cover
Contact Name
Mulia Jaya
Contact Email
jppd.fisipolumb@gmail.com
Phone
+62747-323310
Journal Mail Official
jppd.fisipolumb@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muara Bungo Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muara Bungo Jl. Diponegoro No. 27, Muara Bungo-Jambi, (0747) 323310
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah
ISSN : -     EISSN : 26862271     DOI : https://doi.org/10.36355/jppd
Core Subject : Social,
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah merupakan jurnal ilmiah yang proses telaahnya menggunakan peer-review . Jurnal ini mempublikasikan artikel penelitian dan artikel kajian literatur dalam bidang politik dan pemerintahan daerah. Fokus jurnal ini adalah Politik meliputi: kekuasaan, kebijakan, pengambilan keputusan, distribusi dan alokasi nilai. Pemerintahan daerah meliputi: individu, negara, urusan pemerintahan daerah dan, kebijakan publik. Naskah yang akan dikirimkan ke jurnal ini, melalui Submissions. Bagi penulis yang akan mengirimkan naskah ke jurnal ini, silakan klik Register. Jika sudah memiliku akun di jurnal ini, silakan klik Login.
Articles 121 Documents
Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Desa Terhadap Masyarakat Miranti Miranti; Samsul Bahri
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i1.110

Abstract

Gaya Kepemimpinan Kepala Desa yang mengarah ke Gaya Kepemimpinan otoriter dan  nepotisme Sehingga membuat komunikasi yang kurang baik denga Masyarakat Desa Bangko Pintas. Dan dengan latar belakang tersebut Penelitian Memberi berjudul Skripsi yaitu, PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS. Gaya kepemimpinan yang selama ini diteorikan lebih mengarah bagaimana para pemimpin mampu mempengaruhi para pengikut agar depan sukarela mau melakukan berbagai tindakan bersama yang di perintahkan oleh pemimpin oleh pemimpin tanpa merasa bahwa dirinya di tekan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini menggunaakan metodologi yaitu Kwalitatif dan kwantitatif. Dalam penelitin kwalitatif yang menjadi sumber data disebut informen, sedangkan pada kwantitatif disebut populasi dan sampel. Dalam penelitian kwantitatif juga menggunakan Hipotesa, yaitu kesimpulan sementara..dan lokasi penelitian ini di Bangko Pintas Kec, Muara Tabir Kabupaten Tebo. Gaya kepemimpinan adalah cara yang digunakan memimpin dan memengaruhi para pengikutnya. Gaya kepemimpinan merupakan suatu pola perilaku seorang pemimpin yang khas pada saat memengaruhi anak buah . Dengan kata lain, cara pemimpin bertindak dalam memengaruhi anggota kelompok membentuk gaya kepemimpinan. Istilah demokrasi berasal dari dua asal kata bahasa Yunani, yaitu “demos” dan “kratos” atau “kratein”. Menurut artinya secara harfiah yang dimaksud dengan demokrasi, yaitu “demos” yang berarti rakyat dan “kratos” yang berarti pemerintahan, sehingga kata demokrasi berarti suatu pemerintahan yang dijalankan oleh rakyat. Demokrasi menyiratkan arti kekuasaan itu pada hakikatnya yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sekalipun sejelas itu arti istilah demokrasi menurut bunyi kata-kata asalnya, akan tetapi dalam praktek demokrasi itu dipahami dan dijalankan secara berbeda-beda, bahkan perkembangannya sangat tidak terkontrol.
Keterlibatan Masyarakat Sebagai Mitra Polisi Dalam Penanganan Narkoba Dusun Pelayang Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo Mulia Jaya; Anggi Fanrezha
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i1.111

