cover
Contact Name
Hedrikson Marnes Ander
Contact Email
pppm.polnustar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pppm.polnustar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kepulauan sangihe,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Tindalung
ISSN : 24427381     EISSN : 26554291     DOI : 10.54484
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Tindalung merupakan terbitan berkala dari hasil penelitian yang diangkat pada bidang Maritime, Fishing and Processing, Biology.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
Analisis Kadar Air dan Total Plate Count Surimi Ikan Tongkol (euthynnus sp.) an Ikan Layang (Decapterus russelli) Selama Penyimpanan Beku Frets Jonas Rieuwpassa; Alfira Opinri Sehangunaung; Irna Yanti Dalawir
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.043 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i1.99

Abstract

Surimi merupakan produk intermediate yang dibuat dari daging ikan yang mengalami proses pencucian berulang kali untuk menghilangkan lemak dan disimpan pada suhu rendah (penyimpanan beku). Selama penyimpanan beku terjadi denaturasi protein sehingga kadar air meningkat dan mempercepat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar air dan total plate count surimi yang dibuat ikan layang dan ikan tongkol selama penyimpanan beku. Surimi yang dibuat dari ikan tongkol dan ikan layang disimpan pada suhu beku (±-18oC) selama 6 hari. Analisa kadar air dan TPC dilakukan pada hari ke-0, ke-3 dan ke-6. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk histogram dan tabel kemudian dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen surimi ikan layang lebih tinggi (28,16%) dibandingkan surimi ikan tongkol (13.85%). Selama penyimpanan beku selama 6 hari terjadi peningkatan kadar air surimi ikan tongkol sebesar 14.49% sedangkan kadar air surimi ikan layang mengalami peningkatan tetapi tidak signifikan (0.72%). Nilai TPC surimi ikan layang (hari ke-0 : 2.5 x 103, hari ke-3 : 1.7 x 104, hari ke-6 : 2.6 x 104 koloni/gram) dan ikan tongkol (hari ke-0 : 2.7 x 103, hari ke-3 : 2.5 x 104, hari ke-6 : 2.7 x 104koloni/gram). Selama 6 hari nilai TPC mengalami peningkatan tetapi masih memenuhi Standar Nasional Indonesia (5,0 x 105 koloni/gram).
Laju Sedimentasi di Perairan Kampung Salurang Kabupaten Kepulauan Sangihe Eunike Irene Kumaseh; Mukhlis Abdul Kaim; Yuliana Varala Tatontos
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.471 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.100

Abstract

Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara dengan Ibukota Tahuna. Berjarak sekitar 142 Mil Laut dari Ibukota Propinsi Sulawesi Utara, Manado, terletak antara 20 4’13" – 40 44’ 22" Lintang Utara dan 1250 9’ 28" – 1250 56’ 57" Bujur Timur, berada diantara Pulau Sulawesi dan Mindanao (Republik Philipina), sehingga Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat dikategorikan “Daerah Perbatasan”. Kondisi geografis wilayah pesisir memiliki sumberdaya alam yang cukup melimpah dan unik, walaupun demikian sangat rentan terhadap berbagai masalah kerusakan lingkungan perairan terutama oleh aktivitas masyarakat yang mendiami serta memanfaatkan kawasan land base. Sedimentasiadalah peristiwa pengendapan material batuan yang telah diangkut oleh tenaga air atau angin. Permasalahan yang terjadi di Kampung Salurang adalah terjadinya sedimentasi yang cukup tinggi. Perangkap sedimen yang dipasang terdiri atas besi 6 m, pipa PVC 2" dengan panjang 11,5 cm, penutup Pipa PVC 2", dan tali pengikat untuk perangkap. Alat ini dipasang pada 2 tempat yaitu Stasiun 1 di dekat muara dan Stasiun 2terletak agak jauh dari muara. Pengamatan dilakukan seminggu sekali. Laju sedimentasi pada Stasiun 1 berkisar antara 0,069 – 0,648 m3/tahun dengan rata-rata laju sedimentasi 0,27 m3/tahun. Laju sedimentasi pada Stasiun 2 berkisar antara 0,08 – 0,23 m3/tahun dengan rata-rata 0,14 m3/tahun. Laju sedimentasi yang tinggi di Kampung Salurang adalah di dekat muara sungai yaitu pada Stasiun 1.
Analisis Kesiapan Teknologi Komponen Humanware Kelompok Nelayan di Tidore dan Santiago Berdasarkan Jenis Alat Tangkap Costantein I. Sarapil; Fitria F. Lungari
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.319 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.101

