Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Analisis Pemahaman Guru Taman Kanak-Kanak terhadap Alat Permainan Edukatif
Yolanda Pahrul
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.38 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5873
Alat permainan edukatif merupakan alat yang sengaja dibuat untuk permainan anak dan mengembangkan aspek perkembangan anak. Alat permainan edukatif yang digunakan untuk pembelajaran anak usia dini harus diseleksi secara baik agar aspek perkembangan dapat dikembangkan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman guru Taman Kanak-kanak mengenai alat permainan edukatif. Analisan pemahaman ini menggunakan survei melalui google form kepada beberapa respnden. Didapat hasil bahwa guru Taman Kanak-kanak belum sepenuhnya paham mengenai pemilihan APE. Misalnya dari segi bahan APE, guru belum benar-benar paham memilih bahan APE yang aman bagi anak.
Klasifikasi Data Penerimaan Mahasiswa Baru Pada Universitas Bina Darma Menggunakan Algoritma K-Means Clustering
Devi Udariansyah;
Deny Rahmat Ibrahim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.089 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5879
Tujuan dari penelitian ini adalah mengelompokkan data mahasiswa baru tahun 2019 sampai dengan 2021 pada Univesitas Bina Darma dengan memanfaatkan proses data mining dengan menggunakan algoritma K-means clustering. implemetasi menggunakan software Rapidminer digunakan untuk membantu menemukan nilai yang akurat. dalam mengerjakan penelitian ini penulis menggunakan 3 attribut dalam mengelompokkan data terdiri dari nama sekolah, daerah sekolah, jenis kelamin. Jenis pengambilan data yang digunakan menggunakan data sekunder. Metode analisis kebutuhan data yang digunakan penulis menggunakan tahap knowledge discovery-in data base (KDD). Cluster mahasiswa yang terbentuk adalah tiga cluster, dengan cluster pertama 897 items,cluster kedua 2054 items dan cluster ketiga berjumlah 389 items. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan dalam menentukan strategi mempromosikan Universitas Bina Darma di masing-masing daerah. Berdasarkan hasil cluster algoritma k-means dapat dilihat nama sekolah dan daerah sekolah mana saja yang mendaftar di Universitas Bina Darma Palembang.
Kebiasaan Membaca Rotibul Haddad Untuk Membentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Besuk Probolinggo
Neneng Intan Bulgis Humairoh;
Haqqul Yakin;
Salamah Eka Susanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.552 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5880
Karakter merupakan sifat atau perilaku yang dimiliki oleh setiap santri, sehingga dapat menggemakan setiap individu yang tertuju dalam diri santri. Santri juga memiliki budi pekerti yang mendominasi dalam ilmu agama sehinggga santri kerap dibutuhkan oleh lingkungan masyarakat. Di pesantren banyak macam bacaan Dzikir yaitu salah satunya Rotibul Haddad yang merupakan amalan yang berisi doa dan dzikir yang disusun oleh ulama asal hadramaut, habib abdullah bin alwi bin muhahammad al haddad, amalan ini memiliki banyak khasiat yang sangat banyak khasiat yang sangat dasyat, sehingga kerap dijadikan amalan rutin umat islam termasuk. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dimana penelitian ini tidak berupa angka melainkan berupa analisi deskriftif dengan aktual dan kongkrit sehingga peneliti melakukan wawancara secara mendalam kepada informan dan melakukan dokumentasi terkait dengan pembacaan Rotibul Haddad. Dari hasil penelitian ini kebiasaan membaca Rotibul Haddad sangatlah berhubungan dengan karakter santri dipesantren bahrul ulum sehingga Rotibul Haddad menjadi kebiasaan membaca di pesantren yang dimana di baca setiap habis sholat magrib yang dimana pembacaan di pimpin dan di ikuti santri sehingga terbentuknya karakter santri. Pembacaan Rotibul Haddad ini dapat membentuk karakter santri dipondok bahrul ulum seperti karakter