cover
Contact Name
Jurnal Jalabahasa
Contact Email
jalabahasa.bbjt@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
emmamaemunah69@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan
ISSN : 18584969     EISSN : 26156032     DOI : -
Core Subject : Education,
JALABAHASA adalah jurnal yang menjadi media publikasi hasil-hasil penelitian bidang bahasa, penerjemahan, dan pengajaran bahasa yang bukan penelitian tindakan kelas (non-PTK). JALABAHASA terbit dua kali dalam satu tahun, pada bulan Mei dan November. Seluruh artikel yang terbit telah melewati proses penelaahan oleh mitra bebestari.
Arjuna Subject : -
Articles 76 Documents
Kesalahan Sintaksis pada Esai Siswa (Grammatical Errors in Students Essays) Mubarokah, Eti
JALABAHASA Vol 15, No 2 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i2.385

Abstract

Pemilihan teks dalam pembelajaran tingkat sekolah menengah atas sering kali dimulai dengan menggunakan teks-teks yang struktur penulisannya mudah. Salah satu pembelajaran teks yang melatih keterampilan menulis siswa dengan kaidah yang mudah adalah esai. Esai merupakan karangan yang membahas suatu topik secara sepintas. Penelitian ini menganalisis kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis yang terdapat dalam esai karya siswa SMKIT Smart Informatika Surakarta tahun ajaran 2018/2019. Masalah yang ditelaah dalam penelitian ini adalah jenis-jenis kesalahan dan bagaimana kesalahan tersebut terjadi. Data berupa kesalahan gramatikal pada esai yang ditulis oleh siswa SMKIT. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk menentukan jenis kesalahan dan bagaimana kesalahan itu terjadi. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis pada esai karya siswa SMKIT Smart Informatika Surakarta tahun ajaran 2018/2019 dibagi menjadi tiga, yaitu frasa, klausa, dan kalimat. Beberapa faktor penyebab terjadinya kesalahan juga disajikan. The selection of texts in learning at the high school level often starts using texts with easy writing structures. One of the learning texts that practices writing skills of students with easy rules is essay. Essay is a paper that simply discusses a topic. This study analyzed grammatical errors in essay made by the students of SMKIT Smart Informatika Surakarta in 2018/2019. On that account, this article discusses types of and how such grammatical errors happen in the essays. Data in the forms of grammatical errors were collected from the texts. The results show that there are three levels of errors, i.e. phrases, clauses, and sentences. Factors for the errors to happen are also discussed.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Bidang Morfologi Terhadap Jual Beli Online di Instagram (The Analysis of Language Error in the Field of Morphology of Online Buying and Selling in Instagram) Oktavia, Wahyu
JALABAHASA Vol 14, No 1 (2018): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v14i1.136

Abstract

Instagram is an online based communication that frees users to comment with each other. In the analysis of morphological error in the field of morphology of online buying and selling in instagram this. The problem in this reseach are (1) how the form of error in online trading in the field of morphology, (2) what factor become the influence of  language error on the sale and purchase in instagram. The purpose of this reseach is (1) to know what form of mistake of language to online sale and selling in morphology field, (2) to know what factors influencing error of language. This research uses qualitative descriptive technique and using observation and documentation method. The result of the analysis of language error on the sale and purchase in the field of morphology that includes errors in the formation of word, errors in spelling and error in capital letter writing. The influencing factors include user language factor, lack of understanding of  indonesian language rules, psychological factors, environmental factors, language factors, regional language influence and foreign language influence.Keywords: Language error, Morphology, Online, Instagram
Pelanggaran Kesopanan dalam Ceramah Habib Bahar Bin Smith (The Violation of the Politeness Principle in Habib Bahar Bin Smith's Lecture) Kusno, Ali
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.321

