Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Efektivitas Penggunaan Media Puzzle dalam Membaca Huruf Hijaiyyah
Putri Purnamasari;
Oyoh Bariah;
Nancy Riana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.705 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5683
Penelitian ini bertujuan untuk mendidik manusia agar mampu mengaplikasikan sebuah media pembelajaran dalam bentuk puzzle guna mengembangkan kemampuan membaca serta menulis huruf hijaiyah yang baik dan benar. Membaca huruf hijaiyyah pada anak usia dini dapat dilakukan dengan berbagai macam metode salah satunya adalah metode demonstrasi. Penggunaan metode pengajaran yang tepat dan sesuai dengan karakter anak dapat memfasilitasi perkembangan berbagai potensi dan kemampuan anak secara optimal sehingga tumbuhnya sikap dan perilaku positif bagi anak. Adapun media yang digunakan disini yaitu media puzzle.
Hubungan Motivasi Instrinsik Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri Olahraga Sriwijaya Palembang
Xena Lorens;
Leny Marlina;
Mutia Dewi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (359.805 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5684
Motivasi instrinsik adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kesadaran untuk belajar, kesadaran tersebut yang dapat membangkitkan semangat siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan kegiatan belajar dan memberikan arah kegiatan belajar demi mencapai tujuan. Siswa yang memiliki motivasi instrinsik sangat sedikit sekali untuk terpengaruh dari luar. Oleh karenanya, motivasi instrinsik ini sifatnya sangat kuat sebab siswa tersebut belajar berdasarkan kehendak dirinya sendiri bukan karena kehendak orang lain. Sehingga siswa belajar dikarenakan ingin memperoleh ilmu yang banyak dan ingin menjadi siswa yang pandai maka peran motivasi disini sangat penting, karena motivasi berperan untuk mendapatkan hasil belajar yang baik. Hasil belajar adalah kerjasama untuk menentukan nilai belajar siswa melalui kegiatan penilaian belajar. Hasil belajar menunjukkan kemampuan siswa yang telah melalui kegiatan belajar mengajar sehingga dapat menilai kemampuan siswa. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis adalah deskriptif. Subjek di dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N Olahraga Sriwijaya Palembang sebanyak 16 responden dari 154 populasi dengan teknik pengumpulan data berupa angket untuk mengukur motivasi instrinsik ( variabel X ) dan nilai raport untuk mengukur hasil belajar ( variabel Y ). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa hasil dari motivasi instrinsik terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam masuk ke kategori tinggi dan sedang dengan presentase tinggi 37,5% dan sedang 37,5%. Sedangkan tingkat hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dalam kategori sedang dengan presentase 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rhitung (0,706) rtabel (0,532) dengan taraf signifikan 5%. Maka, motivasi instrinsik terhadap hasil belajar siswa di SMA N Olahraga Sriwijaya Palembang memiliki hubungan yang signifikan.
Manajemen Pelayanan Perpustakaan Desa Krejengan Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo
Aimatul Mahmuda;
Abdul Hamid;
Ghufron Ghufron
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.485 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5688
Mengingat pentingnya perpustakaan bukan hanya untuk tempat membaca buku dongeng, ataupun tempat tersimpannya buku-buku tebal akan tetapi dapat mendukung pengembangan potensi diri masyarakat desa tersebut, akan tetapi membutuhkan perpustakaan yang berkembang. Maka fasilitasnya harus terlengkapi sertaa memiliki data-data sumber. informasi oleh masyarakat dalam pencarian infomasi tersebut agar dapat menumbuhkan atau meningkatkan minat baca masyarakat untuk ke perpustakaan. yang sangat dibutuhkan adalah seluruh pihak mulai dari masyarakat, perangkat desa dan kebijakan pemerintah karena suatu peranannya tidak kalah pentingnya. Masyarakaat dan pemerintah. desa dapat berperan penting untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya suatu perpustakaan dalam lingkungan masyarakat. maksud dari manajemen pelayanan perpustakaan desa serta apa saja standar operasional prosedur pelayanan yang diterapkan di perpustakaan desa dan bagaimana keefektifan pelayanan perpustakaan desa yang memuat tujuan minat dan budaya baca anak desa dan masyarakat, dan juga faktor pendukung dan penghambat, peneliti menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat kualitatif deskriptiif yaitu mencari fakta dengan intreprestasii yang sesuai, menjalani permasalahan yang di alami oleh masyarakat dengan situasi tertentu termasuk sikap-sikapnya, serta proses yang berlangsung dan pengaruhnya dari suatu permasalahan yang ada. dari hasil penelitian ada berbagai hal yang perlu dibenahi karenaa melihat dari pengunjung perpustakaan yaang kurang memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pihak pemerintah dan melihat pentingnya perpustakaan di lingkungan masyarakat desa krejengan tersebut maka dibutuhkan suatu pelayanan yang perlu di kembangkan lagi agar terdapat banyaknya minat baca anak serta masyarakat yang berada di desa krejengan kecamatan krejengan kabupaten propolinggo agar supaya menyadari adanya dampak dari pelayanan perpustakaan desa.
