cover
Contact Name
Natalia Rosalina Rawa
Contact Email
nataliarosalinarawa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jipcb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 23555106     EISSN : 26206641     DOI : https://doi.org/10.38048/jipcb
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ruang lingkup dan fokus publikasi pada bidang pendidikan, pembelajaran, media pembelajaran, TIK dalam pendidikan dan pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan luar biasa.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
IMPLEMENTASI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Ni Putu Sri Wahyuni; Ni Luh Gede Karang Widiastuti; I Gusti Ngurah Santika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.019 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan rendahnya kemampuan berpikiri kritis siswa kelas V Sekolah Dasar Dwijendra Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui implementasi metode examples non examples dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang diadopsi dari Kurt Lewin 2011. Secara ringkas, penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar dengan jumlah siswa 39 orang siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data, yaitu test keterampilan berpikir kritis dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan dianalisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dan ketuntasan klasikal siswa sebesar 15,39% dari 61,53% pada siklus I kriteria cukup aktif menjadi 76,92% kriteria aktif pada siklus II menjadi 87,17%. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan, bahwa implementasi metode examples non examples dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIDEO TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SISWA SMK Rubiyati; Luthfiyah Nurlaela; Tri Rijanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.903 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penggunaan video tutorial dalam meningkatkan hasil belajar kinerja siswa SMK. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Experiment. Rancangan penelitian yang dilakukan yakni Posttest only control group design. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik di Jurusan Tata Kecantikan kelas XII di SMKN 8 Surabaya. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas XI KC1 sebagai subjek kelas eksperimen 2 sebanyak 30 orang dan peserta didik dari kelas XI KC2 sebagai subjek kelas Eksperimen 1 sebanyak 33 orang. Data hasil belajar diperoleh melalui lembar penilaian kinerja peserta didik. Efektifitas pemanfaatan media video dilakukan dengan mengolah data yang diperoleh dari field trial evaluation, kemudian dilakukan analisis data dengan menggunakan uji t. Pengolahan data tersebut untuk mengetahui tanggapan peserta didik apakah ada perbedaan pembelajaran penataan sanggul kreatif antara kelompok pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial dengan kelompok yang menggunakan media powerpoint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang dicapai antara peserta didik yang diajar dengan media powerpoint dan video tutorial. kelas eksperimen 1 yang menggunakan media powerpoint memiliki rerata yang lebih rendah dibandingkan dengan kelas yang menggunakan media video tutorial. Dengan hipotesis yang ada maka dapat disimpulkan bahwa video tutorial yang digunakan efektif dalam penerapannya.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN PEMAHAMAN LITERASI KEAGAMAAN Destriani; Rasmini; Amriyadi; Hezi Jeniati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.4 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.645

Abstract

Di era revolusi industri ini dunia industri digital dijadikan sebagai kerangka berpikir pada tatanan kehidupan saat ini. Dalam penelitian ini menjelaskan sangat perlu dalam penanaman pemahaman literasi keagamaan guna mencegah pola berpikir dan bertindak salah dalam memahami informasi mengenai keagamaan, menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian guru Pendidikan agama Islam dan kepala sekolah. Tempat penelitian ini di SMKS 6 Pertiwi Curup berdasarkan hasil temuan lapangan banyaknya siswa SMKS 6 Pertiwi yang mengikuti pengajian keagamaan di daerah masing-masing, dan kesenangan mereka mendengar kajian online dari beberapa ustad kondang yang ada di Instagram dan Youtube guna menjawab problem kehidupan. Berdasarkan pemaparan yang disampaikan oleh penulis maka dapat disimpukan dalam upaya guru Pendidikan agama Islam dalam menanamkan pemahaman literasi beragama dengan menggunakan media digital seperti youtube dalam menjawab problem siswa dan menerapkan diskusi kelas dalam membangun wawasan siswa.
UPAYA PENINGKATAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI BLENDED LEARNING Mujiyono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.478 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan pembelajaran jarak jauh mata pelajaran bahasa inggris melalui blended learning pada siswa SMA. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif. Subek penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Piyungan. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran blended laerning serta dampak peningkatan dalam pengelolaan Pembelajaran Jarak Jauh. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus meliputi empat kegiatan, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Blended Learning dapat meningkatkan student well being atau kebahagian siswa dalam pembelajaran, Data menunjukkan siklus I rerata student well being 72,5, meningkat pada siklus II mnejadi 79,16 dengan kategori baik. Penerapaan Blended Learning dapat mengatasi kesulitan siswa selama pembelajaran daring, sehingga kemampuan siswa dalam menguasai tujuan pembelajaran meningkat. Hal ini terlihat dari meningkatnya rerata hasil tes siklus I 64 meningkat menjad 71 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat siklus I 64% dan siklus II 72,2%. Dari hasil analisis dapat disimpulan bahwa penggunaan blended learning dapat meningkatkan student well being khususnya pada pembelajaran jarak jauh.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA PGSD Paltiman Lumban Gaol
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.87 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.647