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini akan memberikan kesempatan kepada subjek (pemilih pemula) untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Tujuannya, untuk mengetahui peran masyarakat sebagai mitra polisi dalam penanganan narkoba di dusun Pelayang Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo. Untuk mengetahui faktor-faktor penghambat peran masyarakat sebagai mitra polisi dalam penanganan narkoba di dusun Pelayang Kecamatan bathin II Pelayang Kabupaten Bungo. Untuk menganalisis upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan peran masyarakat sebagai mitra polisi dalam penanganan narkoba di dusun Pelayang Kecamatan bathin II Pelayang Kabupaten Bungo. Peran Masyarakat Sebagai Mitra Polisi Dalam Penanganan Narkoba di Dusun Pelayang Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo yaitu Peran Masyarakat dalam Promosi dan Pencegahan Narkoba, Melakukan Pembinaan Kepada Masyarakat, Melakukan Penindakan dengan cara melaporkan kepihak Kepolisian, Memberikan informasi tentang Pemulihan pasca penggunaan Narkoba. Faktor penghambat Peran Masyarakat Sebagai Mitra polisi Dalam Penanganan Narkoba di Dusun Pelayang kecamatan Bathin II pelayang yaitu Kurangnya minat masyarakat menghadiri sosialisasi dan penyuluhan  narkoba,  Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang jenis-jenis narkoba, Waktu Pelaksanaan Sosialisasi dan Penyuluhan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika kurang tepat, Rendahnya Partisipasi Masyarakat dan Keengganan Melapor, Ketakutan atas Kerahasiaan Identitas Pelapor. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam peran masyarakat sebagai mitra polisi dalam penanganan narkoba di dusun Pelayang Kecamatan bathin II Pelayang Kabupaten Bungo yaitu Meningkatkan minat masyarakat menghadiri sosialisasi dan penyuluhan narkoba, Meningkatkan Dukungan Kerja Sama Masyarakat Dalam Upaya Penanggulangan Penyebaran Narkotika Berupa Penanaman Budaya Kearifan Lokal, Meningkatkan Peran Tokoh Agama Terhadap penyalahgunaan Narkoba serta meningkatkan komitmen bersama.
Corporate Social Responsbility (CSR) PT Wira Karya Sakti (WKS) Dengan Masyarakat Desa Lubuk Mandarsah Dalam Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) Ke Arah Peningkatan Pangan Ridwan Ridwan; Chandra Nirwansyah
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i1.112

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang temuan temuannya tidak diperoleh melalui prosedur  statistic atau bentuk hitungan lainnya. Selanjutnya penelitian kualitatif dipilih karena kemantapan peneliti berdasarkan pengalaman penelitiannya dan metode kualitatif dapat memberikan rincian yang lebih komplek tentang fenomena yang sulit diungkapkan oleh metode kuatitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif karena peneliti hanya berusaha menjelaskan tentang CSR PT Wira Karya Sakti (WKS) Dengan Masyarakat Desa Lubuk Mandarsah Dalam program Desa Makmur Peduli Api (DMPA)”. Dengan pendekatan ini diharapakan mampu menjaring realita di lapangan dengan mengumpulkan data secara langsung di lapangan melalui wawancara dokumentasi dan obsevasi. Pelaksanaan Corporate Social Responsbility PT Wira Karya Sakti (WKS) Dengan Masyarakat Desa Lubuk Mandarsah dalam Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yaitu: 1) Penyiapan Sistem dan Pembentukan organisasi Program DMPA, 2) MembuatPerencanaan DMPA bersama Masyarakat, 3) pelaksanaan program Desa Makmur Peduli Api, yang meliputi : pendampingan program DMPA, Pelaksanaan Program Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pelaksanaan Program Pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan Pengembangan Sentra Hortikultura dan Peternakan, (4. Monitoring dan Evaluasi Program DMPA. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Corporate Social Responsbility PT Wira Karya Sakti (WKS) dengan masyarakat desa Lubuk Mandarsah dalam program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yaitu : 1) Adanya Peran Aktif Kelompok Tani DMPA: Peran kelompok tani dalam menjaga dan menjegah kebakaran lahan sangat penting agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan yang mengancam usahataninya. Peran kelompok tani dalam mengelola dan mencegah kebakaran hutan dan lahan di kawasan lahan konsesi, 2) Adanya CSR dalam Keberlanjutan Perusahaan: Penerapan CSR bukan hanya karena adanya Undang-Undang yang mewajibkan tetapi karena bentuk kepedulian dan tanggung jawab PT WKS terhadap lingkungan dan masyarakat,3) Adanya Kemitraan Perusahaan dan stakeholder : Program DMPA merupakan program yang berjalan dengan mengintegrasikan berbagai pihak diantaranya dalah berasal dari individu dan atau kelompok masyarakat, LSM Perguruan Tinggi, pemerintah baik secara sendiri-sendiri maupun dalam bentuk konsorium dalam implementasinya.
Efektivitas Sistem Online Pelayanan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Jakarta Dalam Optimalisasi Penerimaan Pajak Dan Retribusi Daerah Novianita Rulandari; Nugraha Januar Agung S
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sistem pelayanan pajak pada aplikasi dalam penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan target penerimaan pajak daerah dan retiribusi daerah dapat dikatakan efektif, akan tetapi berdasarkan jumlah wajib pajak yang memanfaatkan aplikasi tersebut masih sangat minim.
Modalitas Jariah, S.Pd dalam Memenangkan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2022 (Studi: Desa Danau, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin) Miranti Miranti; Suryani Suryani2
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i2.125

