cover
Contact Name
Hedrikson Marnes Ander
Contact Email
pppm.polnustar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pppm.polnustar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kepulauan sangihe,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Tindalung
ISSN : 24427381     EISSN : 26554291     DOI : 10.54484
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Tindalung merupakan terbitan berkala dari hasil penelitian yang diangkat pada bidang Maritime, Fishing and Processing, Biology.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Mas Koi (Cyprinuscarpio Koi) yang Diberi Pakan Buatan Jetti T. Saselah; Usy Nora Manurung
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.262 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i1.77

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas koi (Cyprinuscarpio koi) yang diberi pakan buatan. Pembuatan pakan dan uji pakan lewat pemberian kepada ikan mas koi (Cyprinuscarpio koi) dilakukan di Kampung Hiung Kecamatan Manganitu.Penelitian ini dilakukan dengan 4 perlakuan yaitu A (Pakan protein 20%), B (Pakan Protein 30%), C (Pakanbuatan 40%) dan D (Pakan komersil sebagai control), setiap ulangan terdiri dari 10 ekor ikan mas koi. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: tepung ikan, tepung dedak padi, tepung kedelai, tepung jagung, tepung daluga, premix. Metode formulasi pakan menggunakan metode bujur sangkar. Ikanmas koi dipelihara dengan pemberian pakan buatan. Frekuensi pemberian pakan secara addlibitum 2 kali sehari, yaitu pagi: 08.00, dan sore hari : 17.00. Pengukuran panjang tubuh dilakukan selang 7 hari selama 28 hari pemeliharaan. Sedangkan untuk tingkat kelangsungan hidup dengan pengamatan jumlah ikan yang mati setiap hari.
Pengaruh Tahap Adaptasi Salinitas yang Berbeda terhadap Keberhasilan Hidup, Nafsu Makan dan Kondisi Ukuran Benih Ikan Nila (Oreochromis Niloticus, Bleeker) Edwin O. Langi; Jane Seke
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.52 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i1.78

Abstract

Pemanfaatan pantai untuk meningkatkan produksi ikan dapat dilakukan dengan berbegai cara, salah satunya adalah melalui budidaya jenis ikan nila yang dapat beradaptasi di lingkungan pantai. Salah satu jalan ketersedian benih adalah memproduksinya dari hasil adaptasi bertahap dari air tawar ke air laut. Tahap adaptasi salinitas yang rendah (5 dan 10 ppt) menunjukkan tingkat keberhasilan hidup yang tinggi, nafsu makan yang besar dan kondisi tubuh yang baik dibandingkan jika tahapan adaptasi salinitas yang tinggi (15 ppt). Perbedaan kemampuan adaptasi salinitas pada ikan nila uji ini lebih banyak dikaitkan dengan kurangnya energi yang dipakai untuk osmoregulasi saat ikan uji mengalami perubahan salinitas pada tingkatan rendah (5 dan 10 ppt) yang rendah.Sehingga energi tersebut dapat dipakai untuk bertahan hidup, nafsu makan baik dan bertumbuh.
Mutu Ikan Pindang Selar (Selaroides Sp.) pada Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Kemangi Stevy Imelda Murniati Wodi; Eko Cahyono; Nolex Mamontho
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.475 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i1.79

