UNM Environmental Journals
UNM Environmental Journals merupakan Jurnal Ilmiah Berkala yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Jurnal ini mempublikasikan dan menyajikan artikel ilmiah, pemikiran konseptual, review, dan resensi buku pada bidang kependudukan, pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Jurnal ini akan terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus dan Desember.
Articles
116 Documents
Analisis Hubungan Higiene Perorangan dengan Kejadian Kecacingan Siswa Siswi SDN Barombong Kota Makassar
Kahar, Fitriani
UNM Environmental Journals Vol 2, No 1 (2018): Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (732.872 KB)
|
DOI: 10.26858/uej.v2i1.9159
This study aims to find out (1) hand washing related to the worm incidence of Makassar elementary school students, (2) nail hygiene associated with the incidence of helminthiasis in Makassar city elementary school students, (3) the use of footwear related to the incidence of helminthiasis in Makassar elementary school students , (4) the factors most associated with the incidence of helminthiasis in students of the elementary school in Makassar. The method used was analytic observational and laboratory with cross sectional design. The location of the study was carried out at Barombong Elementary School in Makassar City. The analysis used was Chi square then continued with logistic regression. The results of this study indicate that (1) hand washing is related to the incidence of helminthiasis in students of the Barombong Elementary School in Makassar City with a value (p = 0.011), (2) Nail hygiene associated with the incidence of helminthiasis in Makassar Barombong Elementary School students with a value (p = 0.021), (3) The use of footwear is not related to the incidence of helminthiasis in students of Barombong Elementary School in Makassar City with a value (p = 0.362), (4) hand washing is the variable most associated with Exp value (B) = 8.554. This study suggests the need for counseling and providing information to students about the need for individual hygiene, and the dangers of worm disease to prevent worm disease.
Pengetahuan dan Sikap Manusia Terhadap Isu Lingkungan
Alam, Ashary;
Ardi, Muhammad;
Asrib, Ahmad Rifqi
UNM Environmental Journals Vol 1, No 2 (2018): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (678.024 KB)
|
DOI: 10.26858/uej.v1i2.8064
Environmental issues are problems that arise from the results of greedy human activities in exploiting nature. Many environmental issues have made humans vulnerable to disasters. The utilization of energy resources carried out by humans today results in air pollution, the greenhouse effect, and global warming. The environment becomes degraded due to human activation, a degraded environment will only have a negative impact on human life. This article discusses human knowledge and attitudes towards environmental issues. Environmental knowledge is general knowledge about facts, concepts, or relationships related to the surrounding environment and its ecosystem. Every human being has different environmental knowledge because it is influenced by factors of education, experience, information, the area of residence. Knowledge of the environment that humans have will support their environmental attitudes and behavior. Every environmental issue that occurs will bring up two kinds of attitudes in the community, namely positive and negative attitudes. Every attitude possessed by humans will determine what steps they will choose in facing environmental issues, such as turning off lights, turning off electronic equipment, choosing vehicles with minimal emissions.
Implementasi Konsep Ramah Lingkungan Pada Fasilitas Pendidikan Sekolah Dasar Di Jakarta
Rasyid, Sultan;
Muzaki, Muzaki
UNM Environmental Journals Vol 2, No 2 (2019): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (759.821 KB)
|
DOI: 10.26858/uej.v2i2.10086
Sekolah sebagai institusi pendidikan merupakan salah satu target utama yang dilibatkan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui implementasi dalam menerapkan konsep ramah lingkungan pada fasilitas pendidikan. Implementasi konsep ramah lingkungan pada dasarnya telah dikembangkan oleh berbagai sekolah yang lebih populer dengan istilah green school. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kuantitatif dengan responden yaitu 30 orang kepala SD negeri dan 30 orang kepala SD swasta di Jakarta. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, pengamatan langsung dan dokumentasi ke sekolah yang bersangkutan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah 1). Tingkat keberhasilan implementasi konsep ramah lingkungan pada fasilitas pendidikan SD di Jakarta termasuk dalam kategori tinggi, baik untuk ketersediaan maupun peningkatan kualitas. 2) Tidak ada perbedaan tingkat keberhasilan implementasi konsep ramah lingkungan pada fasilitas pendidikan Sekolah Dasar di Jakarta antara SD negeri dan SD swasta.
Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan
Syamsul, Musdalifah
UNM Environmental Journals Vol 1, No 3 (2018): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (543.127 KB)
|
DOI: 10.26858/uej.v1i3.8073
Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan sering menimbulkan kejadian luar biasa dengan jumlah kematian yang besar. Di Kabupaten Maros merupakan daerah endemis demam berdarah dan meningkatnya kejadian demam berdarah dengue dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor lingkungan seperti sarana air bersih dan saluran air hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor lingkungan dengan kejadian demam berdarah di Kabupaten Maros tahun 2013-2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek utama penelitian ini adalah petugas kesehatan dinas kesehatan dan Puskesmas. Pengumpulan data dengan indepth interview dan data sekunder. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor lingkungan berupa sarana air bersih, dan saluran air hujan yang menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes dan sebagian besar informan menyatakan bahwa sarana air bersih dan saluran air hujan merupakan faktor yang sangat berperan terhadap penularan ataupun terjadinya kejadian luar biasa DBD. Saran penelitian ini hendaknya pemerintah kabupaten Maros mempertimbangkan program pencegahan dan penanggulangan demam berdarah dengue bekerjasama dengan dinas kesehatan, dan masyarakat ikut serta dalam pencegahan dan penanggulangan demam berdarah dengue dengan melaksanakan 3M khususnya pada musim hujan.
Pertumbuhan Karang Jenis Acropora Tenuis yang Ditanam Pada Kedalaman Berbeda dengan Menggunakan Metode Transplantasi
Taufik Ali, Andi Muhammad;
Bakri, Muhammad
UNM Environmental Journals Vol 1, No 1 (2017): Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (419.722 KB)
|
DOI: 10.26858/uej.v1i1.5398
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan karang jenis Acroporatenuis yang ditanam dengan menggunakan metode transplantasi. Penelitian inidilaksanakan pada Bulan Juni – November 2016, di perairan Desa Bahari KecamatanTowea Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan A(Kedalaman 4 meter); perlakuan B (Kedalaman 7 meter); dan perlakuan C (Kedalaman10 meter). Hasil pertumbuhan mutlak perlakuan A; 2,30 cm, perlakuan B; 4,67 cm danperlakuan C; 3,75 cm. Analisis Sidik Ragam pada taraf kepercayaan 95 %, menunjukkanbahwa perlakuan penelitian ini berpengaruh nyata (F hitung > F Tabel). Dimana setelah Uji Beda Nyata Terkecil, ditemukan bahwa perlakuan A berbeda nyata terhadap perlakuanB dan C, sedangkan perlakua B tidak berbeda nyata terhadap perlakuan C.
Gambaran Pengelolaan (Hutan Kemasyarakatan) HKm di Indonesia
Muhdar, Muhdar;
Dirawan, Gufron D;
Wiharto, Muhammad
UNM Environmental Journals Vol 2, No 1 (2018): Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (833.317 KB)
|
DOI: 10.26858/uej.v2i1.9160
This study aims: To describe the management of Community Forestry (HKm) in Indonesia. Through a theoretical study of some of the results of research on community forest management in Indonesia. Then the results of this study show that the management of HKm is more oriented to short-term economic interests, not ecologically and economically sustainable, resulting in damage to forest functions, both ecological and economic functions, due to various problems faced by the field and inequality between government regulations. The solution to the results of this study is that in the management of Community Forestry, it is necessary to pay attention to three principles, namely: a) Benefit and are ecologically, economically, socially and culturally sustainable, b). deliberation; and justice for the whole community.
Pembelajaran IPA yang Terintegrasi Dengan PKLH Beradasarkan K 2013 Revisi Di SMP Negeri 1 Balla Kabupaten Mamasa
Rambulangi, Elisaberth;
Muzaki, Muzaki;
Lullulangi, Mithen
UNM Environmental Journals Vol 4, No 1 (2020): Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/uej.v4i1.20344
This study aims to determine the inhibiting factors for science teachers in integrating Population and Environmental Education (PKLH) with science subjects based on the 2013 Curriculum (K13 Revision) in SMP Negeri Balla District, Mamasa Regency. The population of this study were 4 science teachers in three State Junior High Schools in Balla District. Using saturated samples so that the number of samples = 4 teachers. The research variables are: 1) Teaching preparation, 2) Understanding of K 13 Revision, 3) Ability to identify PKLH material from K 13 Revision of Science subject, 4) Knowledge of PKLH material, and 5) Ability to plan, implement, and evaluate learning PKLH is integrated with science subjects. The data in this study are the results of structured interviews with respondents, quantitative descriptive data analysis techniques. The results showed that the inhibiting factors for PKLH learning in an integrated manner with science subjects at SMP Negeri Balla District were weak teachers in terms of: 1) Identifying PKLH material in K13 Revision of junior high school science subjects; 2) Planning PKLH learning in an integrated manner with science subjects; and 3) Evaluating PKLH learning in an integrated manner with science subjects.
