan Tidak Pidana Akses Ilegal
Mohd. Yusuf DM;
Maysarah Maysarah;
Deo Abdika;
Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9920
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) merupakan hukum siber pertama di Indonesia yang tujuannya untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang melakukan transaksi secara elektronik. Munculnya kejahatan dengan menggunakan media internet banyak disebabkan oleh faktor keamanan pelaku dalam melakukan kejahatan dan kurangnya aparat penegak hukum yang memiliki kemampuan dalam penguasaan informasi dan teknologi. Metode yang digunakan adalah normatif. Tujuan pembuktian bagi terdakwa atau penasihat hukum adalah sebagai upaya meyakinkan hakim, yaitu berdasarkan bukti-bukti yang ada, untuk menyatakan terdakwa dibebaskan atau dibebaskan dari tuntutan hukum atau pengurangan hukumannya. Pembuktian dalam proses pemeriksaan persidangan mempunyai tujuan bagi penuntut umum yaitu sebagai salah satu bentuk upaya meyakinkan Hakim yang didasarkan pada bukti-bukti yang ada. Dakwaan JPU sesuai dengan pasal-pasal yang didakwakan kepada terdakwa dan diperkuat dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Pasalnya, perbuatan terdakwa memenuhi unsur Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008.
Analisis Sistem Tahapan Sidang Tahanan Rutan di Masa Pandemi Covid-19 di Rutan Kelas II B MANNA
Syahrun Alfiqri;
Ali Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9922
Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung kurang lebih 2 tahun ini membuat banyak perubahan sistematis dibeberapa instansi, salah satunya pada sistematis pelaksanaan persidangan. Diketahui bahwa kini pelaksanaan persidangan telah dilaksanakan secara daring yang telah diatur melalui Peraturan Mahkamah Agung No. 4 Tahun 2020 tentang Administrasi dan Persidangan Perkara Pidana di Pengadilan Secara Elektronik. Seperti pada Rutan Kelas II B Manna yang melakukan persidangan secara daring, dengan didampingi perwakilan dari kejaksaan, persidangan dilakukan secara daring. Pada saat persidangan terdakwa dapat didampingi oleh advokadnya dan harus mengikiti SOP yang telah ditetapkan. Peraturan baru terhadap persidangan ini tidak lain bukan karena untuk mencegah penularan virus Covid-19 pada Rutan. Dalam hal pelaksanaan di Rutan, terdakwa menggunakan media video call yang telah disediakan oleh pihak LPKA/ RUTAN. Agar pelaksanaan persidangan perkara pidana secara elektronik berjalan dengan lancar , taat asas sesuai dengan system hukum yang berlaku di Indonesia, dan diharapkan dibentuk satu tim khusus yang terdiri dari para penegak hukum baik di pengadilan, kejaksaan maupun di Lembaga Pemasyarakatan agara persidangan perkara pidana secara elektronik berjalan dengan lancar.
Keterkaitan Usia dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Hipertensi dan Asam Urat Pada Lansia
Etika Dewi Cahyaningrum;
Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri;
Yuli Dwi Hartanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9923
Masalah kesehatan pasti akan terjadi pada lansia akibat proses menua yang dialami. Proses menua akan membuat lansia mengalami kemunduran kondisi secara fisik. Gangguan kesehatan yang sering dialami adalah hipertensi dan asam urat. Kondisi ini jika tidak diatasi akan membuat lansia mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas harian sehingga cepat mengalami kemunduran hingga kecacatan. Hipertensi dan asam urat seringkali dikaitkan dengan usia dan obesitas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian hipertensi dan asam urat. Penelitian ini menggunakan penelitian cross-sectional dengan menggunakan 30 responden lansia yang berada di Posyandu wilayah RW XII Desa Ledug Kecamatan Kembaran Banyumas. Pengambilan sampel menggunakan secraa total sampel. Hasil didapatkan bahwa 90% lansia berusia 60 hingga 69 tahun, 60% memiliki indeks massa tubuh normal, 46.7% mengalami pre-hipertensi, dan 60% memiliki kadar asam urat normal. Analisis bivariate menunjukkan bahwa usia memiliki nilai p 0,364 dan indeks massa tubuh (IMT) memiliki nilai p 0,345 dengan tekanan darah. Sedangkan usia memiliki nilai p 0,384 dan indeks massa tubuh (IMT) memiliki nilai 0,691. Hasil disimpulkan bahwa usia dan IMT tidak berhubungan dengan hipertensi dan asam urat.