Abstract

Ikan sebagai bahan makanan yang mengandung protein tinggi dan mengandung asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh, disamping itu nilai biologisnya mencapai 90%, dengan jaringan pengikat sedikit, sehingga mudah dicerna. Pengolahan ikan pindang selar (Selaroides leptolepis)menggunakan penambahan bahan pengawet alami ekstrak daun kemangi melalui beberapa proses yaitu persiapan bahan baku, penyiangan, penimbangan ikan, penimbangan garam dan ekstrak daun kemangi, pembaluran garam dan ekstrak daun kemangi, dan pengukusan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui mutu ikan pindang selar (Selarodies leptolepis) dengan penambahan konsentrasi ekstrak daun kemangi. Berdasarkan hasil analisis nilai kadar air untuk konsentrasi ekstrak kemangi 0% nilai kadar air adalah 64,8%. konsentrasi ekstrak kemangi 4% adalah 62,47% dan konsentrasi ekstrak kemangi 8% adalah 61,60 %, hasil analisis nilai pH untuk konsentrasi ekstrak daun kemangi 0% adalah 7,80. konsentrasi ekstrak kemangi 4% adalah 6,80 dan konsentrasi kemangi 8% adalah 6,77, hasil analisis pengujian Angka Lempeng Total (ALT) pada konsentrasi ekstrak kemangi 0% adalah 6,5×10-2. Konsentrasi ekstrak kemangi 4% adalah 3,2×10-2dan konsentrasi ekstrak kemangi 8% adalah <250 koloni/gram. Hasil analisis pengujian organoleptik pada ikan pindang selar (Selaroides leptolepis) untuk konsentrasi ekstrak kemangi 0%,konsentrasi ekstrak kemangi 4% dan konsentrasi ekstrak kemangi 8% telah memenuhi persyaratan mutu.
Analisis Kontaminasi Total Mikroba pada Beberapa Produk Ikan Segar Kabupaten Kepulauan Sangihe Jaka F.P. Palawe; Stevy Imelda Murniati Wodi; Eko Cayono
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.238 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i1.80

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kontaminasi total mikroba pada beberapa produk ikan segar/mentah di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Hasil pengujian Total Bakteri empat jenis ikan di Pasar Towoe menunjukan bahwa ikan layang memiliki nilai tertinggi yaitu 106.833 koloni/gram dan terendah pada ikan selar 77.000 koloni/gram. Hasil pengujian Total Jamur menunjukan bahwa ikan layang memiliki nilai tertinggi yaitu 25,9 koloni/gram dan terendah pada ikan selar 19 koloni/ gram. Nilai total bakteri dan total jamur empat jenis ikan di Pasar Towoe dalam kategori baik karena berada dibawah SNI ikan segar yaitu 5 x 105 koloni/gram. Hasil analisa statistik varians menunjukan bahwa jenis ikan tidak berpengaruh terhadap nilai kontaminasi bakteri dan jamur, sedangkan hasil analisa korelasi dan regresi menunjukan bahwa nilai pertumbuhan total bakteri memiliki hubungan yang erat dengan pertumbuhan fungi atau jamur.
Ekstraksi dan Karakterisasi Kalsium dari Limbah Demineralisasi Kitin (Extraction and Characterization of Calcium Eko Cahyono; Stevy Imelda Murniati Wodi; Jaka Frianto Putra Palawe
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.313 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i1.81

Abstract

Kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat di dalam tubuh. Lebih dari 99% kalsium ada di dalam tulang dan gigi, yaitu bersama-sama dengan fosfat membentuk kristal tidak larut yang disebut kalsium hidroksiapatit (Ca3(PO4)2)3Ca(OH)2. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan dan mendayagunakan limbah demineralisasi kitin agar menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi dengan cara proses pembuatan kalsium. Kalsium yang dihasilkan diharapkan dapat membantu mengatasi gejala osteoporosis bagi kamu lansia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi dengan menerapkan sistem zero waste. Penelitian ini dimulai dengan pengambilan sampel limbah crustacea diindustri pengolahan seafood selanjutnya dilakukan proses pembuatan kitin yang menghasilkan beberapa jenis limbah seperti limbah heating, limbah deproteinasi dan limbah demineralisasi. Limbah demineralisasi yang telah terkumpul selanjutnya diprecipitasi dengan menggunakan basa kuat seperti NaOH.Pengujian kalsium dilakukan untuk menhetahui mutu kalsium yang diekatraksi dari limbah demineralisasi. Produk calsium yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan alami untuk mencegah penyakit osteporosis dengan spesifikasi rendemen terbaik sebesar 64,80%, loss on drying sebesar 1,10%, loss on ignition sebesar 0,40%, nilai pH sebesar 7,65, kadar calsium sebesar 97,80%, dan daya serap air sebesar 20,15%.
Optimalisasi Feedback Query Istilah Kultur dan Subkultur terhadap Konten Bahasa Resmi Menggunakan Metode Rocchio Relevace Feedback Arifin Paulus Tindi; Alfrianus Papuas; Adi Pandu Nababan
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.846 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i1.82

