cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Alih Kode dan Campur Kode dalam tuturan Masyarakat Perumahan Palumbonsari Kabupaten Karawang : Kajian Sosiolinguistik Nabila Wahyuning Tyas; Uah Maspuroh; M. Januar Ibnu Adham
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11204

Abstract

Kedwibahasaan dapat diartikan sebagai masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menguasai dua bahasa, penggunaan dua bahasa oleh seorang penutur dalam berkomunikasinya dengan orang lain secara bergantian hal tersebut seringkali menimbulkan kesalahan dalam berbahasa seperti pengalihan dan pencampuran bahasa saat berkomunikasi sehingga terjadinya fenomena alih kode dan campur kode. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang fenomena kesalahan kebahasaan mengenai bentuk alih kode dan campur kode serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam tuturan masyarakat Perumahan Palumbonsari. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dan teknik yang digunakan adalah teknik simak, rekam dan catat. Teknik analisis dalam penelitian ini merupakan teknik deskripsi, identifikasi, dan klasifikasi. Hasil penelitian ini berupa ditemukannya bentuk alih kode internal berupa alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Sunda dan alih kode dari bahasa Sunda ke bahasa Indonesia. Campur kode yang ditemukan dalam penelitian yaitu campur kode berupa penyisipan kata, penyisipan frasa, dan campur kode berupa pengulangan kata. Faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode tersebut merupakan faktor dari penutur, faktor kebiasaan, dan faktor maksud tujuan penutur.
Penerapan Nilai-nilai Pengetahuan Filasafat dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keagamaan di Sekolah Dasar Eli Sasmita; Desyandri Desyandri; Yeni Erita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11205

Abstract

Filsafat merupakan ilmu pengetahuan yang menyelidiki hakikat segala sesuatu tentang hakikat kebenaran. Salah satu bidang yang memerlukan filsafat adalah Pendidikan. Dalam realisasinya di sekolah- sekolah tidak terlepas dengan kajian filsafat, terutama sekolah dasar, dengan ilmu filsafat berusaha mencari jalan keluar dari berbagai persoalan mengenai ilmu pengetahuan, landasan dan hubungan dari segala segi ruang lingkup pendidikan. Tidak hanya yang berkaitan dengan yang fakta saja tapi juga dalam pembentukan kesadaran siswa dalam melaksanakan kegiatan ibadah sehari-hari, disini dengan ilmu filsafat dapat mengarahkan siswa agar nantinya siswa dapat menyakini bahwa adanya Allah, dan segala yang ada di bumi ini adalah ciptaanNya, maka dengan keyakinannya itu siswa mau patuh dan taat untuk melaksanakan segala yang di perintahkan dan meninggalkan segala larangan. Selain itu siswa mampu untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah dalam kesehariannya. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dimana data yang di kumpukan dari hasil observasi dan wawancara maka terlihat masih minimnya kesadaran siswa dalam beribadah, maka disini lah peran pengetahuan tentang filsafat keislaman dalam rangka meningkatkan ketaqwaan siswa.
Tujuan Pendidikan Merdeka Belajar Terhadap Pandangan Filsafat Humanisme Rahma Taher; Desyandri Desyandri; Yeni Erita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11206

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk melihat konsep merdeka Belajar dari sudut pandang filosofi humanism. Merdeka Belajar adalah ide yang memberikan kebebasan guru dan siswa untuk memilih sistem pembelajaran yang diinginkan. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana belajar dan sistem pendidikan yang lebih bermakna serta mengutamakan kompetensi dan pengalaman belajar. konsep belajar mandiri menawarkan lebih banyak fleksibilitas dan kebebasan bagi penyelenggara pendidikan dalam merencanakan dan mengelola pembelajaran. Para pelaku dalam bidang pendidikan ini beragam mulai dari lembaga pendidikan, mulai dari guru hingga siswa. Agar konsep self-directed learning dapat dilaksanakan dengan baik dan benar, penerapannya idealnya harus dilihat dari perspektif filsafat pendidikan. Salah satunya menggunakan pandangan filsafat humanisme.
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar Feri Novriadi; Desyandri Desyandri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11207

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang peningkatan kreativitas belajar siswa pada bidang matematika dengan menggunakan materi pembelajaran media macro flash. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang mana sumberdanya di peroleh dari daca naratif dalam bentuk kata-kata melalui fenomena yang diteliti. Penelitian ini dilakukan di sebuah Sekolah Dasar Negeri di kota Padang dengan jumlah peserta didik 25 orang. Adapun Teknik pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan yaitu menggunakan teori Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ialah diketahui sebagain besar dari peserta didik sangat tertarik menggunakan media pembelajaran macromedia flash dalam proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan melalui observasi yang peneliti lakukan dimana peserta didik berantusias, bersemangat serta aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Hal ini juga di dukung oleh hasil wawancara dan pengisian qunsionel oleh peserta didik yang mana menunjukan bahwa peserta didik sangat senang jika melibatkan media pembelajaran macromedia flash dalam proses pemblajaran karena tampilan dari macromedia flash menarik dan mudah di pahami. Dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat peningkatan kreativitas peserta didik menggunakan media pembelajaran macromedia flash di sekolah dasar pada mata pelajaran matematika.
Analisis Model Good School Governance pada Sekolah Vokasi Fajriana Fajriana; Siraj Siraj; Atta Illah; Muhammad Chairil Abnu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11208

