cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6282166899866
Journal Mail Official
simbolonsilvi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No.1 Pamulang Barat-Pamulang Tangerang Banten
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Piston: Journal of Technical Engineering
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 25413511     EISSN : 26862247     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pjte.v5i2.19158
Core Subject : Engineering,
Ansor Salim Siregar, Mulyadi Mulyadi, Syaiful Arief Analisis Kegagalan Laminasi Komposit Epoksi/Serat Karbon Pada Sayap Pesawat Tanpa Awak DOI: 10.32493/pjte.v5i2.18596 Parlindungan Pandapotan Marpaung, Herbert H. Rajagukguk Energi Mekanik Penggerak Poros Magnet Rotor Alternator untuk Pembangkit Listrik AC DOI: 10.32493/pjte.v5i2.19158
Articles 219 Documents
Analisis Unjuk Kerja Hasil Minyak Alat Pirolisis dari Bahan Plastik Berkapasitas 2 Kg Mulyadi Mulyadi; Aliftya Susanto; Fifit Astuti
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v3i2.7347

Abstract

Limbah sampah plastik sangat sulit terurai. Ada beberapa solusi untuk menanggulanginya, antara lain dapat diolah menjadi bentuk butiran, butiran ini sebagai bahan baku daur ulang untuk pembuatan bahan lain. Selain itu limbah plastik dapat diolah menjadi bahan bakar minyak. Penelitian ini bertujuan menjadikan plastic PP sebagai sumber dalam menghasilkan minyak dengan metode pirolisis. Adapun yang akan diuji adalah nilai massa jenis dan uji bakar dengan jumlah plastik sebanyak 2 kg. Dari proses pirolisis hasil yang didapatkan pada penelitian pertama adalah 845 ml dimana T1 mengasilkan sebanyak 810 ml, T2 menghasilkan 35 ml selama 5 jam.. Nilai massa jenis rata – rata minyak sebesar 0,84 kg/cm3 . Uji bakar minyak mampu menyala selama 2,31 menit dan 2,58 menit. Hasil minyak yang memiliki kualitas yang sangat baik karena berada diantara minyak tanah dan bensin.
Standar Pengukuran Debit dan Tekanan Air Pada Mesin Uji Pompa Sentrifugal Dengan Menggunakan Inverter Budhy Basuki
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v5i1.14882

Abstract

Standar untuk mesin uji pompa sentrifugal telah dibuat dengan model seri dan paralel. Pengukuran yang dilakukan adalah tekanan dan debit air yang dihasilkan oleh sebuah pompa. Putaran pompa dapat divariasikan  dengan sebuah inverter dan inverter dapat dihubungkan dengan dua buah pompa. Hasil pengujian Frekwensi 50 Hz  pada pengujian pompa seri arus pompa-1 dan pompa-2 masing 1,75 amper dan 1,8 amper dan pengujian pompa paralel 50 Hz  pompa 1 dan pompa 2 didapat 1,8 dan 1,81 amper.
Automatic Plant Watering System Using Arduino Uno and L298N DC Motor, (Study Case " Calathea"). Frengki Simatupang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v7i1.30057

