cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
The Correlation Between Students’ Mastery In Bound Morphemes And Students’ Mastery In Writing Narrative Text Erika sinambela; Caroline Caroline; Arsen Pasaribu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14251

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada korelasi antara penguasaan siswa dalam morfem dan penguasaan siswa dalam menulis teks naratif. Morfem terbagi menjadi dua jenis, yaitu morfem bebas dan morfem terikat. Dalam hal ini peneliti hanya akan memperhatikan morfem terikat dalam menulis teks naratif. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian korelasional. Artinya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara dua variabel yaitu; penguasaan keterampilan menulis siswa sebagai variabel terikat dan penguasaan Morfem Terikat siswa sebagai variabel bebas. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas satu SMA HKBP Sidorame Medan. Ada delapan kelas paralel dan setiap kelas terdiri dari 40 siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas satu SMA HKBP Sidorame Medan. Ada delapan kelas paralel dan setiap kelas terdiri dari 40 siswa. Berdasarkan data hasil analisis data, diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan siswa dalam Bound Morphemes dan penguasaan siswa dalam teks Writing Narrative. Penulis menyimpulkan bahwa hasil tes tata bahasa (Morfem Terikat) siswa di SMA HKBP Sidorame Medan adalah 86,05. Dari tes menulis narasi, penulis menemukan rata-ratanya adalah 83,64. Berdasarkan reliabilitas data hasil tes pilihan ganda diperoleh hasil 0,99 yang berarti siswa dapat menjawab soal dengan benar.
Peran Guru Bidang Studi Ilmu Sosial Dalam Menguatkan Pendidikan Karakter Terhadap Generasi Z Anni Novanta Sinulingga; Grevel Odes Silaban; Hendry Sihombing; Masrial Zebua; Yosua Marasi Parningotan Siagian; Hotden Leonardo Nainggolan; Tongam Sihol Nababan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14252

Abstract

Generasi Z merupakan peserta didik yang lahir pada tahun 1996-2009. Generasi Z merupakan generasi yang mahir terhadap kemajuan teknologi. Pendidikan karakter wajib berjalan dengan pandangan kognitif, afektif, ataupun psikomotorik dalam menyiapkan generasi muda untuk keberlangsungan kehidupan warga serta bangsa yang lebih bagus di era depan. Tujuannya dilakukan penelitian ini adalah mengetahui peran guru Bidang Studi Ilmu Sosial dalam membentuk karakter peserta didik generasi Z. Keteladanan guru Bidang Studi Ilmu Sosial dalam membentuk karakter peserta didik generasi Z. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan kajian berbagai literature yang diperoleh sesuai dengan pokok bahasan. Hasil kajian pembahasan menunjukkan bahwa keteladanan guru dapat dilakukan oleh seluruh guru dalam pengembangan pendidikan karakter di sekolah, sebab apa yang dilakukan ialah cikal akan guru yang bisa digugu dan ditiru. Guru yang baik kehadirannya selalu dinantikan dan dirindukan oleh anak didiknya. Kesimpulan dari hasil kajian adalah bahwa keteladanan berbentuk tutur, tindakan, watak, serta performa buat diaplikasikan yang mempunyai akibat positif yang amat besar untuk kemajuan kepribadian partisipan ajar. Guru menjadi role model kepada peserta didik di dalam mengajarkan pendidikan karakter.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Subtema 2 Pentingnya Udara Bersih Bagi Pernafasan Kelas V SD Negeri 091607 Sinaksak Tiopan Simanungkalit; Lisbet Novianti Sihombing; Eva Pasaribu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14253