yaitu Kebersamaan, kekeluargaa, kepatuhan dan disiplin, dimana santri dapat mengembangkan karakternya dengan adanya kegiatan pembacaan Rotibul Haddad di pondok pesantren bahrul ulum. Yang kedua faktor penghambat dan pendukung, faktor penghambatnya ketika ada santri baru maka santri baru tersebut tidak lancar dalam pembacaan Rotibul Haddad, itu menjadi kendala atau hambatan untuk membentuk karakter santri di pondok pesantren bahrul ulum. Faktor pendukungnnya adanya dukungan penuh dari pengasuh pondok pesantern putri dimana pengasuhnya membina langsung dalam kegiatan pembacaan Rotibul Haddad.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pasca Pandemi Covid 19 di SDN Ngluwar 3
Nia Agustin;
Andri Anugrahana;
Albertus Saptoro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.188 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5881
Berdasarkan hasil observasi kelas V SDN Ngluwar 3, motivasi belajar siswa masih dikategorikan rendah. Hal ini disebabkan masa transisi siswa dari pembelajaran daring ke tatap muka kembali. Pada masa transisi ini materi pembelajaran yang disampaikan guru masih berpusat kepada guru, dengan alasan mengejar ketertinggalan materi selama pembelajaran daring. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan suatu upaya untuk mendorong siswa termotivasi dalam belajar. Dalam hal ini, peneliti menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Metode penelitian ini menggunakan Penilaian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Ngluwar 3 tahun ajaran 2021/ 2022 yang terdiri dari 11 siswa. Instrumen yang digunakan berupa observasi dan kuesioner. Kemudain data ini dianalisis menggunakan rumus presentase. Berdasarkan analisis data yang diperoleh pada prasiklus skor motivasinya adalah 50,00 yang dikategorikan rendah. Kemudian siklus I memperoleh skor 60,00 dengan kategori sedang, dan meningkat pada siklus II memperoleh skor 71,81 dengan kategori tinggi. Dengan demikian model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pasca pandemi covid 19 di SDN Ngluwar 3.
Manajemen Strategi Pembelajaran Blended Learning dalam Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) di MIN 2 Probolinggo
Anis Srifa Ambami;
Endah Triwisudaningsih;
Nanang Qosim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.542 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5886
Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh pada kehidupan manusia tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Agar memutus rantai penularan virus COVID-19 pemerintah memberikan kebijakan tentang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun, kebijakan itu tidak berlaku keseluruh daerah. Wilayah yang tercantum zona hijau diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) namun secara terbatas dengan tetap mematuhi protocol kesehatan. Salah satu strategi yang dilakukan MIN 2 Pobolinggo yakni dengan menggunakan model pembelajaran blended learning yang mana menggunakan pembelajaran online dan pembelajaran tatap muka (PTM). Pentinganya manajemen pembelajaran blended learning di masa New Normal merupakan satu komponen pendidikan yang sangat penting karena yang menjadi input, proses dan output adalah peserta didik. Dalam artikel ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pelaksanaan strategi pembelajaran blended learning dalam pertemuan tatap muka terbatas di MIN 2 Probolinggo. Peneliti menggunakan metode kualitatif. Data yang diperoleh yakni melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tahap perencanaan, MIN 2 Probolinggo menyiapkan kurikulum darurat dengan mengunakan kurikulum khusus COVID-19 dan menyiapkan sarana dan prasarana. Pada tahap pelaksanaan MIN 2 Probolinggo membentuk sift belajar dan membagi siswa 50% dari kapasitas ruangan. Dalam pembelajaran tatap muka diadakan 2 jam setiap pertemuan. Dalam pembelajaran online MIN 2 Probolinggo menggunakan aplikasi whattsap dan zoom meeting.