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mahasiswa secara umum mengalami berbagai masalah dalam mengikuti mata kuliah pembelajaran matemarika SD. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Faktor Kesulitan Belajar Matematika Mahasiswa PGSD. Metode Penelitian menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan dengan pendekatan penelitian pengembangan instrumen dengan analisis faktor eksploratori. Sampel dalam penelitian ini merupakan mahasiswa PGSD Uniera angkatan 2021 berjumlah 38 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Berdasarkan perhitungan data empiris uji coba rata-rata validitas instrumen uji coba sebesar 0,78 reliabilitas instrumen sebesar 0,911. Faktor-faktor kesulitan belajar matematika mahasiswa terdiri dari 12 faktor yaitu; 1) pengaruh psikologi mahasiswa; 2) faktor mahasiswa sering mengantuk; 3) penglihatan mata; 4) bermain hp dengan teman yang suka bolos kuliah; 5) media pembelajaran yang menyebabkan mahasiswa malas belajar; 6) dosen sering marah 7) mahasiswa sering tidak buat tugas; 8) kurang kontrol oleh dosen; 9) Ketidaksediaan ATK mahasiswa; 10) Metode mengajar dosen yang membosankan; 11) Aktivitas belajar yang hanya mencatat sehingga mahasiswa malas dan banyak bermain; 12) kurang kerjasama sesama antar mahasiswa.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN Istamarra Aditya Aninindya; Eny Enawaty; Rody Putra Sartika; Masriani; Rahmat Rasmawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.33 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.649

Abstract

Modul berbasis pendekatan saintifik merupakan satu di antara bahan ajar yang dapat menjadi penunjang dalam proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan menentukan kelayakan modul berbasis pendekatan saintifik dan menentukan respon guru terhadap modul berbasis pendekatan saintifik pada materi unsur, senyawa, dan campuran. Subjek penelitian ini adalah modul berbasis pendekatan saintifik pada materi unsur, senyawa, dan campuran untuk kelas VII MTs Negeri Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang dibatasi hanya sampai tahap pengembangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan pengukuran. Alat pengumpulan data berupa lembar penilaian kelayakan modul dan angket uji respon. Modul yang dikembangkan divalidasi oleh masing-masing 3 orang dari ahli materi (isi dan penyajian), ahli bahasa, dan ahli grafik serta diujicobakan kepada 6 orang guru IPA kelas VII MTs Negeri Kota Pontianak. Modul berbasis pendekatan saintifik memperoleh nilai kelayakan materi sebesar 96%, kebahasaan 95%, dan kegrafikan 97%. Respon guru terhadap modul berbasis pendekatan saintifik memperoleh skor sebesar 98%. Berdasarkan hasil penelitian, modul berbasis pendekatan saintifik sangat layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran dengan respon yang sangat baik.
AKTUALISASI NILAI PAWONGAN DALAM AJARAN TRI HITA KARANA PADA PENGEMBANGAN KOMUNITAS BELAJAR PROFESIONAL BAGI GURU Lalu Hamdian Affandi; I Made Sutajaya; I Wayan Suja
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.643 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.650

