cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pengembangan Media Komik Berbasis Powerpoint Pada Subtema 1 Ciri-Ciri Makhluk Hidup Siswa Kelas III SD I Wayan Sumerta Yoga; I Komang Ngurah Wiyasa; D.B. Kt. Ngr. Semara Putra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.215 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4530

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh dasar permasalahan yang terdapat pada proses kegiatan pembelajaran, khususnya pada media yang digunakan saat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rancang bangun dan validitas media komik berbasis powerpoint pada Subtema 1 ciri-ciri makhluk hidup khususnya pada pembelajaran 1. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu ahli isi muatan pelajaran, ahli desain instruksional, ahli media pembelajaran, dan siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan metode kuesioner. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data memperoleh hasil sebagai berikut. Ahli isi muatan pelajaran Tematik memperoleh persentase 97.5% dengan kualifikasi sangat baik, Ahli desain instruksional memperoleh persentase 90,6% dengan kualifikasi sangat baik, Ahli media pembelajaran memperoleh persentase 90% dengan kualifikasi sangat baik, dan hasil uji coba perorangan memperoleh persentase 94,1% dengan kualifikasi sangat baik dan uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 93,05%. Berdasarkan hasil analisis data uji produk oleh para ahli (ahli isi muatan pelajaran, ahli desain instruksional, ahli media pembelajaran), hasil uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil dapat disimpulkan bahwa produk media komik berbasis powerpoint ini layak digunakan pada pembelajaran muatan Tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup, Subtema 1 Ciri-ciri Makhluk Hidup pada pembelajaran 1 kelas III SD Negeri 1 Keliki. Kata Kunci: Media Komik, Powerpoint
Sejarah Perkembangan PT Cisadane Sawit Raya Dalam Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu (1983-2020) Kris Widyanti; Bedriati Ibrahim; Ahmal Ahmal
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.167 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.4889

Abstract

Perkembangan dari PT Cisadane Sawit Raya yang berdampak pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana hubungan perkembangan PT Cisadane Sawit Raya terhadap sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah dimana dalam penelitian ini data yang akan digunakan bersifat historis atau kesejarahan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Cisadane Sawit Raya memiliki pengaruh terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kecamatan Bilah Hilir, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan pendapatan. Selain itu dalam pembangunan awal perkebunan ini, PT Cisadane Sawit Raya juga memberdayakan masyarakat Kecamatan Bilah Hilir untuk ikut andil dalam pembangunan awal perkebunan tersebut.
Pembelajaran Informal Para Pengelola Dalam Memberdayakan Mayarakat melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Nicky Puspita Sari; Elih Sudiapermana; Asep Saepudin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.539 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5406

Abstract

Derasnya arus perubahan saat ini, meningkatkan kualitas diri adalah sebuah keharusan. Artinya, pendidikan secara formal saja tidak cukup, jalur nonformal dan/ informal menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas diri sesuai dengan perubahan zaman. Kemudahan akses terhadap sumber-sumber belajar berbasis teknologi memungkinkan pembelajaran informal dilakukan banyak pihak. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran Informal Bagi Pengelola Taman Bacaan Masyarakat dalam memberdayakan masyarakat di TBM Sukamulya Cerdas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan jumlah partisipan sebanyak 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada beragam modus pembelajaran informal yang dilakukan para pengelola TBM, yang dilakukan dengan pendekatan enam literasi dasar; 2) pembelajaran informal merupakan pendekatan efektif dalam proses pemberdayaan TBM dan masyarakat; 3) Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dapat berfungsi sebagai salah satu pendekatan dalam memfasilitasi pembelajaran informal untuk pemberdayaan masyarakat.
Bahasa Arab Bagi Muslim Indonesia antara Identitas dan Cinta pada Agama Iis Susiawati; Dadan Mardani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.51 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.5432

