cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
E-Book Layanan Karir Berbasis Kartun Untuk Meningkatkan Peminatan Karir Siswa Di SMA Negeri 12 Oku Timur I Putu Pande Suwenda; Arizona Arizona; Endang Surtiyoni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.589 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5660

Abstract

Layanan bimbingan karir adalah bimbingan untuk membantu individu dalam perencanaan, pengembangan, dan pemecahan masalah-masalah karir seperti: pemahaman kondisi dan kemampuan diri, pemahaman kondisi lingkungan, perencanaan, dan pengembangan karir, penyesuaian pekerjaan, dan pemecahan masalah-masalah karir yang dihadapi. Masalah penelitian ini adalah belum adanya pembelajaran menggunakan e-book, belum adanya media khusus yang membahas tentang layanan karir sebagai media dalam proses pelayanan untuk meningkatkan peminatan karir siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas e-book layanan karir berbasis kartun untuk meningkatkan peminatan karir siswa. Jenis penelitian ini yaitu metode pengembangan (reseach & development), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dan angket. Analis data yang digunakan yaitu analisis kevalidan dan kepraktisan. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu pada validasi pendidik menghasilkan kevalidan sebesar 94,4% dan validasi media sebesar 86,3%. Dari hasil penelitian dapat disimpulakan bahwa e-book layanan karir yang dikembangkan sangat valid.
Efektivitas Konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Menggunakan Aplikasi Tiktok Untuk Mengurangi Kecemasan Berbicara Siswa di Depan Kelas (Di SMP N 24 Palembang) Taty Fauzi; Fifin Sarantina; Syska Purnama Sari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.282 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5661

Abstract

Dunia pendidikan, Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan pendidikan dimana ketakutan emosional tidak dapat dikendalikan dengan baik. Siswa terkadang merasa cemas karena takut untuk berbicara di depan umum atau di depan kelas dan tidak mampu menghadapi masalah atau masalah yang muncul secara pribadi di sekolah. Kecemasan merupakan salah satu gangguan emosional yang paling umum, ditandai dengan perubahan fisik seperti rasa takut, panik, mimpi buruk dan sebagainya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kuantitatif pre-eksperimen. Dimana penelitian ini untuk mengurangi kecemasan berpendapat siswa di depan kelas. Pendekatan REBT memiliki tujuan untuk mengubah pandangan dan keyakinan irasional menjadi rasional, membantu mengubah sikap, cara berpikir dan persepsi, oleh karena itu konseling diharapkan mampu mengembangkan dan mencapai realisasi diri secara optimal dengan memanfaatan aplikasi Tik Tok sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Salah satu yang dapat meningatkan keefektifan ialah layanan  konseling  Rasional  Emotive Behavior Therapy menggunakan aplikasi tiktok untuk mengurangi kecemasan berbicara  siswa di depan kelas di SMP N 24 Palembang. Analisis dilakukan dengan menggunakan hal tersebut terbukti dengan analisis statistik non parametris, yaitu Uji Wilcoxon dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) atau p value sebesar 3,411 > 2,007  atau nilai sig 0,000 < 0.05 (0,000 lebih kecil dari 0.05) atau yang berarti Ha diterima.
Koneksi Matematis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Materi Trigonometri Muslena Layla
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.184 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5662

Abstract

Koneksi matematis penting untuk dikembangkan pada diri siswa karena akan membantu siswa dalam memahami konsep dan kemudian dapat menghubungkan konsep-konsep matematika maupun konsep lain di luar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur koneksi matematis siswa di Pondok Pesantren AL Adzkia Kepulauan Riau pada materi trigonometri. Pada penelitian ini digunakan tiga soal yang mencakup tiga aspek koneksi matematis yaitu koneksi matematis pada satu topik, koneksi matematis pada topik berbeda dan koneksi matematis pada kehidupan sehari-hari. Hasil pemetaan koneksi matematis ini diperoleh bahwa nilai koneksi matematis siswa pada materi satu topik masih tergolong rendah dengan persentase sebesar 37,5%. Maknanya bahwa siswa masih kurang mampu dalam mengaitkan konsep matematis pada materi satu topik yaitu perbandingan trigonometri. Koneksi matematis siswa pada topik yang berbeda juga masih dikategorikan rendah dengan persentase sebesar 58,3%. Pada aspek ini siswa juga masih kurang mampu mengaitkan konsep trigonometri dengan persegi panjang. Sedangkan nilai koneksi matematis pada kehidupan sehar-hari sudah dapat dikatakan cukup dengan persentase sebesar 70,8%. Hal ini bermakna siswa sudah cukup mampu mengaitkan konsep matematis trigonometri dalam kehiduapn sehari-hari.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika Berbasis Animasi Berbantuan Software Adobe Flash Professional CS6 Untuk Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Dalam Materi Perbandingan Untuk Kelas VII SMP Titan Ramadhan; Arie Purwanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.036 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5670