Perspektif Humanisme Carl Ransom Rogers Terhadap Kebebasan Berpikir dan Berpendapat Pada Kata-Kata Bijak Buya Hamka
Rizki Eka Putra;
Syihabuddin Syihabuddin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9924
Kebebasan berpikir dan berpendapat merupakan sifat alami manusia yang terbentuk dari berbagai macam aspek, salah satunya aspek pendidikan dan pengalaman. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan media sosial sebagai salah satu media untuk menuangkan hasil buah pikiran manusia telah melahirkan berbagai macam kasus kebebasan berpikir dan berpendapat yang keluar dari norma-norma kesopanan. Oleh karena itu penting untuk mengetahui bagaimana kebebasan berpikir dan berpendapat secara baik dan benar. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana perspektif humanisme Carl Ransom Rogers terhadap kebebasan berpikir dan berpendapat pada kata-kata bijak Buya Hamka. Peneliti menjadikan kata-kata bijak Buya Hamka sebagai objek penelitian karena Buya Hamka adalah ulama yang teguh pendirian dan tegas dalam bersikap namun tetap berpijak pada hal-hal yang dianggapnya benar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Data yang didapat dianalisis berdasarkan perspektif humanisme Carl Ransom Rogers. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan unsur-unsur humanisme menurut perspektif Carl Ransom Rogers dalam kata-kata bijak Buya Hamka yang mengindikasikan bahwa Buya Hamka memiliki kebebasan dalam berpikir dan berpendapat selama hal yang dibelanya benar.
Implementation of Policy Perbup Dompu Number 20 of 2021 Concerning Guidelines for Management of Grant Expenditures and Social Assistance Introduction
M Dul Baykin;
Ety Rahayu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9925
Kabupaten Dompu memiliki aturan khusus tersendiri dalam pengelolaan pemerintah daerahnya. Hal tersebut diatur dalam kebijakan Perbup Dompu Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Hibah Dan Bantuan Sosial, menjelaskan bahwa penerbitan kebijakan tersebut sebagai strategi kebijakan untuk menyikapi terjadinya risiko sosial dan kerentanan sosial. Melalui kebijakan ini dapat membantu masyarakat baik individu, keluarga, kelompok/komunitas, lembaga organisasi di Kabupaten Dompu. Terjadinya risiko sosial dan kerentanan akan berdampak pada krisis sosial, krisis ekonomi, krisis politik, dan bencana alam. Penelitian ini mengkaji bagaimana proses implementasi kebijakan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sasaran implementasi kebijakan pemberian bantuan dana hibah dan bantuan sosial tepat pada sasaran yang sesuai dengan pedoman Perbup yakni memberikan bantuan kepada berbagai komunitas/kelompok, lembaga organisasi, namun disisi lain pada proses pelaksanaanya belum optimal karena antara implementasi dengan perencanaan Perbup tidak sesuai. Implementasi kebijakan tersebut ditemukan kendala yang dihadapi oleh pemerintah daerah yakni sumber daya pada komunitas/kelompok dan lembaga organisasi.
Pengaruh Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang
Ai Elis Karlinda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9926
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Pendidikan, pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai pada PDAM Kota Padang. Metode pengumpulan data melalui Angket dan studi kepustakaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan uji parsial ( uji t ) diperoleh : (a) Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai yang terlihat bahwa tingkat signifikan lebih kecil dari alpha (0,011< 0,05). (b) Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai yang terlihat bahwa tingkat signifikan lebih kecil dari alpha (0,001 < 0,05). (c) Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai yang terlihat bahwa tingkat signifikan lebih kecil dari alpha (0,006 < 0,05). (d) Pendidikan, Pelatihan Dan Pengembangan Karir secara Bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan tinngkat signifikan lebih kecil dari alpha (0,000 < 0,05).
The Influence of Customer Value and Designed Attributes on Tourist Experience at Wildlife Park Tourism Objects and Kinantan Culture, Bukittinggi City
Suhery Suhery;
Windi Khairiyyah. H;
Muthia Roza Linda;
Deni Suwandhani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9927
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Customer Value dan Atribut Didesain terhadap Pengalaman Wisata pada Objek Wisata Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Kota Bukittinggi. Sampel penelitian ini adalah seluruh pengunjung Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan di Kota Bukittinggi. Sampel penelitian ini sebanyak 140 responden. Memanfaatkan kuesioner, informasi studi dikumpulkan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Menurut temuan penelitian ini, Nilai Pelanggan memiliki pengaruh yang besar terhadap Pengalaman Wisata di Taman Wisata Margasatwa dan Budaya Kinantan di Kota Bukittinggi. Di Taman Wisata Margasatwa dan Budaya Kinantan di Bukittinggi, Indonesia, Atribut yang Didesain berpengaruh signifikan terhadap Pengalaman Wisatawan. Di Taman Wisata Margasatwa dan Budaya Kinantan di Bukittinggi, Indonesia, Nilai Pelanggan dan Atribut Desain memiliki efek gabungan atau simultan yang cukup besar terhadap Pengalaman Wisatawan.