cover
Contact Name
Natalia Rosalina Rawa
Contact Email
nataliarosalinarawa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jipcb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 23555106     EISSN : 26206641     DOI : https://doi.org/10.38048/jipcb
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ruang lingkup dan fokus publikasi pada bidang pendidikan, pembelajaran, media pembelajaran, TIK dalam pendidikan dan pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan luar biasa.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PKN DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA SD Ni Nyoman Yusi Angriyani; I Made Darmada; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe jigsaw terhadap pemahaman konsep PKn ditinjau dari sikap sosial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus IV Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana yang berjumlah 125 siswa dengan jumlah sampel dipilih sebanyak 52 siswa. Sampel ditentukan melalui beberapa tahap yakni memilih kelas yang akan dijadikan sampel, pengundian kelas yang digunakan sebagai kelas control dan kelas eksperimen. Kelas Kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan model konvensional. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep PKn dan kuesioner sikap sosial. Untuk tingkat pemahaman konsep PKn alat ukur berupa tes pilihan ganda yang diberikan setelah perlakuan. Sedangkan untuk sikap sosial pengumpulan data didapat dari respon siswa terhadap alat ukur berupa kuisioner sikap sosial. Uji prasyarat analisis dilakukan untuk memeriksa distribusi data dan varians antar kelompok. Adapun uji prasyarat analisis pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah : (1) uji normalitas sebaran data, (2) uji homogenitas varians, dan (3) uji korelasi antar variabel. Setelah uji prasyarat dilanjukan dengan menganalisis data pemahaman konsep dan data sikap sosial menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap sosial terhadap pemahaman konsep PKn, (3) terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial tinggi, (4) tidak terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial rendah.
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI CARI KATA BAKU BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR I Gede Anom Apriliawan; Maria Goreti Rini Kristiantari; Nengah Arnawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.672

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan game edukasi Cari Kata Baku berbasis android pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi kata baku kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model ADDIE dengan tahapan-tahapan yaitu: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Subjek penelitian ini adalah game edukasi Cari Kata Baku berbasis android pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi kata baku. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah validitas dan praktikabilitas game edukasi Cari Kata Baku yang dikembangkan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode kuesioner dengan penyebaran instrumen rating scale. Data dianalisis menggunakan rumus mean untuk mengetahui persentase skor validitas dan praktikabilitas media. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persentase skor validitas media oleh ahli materi sebesar 95% dengan kualitifkasi sangat baik, dan oleh ahli media sebesar 99% dengan kualifikasi sangat baik. Persentase skor praktikabilitas oleh guru sebesar 96% dengan kualifikasi sangat baik, dan oleh siswa sebesar 91% dengan kualifikasi sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa game edukasi Cari Kata Baku berbasis android dinyatakan layak dan praktis digunakan untuk pembelajaran kata baku pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA ANAK BERGAMBAR BERNUANSA BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA SD Ida Bagus Komang Sanjaya; I Made Darmada; I Made Suarta
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan buku cerita anak berdasarkan muatan pembelajaran pada subtema Keberagaman Makhluk Hidup Dilingkunganku, dengan menginsersi budaya lokal yang relevan; serta 2) untuk mengetahui efektivitas buku cerita yang dihasilkan tersebut sebagai pendamping buku pelajaran kurikulum 2013 dalam pembelajaran. Penelitian ini melanjutkan hasil penelitian pengembangan desain dan produk menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementatian, Evaluation) oleh Sukmasari (2017) berupa prototipe buku cerita. Penelitian ini mengembangkan prototipe tersebut melalui tiga tahapan terakhir yaitu Development, Implementatian, dan Evaluation. Subjek pada penelitian ini adalah 2 orang ahli, 2 orang guru kelas IV, dan 35 orang siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pada tahap Development, dilakukan pembuatan buku cerita berdasarkan prototipe, dan menghasilkan sebuah buku cerita anak bergambar berjudul “Manggala Galang Kangin” yang telah dinilai oleh ahli. Pada tahap Implementation dilakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan buku cerita “Manggala Galang Kangin” dalam pembelajaran subtema “Kebegeragaman Makhluk Hidup Dilingkunganku”. Tahap Evaluation dilakukan untuk mengetahui efektivitas buku cerita “Manggala Galang Kangin” berupa hasil belajar siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan tes objektif tipe pilihan ganda untuk hasil belajar. Data hasil belajar dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) buku cerita anak bergambar berjudul “Manggala Galang Kangin” memuat mata pelajaran dengan insersi budaya lokal. Berdasarkan hasil penilaian para ahli, diperoleh kualitas dan kesesuaian buku cerita “Manggala Galang Kangin” tergolong sangat baik. (2) Melalui implementasi buku cerita, diperoleh efektivitas penggunaan buku cerita “Manggala Galang Kangin” terhadap hasil belajar siswa sebesar 6,01 tergolong sangat efektif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD Miftahur Wahida; I Gede Margunayasa; I Wayan Gunartha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap motivasi dan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas V SD. Rancangan eksperimen yang digunakan adalah rancangan eksperimen single factor independent grup design. Ukuran populasi dalam penelitian ini 120 peserta didik kelas V SD di Desa Banyubiru Kecamatan Negara. Dari 120 ukuran populasi peserta didik,70 peserta didik ditetapkan sebagai sampel. Data Motivasi belajar, dikumpulkan dengan lembar kuesioner, sedangkan data hasil belajar IPA peserta didik dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan secara simultan motivasi belajar dan hasil belajar IPA peserta didik antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional 2) Terdapat perbedaan motivasi belajar peserta didik antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. 3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA peserta didik antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas V
PENGARUH PENERAPAN MODEL MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI Dewi Yulvi Astriani; I Putu Wisna Ariawan; Nengah Arnawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.677