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kultur dan sub kultur adat budaya yang sangat variatif dari berbagai macam daerah dan hal tersebut mempengaruhi kehidupan bermasyarakat dalam penggunaan istilah yang cukup beragam dan telah dipakai secara turun temurun. Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa resmi dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Semua konten resmi menggunakan bahasa Indonesia, yang bagi sebagian masyarakat tersebut belum memahami dengan baik. Menjembatani antara istilah kultur atau pun sub kultur masyakat diperlukan interpreter yang dapat mengerti dan memahami istilah tersebut kemudian mencocokan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang benar dan tepat. Metode Rocchio Relevance Feedback digunakan sebagai interpreter untuk menjembatani hal tersebut.
Gambaran Pengetahuan Siswa tentang Bahaya Seks Bebas bagi Kalangan Remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Tahuna Febrina Miranda Onthoni; Mareike D. Patras
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.566 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i2.83

Abstract

Hubungan seks yang dilakukan diluar pernikahan bagi kalangan remaja sudah tidak asing lagi. Banyak sekali alasan mengapa remaja melakaukan hubungan seks bebas, agar supaya dikatakan gaul sampai untuk mendapatkan uang. Berdasarkan penelitian diberbagai kota besar di Indonesia sekitar 20 hingga 30% remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks pranikah. Sebanyak 62,7% anak SMP mangaku sudah tidak perawan (Simanjorang,2011). Angka kehamilan di SMK Negeri I Tahuna terhitung sejak tahun 2003 tercatat ada 15 siswa, Sejak 3 tahun terakhir rata-rata ada 5 siswa yang putus sekolah karena kehamilan yang tidak diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMK Negeri I Tahuna berada dalam kategori baik (95%) hal ini menunjukan bahwa pada umumnya siswa sudah memahami bahaya seks bebas di kalangan remaja. Disarankan kepada siswa untuk dapat memanfaatkan lebih baik lagi fasilitas internet dan perpusatakaan yang ada.
Gambaran Perilaku Masyarakat tentang Malaria di Kampung Tawoali Kecamatan Manganitu Chandrayani Simanjorang; J. Mododahi; N. Pangandaheng
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.801 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i2.84

Abstract

Malaria masih merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita, ibu hamil, selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurunkan produktivitas kerja. (Depkes RI, 2009:1). Di Kecamatan Manganitu, Kampung Tawoali merupakan Kampung dengan jumlah penderita malaria tertinggi. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pada tahun 2014 yang diukur dengan Annual Parasite Incidence (API) sebesar 2,15 % positif malaria (Profil Puskesmas dan Annual Parasite Incidence (API) 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Perilaku Masyarakat tentang Penyakit Malaria di Kampung Tawoali KecamatanManganitu.Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan metode survey, sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 responden.Pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling. Pengolahan dan analisa data melalui beberapa proses seperti editing, coding dan tabulating.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan responden tentang penyakit malaria hanya dalam tingkatan cukup yaitu 51 (53%),untuk sikap masyarakat tentang malaria sudah banyak yang sikapnya baik yaitu sebesar 83 responden (86%), untuk tindakan masyarakat dalam penanganan penyakit malaria masih pada kategori kurang yaitu sebesar 60 responden (62%), oleh karena itu, tindakan masyarakat yang ada di Kampung Tawoali masih dalam kategori Guided Response yaitu masih memerlukan tuntunan dari petugas kesehatan yang ada di tempat. Sementara perilaku responden yang mencakup 3 domain perilaku kesehatan yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan, paling banyak adalah cukup yaitu 80 orang (83%). Hal ini menggambarkan perilaku masyarakat yang ada di Kampung Tawoali baru sebatas pada pengetahuan dan sikap yaitu belum ada kesadaran sepenuhnya tentang penanganan penyakit malaria.Pada penelitian ini diperoleh hasil yaitu survey perilaku masyarakat tentang penyakit malaria menunjukan bahwa sebagian besar perilaku berada pada kategori cukup yaitu (83%). Untuk dapat memperkaya hasil penelitian diharapkan ada penelitian tentang penyakit malaria dengan variabel yang lebih luas misalnya menghubungkan faktor perilaku dengankejadian malaria.
Gambaran Pengetahuan Keluarga tentang Bahaya Minuman Bersoda bagi Kesehatan di RT 04 Lingkungan 02 Kelurahan Tapuang Kecamatan Tahuna Timur Gracia C. Tooy
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.091 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i2.85