Abstract

Salah satu penceramah yang mendapat perhatian publik karena bergaya provokatif adalah Habib Bahar bin Smith. Penelitian ini untuk mengungkapkan pelanggaran kesopanan dalam ceramah Habib Bahar. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen. Sumber data yaitu tuturan ceramah Habib Bahar yang diunggah di Youtube. Penelitian ini menggunakan pragmatik. Sedangkan teknik analisa data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pernyataan-pernyataan dalam ceramah Habib Bahar terbukti melanggar prinsip kesopanan. Habib Bahar mengungkapkan bahwa Jokowi seorang penghianat bangsa. Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan  maksim pujian. Habib Bahar juga menyebut Presiden Jokowi seperti banci. Itu melanggar prinsip maksim kearifan  dan  maksim pujian. Habib Bahar berpandangan bahwa Presiden Jokowi tidak pantas menjadi presiden karena mantan tukang mebel. Habib Bahar dalam rekaman ceramahnya menyatakan bahwa Presiden Jokowi sebagai seoorang penghianat bangsa. Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan maksim pujian. Pernyataan Habib Bahar penuh dengan kecaman dan tanpa ada unsur apresiasi dan pujian kepada pihak Jokowi. Habib Bahar menganggap Jokowi mengingkari janji. Itu melanggar prinsip maksim kearifan. Pernyataan Habib Bahar juga tidak berdasarkan data pendukung. Selain itu, pelanggaran prinsip maksim pujian. Habib Bahar dalam pernyataan tersebut mempertanyakan program kesejahteraan rakyat yang dijalankan pemerintah. Habib Bahar mempertanyakan kesejahteraan hadirin. Habib Bahar berpandangan bahwa kemakmuran bukan untuk rakyat, tetapi untuk asing. Berdasarkan data tersebut, penyataan Habib Bahar melanggar prinsip kesopanan, yakni pelanggaran prinsip maksim kearifan dan maksim pujian.  
Model Pengajaran Bahasa Indonesia Berbasis Komputasi (The Teaching Model of Bahasa Indonesia with Computation Based) Retno Ningsih, Tri Wahyu; Astuti, Ida
JALABAHASA Vol 13, No 2 (2017): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v13i2.86

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang model pengajaran bahasa Indoensia berbasis komputer sebagai media pembelajaran. Model pembelajaran tersebut digunakan sebagai bentuk alternatif pembelajaran untuk mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode mix methods, yaitu merancang aplikasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa model dapat digunakan untuk meningkatkan dan melengkapi model pembelajaran yang bersifat konvensional. Melalui instruksi yang tepat, model pembelajaran interaktif ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pembelajaran siswa. Selain itu, media dapat digunakan mahasiswa untuk mengingat ilmu pengetahuan, memberi motivasi, dan ketertarikan siswa terhadap sesuatu hal yang relevan dengan berbagai konsep. The purpose of this study is to design the teaching model of Bahasa Indonesia with computerbased as a medium of learning. The learning model is used as an alternative form of learning for university students. The study method used is the of mix methods, namely application designing, interview1, and observation. The result shows that the model can be used to improve and to fi t up the conventional learning model. Through the proper instruction, this interactive learning model can improve the students? knowledge and learning. In addition, the media can be used by the students to remember science, to motivate, and to attract the interest of the students toward something that is relevant to the various concepts.
PERGESERAN BUDAYA DALAM MASYARAKAT (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK TERHADAP LAGU-LAGU DANGDUT MASA KINI) (CULTURE SHIFT IN SOCIETY (SOCIOLINGUISTIC STUDY ON RECENT DANGDUT’S SONGS)) Setyaningsih, Nur Ramadhoni
JALABAHASA Vol 12, No 2 (2016): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v12i2.252