Peran Ketua Yayasan dalam Pengelolaan Kinerja Tenaga Kependidikan di SMP Shidqia Islamic School Bekasi
Amelia Amelia;
Sya’roni Ma’shum;
Muhamad Taufik Bintang Kejora
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.637 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5888
pendidikan. Mereka adalah masyarakat yang mendedikasikan waktunya dan dipilih untuk membantu pelaksanaan pendidikan. Seorang administrator dasar diperlukan untuk mengawasi kinerja staf kependidikan. Secara khusus, yayasan berperan penting dalam mengembangkan pendidikan di madrasah yang mayoritas merupakan madrasah swasta. Yayasan ini dikelola oleh tim pelatih, administrator, dan pengawas. Seyogyanya, struktur manajemen memiliki kepala, yang dikenal sebagai ketua. Seorang ketua hadir di sebuah yayasan. Dalam mengontrol efektivitas tenaga pengajar di sekolah itu sendiri, kepala yayasan tidak diragukan lagi memiliki peran. kendalikan pendidikanManajemen kinerja merupakan suatu proses manajerial mengenai perencanaan, evaluasi dan penilaian kinerja perangkat organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ketua yayasan terhadap pengelolaan tenaga kependidikan di SMP Shidqia Islamic School. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu melalui metode wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ketua yayasan Shidqia Islamic School dalam penyelenggaraan nya cukup baik walau belum sangat maksimal. Selain pembinaan, ketua yayasan juga membantu dalam penyelesaian konflik yang terjadi baik antar individu, maupun yayasan.
Contextual Teaching and Learning: Upaya Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar melalui Koneksi antar Materi
Idawati Idawati;
Siraj Siraj
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.673 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5895
Guru belum secara maksimal memfasilitasi siswa dalam mengaitkan materi dalam kehidupan nyata, sehingga siswa kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Keaktifan belajar merupakan suatu hal yang sangat berperan penting di dalam setiap proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi gerhana bulan dan gerhana matahari melalui implementasi model Contextual Teaching and Learning. Pendekatan penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Peneliti bertindak sebagai instrument kunci dalam penelitian ini, dimana peneliti sendiri yang melakukan tindakan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar aktivitas dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Contextual Teaching and Learning sangat berdampak positif untuk peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh telah terjadi peningkatan hasil belajar dari 68,97% pada siklus I menjadi 93,1% pada siklus II dengan kategori tuntas. Aktivitas guru dari 77% pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 86,2%. Aktivitas siswa pada siklus I sampai siklus II juga mengalami peningkatan dari 76% meningkat menjadi 85%. Ini membuktikan bahwa guru dan siswa terlibat secara aktif dalam menghubungkan koneksi antar materi dengan konteks dalam kehidupan siswa secara nyata.
Analisis Trend Penggunaan Media Sosial dalam Pelaksanaan Cyber Counseling (Ulasan Penelitian di Indonesia Selama Tahun 2017-2021)
Erly Oviane Malelak
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.254 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5898
Media sosial telah menjadi gaya hidup manusia masa kini dan dapat mendukung pelaksanaan cyber counseling. Cyber counseling dapat mempermudah pemberian layanan konseling sehingga dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Penelitian ini bermaksud melihat trend penggunaan media sosial dalam pelaksanaan cyber counseling di Indonesia sejak tahun 2017 hingga tahun 2021. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Peneliti menggunakan mesin pencari google scholar dengan kata kunci yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 14 penelitian yang relevan. Pada tahun 2017 dan 2018 tidak ditemukan penelitian relevan, pada tahun 2019 dan 2020 masing-masing ditemukan 3 penelitian, dan tahun 2021 sebanyak delapan penelitian. Cyber counseling dengan menggunakan media sosial merupakan alternatif termudah dalam pelaksanaan konseling berbasis cyber. Media sosial WhatsApp yang paling digemari dibandingkan media sosial lainnya. Cyber counseling dengan melalui media sosial dapat diterapkan dalam konseling individual maupun kelompok, dan teruji mengatasi berbagai permasalahan. Tren penggunaan sosial media dalam pelaksanaan cyber counseling akan terus meningkat, dan diwarnai dengan kemunculan berbagai media sosial lainnya di tahun-tahun mendatang, mengingat siswa saat ini berada pada generasi Z dan Alpha yang identik dengan teknologi, serta perubahan kebiasaan berinteraksi dan berkomunikasi masyarakat akibat adanya pademi Covid-19.