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi dalam sektor pertanian membuat para petani harus mampu beradaptasi dengan teknologi yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Perkembangan teknologi yang dimaksud salah satunya menggantikan system manual menjadi system otomatisasi. Contoh system otomatisasi yang dapat dipakai oleh petani adalah penyiram tanaman. Namun Saat ini masih banyak petani melakukan penyiraman tanaman secara manual manual, yaitu petani harus selalu melihat tanaman untuk melakukan penyiraman langsung. Hal ini sering dianggap kurang efisien dan efektif karena petani tidak punya cukup waktu untuk menyiram tanaman, serta kurang mengetahui berapa banyak air yang dibutuhkan oleh tanaman. Jika Tanaman tidak disiram tepat waktu dapat dipastikan tanaman menjadi layu dan akhirnya tanaman bisa mati. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, penulis mengembangkan sebuah sistem otomatisasi yang dapat membantu petani melakukan penyiraman tanaman secara otomatis. Pada sistem otomatisasi yang dibangun menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno sebagai pengontrol utama, Sensor kelembaban tanah Capasitive Soil Moisture sebagai sensor untuk mengetahui kelembaban tanah. Motor DC L298N akan digunakan untuk mengatur Pompa mini DC untuk mengalirkan air ke tanaman berdasarkan hasil pembacaan dari sensor kelembaban. LCD I2C sebagai monitor untuk melihat hasil pembacaan sensor kelembaban. Setelah pengembangan sistem otomatisasi ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan digunakan petani untuk melakukan penyiraman tanaman mereka sehingga tanaman dapat dipantau pertumbuhannya
Bonded Magnet Permanen Nd2Fe14B dengan Perekat Silicone Rubber dan Karakterisasinya Djuhana Djuhana; Sunardi Sunardi; Mulyadi Mulyadi
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v1i1.548

Abstract

Bonded magnet permanen dibuat dengan variasi: 95 %wt. Nd2Fe14B dengan 5% SR, 90 %wt. Nd2Fe14B dengan 10% SR, 85 %wt. Nd2Fe14B dengan 15% SR, dan 80 %wt. Nd2Fe14B dengan 20% SR. Kedua bahan baku dicampur dengan menggunakan mixer hingga homogen dan berbentuk pasta. Selanjutnya, campuran tersebut dituang ke dalam cetakan dan dibiarkan pada suhu ruang selama 4 jam. Sampel yang telah kering dikeluarkan dari cetakan dan dikarakterisasi melalui pengukuran bulk density dan pengukuran kurva histerisis menggunakan BH-curve Permeagraph. Hasil XRD serbuk Nd2Fe14B (NQP-B) yang dianalisis dengan program GSAS diperoleh bahwa serbuk tersebut memiliki komposisi fasa Nd2Fe14B = 78,14% dan fasa Fe = 21,86%. Komposisi silicone rubber (SR) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai bulk density dan sifat magnetiknya. Sampel dengan 5% berat SR memiliki bulk density terbesar yaitu = 4,67 g/cm3, sampel dengan 10% sampai 20% berat SR memiliki nilai bulk density yang lebih rendah yaitu masing masing 3,12 g/cm3 sampai 3,72 g/cm3. Hasil dari kurva histerisis BH-curve menunjukkan bahwa semakin banyak persentase SR maka sifat magnetiknya cenderung menurun. Nilai remanansi tertinggi (Br ) adalah = 4,85 kG pada sampel dengan 5% berat SR, tetapi sampel dengan 20% berat SR memiliki nilai Br terendah yaitu 2,47 kG.
Development of Low-Cost High-Power Sinusoidal Function Generator for Driving a Single Tone Wave into Speaker using Arduino Uno and 2N3055 Adimas Wicaksana; Sulanjari Sulanjari
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v2i2.3268

Abstract

Function generator is one of the most important equipment in electronics testing. However its cost can be quite prohibitive. In this work we will study how to transform a square wave generated by Arduino into a sine wave by using filter/amplifier based on 2N3055, thus enabling low-cost high-power function generator. Said function generator will be shown to  be capable of producing sine wave with frequency between 500Hz-10KHz. With proper tuning it is capable of achieving up to 0.6% accuracy within the desired value.
Simulasi Kekuatan Mekanik Sudu Turbin Angin Sumbu Horizontal Menggunakan Bahan Steel Syukhur Putraji; Anggito Pringgo Tetuko; Djuhana Djuhana
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v4i2.9633