Abstract

Bahasa Arab di Indonesia bagaikan bahasa kedua setelah bahasa Indonesia. Umat muslim Indonesia, mengenai identitas dan kecintaannya pada agama terkadang menarik perhatian saat dikaitkan dengan bahasa Arab, yang merupakan bahasa kitab suci agamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana seorang muslim mencintai agama dan bahasanya, bagaimana posisi bahasa Arab sebagai identitas seorang muslim ditinjau dari rasa cintanya pada agama, dan upaya apa saja yang telah dilakukan seoramg muslim untuk menunjukkan kecintaannya pada agamanya. Untuk memenuhi tujuan tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi teks, penelaahan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis teks secara deskriptif pada sumber-sumber kepustakaan yang ditemukan dan relevan dengan topik yang sedang diteliti. Hasil temuan disajikan dalam bentuk deskriptif dengan menjelaskan fakta yang ada dengan rinci dan detail. Simpulan yang diperoleh adalah bahwa bahasa Arab sebagai bahasa ilmu, bahasa agama, bahasa budaya, dan bahasa komunikasi internasional tentunya baik dan mestinya dipelajari serta dikuasai oleh umat islam yang kitab sucinya berbahasa Arab, serta kesulitan dan segala kendala dalam mempelajari bahasa Arab tentunya ada, akan tetapi bagi seorang pecinta tentunya bukan penghalang baginya untuk terus maju meneruskan belajar bahasa Arab yang merupakan identitas dan ekspresi cintanya kepada Islam, agama yang dipeluknya dengan penuh ketakwaan.
Kesadaran, Persepsi dan Tindakan Cyberbullying Oleh Siswa Sekolah Menengah Atas Charli Sitinjak; Dwi Hurriyati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.719 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5436

Abstract

Saat ini dunia sedang bergeser ke arah dunia modern dimana segala sesuatu dapat dilakukan secara online, terutama bagi anak-anak dan remaja untuk belajar menggunakan internet. Cyberbullying adalah salah satu pelanggaran yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan gaya hidup mereka yang di-bully, dan dalam banyak kasus korbannya mengalami depresi, takut pada masyarakat dan, dalam kasus terburuk, berakhir dengan ide bunuh diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi, persepsi dan perilaku siswa tentang cyberbullying agar dapat menemukan cara untuk mencegah cyberbullying di masa depan. Survei ini menggunakan survei potong lintang, yaitu data yang dikumpulkan pada tahun 2021 dari delapan SMP Negeri Samarinda. Kami menggunakan uji chi-kuadrat untuk membandingkan perbedaan antara kelompok. Dari 300 siswa, kami menemukan bahwa siswa laki-laki lebih kecil kemungkinannya untuk terlibat dalam cyberbullying dan siswa perempuan lebih mungkin untuk terlibat dalam cyberbullying. Survei juga menemukan bahwa siswa yang tinggal bersama orang tua mereka lebih mungkin tidak terlibat dalam cyberbullying. Penyebab paling umum dari cyberbullying adalah untuk mengganggu target orang. Korban cyberbullying yang paling umum adalah mengirim pesan yang konyol atau menegur. Solusi paling populer untuk mengambil tindakan melawan cyberbullying-adalah berteman yang menerima siapa Anda, tanpa meninggalkan jejak di media sosial. Hasil kami menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku cyberbullying tidak menyadari bahwa tindakan mereka memiliki konsekuensi serius dan hanya memilih keluar dari cyberbullying karena mereka ingin merayu korban. Ini adalah informasi yang berguna untuk pusat solusi cyberbullying, guru dan orang tua untuk menemukan cara untuk membuat siswa mereka sadar akan dampak cyberbullying pada korban mereka
Strategi Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Roleplay Untuk Meminimalisir Nomophobia Remaja Rahadian Widhi Hantoro; Sri Hartini; Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo; Rini Siswanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.319 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5438

Abstract

Gejala nomophobia ditandai dengan keasyikan menggunakan smartphone, kurang berinteraksi sosial, kurang mampu mengelola waktu, cemas berlebihan ketika jauh dari gadget, dan kurang selektif dalam pemanfaatan gadget. Kondisi nomophobia pada remaja siswa SMP perlu diminimalisir. Bimbingan dan konseling di sekolah berkepentingan untuk mengantisipasi dan mengatasi nomophobia. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah bimbingan kelompok teknik roleplay.
Disrupsi Pendidikan Di Era New Normal Jenjang Pendidikan Dasar Warda Maghfiroh Husein
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.94 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5449