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan pada hasil belajar matematika siswa yang rendah karena model pembelajaran yang dilaksanakan kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model matematika realistik terhadap hasil belajar matematika siswa dengan mempertimbangkan motivasi berprestasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen post test only control group design, dengan penentuan sampel menggunakan tekhnik pengambilan sampel secara acak pada siswa kelas V SD Gugus III Arjuna. Jumlah sampel sebanyak 76 siswa yang terdiri dari 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 38 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes motivasi berprestasi yang berbentuk kuesioner sebanyak 30 soal untuk mengukur tinggi rendahnya motivasi berprestasi pada diri siswa, dan tes hasil belajar matematika berbentuk tes pilihan ganda sebanyak 30 soal yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan analisis anava dua jalur dan selanjutnya diuji dengan uji tukey. Semua pengujian dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model matematika realistik dengan siswa yang mengikuti model konvensional (Fhitung > Ftabel atau 10,138 > 3,13); (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika (Fhitung > Ftabel atau 82,052 > 2,96); (3) pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika realistik lebih baik daripada siswa yang mengikuti model konvensional (Qhitung > Qtabel atau 8,205 > 2,96); dan (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah ketika mereka diberikan perlakuan menggunakan model matematika realistik dan model konvensional (Qhitung < Qtabel atau 1,837 < 2,96).
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK, KEMAMPUAN VERBAL, DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD Made Emi Sugiartini; I Gede Margunayasa; I Putu Wisna Ariawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.679

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kemampuan numerik, kemampuan verbal dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Jembrana. Terdapat empat variabel yang diteliti pada penelitian ini yaitu, kemampuan numerik (X1), kemampuan verbal (X2) dan minat belajar (X3) sebagai variabel bebas, serta hasil belajar matematika (Y) sebagai variabel terikat, dengan jenis penelitian expost fact. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 256 orang dan diperoleh sampel dengan teknik propotional random sampling sejumlah 171 orang. Data kemampuan numerik dan kemampuan verbal dikumpulkan dengan tes objektif, data minat belajar dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan data hasil belajar dikumpulkan dengan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskrptif dan analisis statistik inferensial regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan yang simultan antara kemampuan numerik, kemampuan verbal dan minat belajar dengan hasil belajar matematika, 2) terdapat hubungan antara kemampuan numerik dengan hasil belajar matematika, 3) terdapat hubungan antara kemampuan verbal dengan hasil belajar matematika, 4) serta terdapat hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika dengan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang simultan antara kemampuan numerik, kemampuan verbal dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Jembrana.
HUBUNGAN SIKAP ILMIAH DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD I Putu Suwintara; I Gede Astawan; I Ketut Suar Adnyana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan sikap ilmiah dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Jembrana. Terdapat tiga variabel pada penelitian ini yaitu, sikap ilmiah dan kemandirian belajar sebagai variable bebas, serta hasil belajar IPA sebagai variable terikat, dengan dengan jenis penelitian expost facto. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial regresi sederhana dan regresi berganda. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 290 orang dan diperoleh sampel dengan teknik simple random sampling sejumlah 158 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara sikap ilmiah dengan hasil belajar IPA. Dengan memperoleh hasil belajar yang tinggi maka siswa juga harus mampu meningkatkan sikap ilmiah dalam diri; (2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA. Kemandirian tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan siswa, sehingga diasumsikan bahwa kemandirian belajar sangat erat kaitannya dengan hasil belajar siswa; (3) secara bersama-sama terdapat hubungan positif yang signifikan sikap ilmiah dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA. Untuk memeroleh hasil belajar IPA yang baik tentunya seorang siswa harus belajar dengan maksimal serta meningkatkan sikap ilmiah dan kemandirian belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan sikap ilmiah dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Jembrana.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR KREATIF BERBASIS GOOGLE FORM Agung Adhitya; I Gede Astawan; I Nyoman Rasmen Adi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.682