Abstract

Permasalahan rendahnya minat dan prestasi belajarnya siswa dapat diatasi dengan menciptakan suatu inovasi pembelajaran baik itu berupa strategi ataupun metode. Salah satu usaha yang bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan multimedia pembelajaran. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis animasi untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada materi perbandingan yang memiliki kualitas baik dari kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini berjenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sempor. Instrumen penelitian yang digunakan adalah multimedia pembelajaran berbasis animasi, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli media, angket respons siswa, dan soal pretest dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Produk pengembangan multimedia pembelajaran berbasis animasi mendapatkan kriteria “valid” pada aspek media, dan mendapatkan kriteria “valid” pada aspek materi, dengan demikian produk multimedia pembelajaran animasi dinyatakan valid oleh validator ahli materi dan ahli media, (2) Produk multimedia pembelajaran animasi mendapatkan respon “sangat valid” dari hasil uji coba skala kecil dan uji coba skala besar, sehingga produk multimedia pembelajaran animasi ini memenuhi kriteria praktis, (3) Produk multimedia pembelajaran berbasis animasi efektif dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa karena peningkatan nilai pre-test dan post-test dari kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil ini menyimpulkan bahwa multimedia pembelajaran berbasis animasi untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa dinyatakan layak digunakan.
Hubungan Antara Sikap Empati Pengasuh Terhadap Keaktifan Anak Usia Dini Yuri Nurdiantami; Diva Anita Churiana Sudrajat; Farah Namira Anjani; Lintang Tyas Pramesti; Nabila Izzani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.553 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5671

Abstract

Pengasuhan anak usia dini menjadi salah satu tantangan yang cukup besar dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Anak usia dini menuntut perhatian ekstra karena pada masa ini sangat efektif untuk dilakukannya optimalisasi berbagai potensi kecerdasan sehingga dapat disebut juga sebagai usia keemasan (golden age). Keaktifan anak dalam proses bermain dan belajar mempengaruhi masa pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, pengasuh memiliki peranan penting dalam menciptakan kondisi yang nyaman dan kondusif bagi perkembangan sang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara sikap empati yang diberikan pengasuh terhadap keaktifan anak usia dini. Penelitian non-eksperimental dengan survei online dan studi kuantitatif menggunakan metode penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah Bekasi dengan jumlah 50 responden. Analisis bivariat dilakukan untuk melihat hubungan antara sikap empati pengasuh terhadap keaktifan anak usia dini menggunakan Uji Chi Square. Berdasarkan hasil uji didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aura positif, simpati, atau kata-kata yang diberikan pengasuh terhadap keaktifan anak dengan p-value = 0,035. Terdapat hubungan yang signifikan antara respon emosi verbal pengasuh pada perkataan anak terhadap keaktifan anak dengan p-value = 0,004. Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara respon senyum dan anggukan yang diberikan pengasuh terhadap keaktifan anak dengan p-value = 0,527. Dengan demikian aura positif, simpati, dan kata-kata yang diberikan pengasuh serta respon emosi verbal pengasuh pada perkataan anak memiliki hubungan yang bermakna terhadap keaktifan anak usia dini
Pengaruh Kompetensi Guru dan Penggunaan Model Pembelajaran Langsung Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMA Negeri 2 Amarasi Selatan Olvi Wasti Feni; Umar Ali; Lanny Koroh; Timoteus Ajito
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.111 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompetensi Guru dan Penggunaan Model Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 2 Amarasi Selatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah : (1). Apakah ada pengaruh kompetensi guru terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Amarasi Selatan, (2), Apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran langsung terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Amarasi Selatan, (3), Apakah ada pengaruh secara bersama kompetensi guru dan penggunaan model pembelajaran langsung terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Amarasi selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 70 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode angket. Sedangkan analisis datanya adalah secara kuantitatif dengan analisis dengan menggunakan program SPSS 20.0 For Windows , regresi berganda dan korelasi berganda. Hasil penelitian ini adalah: (1) Adanya pengaruh yang positif dan signifikansi antara kompetensi guru terhadap motivasi belajar dengan nilai t hitung dari variabel Kompetensi Guru (X1) sebesar 2,490 > 1,996 (t tabel) dan nilai signifikan dari X1 adalah 0,015 < 0,05 (taraf signifikansi). (2) Adanya pengaruh yang positif dan signifikansi antara model pembelajaran langsung terhadap motivasi belajar dengan nilai t hitung dari variabel Model Pembelajaran Langsung (X2) sebesar 1,959 < 1,996 (t tabel ) dan nilai signifikan dari X2 adalah 0,542 < 0,05 (taraf signifikansi). (3) Adanya pengaruh yang positif dan signifikansi antara kompetensi guru dan model pembelajaran langsung terhadap motivasi belajar dengan nilai F hitung yang diperoleh sebesar 5,8560 dengan tingkat signifikan 0,05, yang mana hasil F hitung lebih besar jika dibandingkan dengan F tabelnya yaitu 2,7437, sedangkan hasil nilai signifikannya lebih kecil dari taraf signifikasinya (?=0,05).
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Tipe Kepribadian Siswa Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa SMA Negeri 1 Tanjung Morawa Yanty Lestari Simanjuntak
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 3 No. 2 (2021): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.804 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v3i2.5681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui perbedaan hasil belajar PKn siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif TGT dengan hasil belajar PKn siswa yang diajarkan dengan model kooperatif CIRC. (2) mengetahui perbedaan hasil belajar PKn siswa yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert dengan hasil belajar PKn siswa yang memiliki tipe kepribadian introvert. (3) mengetahui interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan tipe kepribadian terhadap hasil belajar PKn. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Populasi berjumlah 386 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling berjumlah 72 orang yang terdiri dari 36 orang kelas X-2 diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan 36 orang kelas X-3 diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC. Tes kepribadian dilakukan untuk mengelompokkan siswa yang mempunyai tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Metode penelitian yang dilakukan adalah quasi eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Uji statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif untuk menyajikan data dan dilanjutkan dengan statistik inferensial dengan menggunakan ANAVA dua jalur dengan taraf signifikan ? = 0,05 yang dilanjutkan dengan uji Scheffe. Sebelumnya dilakukan uji analisis berupa normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan: (1) hasil belajar PKn siswa yang diajarkan dengan model pembelajarn kooperatif tipe TGT lebih tinggi daripada hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC, dengan Fhitung = 4,00 > Ftabel = 3,98 pada taraf signifikan ? = 0,05 ; (2) hasil belajar PKn siswa yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert lebih tinggi dibandingkan hasil belajar PKn siwa yang memiliki tipe kepribadian introvert, dengan Fhitung = 7,8079 > Ftabel = 3,98 pada taraf signifikan ? =0,05; (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan tipe kepribadian dalam mempengaruhi hasil belajar siswa, dengan Fhitung = 48,7864 > Ftabel = 3,98 pada taraf signifikan ? = 0,05. Hipotesis ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tepat daripada model pembelajaran CIRC dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa, dan siswa yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert akan memperoleh hasil belajar lebih baik daripada siswa yang memiliki tipe kepribadian introvert.
The Analisis Kecenderungan Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar Muhammad Fendrik; Dini Fransiska Putri; Putri Hana Pebriana; Geri Syahril Sidik; Dini Ramadhani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.152 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4094