Abstract

Perubahan yang terjadi akibat teknologi digital sekaligus masa pandemi Covid-19 kemarin melengkapi disruption yang dapat mengubah banyak aspek kehidupan manusia, khususnya bidang pendidikan. Melalui peristiwa pandemi kemarin, perkembangan teknologi dan informasi berkembang dengan sangat cepat dan tidak terpaku pada usia. Bahkan, sekolah dasar pun diharuskan mampu mengikuti alur yang terjadi saat ini. Dalam Penelitian ini, peneliti disini sebagai human instrument dan menetapkan lembaga pendidikan dasar sebagai fokus penelitian, memilih informasi dari berbagai sebagai sumber data yaitu karya tulis ilmiah, studi pustaka dan melalui pengalaman langsung. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa pendidikan rentan dengan disrupsi. Oleh sebab itu, pendidik, peserta didik maupun orang tua harus menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi terkait sistem pendidikan. Artinya, mereka juga harus mampu mengoperasikan berbagai kemajuan teknologi saat ini atau tidak gaptek “gagap teknologi”
Analisis Perkembangan Literature Self-regulated learning dari tahun 2017-2021 Menggunakan Bibliometric Analysis Ceceng Saepulmilah; Septian Cahya Azhari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.332 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta perkembangan penelitian dengan tema self-regulated learning yang diterbitkan oleh jurnal yang memiliki DOI. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli 2022, data penelitian ini didapatkan dari database dimension.ai dengan mengambil data dari tahun 2017-2021. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak VosViewer untuk membuat peta analisis mengenai kata kunci, penulis populer dan penulis yang banyak dijadikan rujukan. Hasil penelitian menunjukan 10 kata kunci populer dalam penelitian dengan tema self-regulated learning diantaranya adalah Behaviour, Teacher, Assessment, Efficacy, Patient, Academic Performance, Nursing student, Medical Education, Meta Cognition, dan Satisfaction. Peta bibliometrik ini terdiri dari 116 kata kunci dan diklasifikasikan menjadi 5 cluster, cluster pertama sebanyak 35 Items, cluster kedua sebanyak 35 Items, cluster ketiga sebanyak 21 item, cluster keempat sebanyak 14 Items dan cluster kelima sebanyak 11 Items.
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas X IPA Di Man 2 Situbondo Tahun Ajaran 2021/2022 Anis Madani; Sahwari Sahwari; Ida Fitriana Ambarsari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.209 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5676

Abstract

Keadaan pandemi ini tidak dapat di prediksi kapan akan berakhir. Maka pihak-pihak sekolah dengan para guru harus merinovasi dan mencari jalan keluar agar anak-anak tidak kehilangan kesempatan untuk menggali dan memunculkan bakat mereka. Sekolah memiliki tanggungjawab tidak hanya proses pembelajaran namun juga dalam pengembangan bakat minat siswa yang juga akan membantu siswa dalam mencapai tujuan hidup apa yang ia cita-citakan. Pada penelitian ini akan membahas mengenai upaya sekolah dalam mengembangkan bakat peserta didik pada masa pandemi ini, dengan mengadakan kegiatan rutinitas sekolah AKSESI (aksi sejuta kreasi) di MI Al-Jihad yang berada di daerah Ponorogo, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan melihat upaya sekolah dalam mengembangkan bakat siswa dan tujuan juga pengaruh kegiatan AKSESI itu sendiri. Dengan metode kualitatif tipe studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa sekolah MI Al-Jihad memberikan contoh dengan mengadakan AKSESI ini pada masa pandemi dengan mengadaptasi keadaan sesuai protokol, demi upaya pengembangan bakat siswa. Tentu AKSESI ini memiliki tujuan untuk mengembangkan bakat siswa dan telah memberikan pengaruh yang positif dalam kegiatannya.
Menyemai Nilai-Nilai Moralitas Pendidikan Islam Anak Sejak Dini Dalam Membangun Masa Depan Bangsa yang Multikultural Sulaiman W.
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.003 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5679