Abstract

Pada sisPada sistem turbin angin terdapat salah satu komponen paling penting yaitu sudu turbin yang berfungsi menerima energi angin secara langsung. Agar optimal saat digunakan pemilihan desain dan material yang kuat dalam menahan kecepatan angin yang tinggi menjadi hal yang sangat menentukan. Dalam penelitian ini dengan variasi dimensi sudu dan kecepatan angin sebesar 20 m/s, 25 m/s, 30 m/s menggunakan material baja AISI 1020 disimulasikan menggunakan software Simscale dengan metode Finite Element Analysis (FEA) menggunakan boundary condition yaitu force dan fixed support dengan hasil output yaitu von mises stress dan displacement. Dari hasil simulasi desain sudu dan kecepatan angin memiliki pengaruh terhadap distribusi stress dan displacement. Kecepatan angin memiliki pengaruh terhadap desain sudu yang digunakan, semakin besar dimensi sudu yang digunakan maka semakin besar daya yang dihasilkan. Nilai maksimum yang dihasilkan dari simulasi untuk von mises stress dan displacement masih dalam batas aman terhadap batas kekuatan material baja AISI 1020 pada mechanical properties.
Optimalisasi Heat Treatment pada Proses Daur Ulang Pegas Daun Mobil untuk Pembuatan Pisau Sembelih Rumah Pemotongan Hewan Abdul Choliq; DN Adnyana
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v2i1.3225

Abstract

Pisau sembelih merupakan alat penting dalam kegiatan pemotongan ternak besar di rumah pemotongan hewan untuk pemenuhan konsumsi daging bagi masyarakat, selain itu juga peranti pemotongan ternak untuk kepentingan keluarga, upacara adat, dan peribadatan, seperti pada saat Idul Adha. Ketersediaan pisau sembelih dengan kualitas bagus masih menjadi persoalan tersendiri di masyarakat, karena harga pisau buatan pabrik dirasa masih cukup mahal oleh sebagian orang. Telah banyak yang mencoba untuk membuat pisau alternative dengan memanfaatkan berbagai limbah baja, namun hasilnya belum cukup memuaskan. Kualitas pisau sembelih hewan sangat dipengaruhi oleh tingkat kekerasan dan ketangguhan material pisau yang optimal. Sifat tersebut sangat dipengaruhi oleh komposisi kimia dan struktur mikro material. Untuk mencapai struktur mikro yang dapat memberikan kombinasi sifat keras dan tangguh pisau, maka diperlukan perlakuan panas (heat treatment) yang memadai. Dalam penelitian ini telah dilakukan daur ulang limbah pegas daun mobil yang memiliki kekerasan 419HV dan 460HV serta struktur mikro matrik martensit temper untuk dibuat bilah pisau melalui proses tempa tangan dan perlakuan panas menggunakan media pendingin yang berbeda, yaitu air, oli mesin bekas, dan batang pohon pisang. Pengujian yang dilakukan meliputi uji komposisi kimia, uji metalografi dan uji kekerasan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kekerasan pisau percobaan A pada daerah mata pisau mencapai 730HV dengan struktur mikro martensit dan karbida krom, dan pada daerah tumpul kekerasannya turun pada level 313 HV dengan struktur martensit dan austenit sisa. Sementara itu pisau percobaan B yang dikeraskan secara menyeluruh mencapai kekerasan 627HV dan struktur mikro martensit dengan karbida krom halus menyebar rata. Hasil percobaan pembuatan pisau yang diperoleh mendekati sifat mekanik pisau impor X yang memiliki struktur mikro matrik martensit temper dengan karbida dan level kekerasannya 640 HV. Disimpulkan bahwa kedua pegas cukup bagus untuk material alternatif untuk bilah pisau sembelih hewan yang dimanfaatkan di rumah pemotongan hewan.
Analisa Pengaruh Variasi Arus Pengelasan Smaw Material Baja SS 316 L Terhadap Kekerasan Rocwell Yasinta Putri Damayanti; Mulyadi Mulyadi; Djuhana Djuhana
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v3i1.7490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekuatan sambungan las SMAW (SHIELD METAL ARC WELDING) dengan variasi arus listrik 65 A, 80 A dan 95 A terhadap baja SS316L. Pengelasan baja SS316L menggunakan las SMAW dan material yang digunakan berdimensi panjang 50 mm, lebar 50 mm dan tebal 5 mm. Untuk mengetahui perbedaan kekuatan dari masingmasing variasi arus listrik, percobaan ini dilakukan dengan beberapa pengujian. Pengujian Equotip dan uji kekerasan Rockwell merupakan pengujian yang dilakukan untuk penelitian hasil pengelasan. Dimana hasil dari penelitian akan menunjukan pebedaan kekuatan dan energi dari hasil pengelasan dengan variasi arus listrik 65 A, 80 A dan 95 A.
Analisa Material Rumah Kopling Motor Matik Dengan Penambahan Luas Bidang Pendingin Nur Rohmat
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v6i1.22507