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik (VAK) serta kecenderungan gaya belajar siswa sekolah dasar kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kuantitatif yang mendalam dan terfokus dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang terdapat pada siswa kelas V sekolah dasar adalah kombinasi gaya belajar dari VAK dengan komposisi dan tren gaya belajar siswa yang berbeda. Mayoritas siswa memiliki kecenderungan pada gaya belajar Kinestetik dengan 62,5%, kemudian 25% mempunyai kecenderungan gaya belajar auditorial dan selanjutnya 12,5% siswa mempunyai kecenderungan pada gaya belajar visual.
Implementasi Kemandirian Belajar Peserta Didik Pada Proses Pembelajaran Di Masa Pandemi Di Kelas IV SDN 121/I Muara Singoan Wiga Anggraini Wiga Anggraini; Muhammad Sofwan Muhammad Sofwan; Silvina Novianti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.503 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4452

Abstract

Kemandirian belajar pada dasarnya terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu faktor psikologis, faktor fisiologis dan faktor lingkungan. Siswa yang tidak memiliki motivasi dan minat dalam belajar tidak akan mampu belajar mandiri dan mengalami berbagai kesulitan dalam akademiknya. Sedangkan siswa yang memiliki kemandirian belajar yang tinggi akan termotivasi untuk mempelajari sesuatu dengan kemampuannya tanpa meminta bantuan orang lainPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kemandirian belajar peserta didik pada proses pembelajaran di masa pandemi di kelas IV SDN 121/I Muara Singoan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV serta siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles and Huberman dengan tahapan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IV sudah memiliki sikap kemandirian belajar dalam pembelajaran tematik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru sudah melakukan proses pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013 yaitu menekankan pembelajaran tematik, dan melalui pembelajaran tematik guru dapat mengembangkan kemandirian belajar siswa kelas IV SD Negeri 121/I Muara Singoan.
Penanaman Nilai Nilai Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran PAI di SMPN 4 Satap Bungoro Irwansyah Suwahyu; Miftach Fakhri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.663 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4493

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana penanaman nilai-nilai pendidikan karakter melalui mata pelajaran PAI di SMPN 4 Satap Bungoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dimana pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi dan juga wawancara terhadap guru PAI di SMPN 4 Satap Bungoro. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pembelajaran PAI di SMPN 4 Satap Bungoro dilakukan secara tatap muka. Dimana sebelumnya dilakukan secara daring. Perubahan dari daring ke luring ini menjadikan terdapat perubahan juga dari kondisi siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga hasil temuan dalam penelitian ini adalah guru PAI mendapatkan bahwa secara kemampuan teknologi, siswa menjadi lebih baik. Namun terkadang dalam proses pembelajaran, terkadang menjadi malas dan tidak disiplin terhadap waktu. Sehingga dalam pembelajaran PAI, guru PAI menanamkan empat nilai positif dalam pembelajaran yang akan berdampak pada karakter siswa. Keempat nilai tersebut adalah kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan kebijaksanaan.

Page 80 of 546 | Total Record : 5452