Abstract

Pengukuran tingkat kesiapan teknologi perlu dilakukan sebagai bagian dari audit teknologi untuk meningkatkan daya saing industri perikanan tangkap di kabupaten kepulauan Sangihe. Pada penelitian ini, pengukuran kesiapan humanware dilakukan di kelurahan Tidore dan kelurahan Santiago, dengan menggunakan metode teknometrik komponen humanware. Hasil pengukuran tingkat kecanggihannya berdasarkan komponen pengukuran kualifikasi (K), kreativitas dan inovasi (KI), hubungan kerja (HK) berdasarkan alat tangkap utama yang diukur di Tidore: mini purse seine 0,306, surface gill net 0,337, tuna hand line 0,234, bubu 0,304. Sedangkan, kesiapan teknologi komponen humanware nelayan yang ada diSantiago berdasarkan alat tangkap utama yaitu: tuna hand line 0,264, pancing cumi-cumi 0,196 dan senapan ikan (spear gun) yaitu 0,216. Kondisi nilai kedua kelurahan yang jauh dari angka kemutakhiran, menunjukkan kesiapannya masih sangat rendah, sehingga membutuhkan pengembangan yang besar.
Sintasan, Pertumbuhan dan Kondisi Tubuh Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Teluk Talengen Setelah Diaklimatisasi Salinitas dengan Tiga Metode Berbeda Edwin O. Langi; Aprelia M. Tomasoa; Yessi A. P. Manganang
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.991 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.102

Abstract

Usaha budidaya ikan air tawar di Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah cukup lama dan sebagian besar diproduksi dari kolam air tawar. Namun kuantitasnya masih rendah dibandingkan dengan permintaan konsumen. Salah satu upaya produksi ikan nila di kabupaten ini adalah ekstensifikasi perikanan budidaya di wilayah pantai. Penelitian Internal ini bersifat uji coba budidaya laut terhadap salah satu varietas unggulikan nila, yaitu Nila Nirwana tahap pendederan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pertumbuhan berat spesifik, panjang mutlak dan keberhasilan hidup serta pengaruh aklimatisasi ikan nila uji dari air tawar ke air payau sampai salinitas 35 ppt. Selama 13 hari aklimatisasi diperoleh hasil : Pertumbuhan berat spesifik dikategorikan pelan, yaitu antara 0,02 – 0,08 % gram/hari dari berat awal. Perbandingan hasil antar metode aklimatisasi menujukkan ikan nila uji dengan metode pindah lokasi lebih cepat dibandingkan kedua metode aklimatisasi lainnya, yaitu metode sirkulasi perlahan dan metode aklimatisasi ganti air. Perlakuan aklimatisasi dengan metode pindah lokasi ternyata menunjukkan hasil terbaik dengan sintasan mencapai 86 – 100%. Kedua metode aklimatisasi lainnya lebih rendah, yaitu metode ganti air, SR = 42 – 66% dan sirkulasiperlahan, SR = 40 – 68 %. Pertambahan panjang mutlaknya dikategorikan lambat, urutan nilai tertinggi (1) pindah lokasi 0,8 – 2,7 cm; (2) sirkulasi perlahan 0,4 – 1,2 cm; dan (3) ganti air 0,3 – 0,4 cm. Hasil pengujian statistik menunjukkan tidak ada pengaruh aklimatisasi terhadap pertumbuhan ikan uji. Faktor penyebabnya berkaitan dengan waktu pemeliharaan yang singkat, yaitu antara 13 – 14 hari dan dosis pakan tidakbanyak.
Identifikasi Parasit Pada Ikan Kuwe (Caranx spp) yang di Budidayakan di Keramba Jaring Apung Desa Talengen Christin Tatintin; Jetti Saselah; Edwin O. Langi
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.622 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis parasit pada ikan kuwe (caranx spp) yang dibudidayakan di keramba jaring apung Desa Talengen. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil sampel ikan kuwe secara acak di keramba jaring apung Desa Talengen dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tahuna. Sampel ikan berjumlah 20 ekor. Hasil penelitian menunjukan 7 jenis parasit yang digolongkan dalam (2) dua jenis Protozoa : Trichodina sp dan Chilodonella sp; (1) satu jenis cacing bulat Nemathelminthes : Camallanus sp; (3) tiga cacing pipih Platyhelminthes : Hexostoma sp, Stephanostomum sp dan Scolex sp; (1) satu jenis parasit Arthropoda : Ergasilus sp.
Biskuit Tinggi Protein Berbasis Daging Ikan dan Tepung Sagu Stevy Imelda Murniati Wodi; Frets Jonas Rieuwpassa
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.773 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.104