Abstract

Pemilihan model pembelajaran sangat berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar siswa, selama ini pendidik sering menggunakan metode ceramah karena metode ini dianggap pendidik merupakan metode yang efisien dalam penyampaian materi kepada peserta didik berupa informasi kemudian peserta didik mendengarkan dan mencatat apa yang dijelaskan oleh pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada subtema 2 pentingnya udara bersih bagi pernapasan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest. Populasi penelitian ini yang berjumlah 138 siswa, maka sampel pada penelitian ini kelas V yang berjumlah 24 siswa. Berdasarkan hasil hasil analisis uji data yang dilakukan. Uji hipotesis dari hasil tes peserta didik diperoleh Thitung Sebesar 28,135 dan Ttabel Sebesar 1,677, dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima yang menandakan bahwa terdapat pengaruh pada peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model problem based learning dibibandingkan dengan pembelajaran biasa. Terdapat perubahan pada pembelajaran siswa dengan menggunakan model problem based learning siswa menjadi berpikir kritis dan aktif dalam memecahkan masalah dengan teman satu kelompok, dibandingkan tidak menggunakan model problem based learning siswa pembelajaran cenderung monoton dan kurang memperhatikan guru. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada model problem based learning terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 091607 Sinaksak.
Peran Mata Kuliah Modul Nusantara dalam Mengenal Tari Goyang Karawang melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Betesda Lumban Gaol; Nora Winda Ritonga; Monalisa Marta Siahaan; Gr.Bangun Munthe
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14259

Abstract

Modul Nusantara merupakan salah satu mata kuliah wajib dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Modul Nusantara adalah rangkaian kegiatan yang difokuskan untuk menciptakan pemahaman tentang kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial yang didesain melalui pembimbingan secara berurutan dan berulang. Modul Nusantara bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang kebhinekaan, wawasan kebangsaan, dan cinta tanah air tentang Goyang Karawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran mata kuliah Modul Nusantara dalam mengenal seni Karawang : Goyang Karawang. Subjek penelitian ini adalah Tim Parasika yang berkuliah di UNSIKA (Universitas Singaperbangsa Karawang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, pengamatan langsung, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa mata kuliah Modul Nusantara memiliki peran mengenal goyang Karawang bagi pengetahuan mahasiswa inbound UNSIKA (Universitas Singaperbangsa Karawang) melalui mengamati langsung Goyang Karawng dan mengetahui keindahan dalam Goyang Karawang.
Penggunaan Model Proyek Belajar Karakter (PBK) dalam Pembelajaran Menulis Teks Diskusi Siswa Kelas IX SMP Amelia Juanda; Nursaid Nursaid
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14260

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan model Proyek Belajar Karakter (PBK) dalam pembelajaran menulis teks diskusi dan menganalisis penggunaan proyek belajar karakter dalam meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif-analisis. Adapun populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas IX SMP Negeri 22 Kota Padang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 sampel yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen utama yang digunakan adalah peneliti sendiri. Dalam penelitian ini juga menggunakan angke terbuka sebagai instrumen pendukung yang disebarkan kepada 31 orang sampel. Hasil peneliian ini menunjukkan bahwasannya penggunaan model proyek belajar karakter (PBK) dapat meningkatkan hasil kerja siswa dalam menulis teks diskusi. Peningkatan hasil tersebut dapat dilihat dari penggunaan struktur dan deretan proses yang ada pada teks karya siswa. Selain itu, penggunaan model ini juga dapat meningkatkan semangat dan motivasi siswa dalam melakukan pembelajaran menulis teks diskusi.
Hubungan Antara Spiritualitas Dengan Pemaafan (Forgiveness) Pada Individu Yang Percaya Menjadi Korban Suanggi Di Kota Ambon Jean Florens Pietersz
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara spiritualitas dan pemaafan pada individu yang percaya sebagai korban suanggi di Kota Ambon. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 orang, rentang usia 18-60 tahun dengan menggunakan teknik snowball sampling. Alat ukur untuk spiritualitas menggunakan skala Spiritual Scale dengan koefisien alfa cronbach sebesar 0,871 dan skala pemaafan menggunakan The Transgression-Related Interpersonal Motivations Inventory (TRIM–18) dengan koefisien alfa cronbach sebesar 0,827. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik Pearson Product Moment dengan r = 0,477 dan signifikan = 0,004 (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara spiritualitas dengan pemaafan pada individu yang percaya sebagai korban suanggi di Kota Ambon. Artinya semakin tinggi spiritualitas pada individu yang percaya sebagai korban suanggi, maka semakin tinggi juga pemaafan pada individu yang percaya sebagai korban suanggi demikian sebaliknya.
Pengembangan Sistem Informasi Dan Penerapanya Pada Organisasi Dakwah Erwan Efendy; M Ichsan Fajar; Nasrun Al Masdan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14266