Abstract

Bahasa dan musik bersifat saling mengisi dalam kegiatan bermusik. Setiap ungkapan musik dilantunkan dalam bentuk bahasa yang menyentuh dan harus mampu menarik perhatian pendengarnya. Bahasa dalam musik dapat dilihat melalui tampilan teks dan lirik lagu. Liriklirik lagu dalam musik tidak hanya menjadi alat ekspresi diri dari penyanyi maupun pencipta lagu, tetapi sekaligus menjadi gambaran perilaku dan perasaan yang berkembang di masyarakat. Kajian ini berusaha mengupas tentang bahasa yang ada dalam lirik lagu serta gambaran yang ada dalam masyarakat berdasarkan lirik lagu tersebut. Kajian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis untuk ilmu sosiolinguistik terutama dalam hal variasi kebahasaan dalam lirik lagu juga tentang hakikat fungsi bahasa dalam masyarakat. Selain itu, dapat pula dimanfaatkan secara praktis dalam hubungannya dengan pengembalian etika masyarakat. Pengambilan data dilakukan dengan mengunduh dari internet serta mendengarkan radio dan kecenderungan masyarakat dalam bernyanyi. Berdasarkan kajian yang dilakukan dapat dideskripsikan bahwa keunikan bahasa dalam lirik lagu dangdut masa kini dapat dilihat dari rima dan pilihan kata. Sementara itu, kondisi masyarakat yang terpotret berdasarkan lirik lagu dangdut masa kini menunjukkan adanya perubahan pola pikir masyarakat. Hal-hal yang pada mulanya dianggap tabu menjadi hal yang lumrah untuk diungkapkan. Budaya materialisme dan konsumerisme telah masuk dalam masyarakat. ABSTRACT Language and music complete each other in the music activities. Every musical expression is played in touched language and must be able to attract the attention of the hearers. The language in music could be seen through its texts and song lyrics. The song lyrics in the music not only become mean of self expression from the singer or the song composers, but also become the re? ection of the feeling and attitude growing in society. This research studied the language in the song lyrics and the re? ection of the society based on the song lyrics. This research is aimed to be bene? cial theoretically for sociolinguistics particularly in the ? eld of language variation in the song lyrics as well as the nature of the language function in society. In practice, this research is also bene? cial in recovering the ethic in society. The data was taken by downloading from the internet and listening to radio as well as the tendency of the society in singing. Based on the research, it could be described that the language uniqueness in the recent dangdut song lyrics could be seen from the rhyme and the diction. While, the condition of the society could be captured based on the recent dangdut song lyrics showed the thought pattern of the society. There are issues which previously considered taboo to be revealed but become common. Materialism and consumerism culture have diffused in society. 
PENGGUNAAN BAHASA MAHASISWA MULTIETNIK DALAM MEDIA SOSIAL (THE USE OF LANGUAGE OF UNIVERSITY STUDENTS IN SOCIAL MEDIA) Maemunah, Emma
JALABAHASA Vol 12, No 1 (2016): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v12i1.107

Abstract

Keberagaman etnik dalam komunitas mahasiswa memunculkan suatu nuansa dan fenomena yang khas dan berbeda dalam penggunaan bahasa. Masyarakat multietnik cenderung menggunakan bahasa yang berbeda-beda ketika berkomunikasi dengan etnik satu dan etnik lainnya. Keberagaman etnik dan bahasa tersebut memungkinkan seseorang menjadi mampu menggunakan lebih dari satu bahasa. Komunikasi saat ini dapat dilakukan melalui berbagai media, salah satunya adalah media sosial. Banyak sekali media sosial yang dapat digunakan untuk berkomunikasi, seperti facebook, twitter, bbm (blackberry messenger), line, dan whatsapp. Penelitian dengan ancangan sosiolinguistik dan metode kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan bahasa yang digunakan dalam komunitas mahasiswa multietnik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan oleh mahasiswa multietnik di Kota Semarang dalam media sosial adalah bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing. Kemultietnikan mahasiswa dengan bahasa yang berbeda mengakibatkan penggunaan campur kode. Faktor penyebab penggunaan bahasa tertentu antarmahasiswa multietnik adalah stimulus atau inisiasi yang disampaikan oleh penutur pertama. Selain itu, faktor latar atau situasi bahasa tertentu digunakan, faktor penutur dan petutur yang melakukan percakapan, maksud dan tujuan yang diinginkan oleh penutur dan petutur, bentuk pesan dan isi pesan yang dipilih oleh penutur dan petutur turut memengaruhi bahasa yang digunakan. ABSTRACT The ethnical variety in the university student community has brought a unique phenomena and different nuance in their language use. The students in the multiethnic community tend to use various languages to communicate to each other. Those various ethnics and languages would encourage the member of the community to use more than one language. In the other hand, people could communicate nowadays through all sorts of media. One of them is social media. Some of the social medias such as facebook, tweeter, bbm (blackberry messenger), line, and whatsapp could be used as mean of communication. This research uses approach in sociolinguistics and qualitative-descriptive method. The aim of this research is describing the language use in students? multiethnic community. The result shows that the language used in multiethnic students in Semarang in social media is Indonesian, local, and foreign languages. The students in different language multiethnic community used the code-mixing. The factor that causes a certain language use in multiethnic students is the stimulus or the initiation uttered by the ? rst speaker. The other factor such as setting or situation where a certain language used, speaker, and hearer that are involved in the conversation, form and contain of the message chosen by the speaker and the hearer, have also in? uence the language used. 
KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA DALAM LINGKUNGAN MULTIETNIS LANGUAGE TRAINING CENTRE (LTC) UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA (UKSW) SALATIGA Inayati, Ika
JALABAHASA Vol 13, No 1 (2017): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v13i1.42