Abstract

This research is entitled "Jariah S.Pd Modalities, in winning the 2022 Simultaneous Village Head Election" (study of Danau Village, Nalo Tantan District, Merangin Regency). The aim of this research is to explain the modalities of Jariah S.Pd, in Pikades in 2022. Modalities are very necessary for candidates to achieve victory in the political arena in accordance with the theory proposed by researchers, namely the theory according to Pierre Bourdieu that there are three capitals used in the arena of political contestation, namely political capital, economic capital, social capital, cultural capital and symbolic capital. The method used in this research is a qualitative method that uses data collection techniques using interview, observation and documentation techniques. The results of this research found that Jariah has the overall modalities of social, economic, political, cultural and symbolic capital. Based on the research results, there is capital that is more dominantly owned by Jariah S.Pd, namely social capital. Supporting factors gave a good and bad impression to Jariah, S.Pd, this was able to be overcome by Jariah, S.Pd and made him able to sit in the village head's chair. Theoretically, the benefit of the research findings is that it can increase knowledge about modalities for the academic fields of students in the faculties of social sciences and political sciences. Meanwhile, practically this research can produce study material from various interested parties to analyze regional democratic practices in Danau Village, Nalo Tantan District, Merangin Regency
Peran Intelijen Polres Bungo dalam Pengamanan Pemilihan Rio Serentak Kabupaten Bungo Ronal Dison; Harwan dolly
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i2.126

Abstract

The location of this research was carried out at the PMD Service Office, the Bungo Police Intelligence and Security Unit Office and in several hamlets that held Rio elections simultaneously in Bungo Regency. This research was carried out for 1 month, namely from 01 February to 10 March 2023. The research aims to determine the performance evaluation of the Political Unit of the Intelligence and Security Unit of the Bungo Police in the Implementation of Simultaneous Elections in Bungo Regency in 2022 and to analyze the factors inhibiting and supporting the evaluation of the Unit's performance Politics of the Bungo Police Intelligence and Security Unit in the Implementation of Simultaneous Elections in Bungo Regency in 2022. This research uses qualitative methods. The results of the research show that the Performance Evaluation of the Political Unit of the Intelligence and Security Unit of the Bungo Police in Organizing Simultaneous Rio Elections in Bungo Regency in 2022 is: 1) Evaluation of the Performance of the Political Unit of the Intelligence and Security Unit, 2) Evaluation of the performance of the Rio Election Committee in Communication, 3) Evaluation of the Performance of the Political Unit of the Intelligence and Security Unit, 2) Evaluation of the performance of the Rio Election Committee in Communication, 3) Evaluation of Human Resources and 4) Evaluation of the Operational budget and Inhibiting and Supporting Factors for the Performance of the Political Unit of the Bungo Police Intelligence and Security Unit in Holding Simultaneous Rio Elections in Bungo Regency in 2022, namely: a. Inhibiting factors are: Lack of Human Resources for the Executive Committee, Lack of Operational Budget, Short Stage Time. b. Supporting Factors are; There is a legal basis, there is budget support. c. There is synergy between the Political Intelligence and Security Unit and the PMD Service.
Sosial Budaya dan Dinamika Pemilihan Temenggung Suku Anak dalam (SAD) Secara Adat di Komunitasnya pada Dusun Dwi Karya Bhakti Kecamatan Pelepat, Bungo Joko Setyoko; Ronal Dison; Jenderi Halis Saputra
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i2.127

Abstract

The Anak Dalam tribe or known by another name SAD is a native Indonesian tribe that spreads across the island of Sumatra, this tribe itself has special characteristics in its habits and way of life. SAD itself is a marginalized tribal group and spends much of its life in the forest, but that's not the case. This means that Sad does not have leadership regulations. In each SAD group there is one leader known as Temenngung. This temenggung leadership period itself does not have part time or has no leadership period limits. For this reason, Sad can be said to be a group that adheres to a chain of command or bureaucracy in its leadership because this is proven by its form of leadership and procedures for selecting the group leader or temenggung. The origins of Sad Sndri are native people from West Sumatra, specifically Pagaruyuh, who fled into the forest because of past wars in Indonesia, therefore SAD depends on hunting and relying on garden products for its living. However, in the current era, Sad is crawling to follow the life of the general public with several tips and assistance from the regional government so that now Sad lives like the general public who live by relying on the agricultural sector, trade and state servants. In selecting the temenggung as their leader, there are stages that must be passed, and these stages have become institutionalized. This is the reference point for today's ethnic groups.
Efektifitas dan Kesinambungan Pembangunan Taman Tematik Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kota Jambi Ridwan Ridwan; Anggin Maria; Mulia Jaya
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i2.122