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V. Penelitian ini dilaksanakan pada Gugus II Untung Surapati dengan jumlah populasi 207 siswa dan sampel yang digunakan sebanyak 64 siswa. Instrumen ini menggunakan langkah penelitian dan pengembangan yaitu: a) menyusun spesifikasi tes, b) menulis tes, c) menelaah tes, d) melakukan ujicoba tes, e) menganalisis butir tes, f) memperbaiki tes, g) melaksanakan tes, dan h) menafsirkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V diperoleh yakni 20 soal yang valid, hasil uji reliabilitas berada pada katagori sangat tinggi, tingkat kesukaran berada pada kriteria sedang, daya pembeda berada pada kategori baik serta pada uji pengecoh semua diterima. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis layak digunakan. Validitas instrumen penilaian keterampilan berpikir kreatif berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V diperoleh yakni 10 soal yang valid, hasil uji reliabilitas berada pada katagori tinggi, tingkat kesukaran berada pada kriteria sedang, serta daya pembeda berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan berpikir kreatif layak digunakan.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN LITERASI SAINTIFIK MATERI ALAT PERNAFASAN MANUSIA DAN HEWAN PADA PEMBELAJARAN DARING Yuliana; Maria Goreti Rini Kristiantari; I Ketut Suar Adnyana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.683

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan instrumen literasi bagi siswa kelas V SD pada tema Udara Bersih bagi Kesehatan dengan materi Alat Pernafasan Manusia dan Hewan pada model pembelajaran dalam jaringan (daring). Penelitian juga bertujuan mengukur tingkat kelayakan, validitas, reliabilitas intrumen literasi saintifik yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development), dengan 7 langkah pengembangan yaitu 1) potensi masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) uji coba produk, dan 7) produk akhir. Penelitian dilaksanakan pada subjek siswa kelas V sekolah dasar di Gugus Pandu, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari angket dan produk instrumen literasi saintifik yang diujicobakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian pengembangkan ini menghasilkan instrumen literasi saintifik dengan penilaian kelayakan dari ahli sebesar 81,67% atau sangat layak, dengan tingkat kemenarikan instrumen 86,17% (sangat menarik), semua butir instrumen berkorelasi positif dengan skor total sehingga seluruh item instrumen literasi saintifik dinyatakan “ valid”, nilai varians 19.74 dengan derajat reliabilitas 0.81 (sangat tinggi), dengan tingkat daya pembeda “cukup baik” dan “baik”, fungsi distraktor menunjukkan nilai persentase seluruh option masing-masing item instrumen bernilai sama atau lebih besar dari 5% artinya fungsi pengecoh dapat “diterima” dan hasil uji tingkat kesukaran, terdapat 1 item katagori “mudah”, 18 item katagori “sedang” dan 1 item katagori “sukar”.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DAN SIKAP SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SD Agung Adi Widyatmika; I Made Darmada; I Made Suarta
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Melaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto dengan tiga variabel yaitu gaya belajar (X1), sikap sosial (X2) dan hasil belajar IPS (Y). Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial (anareg sederhana danda) dengan bantuan aplikasi SPSS (IBM Statistic 26.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan gaya belajar dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien determinasi adalah nilai (R2) dikali 100% = 0,432 x 100% = 43%. (2), terdapat hubungan yang signifikan sikap sosial dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien determinasi adalah nilai (R2) dikali 100% = 0,199 x 100% = 19% (3), secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS dengan besar analisis data perhitungan regresi ganda gaya belajar dan sikap sosial (X1, dan X2) terhadap hasil belajar (Y) diperoleh regresi adalah Ŷ= 22,252 + 0,550 X1 + 0,543 X2. Selanjutnya dengan membandingkan F hitung = 45,755 dengan taraf signifikan 5% ternyata f hitung > f tabel dan memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Melaya.