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Aceh berdasarkan lulusan dari universitas sebesar 6,53%, diploma 7,27%, SMK 10,55%, SMA 8,88%, SMP 4,76% dan pengangguran tamatan SD sebesar 2,88%. Studi pendahuluan pada beberapa SMK di Kota Lhokseumawe ditemukan suatu fenomena emperikal dan teorikal yang sistematis terkait manajemen mutu SMK. Orientasi konsensus merupakan prinsip good school governance yang memediasi berbagai kepentingan untuk mencapai konsensus luas tentang apa yang menjadi kepentingan terbaik warga sekolah mengenai kebijakan dan prosedur. Tujuan penelitian ini difokuskan pada upaya menghasilkan gambaran implementasi dan analisis penyelenggaraan pendidikan vokasi yang berorientasi pada konsensus sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuaia dengan kriteria dunia usaha dan industri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersifat library research. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah daftar check-list klasifikasi bahan penelitian, skema/peta penulisan dan format catatan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (Content Analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatkan kinerja SMK didasari pada prinsip pendidikan berbasis konsensus dengan mengotimalkan kepemimpinan, strategi, pelanggan, pengukuran analisis dan manajemen pengetahuan, tenaga kerja, operasi, dan hasil. Kriteria tersebut harus berlandaskan pada visi misi SMK, yang menjadi nilai dan konsep utama arah pengembangan sekolah, sehingga dapat memenuhi bahkan melampaui Standar Nasional Pendidikan.
Efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Adlerian Untuk Meningkatkan Harga Diri Siswi di Mas Ti Candung Hulvi Husnia; Masril Masril; Silvianetri Silvianetri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11209

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan bahwa ada siswa di MAS TI Candung yang memiliki harga diri rendah. Konselor sekolah merupaksan salah satu pihak yang berupaya membantu siswa dalam meningkatkan harga dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkatan harga diri sisiwi di MAS TI Candung serta untuk melihat keefektivan konseling kelompok pendekatan Adlerian untuk meningkatkan harga diri siswi di MAS TI Candung. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimen dengan bentuk desain The One-Group Pre-Test Post-Test. Sampel penelitian adalah siswa kelas X MAS TI Candung yang berjumlah tujuh orang yang memiliki harga diri rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala harga diri. Data dianalisis menggunakan uji t paired dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 25 dan uji N-Gain.Temuan penelitian menunjukkan bahwa harga diri siswi kelas X di MAS TI Candung sebelum diberikan bimbingan kelompok pendekatan Adlerian (pretest) berada pada kategori rendah dan sesudah diberikan konseling kelompok pendekatan Adlerian (posttest) berada pada kategori sedang. Hal ini mengungkapkan terdapat perbedaan harga diri sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok pendekatan Adlerian, jadi dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok pendekatan Adlerian efektif dalam menigkatkan harga diri siswi di MAS TI Candung. Oleh karena itu Konselor sekolah disarankan untuk dapat mengembangkan layanan bimbingan dan konseling terutama layanan konseling kelompok pendekatan Adlerian untuk membantu meningkatkan harga diri siswi.
Perbedaan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ski Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperativ Tipe Jigsaw Kelas VIII di MTS Swasta Tarbiyah Islamiyah Canduang Zahra Suryadi; Wedra Aprison
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11210

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas VIII MTs Swasta Tarbiyah Islamiyah Canduang menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam masih rendah, karena model pembelajaran yang digunakan guru masih monoton. Salah satu upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam yaitu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah ada perbedaan antara aktifitas dan hasil belajar siswa ketika menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan model konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara aktivitas dan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VIII MTs Swasta Tarbiyah Islamiyah Canduang pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen jenis The Static Group Comparison. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Swasta Tarbiyah Islamiyah Candung yang berjumlah 32 orang yang dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala likert dan test dengan soal. Data dianalisis menggunakan uji t independen sampel test dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada kelas eksperimen berkisar 83-87 yang terkategori sering bertanya dan memberikan jawaban dengan rata-rata 84,81. Sedangkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw mendapatkan hasil berkisar antara interval 7-8 yang terkategori baik, dengan persentase 63%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran SKI yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terdapat perbedaan yang signifikan dengan penerapan model pembelajaran konvensional, dengan nilai perolehan dari hasil uji T independen sampel t-test Sig. (2 Tailed) 0,005 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Sedangkan pada data hasil belajar diperoleh nilai uji t, yaitu nilai Sig. (2 Tailed) 0,010 < 0,05. Maka kesimpulannya ketika nilai pengujian independen sampel t-test kecil dari 0,05, maka Ha di terima, dan Ho di tolak.
Kriteria Standar Penilaian Pendidikan Yang Diimplementasikan Oleh Mis Piladang Kabupaten Lima Puluh Kota Silvia Marlina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11211