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana menyemai nilai-nilai moralitas pendidikan Islam anak sejak dini dalam membangun masa depan bangsa yang multikultaral. Pendidikan Islam menyoroti bahwa keberagaman berbangsa adalah sunatullah, yakni sudah ketentuan Allah SWT. Oleh sebab itu, untuk menjaga keharmonisan dan keutuhan bernegara yang multikultural, Islam melalui ajaran nilai-nilai moralitas pendidikannya tidak membenarkan segala bentuk pemaksaan, walaupun dalam sisi keyakinan. Hal ini tertulis dalam kitab suci; “Tidak ada paksaan dalam beragama” (Q.S. Al-Baqarah: 256). Oleh karena itu, Allah SWT tegaskan; “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir” (Q.S. Al-Kahfi: 29). Dengan demikian, adanya larangan memaksa untuk menganut sebuah agama dalam ajaran Islam, disebabkan Islam adalah agama suci, cinta pada keindahan, kedamaian dan kesejukan. Inilah yang dipahami Islam dalam “multikulturalisme” yang berarti bijak dalam keragaman dan pluralitas. “Dan  Kami  tidak  mengutus  engkau  (Muhammad)  melainkan  untuk  (menjadi)  rahmat  bagi seluruh alam”. (Q.S. Al-Anbiya': 107). Berdasarkan analisis kualitatif dari ayat-ayat Alquran sebagai landasan filosofis pendidikan Islam, dapat disimpulkan; Paling tidak ada dua hal yang harus dilakukan dalam menyemai nilai-nilai moralitas pendidikan Islam anak sejak dini untuk membangun masa depan bangsa yang multikultaral; (1) Membangun moderasi agama melalui moralitas nilai-nilai pendidikan Islam dalam keluarga. Karena keluarga adalah elemen dasar dari masyarakat, dan pemerintah, karena itu jika baik keluarga, maka akan baik pula masyarakat dan pemerintah di suatu negara. Namun sebaliknya, jika  keluarga tidak sehat, maka dipastikan masyarakat bahkan negara akan ikut sakit. (2) Wujudkan pendidikan multikultural sejak dini melalui sekolah berwawasan nilai-nilai moral pendidikan Islam. Hal ini penting direalisasikan karena sekolah adalah sebagai tempat yang dapat mempengaruhi perilaku moral agama anak sejak dini. Kata Kunci:   menyemai, nilai-nilai moralitas pendidikan Islam, anak sejak dini, membangun, masa depan                             bangsa, multikultural. Abstract The purpose of this paper is to find out how to sow the moral values ??of children's Islamic education from an early age in building the future of a multicultural nation. Islamic education highlights that national diversity is sunatullah, that is, it has been determined by Allah SWT. Therefore, to maintain the harmony and integrity of a multicultural state, Islam through the teachings of its educational moral values ??does not justify any form of coercion, even in terms of belief. It is written in the scriptures; "There is no compulsion in religion" (Q.S. Al-Baqarah: 256). Therefore, Allah SWT emphasized; “The truth comes from your Lord; whoever wills (believes) let him believe, and whoever wills (disbelievers) let him disbelieve” (Q.S. Al-Kahf: 29). Thus, there is a prohibition against forcing to adhere to a religion in the teachings of Islam, because Islam is a holy religion, loves beauty, peace and coolness. This is what Islam understands in "multiculturalism" which means wisdom in diversity and plurality. "And We have not sent you (Muhammad) but to (be) a mercy to the whole world." (Q.S. Al-Anbiya': 107). Based on the qualitative analysis of the verses of the Koran as the philosophical foundation of Islamic education, it can be concluded; There are at least two things that must be done in sowing the moral values ??of children's Islamic education from an early age to build the future of a multicultural nation; (1) Building religious moderation through the morality of Islamic education values ??in the family. Because the family is a basic element of society, and government, therefore if the family is good, then the society and government in a country will also be good. On the other hand, if the family is not healthy, it is certain that the community and even the country will get sick. (2) Realize multicultural education from an early age through schools with an insight into the moral values ??of Islamic education. This is important to realize because school is a place that can influence the moral behavior of children's religion from an early age

Page 81 of 546 | Total Record : 5452