Abstract

Rasa minuman soda yang memberi kesan segar itulah yang disukai banyak orang. Akan tetapi dalam mengomsumsi minuman tersebut masyarakat tidak mempertimbangkan bahaya atau dampak yang akan ditimbulkan. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang bahaya minuman bersoda di RT 04 Lingkungan 02 Kelurahan Tapuang Kecamatan Tahuna Timur. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi dari penelitian ini adalah seluruluh Kepala Keluarga dengan menggunakan total sampel sebanyak 50 Kepala keluarga. Responden yang bersedia pada saat penelitian ada 45 orang kepala keluarga.Hasil penelitian didapat dari 45 responden. Gambaran pengetahuan keluarga tentang bahaya minuman bersoda bagi kesehatan yangberpengetahuan baik sebanyak 35 responden (78%), 9 responden berpengetahuan cukup (20%), dan 1 responden berpengetahuan kurang (2%). Kesimpulan penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik. Diharapkan agar masyarakat dapat juga mensosialisasikan kepada orang lain terutama kerabat dan keluarga tentang bahaya minuman bersoda bagi kesehatan dan diharapkan dapat mengurangibahkan tidak mengkonsumsi minuman bersoda.
Gambaran Aktivitas Fisik pada Lansia di Kampung Kumai Kecamatan Tabukan Tengah S. Simon; Y. L. Tinungki; Y. E. Tuwohingide
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.328 KB) | DOI: 10.5281/jit.v2i2.86

Abstract

Aktivitas Fisik adalah setiap gerakan tubuh yang membutuhkan energi untuk mengerjakannya, seperti berjalan, menari, mengasuh cucu, dan lain sebagainya. Aktivitas fisik yang bermanfaat untuk kesehatan lansia sebaiknya memenuhi kriteria FITT (frequency, intensity, time, type). Frekuensi adalahseberapa sering aktivitas dilakukan, berapa hari dalam satu minggu. Intensitas adalah seberapa keras suatu aktivitas dilakukan. Biasanya diklasifikasikan menjadi intensitas ringan, sedang, berat. Waktu mengacu pada durasi, seberapa lama suatu aktivitas dilakukan dalam satu pertemuan, sedangkan jenis aktivitas adalah jenis-jenis aktivitas yang dilakukan. Survey awal di kampung Kuma I terdapat 90 orang lansia.Tujuan Penelitian untuk mengetahui Gambaran Aktivitas Fisik pada Lansia di kampung Kuma I Kecamatan Tabukan Tengah. (Profil Kampung Kuma I Kecamatan Tabukan Tengah). Rancangan penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan metode survey. penelitian ini dilakukan di Kampung Kuma I kecamatan Tabukan Tengah. Waktu penelitian dilakukan pada bulan juni, populasi pada penelitian ini adalah jumlah lansia sebanyak 90 orang dengan jumlah sampel 60 orang lansia, pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Hasil Penelitian yaitu gambaran aktivitas fisik pada lansia di kampung kuma I kecamatan tabukan tengah di temukan lansia dengan aktivitas ringan 22 orang (55%), dan lansia dengan aktivitas sedang 12 orang (30%) sedangkan lansia dengan aktivitas berat 6 orang(15%). Kesimpulan pada penelitian ini bahwa Tingkat aktivitas fisik pada lansia di Kampung Kuma I Kecamatan Tabukan Tengah ialah ringan sebanyak 22 rasponden (55%).

Page 3 of 13 | Total Record : 128