Abstract

Standar Penilaian Pendidikan Adalah Standar Untuk Mengukur Hasil Belajar Siswa Yang Meliputi Metode, Prosedur, Dan Instrumen, Dimana Penilaianberupa Komponen Penting Dari Sistem Pendidikan. Diperlukan Norma Yang Jelas Dan Operasional Untuk Penilaian Pendidikan. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 Yang Terdiri Dari 8 Bab Dan 15 Pasal Mengatur Tentang Standar Penilaian Pendidikan Di Indonesia. Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengkaji Standar Pendidikan Yang Terimplementasi Di Mis Piladang Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Pendekatan Penelitian Ini Dilakukan Secara Kualitatif. Temuan Penelitian Mengungkapkan Bahwa Standar Penilaian Pendidikan Di Mis Piladang Kabupaten Lima Puluh Kota Mencakup Kriteria Penilaian Tertentu, Dimana Sebagai Sebuah Lembaga Pendidikan Harus Mempertimbangkan Dua Kriteria Utama Untuk Menilai Hasil Belajar: Standar Untuk Menentukan Peningkatan Kelas Dan Kriteria Untuk Menentukan Kelulusan. Cakupan, Tujuan, Manfaat, Prinsip, Teknik, Prosedur, Dan Alat Ukur Hasil Belajar Peserta Didik Termasuk Dalam Kriteria Penilaian. Kriteria Tersebut Menjadi Rekomendasi Penilaian Yang Dilakukan Oleh Pendidik, Satuan Pendidikan, Dan Pemerintah Sebagai Acuan Dalam Bsnp, Standar Penilaian Untuk Pendidik Meliputi Standar Umum, Standar Perencanaan, Standar Pelaksanaan, Persyaratan Pengolahan Dan Pelaporan Hasil Penilaian, Dan Standar Penggunaan Hasil Penilaian. Bsnp Telah Menetapkan Konsep Dan Kriteria Untuk Masing-Masing Tolok Ukur Tersebut.
Analisis Analisis Penggunaan Aplikasi Wordwall Pada Pembelajaran IPA Kelas IV di Sekolah Dasar Siska Tresia Oktari; Desyandri Desyandri; Yenni Erita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11213

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi aplikasi wordwall dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar terutama dalam pembelajaran IPA. Adapun jenis penelitian ini adalah study literatur. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan mencari beberapa jurnal, artikel, buku, majalah yang relevan dengan judul penelitian yang dilakukan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menurut Teknik analisi data yang dipakai adalah teori dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Media pembelajaran wordwall merupakan salah satu media interatif yang dapat meningkatkan motivasi dan minat peserta didik dalam belajar terutama dalam belajar IPA. Media pembelajaran wordwall merupakan media yang mudah di dapatkan, tidak membutuhkan biaya yang besar dalam penggunaannya. Media ini juga menyediakan materi dan soal yang menarik yang pastinya peserta didik akan tertarik dalam menggunakannya, dengan demikian seacra tidak langsung hasil belajar siswa akan mengalami peningkatan. subjek penelitian ini adalah Kepala Perpustakaan, Objek dan penelitian ini adalah artikel yang berisikan tentang deskripsi penggunaan media media pembelajaran berbasis aplikasi wordwall dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar terutama dalam pembelajaran IPA.
Pajak Penghasilan Umum: Pentingkah Melaporkan Pajak? Ahmad Qodri; Galuh Tresna Murti; Putri Azka Maqolani; Valerina Gracia Yohanes
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11222

Abstract

Penerimaan pajak merupakan sumber dana bagi suatu negara. Fungsi pajak adalah sebagai alat untuk menentukan ekonomi politik suatu negara, pajak memiliki kegunaan dan manfaat yang mendasar dalam meningkatkan kesejahteraan umum, oleh karena itu pajak sangat penting untuk menambah sumber dana bagi pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, yang dapat digunakan untuk kemakmuran rakyatnya, sebagaimana ditentukan dalam undang-undang perpajakan dimana akan ada sanksi apabila dilanggar. Untuk mendukung kemajuan pembangunan Indonesia diperlukan peran serta masyarakat dan kesadaran akan kewajiban perpajakan, karena bagaimanapun hasil penerimaan pajak masyarakat juga digunakan untuk kepentingan masyarakat. Pelaporan pajak sendiri sangat bermanfaat sebagai bentuk pengakuan atas seberapa besar kontribusi yang dilakukan terhadap pajak negara dan dampaknya terhadap kontribusi pembangunan di Indonesia. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui betapa pentingnya pelaporan pajak. Dengan menggunakan metode penelitian data sekunder dan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini untuk mengetahui lebih jauh tentang pentingnya dan metode pelaporan pajak.