Abstract

Biskuit merupakan pangan praktis karena dapat dimakan kapan saja dengan pengemasan yang baik serta memiliki daya simpan yang relatif panjang. Berbagai jenis biskuit telah dikembangkan untuk menghasilkan biskuit tidak hanya enak tapi juga menyehatkan. Dengan menambahkan bahan pangan tertentu seperti daging ikan tuna kedalam proses pembuatan biskuit dan tepung sagu dapat dihasilkan biskuit dengan nilai tambah yang baik untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi biskuit daging tuna dengan substitusi tepung sagu dan susu skim. Empat formulasi, daging ikan, susu skim, dan tepung sagu yang terbentuk kemudian dilakukan uji parameter mutu yaitu uji organoleptik, serta menganalisa sifat organoleptik dan kimianya (uji kadar air, kadar abu, lemak, protein dan karbohidrat). Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan biskuit tuna yang berprotein tinggi, sehat, bergizi dan aman dikonsumsi oleh semua kalangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan tahap pembuatan biskuit, penentuan formulasi terbaik, pengujian organoleptik dan kimia. Hasil uji organoleptik menunjukkan kesukaan panelis terhadap warna yang paling disukai adalah formulasi A0 (sangat suka), Aroma yang disukai adalah formulasi A0 da A1 (sangat suka), Rasa yang disukai adalah formulasi A0 (amat sangat suka) dan tekstur adalah formulasi A0 (sangat suka). Analisis proksimat menunjukkan hasil uji kadar air terendah pada formulasi A1 (6,85%), kadar abu terendah padaformulasi A3 (0,46%), protein tertinggi pada formulasi A3 (12,79%), Lemak terendah pada formulasi A3 (9,91%), Karbohidrat terendah pada formulasi A2 (62,24%).
Karakteristik Mutu Organoleptik Ikan Layang (Decapterus Sp) Asin pada Konsentrasi Garam Berbeda Jefri A. Mandeno; Jaka F.P. Palawe
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.108 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.106

Abstract

Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki potensi keunggulan daerah yaitu dari sektor sumber daya kelautan, dimana 93.8% luas daerah adalah laut dan potensi sumber daya kelautan dan perikanan sebesar 34.000 ton/tahun dan yang baru dimanfaatkan baru berkisar 14.4% (Laporan Keterangan Pertangungjawaban Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, 2012). Di dalam rangka meningkatkan perekonomian rakyat Kabupaten Kepulauan Sangihe maka dilakukan pengembangan dari sektor kelautan perikanan sebagai tujuan utama, dengan salah satu sasaran yaitu terwujudnya kapasitas perikanan pasca tangkap, pengolahan dan industri. Produk olahan ikan asin di Kabupaten Kepulauan Sangihe saat sekarang ini masih bertujuan untuk meningkatkan masa simpan dan belum mempertimbangkan karakteristik mutu lain misalnya dari segi kimia dan mikrobiologis maupun organoleptik, sehingga produk akhir dari produksi ikan asin di Kabupaten Kepulauan Sangihe masih sangat beragam. Kualitas ikan asin yang dihasilkan sangat ditentukan oleh kualitas dan jumlah garam yang digunakan. Pada penelitian ini, ikan berikan kadargaram dengan konsentrasi yang berbeda yakni konsentrasi garam 5% (A), konsentrasi garam 10% (B), konsentrasi garam 15% (C) dan konsentrasi garam 20% (D). Untuk mendapatkan nilai organoleptik, dilakukan pengujian organoleptik dengan menggunakan 20 panelis Setelah itu dilakukan dengan uji perbedaan menggunakan analisis BNT (Beda Nyata Terkecil). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Hasil penelitian menunjukkan nilai Organoleptik sesuai dengan SNI dan nilai organoleptik metode hedonik menunjukan nilai yang baik yaitu berada diantara netral dan sangat suka dengan karakteristik mutu yang berbeda pada setiap perbedaan konsentrasi garam yang diberikan pada ikan layang asin.
Metode Gram-Schmidt dan Watershed Distance Transform untuk Pemisahan Sel Kanker Payudara Desmin Tuwohingide; Miske Silangen; Christian Koloay
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.565 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.107

Abstract

Penerapan pengolahan citra dalam membantu melakukan analisis citra mikroskopis semakin berkembang, salah satunya adalah penelitian tentang pemisahan sel kanker payudara bertumpuk. Hasil pemisahan sel kanker payudara akan sangat memperngaruhi akurasi perhitungan jumlah sel kanker. Metode watershed adalah metode segmentasi yang paling umum digunakan dan dikembangkan dalam pemisahan sel kanker bertumpuk pada penelitian sebelumnya. Berdasarkan penelitian sebelumnya juga diketahui bahwa metode Gram-Schmidt mampu menghasilkan nilai Mean Square Error yang relatif lebih rendah dibandingkan metode lainnya sehingga pada makalah ini diusulkan Pemisahan sel kanker payudara menggunakan metode Watershed Distance Transform berdasakan metode Gram-Schmidt. Dataset yang digunakan pada penelitian ini adalah citra mikroskopis sel kanker payudara jenis benign dan malignant. Kombinasi metode yang digunakan pada penelitian ini menghasilkan nilai MSE 0,09041 dan nilai akurasi pemisahan sel kanker sebesar 71,02%.
Evaluasi Kinerja Dosen Menggunakan Metode Extend Analysis pada Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) (Studi kasus pada Politeknik Negeri Nusa Utara) Stendy B. Sakur; Abraham Al Mubarak
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.998 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.2222274