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan sistem informasi dan penerapannya pada organisasi dakwah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi dakwah dalam menjalankan kegiatannya melalui pemanfaatan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada sebuah organisasi dakwah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem informasi pada organisasi dakwah dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses manajemen dan pelaporan kegiatan dakwah. Selain itu, penerapan sistem informasi juga dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih baik melalui data yang akurat dan real-time.
Citra Tubuh dan Kepercayaan Diri pada Mahasiswi yang Mengalami Kegemukan Laksmita Sekar Widhiasari; Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14268

Abstract

Kepercayaan diri merupakan suatu sikap atau perasaan yakin yang dimiliki oleh individu. Banyak faktor yang memengaruhi kepercayaan diri, salah satunya yaitu citra tubuh. Ketika individu memiliki kepuasan dengan keadaan fisiknya, maka individu akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan begitu juga sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang positif antara citra tubuh dan kepercayaan diri pada mahasiswi yang mengalami kegemukan. Partisipan pada penelitian ini adalah 212 mahasiswi aktif S1 di beberapa kota Indonesia yang mengalami kegemukan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan convinience sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala Multidimensional Body Self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS) dan Self-Confidence Scale. Analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara citra tubuh dengan kepercayaan diri pada mahasiswi yang mengalami kegemukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,196 dan signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05), artinya semakin mahasiswi memiliki citra tubuh yang posisif maka semakin tinggi juga kepercayaan diri pada mahasiswi yang mengalami kegemukan dan sebaliknya.
Gambaran Kecemasan akan Kematian pada Lansia yang Sudah Sayur Matua dalam Budaya Simalungun Sharon Lauranita Purba; Berta Esti Ari Prasetya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14269

Abstract

Suku Simalungun sebagai salah satu sub suku Batak memiliki dua pandangan terhadap kematian yaitu kematian sebagai duka; dan kematian yang dianggap sebagai suka cita (Sinaga, 2008). Kematian yang dianggap sebagai sukacita adalah bila orang yang meninggal sudah sayur matua. Istilah sayur matua dalam Simalungun diberikan kepada lansia yang berumur 60 tahun atau lebih dan yang dianggap telah selesai melaksakan tugasnya dan sebagai suatu simbol dari kesempurnaan hidup orang tua. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana gambaran kecemasan akan kematian pada lansia yang menurut pandangan suatu budaya sudah berada pada tahap kesempurnaan dan kebermaknaan hidup yaitu sayur matua. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan partisipan dipilih menggunakan purposive sampling. Penelitian dilakukan di desa Tigarunggu kabupaten Simalungun dari bulan September sampai dengan Oktober 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa walaupun ketiga partisipan sudah sayur matua, namun ketiga partisipan masih memiliki kecemasan akan kematian. Perbedaan pandangan dan makna sayur matua pada partisipan membuat kecemasan akan kematian antar partisipan dalam penelitian juga berbeda. selain itu sumber, bentuk dan dampak kecemasan akan kematian yang dialami memiliki perbedaan antara ketiga partisipan.
Analisis Implementasi Karakter Mandiri Melalui Project Based Learning (PJBL) Pada Pembelajaran Matematika Kelas IC di SD Supriyadi Semarang Niken Wulandari; Duwi Nuvitalia; Farida Nursyahidah; Aini Istikomah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14270

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi karakter mandiri melalui project based learning (PjBL) pada pembelajaran matematika kelas IC di SD Supriyadi Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Supriyadi Semarang. Informan dalam penelitian ini meliputi 27 peserta didik kelas IC di SD Supriyadi Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. Proses analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) inisiatif, (2) percaya diri, (3) motivasi, (4) disiplin, dan (5) tanggung jawab sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi karakter mandiri melalui problem based learning (PjBL) pada pembelajaran matematika kelas IC di SD Supriyadi Semarang diperlukan pembiasaan dalam kegiatan proses belajar mengajar.