Abstract

: Pemindahan daya mesin keroda belakang motor matic menggunakan teknologi transmisi otomatis (continousy variable transmition / CVT). Kendala umum yang terjadi pada transmisi otomatis salah satunya adalah drum koplingnya aus, sehingga kopling bergetar dan saat idlle roda belakang masih bergerak. Kerusakan yang terjadi drum kopling diantaranya:  terkikis, kopling tidak center dan abrasive pada area gesekan antara drum kopling dengan sepatu kanvas. Metode penelitian dengan pengamatan secara visual pada perubahan bentuk drum kopling dan perubahan sifat mekanis material drum kopling melalui uji laboratorium. Kesimpulan Pengujian material melalui pengujian:  komposisi kimia, uji kekerasan dan uji metalografi. Kesimpulan dari penelitian drum kopling, yang ditambahkan lubang tidak banyak mengalami perubahan dari drum kopling yang dibandingkan dengan drum kopling baru, baik kekerasan material, ukuran dimensi, struktur mikro dan suhu yang memikiki perbedaan  dibandingkan dengan drum kopling yang tidak ditambahkan lubang pendingin.
Pengaruh Penambahan Doping Mn/Cu pada Barium Heksaferit sebagai Material Penyerap Gelombang Silviana Simbolon; Anggito Pringgo Tetuko; Candra Kurniawan; Perdamean Sebayang; Krista Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3191

Abstract

Pada penelitian ini, telah dilakukan analisa efek doping Mn2+/Cu2+ sebanyak 0.1%mol terhadap struktur barium heksaferit sebagai material absorbsi gelombang mikro. Sintesis material dilakukan dengan metode mechanical alloying menggunakan planetary ball mill. Powder yang telah di-milling dikalsinasi pada temperature 1000 °C selama 2 jam. Powder hasil kalsinasi di kompaksi dengan tekanan 1.5 kgf/cm2 membentuk pellet dan di sinter pada temperatur 1150 °C selama 2 jam. Dari hasil eksperimen, menunjukkan penambahan ion Mn2+/Cu2+0.1 %mol mengakibatkan nilai densitas bulk meningkat jika dibandingkan dengan  barium heksaferit. Efek penambahan ion Mn2+/Cu2+ menurunkan nilai koersivitas (Hjc) dan menaikkan nilai remanensi (Mr) yaitu BaFe12O19 memiliki Hjc = 6.45 KOe dan Mr = 0.91 KG, BaFe11.9Mn0.1O19 memiliki Hjc = 3.27 KOe dan Mr = 1.62 KG sedangkan BaFe11.9Cu0.1O19 memiliki Hjc = 1.75 KOe dan Mr = 1.79 KG. Pengukuran refflection loss gelombang mikro menggunkan VNA menunjukkan bahwa penambahan ion Mn2+/Cu2+ pada barium heksaferit memiliki rentang frekuensi yang berbeda. Frekuensi BaFe11.9Mn0.1O19 sekitar 4 – 10 GHz dan BaFe11.9Cu0.1O19 sekitar 4 – 8 GHz. Hal ini menunjukkan bahwa besar penyerapan gelombang yang cukup signifikan dengan adanya penambahan doping Mn/Cu 0.1 %mol jika dibandingkan terhadap barium hexaferit.