Abstract

Indonesia merupakan negara multietnis. Bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu yang diharapkan dapat menjembatani komunikasi dalam lingkungan multietnis tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa Indonesia di lingkungan multietnis dan menemukan serta menjelaskan pengaruh kondisi multietnis tersebut terhadap kesantunan berbahasa Indonesia. Data diperoleh dengan cara observasi menggunakan teknik simak, libat, cakap yang direkam tanpa sepengetahuan responden. Selain itu, data juga diperoleh melalui kuesioner. Hasil analisis data percakapan dan kuesioner dengan metode deskriptif-kualitatif menunjukkan bahwa responden di lingkungan LTC, UKSW telah memperhatikan unsur-unsur kesantunan berbahasa. Berdasarkan isian atau jawaban responden atas kuesioner diketahui bahwa kondisi multietnis di LTC UKSW terhadap kesantunan berbahasa tidak memberikan pengaruh negatif. AbstractIndonesia is a multiethnic country. Indonesian language is the language that unites and bridges the communication between the multiethnics. The research aims to describe the politeness of using Indonesian language and the influence of the multiethnics environment to the politeness of using Indonesian language. The data collected by observation using recorded simak, libat, cakap techniques. The respondents did not know that they were recorded. The data is also gathered from the answers of the questionnaires. Using the qualitative method, the result shows that the multiethnic respondents in LTC, UKSW have applied the politeness when using Indonesian language. Based on the questionnaires, the multiethnic in LTC UKSW does not give negative effect on politeness in using Indonesian language.  
Peranan Filsafat Bahasa dalam Perkembangan Linguistik (The Role of Language Philosophy in the Development of Linguistics) Nugroho, Raden Arief
JALABAHASA Vol 14, No 2 (2018): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v14i2.204

Abstract

Filsafat merupakan ilmu tertua yang dipelajari oleh manusia. Dalam perkembangannya, filsafat yang tidak bisa lepas dari pembahasan mengenai bahasa, melahirkan ilmu filsafat bahasa. Filsafat bahasa semakin berkembang karena bahasa memiliki fungsi subjektif yang menggambarkan pengalaman hidup manusia. Subjektivitas inilah yang akan terus memantik minat dari para aktor filsafat bahasa untuk mendiskusikan dan memperdebatkan aspek-aspek yang terlibat. Artikel ini mengkaji hubungan antara filsafat bahasa dan perkembangan linguistik. Pendekatan kualitatif dalam artikel ini direalisasikan dengan mengaplikasikan kajian pustaka kritis di berbagai literatur yang relevan. Dari kajian pustaka kritis, penulis melihat bahwa bahasa adalah sebuah objek atas refleksi unik pengalaman kehidupan manusia. Oleh karena itu, sebuah ?simpul? diperlukan untuk ?mengilmiahkan? keunikan pengalaman manusia. Hal itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan filsafat ilmu sebagai motor dan linguistik sebagai roda penggeraknya. Philosophy is one of the oldest studies learnt by human. In the development, philosophy, which cannot be separated from language issues, generates philosophy of language. It develops because language has a subjective function that portrays human?s experience. This subjectivity triggers the attention of language philosophy scholars to explore the aspects involved. This article tries to study the relationship between philosophy of language and linguistics development. The qualitative paradigm applied in the article is realized through the application of critical reviews of relevant literatures. From the study, the author identifies that language is the object of human?s unique reflection of his or her life experience. Thus, a ?bridge? is needed to scientize the uniqueness of human?s experience. The connection can be made possible by exploiting philosophy, as the engine, and linguistics, as its wheel.
Analisis Peribahasa Indonesia yang Disediakan KBBI Daring (Analysis of Indonesian Proverbs Provided by KBBI Online) Abidin, Zainal
JALABAHASA Vol 15, No 2 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i2.369