Strategy of Madrasah Supervisory Supervision in Improving the Quality of Education
Hanafi Yunus
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.232 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5690
Tujuan untuk dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran, pemahaman dan analisa mengenai strategi supervisi bagi pengawas madrasah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif menggunakan pendekatan analisis induktif dengan mengesampingkan hipotesis awal penelitian, tetapi mencari pola, bentuk dan tema-tema untuk dapat mengungkapkan data secara sistematis. Adapun hasil penelitian ini adalah dalam pelaksanaan supervisi, untuk meningkatkan mutu pendidikan, maka pengawas madrasah perlu memahami fungsi-fungsi supervisi yang merupakan tugas pokok sebagai supervisor pendidikan. Fungsi-fungsi utama supervisi pendidikan adalah: a) menyelenggarakan inspeksi, b) penelitian hasil inspeksi berupa data, c) penilaian, d) latihan, dan e) pembinaan. Hal inilah yang menjadi strategi bagi pengawas madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Fungsi Komite Madrasah dalam Mengatur Sarana dan Prasarana di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Khoir Menyono-Kuripan-Probolinggo
Alfi Nurdiana;
Abd Aziz Wahab;
Ismatul Izzah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.522 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5691
Dengan adanya otonomi pendidikan membuka era baru untuk masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam lembaga pendidikan. Komite madrasah sebagai jembatan penghubung antara masyarakat dengan madrasah dapat memudahkan tersampainya tujuan pendidikan dan aspirasi masyarakat. Penelitian yang dilakukan penulis memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek komite madrasah dengan mecari data tambahan ke PKM sanpras dan kepala sekolah. Pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara,dan dokumentasi.Pengumpulan data yang digunakan adalah merangkum data, penyajian data dan kesimpulan.Untuk mengetahui keabsahan data menggunakan trigulasi tehnik dan sumber.Hasil penelitian ini yaitu, fungsi komite madrasah sebagai pemberi pertimbangan (Advisory agency) dalam mengatur sarana dan prasarana dengan ikut serta dalam kegiatan rapat,(Controlling agency) dalam mengatur sarana dan prasarana terlaksana dengan keikutsertaan komite madrasah dalam proses pengawasan sarana dan prasarana. Dan fungsi komite madrasah sebagai mediator dalam mengatur sarana dan prasarana yaitu dengan, komite madrasah menjadi penyalur aspirasi dari masyarakat.Dengan repsentasi bahwa fungsi komite madrasah sesuai tugas fungsi seorang komite madrasah sudah berjalan dengan baik.
Hubungan Pendidikan Dalam Keluarga Dengan Sikap Rasa Hormat Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Nurhaswinda Nurhaswinda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.306 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5693
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dalam keluarga dengan sikap rasa hormat mahasiswa prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Dalam penelitian ini terdapat 21 responden yang dijadikan sampel penelitian sedangkan mahasiswa untuk uji coba 22 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel karena jumlah populasi yang relatif < 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, kuesioner (angket) dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis korelasi pearson product moment dengan taraf signifikan 0,05. pendidikan dalam keluarga dengan sikap rasa hormat mahasiswa prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai memiliki hubungan yang signifikan dimana thitung > ttabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan dalam keluarga dengan sikap rasa hormat mahasiswa prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dengan thitung > ttabel atau 3,014 > 1,721 dengan kontribusi sebesar 32,38% artinya terdapat hubungan yang signifikan terhadap pendidikan dalam keluarga dengan sikap rasa hormat.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Time Token Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Kelas Rendah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Nurhaswinda Nurhaswinda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.203 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5696
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika kelas rendah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe time token. Terdapat 7 indikator yang diukur dalam penelitian ini yaitu kemampuan berbagi, kemampuan menghargai, kemampuan menolong, kemampuan mengikuti petunjuk, kemampuan mengontrol emosi, kemampuan penyampaian pendapat. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah mahamahasiswa pendidikan guru sekolah dasar yang berjumlah 36 mahamahasiswa. Tahapan siklus dalam penelitian ini menggunakan langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe time token dapat meningkatkan pemahamankonsep matematika kelas rendah. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan pada siklus I dari 36 mahasiswa, diketahui bahwa pemahamankonsep matematika kelas rendah mahamahasiswa yang termasuk kategori tuntas mencapai 14 mahasiswa (38.8%). Hasil siklus I ke siklus II mengalami peningkatan pemahamankonsep matematika kelas rendah mahamahasiswa kategori tuntas menjadi 32 mahasiswa (88.8%). Temuan dari pemahamankonsep matematika kelas rendah adalahmahamahasiswa menemukan konsep yang berbeda-beda dalam mengerjakan soal matematika kelas rendah.