Media Jejaring Sosial Dalam Manajemen Pemasaran Pendidikan Di Yayasan Fatahillah Sumberkerang Sebaung Probolinggo
Samak Hariadi;
Mamluatun Ni’mah;
Fuad Badruddin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.678 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5902
Dalam penelitian ini menggambarkan bagaimana penggunaan media sosial di yayasan fatahillah sumberkerang dimana media jejaring sosial merupakan startegi dalam pemasaran pendidikan di yayasan fatahillah. Dengan meningkatnya zaman dimana kita hidup dizaman revolusi industry 4.0 media jejaring sosial merupakan alat yang paling tepat dalam melakukan perubahan salah satunya pemasaran pendidikan karena media jejaring sosial merupakan alat yang sangat mudah di akses oleh masyarakat. Adapun hasil penelitiannya yaitu media jejaring sosial yang yayasan fatahillah sumberkerang gunakan yaitu facebook, youtube dan website yang di aplikasikan oleh tim media fatahillah. Salah satu manajemen pemasarannya yaitu sebelem melakukan pemasaran pendidikan yayasan fatahillah terlebih dahulu merangcang ide dan melihat situasi pasar. Yayasan fatahillah melaksanakan manajemen pemasaran dengan cara melibatkan keluarga dan para alumni dengan bahan utamanya media jejaring sosial. Dalam melakukan penelitian seorang peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam proses observasi peneliti melakukan pengamatan tentang lingkungan yang ada di yayasan fatahillah tersebut kemudian peneliti melakukan proses wawancara untuk mendapatkan hasil penelitian berupa data yang akurat, salah satu narasumbernya yaitu kyai Gufron, M.Pd selaku pengasuh yayasan fatahillah sumberkerang. Proses penelitian selanjutnya yaitu dokumentasi pada tahap ini peneliti mengkaji dokumen penting yang ada di yayasan fatahillah guna untuk menemukan data hasil penelitian yang sesuai dengan tujuan peneliti.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi Siswa Melalui Konseling Kelompok Dengan Teknik Coping di SMK Sakti Gemolong
Nur Afifah Hilmy;
Muya Barida;
Niken Susilowati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.17 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5903
Tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas yang berfokus dalam layanan Bimbingan dan Konseling atau PTBK ini adalah upaya meningkatkan kemampuan regulasi emosi siswa melalui konseling kelompok dengan teknik Coping di SMK Sakti Gemolong. Penelitian ini berawal dari keprihatinan peneliti melihat masih banyak siswa yang masih kurang dalam mengontrol emosi. Dikuatkan berdasarkan penyebaran angket kebutuhan peserta didik yang hasilnya diketahui masalah regulasi pada siswa tergolong tinggi, yaitu mencapai 69,7%. Artinya masalah ini masuk kategori hambatan yang perlu segera ditemukan solusinya. Kemudian, berbagai cara diusahakan untuk membantu mencari solusi yang efektif dan dapat diterima oleh para siswa sekarang. Peneliti berupaya membantu para siswa ini membentuk regulasi emosi dalam diri agar mampu memenuhi salah satu tugas perkembangannya, yaitu mencapai kemandirian emosi. Sehingga kedepannya para siswa ini bisa melanjutkan tugas perkembangan dengan maksimal dan tanpa hambatan. Karena itu, peneliti memberikan opsi teknik konseling yang bisa membantu siswa untuk membentuk regulasi emosi, yakni menggunakan teknik coping dari konseling kognitif-behavior. Teknik ini merupakan salah satu teknik konseling yang prosesnya melibatkan aktivitas kognisi dan perilaku. Penelitian yang menguatkan salah satunya penelitian yang sudah dilakukan oleh Bettis dkk (2017), mengenai strategi coping merupakan salah satu strategi konseling yang bisa digunakan untuk mengurangi penekanan dalam emosi.