Abstract

Aktualisasi nilai pawongan mencakup semua ranah kehidupan, termasuk pengembangan kompetensi guru melalui komunitas belajar professional. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktualisasi nilai pawongan sebagai fondasi sekaligus orientasi pengembangan komunitas belajar professional. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian kepustakaan yang dilakukan dengan menyeleksi, menganalisis, dan mensintesis hasil penelitian yang telah diterbitkan secara online pada jurnal-jurnal ilmiah yang ada. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik. Kajian ini menemukan adanya koherensi antara nilai-nilai pawongan dengan prinsip dan komponen pengembangan komunitas belajar professional bagi guru. Nilai cinta kasih teraktualisasi dalam prinsip kepedulian dan sikap saling percaya. Nilai pengembangan kapasitas berfikir teraktualisasi dalam prinsip inisiatif dan keberanian mengambil resiko, pemecahan masalah, dan pemberian umpan balik. Nilai hormat muncul dalam prinsip penghormatan terhadap martabat dan keragaman manusia. Nilai pengakuan terhadap keragaman mengejawantah dalam prinsip pengakuan serta keterbukaan dan komitmen terhadap tanggung jawab bersama. Nilai komplementasi peran dan status diwujudkan dalam prinsip pengakuan social, komitmen pada visi bersama, serta kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Nilai-nilai cakra yadnya menjadi penopang penting aktualisasi dari semua prinsip di atas.Kajian ini membuka peluang bagi penelitian lebih lanjut untuk menguji temuan penelitian kepustakaan ini berdasarkan data empiris.
PENGEMBANGAN BILINGUAL VOCABULARY LEARNING BERBASIS BUDAYA DAERAH LIO UNTUK MAHASISWA Maria Kristina Ota; Marselina Wali
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.434 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang materi pembelajaran bilingual vocabulary berbasis budaya daerah yang digunakan,dalam pembelajaran bahasa Inggris pada mahasiswa program studi sejarah. Penelitian dan pengembangan atau R&D merupakan desain dari penelitian ini. Subjek penelitian berjumlah adalah mahasiswa berjumlah 15 (lima belas) orang . Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall (1981) yang sudah disederhanakan yang terdiri dari 4 (empat) tahap yaitu need analysis, developing the product, validating it with the expert dan trying it out in the field. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah analisi dokumen, angket, wawancara, penilaian ahli dan tes, sedangkan instrumen penelitiannya adalah berupa angket, lembar penilaian ahli, wawancara, lembar observasi dan test. Ahli/pakar yang menjadi validator adalah ahli bahasa dan budaya yang ada pada daerah setempat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) materi pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan respon yang sangat baik dari dosen dan mahasiswa; 2) materi yang dikembangkan memperoleh validitas tinggi dari para ahli dengan skor pada interval 0.76 ≤ x ≤ 1.00 dan memenuhi criteria of good material dan 3) hasil belajar mahasiswa meningkat setelah materi diimplementasikan dalam proses pembelajaran dengan mean pada pre-tesnya 71 sedangkan mean pada post-tes meningkat menjadi 77,5.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI ARTICULATE STORYLINE 3 PADA TOPIK RANGKAIAN LISTRIK UNTUK SISWA SD Ni Putu Trisna Sulistyan; Maria Goreti Rini Kristiantari; Nengah Arnawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.446 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Articulate Storyline 3 pada topik rangkaian listrik untuk siswa sekolah dasar sebagai produk yang valid dan praktis. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengadaptasi prosedur model DDDE yang terdiri atas tahap menetapkan (Decide), merancang (Design), mengembangkan (Develop), dan mengevaluasi (Evaluate). Subjek penelitian ini adalah 10 siswa Kelas 6 SD Negeri 6 Pendem dan 2 guru Kelas 6 Gugus III Rama Kecamatan Jembrana. Objek penelitian ini adalah multimedia pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Articulate Storyline 3 pada topik rangkaian listrik untuk siswa sekolah dasar. Data yang dikumpulkan meliputi data kualitatif dan data kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner berupa lembar validasi dan lembar penilaian kepraktisan. Data dianalisis dengan menentukan persentase skor validitas dan kepraktisan kemudian dikonversikan ke dalam pedoman konversi skala lima untuk mengetahui kualifikasi validitas dan kepraktisan produk. Persentase skor validitas produk oleh ahli materi sebesar 95% dengan kualifikasi sangat valid. Persentase skor validitas produk oleh ahli media sebesar 94% dengan kualifikasi sangat valid. Persentase skor kepraktisan oleh guru sebesar 96% dengan kualifikasi sangat praktis. Persentase skor kepraktisan oleh siswa sebesar 91% dengan kualifikasi sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif rangkaian listrik untuk siswa kelas 6 sekolah dasar valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN ASESMENT HOTS MATA PELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Ketut Gede Astawayasa; I Wayan Widana; I Nyoman Rasmen Adi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.821 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.659

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tahapan pengembangan asesmen HOTS dan untuk menguji kelayakan asesmen HOTS mata pelajaran matematika kelas IV di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal tipe High Order Thinking Skill (HOTS) pelajaran matematika materi Bangun Datar di kelas 4 Sekolah Dasar. Menganalisis (C4), Mengevaluasi (C5), dan Mengkreasi (C6) merupakan bagian dari kegiatan berpikir tingkat tinggi atau High Order Thinking Skill (HOTS). Jenis penelitian dalam Pengembangan Asesment Hots sebagai Intrumen Hasil Belajar Matematika Kelas IV Sekolah Dasar pada materi Bangun Datar menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan Reseach and Development (R&D) dan Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari Tahap Analysis, Tahap Design, Tahap Development, Tahap Implementation dan Evaluation. Tahap ini adalah menghasilkan bahan ajar yang dilakukan melalui penilaian ahli dan praktisi yang diikuti dengan revisi, dan uji coba pengembangan. Merujuk pada hasil penelitian yang telah dilaksanakan, disimpulkan bahwa ahli materi aspek subtitusi pembelajaran diperoleh persentase tingkat pencapaian yaitu 92% yang berada pada kualifikasi sangat baik, ahli materi aspek kontruksi diperoleh persentase tingkat pencapaian yaitu 94% berada pada kualifikasi sangat baik dan untuk pratisi/guru diperoleh hasil persentase tingkat pencapaian yaitu 96% berada pada kualifikasi sangat baik serta diperoleh hasil uji coba instrument dengan kualifikasi validitas soal yang valid, reliabilitas yang sangat baik atau reliable, tingkat kesukaran dengan katagori sedang, tingkat daya beda dengan katagori soal baik dan indek pengecoh soal dengan katagori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan asesmen HOTS mata pelajaran matematika sudah layak digunakan.

Page 10 of 37 | Total Record : 362