Abstract

Dosen merupakan salah satu unsur penting dalam menunjang mutu pendidikan sebuah perguruan tinggi sehingga peningkatan kualitas kerja dosen secara langsung ataupun tidak langsung dapat mempengaruhi peningkatan kualitas lulusan. Karena pentingnya posisi dosen dalam suatu perguruan tinggi sehingga perlu adanya evaluasi untuk mempertahankan ataupun meningkatkan standar mutu dosen melalui suatu kajian evaluasi kinerja dari setiap dosen. Kinerja dosen seperti termuat dalam Tri Darma perguruan tinggi yang terdiri dari pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi kinerja dosen yang dititikberatkanpada kriteria pendidikan dan pengajaran dengan memfokuskan pada opini dari mahasiswa sebagai pelaku yang bersinggungan langsung dengan dosen. Kategori ini terdiri dari kriteria pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional yang masing-masing memiliki sub-attribute sesuai dengan karakteristik masingmasing. Metode Extend Analysis digunakan pada Fuzzy-Analytical hierarchy process (F-AHP), dimana metode ini dapat menentukan tingkat kekaburan dari sebuah data secara akurat yang dapat memberikan proses perangkingan dengan tepat. Terdapat sepuluh partisipan (mahasiswa) yang melakukan pengisian data kuisioner secara serentak dan terdapat lima dosen yang memberikan opini menyangkut tingkat kepentingan untuk kriteria dan sub-attribute, serta lima dosen yang akan dievaluasi untuk mendapatkan perangkingan. Sistem dikembangkan menggunakan framework Qt/C++ dengan IDE QtCreator serta menggunakan teknik parallel programming dengan QThread untuk menjaga kestabilan thread utama dari sistem. Berdasarkan pengujian yang dilakukan hasil perangkingan secara berurutan adalah GL, ST, AT, CKdan AP dengan rata-rata nilai secara berurutan adalah 0.256373, 0.214040, 0.190877, 0.177651 dan 0.161058, dengan kecepatan waktu proses sebesar ± 33 detik 58 milisecond. Kesimpulannya, sistem yang telah dibuat dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja dosen dengan jumlah sub-attribute yang relatif banyak dengan waktu pemrosessan yang relatif cepat.
Sistem Informasi Regristrasi dan Penentuan Penerima Beasiswa dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Berbasis Web (Studi Kasus pada Politeknik Negeri Nusa Utara) Alfrianus Papuas; Ella H. Israel; Stendy B. Sakur
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.967 KB) | DOI: 10.5281/jit.v3i2.109

Abstract

Pemberian beasiswa bagi mahasiswa merupakan salah satu fasilitas penunjang dalam rangka penyelesaian studi, menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki kompetensi, berdaya saing serta memiliki mental dan sikap yang baik, pemberian beasiswa ini didasarkan pada prestasi akademik, minat dan bakat serta status ekonomi peserta didik yang sudah tentunya perlu ditunjang dengan layanan yang memadai, khususnya bidang kemahasiswaan yang berperan penting dalam pemberian beasiswa. Perlunya peningkatan layanan kemahasiswaan khususnya pendaftaran dan penentuan penerima beasiswa perlu dibangun suatu sistem terkomputerisasi yang dapat menunjang bidang kemahasiswaan dalam melakukan proses pendaftaran, mengingat jumlah pendaftar yang cukup banyak dan dengan mempertimbangkan jarak atau lokasi tempat tinggal mahasiwa sehingga dengan menggunakan teknologi berbasis web dapat memberikan solusi bagi hal tersebut, penentuan penerimabeasiswa yang belum tepat sasaran, walaupun sudah berdasarkan aturan namun terkadang masih kurang maksimal, namun dengan sistem pendukung keputusan secara komputerisasi dan penggunaan metode Simple Additive Weighting (SAW) yang di kombinasikan dengan AHP dan Fuzzy sehingga mampu memberikan rekomendasi penerima beasiswa, serta pelaporan beasiswa dengan sistem komputerisasi dan menggunakan web pelaporan dapat langsung dilakukan kepada pimpinan perguruan tinggi maupun pelaporan ke pusat, sehingga proses pengelolaan beasiswa dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Jalannya penelitian ini mengikuti pola umum penelitian ilmiah dengan pendekatan berorientasi obyek dengan tahapan identifikasi (identification), analisis (analysis), perancangan (design), pemrograman (coding) dan pengujian (testing).

Page 5 of 13 | Total Record : 128