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peribahasa Indonesia yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Dengan metode kualitatif, data yang berupa peribahasa dikumpulkan dari laman https://kbbi.kemdikbud.go.id dengan teknik simak dan catat. Setelah memilih fitur admin, data, cari entri, dan fitur penyaringan dalam daftar entri KBBI daring, dilakukan pencatatan dan analisis. Dari hasil pembahasan disimpulkan bahwa terdapat lima belas peribahasa yang memakai bagian tubuh sebagai lema induk. Sementara itu, peribahasa yang tidak memakai bagian tubuh sebagai lema induk ditemukan berjumlah seratus enam peribahasa. Pada peribahasa yang mengandung kata dada, jantung, dan jari, tidak ditemukan peribahasa yang memakai bagian tubuh tersebut sebagai lema induk.This research aims to describe the Indonesian proverbs contained in Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online. With qualitative methods data in the form of proverbs are collected from the page https://kbbi.kemdikbud.go.id with the technique of listening and note taking. After clicking the admin, data, look for entries, and filtering features in the list of online KBBI entries, recording and analysis are performed. From the results of the discussion it was concluded that there were fifteen proverbs that used body parts as the parent body, while proverbs that did not use body parts as parent body were found to be one hundred and six proverbs. In proverbs that contain the words dada, jantung, and jari, there is no proverb that uses that part of the body as the parent entry.
Efek Estetis dalam Cerpen Bunga Mawar dan Burung Bul-Bul Karya Oscar Wilde (Kajian Stilistika) (Aesthetic Effect in the Rose and the Nightingale by Oscar Wilde (Stylistic Study) ) Tjakrawiriadi, Muchammad Faisal
JALABAHASA Vol 14, No 1 (2018): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v14i1.114

Abstract

ABSTRAKMakna sebuah karya sastra bergantung pada penggunaan gaya bahasa. Penggunaan gaya bahasa dimaksudkan oleh pengarang untuk menimbulkan efek tertentu bagi pembaca terutama efek estetik. Cerita pendek ?Bunga Mawar dan Burung Bul-Bul? karya Oscar Wilde yang sudah diterjemahkan oleh Amrisa Nur merupakan cerpen yang menarik untuk dikaji dalam penelitian sastra dengan menggunakan pendekatan stilistika. Tujuan penelitian stilistika adalah untuk menguraikan dan mengungkap gaya bahasa yang digunakan oleh pengarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan untuk menemukan makna dan fungsi stilistika itu dalam karya sastra yang diteliti. Ada beberapa unsur yang akan difokuskan oleh peneliti yaitu: unsur leksikal, unsur sintaksis (kalimat), dan unsur retorika yang terdapat dalam cerpen Bunga Mawar dan Burung Bul-Bul.ABSTRACT The meaning of a literary work depends on the use of the language style. The use of language styles is intended by the author to have a certain effect on the readers,especially the aesthetic effects. The short story of The Rose and The Nightingale by Oscar Wilde translated by Amrisa Nur is an interesting short story for literature research using a stylistic approach. The purpose of stylistic research is to interpret and reveal the style of language used by the author. This study uses qualitative method. This study also aimed to find the meaning and function of the stylistic in this literary work. There are several elements that will be focused by the researcher, there are: lexical elements, syntax elements (sentences), and elements of rhetoric that contained in the short story The Rose and The Nightingale.