Pengetahuan Ibu Balita Dalam Pengendalian Stunting Di Sulawesi Selatan
Muslimin B Muslimin B;
Abdul Gafur;
Muh. Azwar;
Dian Meiliani Yulis
UNM Environmental Journals Vol 3, No 2 (2020): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/uej.v3i2.15033
Stunting merupakan perhatian utama di Indonesia maupun pada Negara-negara lainnya dalam permasalahan kesehatan masyarakat. Masalah yang terdapat pada saat ini adalah permasalahan tentang gizi dan kesehatan ibu hamil dan menyusui serta anak usia di bawah lima tahun yang sangat erat keterkaitan pada masalah kurang gizi kronis yang disebut "stunting". Berdasarkan dari hasil kajian teori maupun beberapa penelitian yang berkaitan dengan Stunting baik di Sulawesi Selatan maupun yang ada di beberapa daerah lainnya di Indonesia. Pemenuhan gizi seorang balita, tentunya ibu memegang peranan yang sangat penting. Ibu merupakan orang yang paling dekat dengan anak dalam hal pengasuhannya, jadi ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang gizi balita, tentunya diharapkan ibu juga akan memiliki sikap dan perilaku yang baik pula dalam pemenuhan gizi balita. Di samping konsumsi makanan status gizi juga dipengaruhi oleh sanitasi lingkungan, Kurangnya akses masyarakat terhadap air bersih atau air minum serta buruknya sanitasi dan perilaku higiene sangatlah berkontribusi terhadap gangguan kesehatan, seperti masalah gizi pada bayi dan anak balita di Indonesia disebabkan penyakit infeksi yang erat kaitannya dengan sanitasi lingkungan.dengan kejadian stunting pada balita.
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Pemukiman Kumuh Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Parangtambung Kota Makassar
Purnamasari, A.Bida;
Pertiwi, Nurlita
UNM Environmental Journals Vol 2, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/uej.v2i3.14549
ABSTRAKDemam Berdarah Dengue merupakan masalah kesehatan masyarakat dan menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap masyarakat pemukiman kumuh dalam penanggulangan DBD. Penelitian ini menggunakan metode survei yang bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional study. Populasi penelitian adalah masyarakat di Kelurahan Parangtambung, dengan sampel sebanyak 40 responden, dan ditentukan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Systematic random sampling. Analisis hubungan dengan mengunakan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53% responden berpengetahuan baik, sebesar 40% responden berpengetahuan sangat baik dan 7% responden yang berpengetahuan kurang baik. Sementara 40% responden yang memiliki sikap baik sedangkan yang memliki sikap cukup baik sebesar 60%. Dari hasil uji korelasi terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dalam menanggulangi vector penyebab demam berdarah dan menurut nilai korelasi pearson 0,55 menunjukkan hubungan antara pengetahuan dan sikap memiliki arah positif, sehingga jika pengetahuan tinggi maka sikap juga akan tinggi. Disarankan terhadap masyarakat agar lebih aktif lagi bertindak dalam pencegahan DBD, seperti melakukan gerakan 3M Plus, dan pemberantasan sarang nyamuk.
Penerapan Sikap Dan Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Terhadap Siswa SMAN 1 Pangale Kabupaten Mamuju Tengah Sulawesi Barat
Aris, Aris;
Mithen, Mithen;
Ali, M Ichsan
UNM Environmental Journals Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/uej.v4i2.22541
This study aims to determine the attitudes and behavior of environmental care students of SMA Negeri 1 Pangale before and after participating in environemntal training. The type of research is descriptive quantitative and using the experimental approach. The research population was students of SMAN 1 Pangale, Central Mamuju Regency, West Sulawesi, with a total of 357 students. The research sample was taken using probability random sampling technique so that a total sample of 54 students was obtained which was divided into three levels, namely class X, class XI and class XII and 18 respondents could be selected for each level. The data analysis used is descriptive statistics and inferential statistics using paired sample t-test. The results showed that the environmental attitudes and behavior of students increased significantly before and after training based on descriptive analysis. The result also supported by the statistical analysis. Furthermore, the training on environmental care affects the attitudes and behavior of environmental care students at SMA Negeri 1 Pangale.