Hubungan Gaya Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru
Nurhaswinda Nurhaswinda;
Putri Hana Pebriana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.984 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5697
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan Kuantitatif Korelasional. Populasi dan sampel penelitian ini mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah yang berjumlah 57 mahasiswa, dengan jumlah 34 mahasiswa perempuan dan 23 mahasiswa laki-laki. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, skala gaya belajar dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah dokumentasi dan skala gaya belajar. Data penelitian yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik dekriptif, korelasi Product Moment, dan regresi sederhana. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rhitung > rtabel dengan rhitung 0.278 sedangkan rtabel 0.266, jadi 0.278 > 0.266 maka hipotesis penelitian ini diterima.
Karakteristik Guru Bimbingan dan Konseling yang Ideal Menurut Siswa Suku Banjar (Studi Fenomenologi di MTsN 1 Banjarmasin)
Kiki Amelia Putri;
Ani Wardah;
Rudi Haryadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.421 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5698
Karakteristik pribadi ideal guru bimbingan dan konseling dapat membawa hasil baik terhadap optimalisasi layanan bimbingan dan konseling. Karena guru bimbingan dan konseling tidak saja sebagai pembimbing melainkan sebagai role model bagi siswa yang dilayaninya. Selama ini masih ada image buruk tentang guru BK sebagai polisi sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi dimana peneliti meneliti tentang bagaimana karakteristik guru bimbingan dan konseling yang ideal menurut siswa suku Banjar. Teknik penarikan subyek penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang mana pengambilan subyek dalam penelitian ini diambil berdasarkan pertimbangan tertentu yaitu siswa yang pernah mendapatkan layanan bimbingan dan konseling dan siswa suku Banjar yang ada di MTsN 1 Banjarmasin. Sehingga peneliti mendapatkan sampel berjumlah 7 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian maka hasil yang didapat ialah karakteristik guru bimbingan dan konseling yang diharapkan siswa secara umum adalah perilaku yang baik, ramah, tegas, tidak gampang marah, penyayang, sabar dan friendly atau bersahabat dengan siswa. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya berusaha untuk menggali lebih mendalam atau mencoba di subyek yang lebih luas bukan hanya 1 sekolah, mengingat banyak penelitian yang mengungkapkan jika karakteritik pribadi guru bimbingan dan konseling sudah baik, tetapi masih banyak siswa yang memiliki anggapan yang negatif terhadap peran guru bimbingan dan konseling di sekolah.
Pengaruh Metode Bercerita Tema Islami Terhadap Perkembangan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini Di Kelompok B Paud Sultan Agung 1 Ilir Palembang
Masayu Nurmukjizatiah;
Leny Marlina;
Ali Murtopo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.26 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5702
Nilai agama dan moral anak usia dini sangat perlu dikembangkan, oleh karena itu pembelajaran harus menarik dan menyenangkan bagi anak. Salah satu cara untuk mengembangkan nilai agama dan moral anak adalah melalui metode bercerita tema islami. Perkembangan nilai agama dan moral anak kelompok B PAUD Sultan Agung 1 Ilir Palembang mempunyai beberapa kekurangan yang belum diterapkannya dengan baik, terdapat beberapa anak yang memilih untuk tidak tertib dan masih ada anak yang tidak memperhatikan gurunya saat proses belajar berlangsung. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita tema islami terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak kelompok B PAUD Sultan Agung 1 Ilir Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantiatif dengan metode eksperimen dengan rancangan penelitian model pra eksperimen one grup pretest posttest design. Jumlah sampel anak adalah 14 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi awal sebelum diberi perlakuan dengan pembelajaran metode bercerita tema islami, observasi digunakan untuk mengumpulkan data pada saat trethment dan hasil setelah diberi perlakuan serta dokumentasi berupa foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis Diperoleh thitung = 2,0337735061228 sedangkan dk=14+14-2 = 26 dengan taraf 5% sehingga didapat ttabel = 1,706 karena thitung = 2,0337735061228> ttabel maka dapat disimpulkan Ho ditolak artinya ada pengaruh antara metode bercerita tema islami terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak kelompok B di PAUD Sultan Agung 1 Ilir Palembang.