Abstract

This research is directed at describing the Jambi City Government's strategy in improving the function of the Youth Park to support the welfare of the surrounding community. Then identify what obstacles are faced in improving the function of youth parks as supporting the welfare of the surrounding community. Next, it explains the Jambi City government's efforts to overcome obstacles in improving the function of the Youth Park in supporting the welfare of the surrounding community. The method in this research is descriptive qualitative. The development of tourist attractions must continue to be carried out by means of innovation, the development of management of facilities and facilities must continue to be carried out in order to provide comfort for tourists who come to this youth park object. Human resource development by the Government must continue to be carried out periodically. Especially for the public and visitors so that there are no more criminal acts that can damage the beauty of the youth park.
Tahapan Gerakan Terpadu Tabir Timur Berdayo (Gerdu Tatibo) oleh Pemerintahan Kecamatan dalam Memajukan Desa dengan Memperhatikan Kearifan Lokal pada Tahun 2019 Siti Maryam; Hayatullah Hayatullah
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i2.128

Abstract

GERDU TATIBO is an East Tabir District Innovation program which runs in the field of Village and District government performance and develops it in order to advance or maximize the performance and results of government work in regulating government management and finances and focusing village funds on MSEs and the development of BUMDes to improve Village Paddy and the Economy in Villages, and the development of arts and cultural communities throughout East Tabir District as a means of promoting all products and potential in East Tabir District. Difficulty in accessing roads to reach villages, lack of public awareness in implementing the District Government Policy which has been detailed in the GERDU TATIBO Innovation Strategy, less than optimal administration and cooperation within both the sub-district and village governments, and so on from the background of this Innovation Strategy It was created so that researchers wanted to see how the "Tabir Timur Berdayo Integrated Movement Strategy by the Tabir Timur Subdistrict Government will develop villages in its area based on local wisdom in 2019". There are several factors that support the implementation and implementation of the GERDU TATIBO Innovation Strategy, namely the sub-district Internet and sub-district website to optimize performance online, providing good service with Saung facilities complete with a mini park and PKK Gallery, good cooperation support has been signed, both from the sub-district government and village government, and so on which have had a positive impact on the GERDU TATIBO Innovation Strategy.
Evaluasi Peraturan Dusun Nomor 03 Tahun 2020 Tentang Larangan Membuka Aurat/Wajib Berhijab (Studi Kasus: Dusun Baru Pusat Jalo Kecamatan Muko Muko Bathin VII Kabupaten Bungo) Harpisyah Harpisyah; Umi Kalsum
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v5i2.123

Abstract

This research is entitled, Evaluation of Hamlet Regulation Number 03 of 2020 concerning Prohibition of Revealing the Private Parts/Compulsory Hijab (Case Study: Dusun Baru Pusat Jalo, Muko Muko Bathin VII District, Bungo Regency) and to find out the background to the problem of implementing regulations regarding hijab, the obstacles faced by the Hamlet Government in its implementation and efforts to overcome these obstacles. The method used in this research is a qualitative research method which is a descriptive study. The method used in this research is a qualitative research method which is a descriptive study. The informant selection technique used by researchers in this research was the purposive sampling method (a technique for determining samples with certain considerations). The results of this research indicate that the evaluation of Hamlet Regulation Number 03 of 2020 concerning the Prohibition of Revealing the Private Parts/Compulsory Hijab in the Dusun Baru Pusat Jalo Area, Muko-Muko Bathin VII District is not completely good, this can be seen from: First; Scope. Has been implemented in accordance with the provisions, Second; Prohibition Provisions. There are still people who violate the provisions, especially men who wear shorts. Third; Community Rights and Obligations have been fulfilled properly. Fourth; Penalty. The New Central Jalo Government has implemented warning sanctions or verbal warnings but has not implemented administrative sanctions. The obstacles faced by the Hamlet Government include finding women who do not wear the hijab leaving the house and finding men who wear shorts when leaving the house. Lack of socialization carried out by hamlet officials regarding hamlet regulations regarding the Prohibition of Opening Aurat. There have been no administrative sanctions imposed on people who violate it, even though they have committed several violations

Page 7 of 13 | Total Record : 121