cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
khambali1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltadib@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 14118173     EISSN : 25285092     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Ta'dib : Jurnal Pendidikan Islam focuses on research results relating to the issue of Islamic religious education. The scope of Journal (but not limited) are: Philosophy of Islamic Education; History of Islamic Education; Theological Foundation of Education; Policies of Islamic Education; Politics of Islamic Education; Management of Islamic Education; Islamic Education Professionalism; Islamic Education Curriculum; ICT in Islamic Education; E-Learning in Islamic Education; Islamic Education Institution; Teaching and Learning in Islamic Education; Ethnography on Islamic Education; Local Wisdom-Based Islamic Education; Development of Learning Theory and Design; Psychology of Islamic Education; Islamic Education Paradigms; Character of Islamic Education; Gender in Islamic Education; And so on.
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
Perilaku Sosial Budaya Masyarakat Petani yang Bertendensi Menimbulkan Syirik di Tengah Kehidupan Masyarakat Cirebon Setia Budiyanti
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7, No 2 (2018): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v7i2.3840

Abstract

 This study aims to reveal in depth, whether sedekah bumi or mapag sri or other not to interfere with the system of aqeedah as Muslims. The results of the research are: (1) General rituals, which are carried out either at certain times or during planting activities, and are carried out on the consideration needed by farmers as needed for prayer every time. This ritual is called tama beleq, and nyajen; (2) Rituals carried out during the preparation of planting and during the maintenance of rice plants include: Mappa dendang, umbal and baritan; (3) Rituals conducted before the rice harvest include; Prepegan, nyiwer, mapag sri, and seren taun; (4) The rituals carried out in planting shallots are: Nyadil; and (5) Rituals performed before harvest and the sugarcane giling period, namely: Kawin tebu, and bancakan or giling parties. All of these activities according to the rules of Islamic aqeedah are classified as acts of shirk and such belief systems can be classified as sins that will never be forgiven. Keywords: Socio-Cultural Behavior, Farming Society, and Shirk AbstrakPenelitian ini bertujuan mengungkap secara mendalam, apakah sedekah bumi atau mapag sri atau lainnya ini tidak sampai mengganggu sistem aqidah sebagai umat Islam. Hasil penelitiannya, yaitu: (1) Ritual yang bersifat umum, yaitu dilakukan baik pada saat tertentu atau sepanjang kegiatan penanaman, dan dilakukan atas pertimbangan dibutuhkan oleh petani sebagaimana dibutuhkannya do‟a setiap waktu. Ritual ini disebut tama beleq, dan nyajen; (2) Ritual yang dilakukan pada persiapan menanam dan selama pemeliharaan tanaman padi meliputi: Mappa dendang, umbal, dan baritan; (3) Ritual yang dilakukan menjelang panen padi meliputi; Prepegan, nyiwer, mapag sri, dan seren taun; (4) Ritual yang dilakukan dalam menanam bawang merah yaitu: Nyadil; dan (5) Ritual yang dilakukan menjelang panen dan masa giling tebu yaitu: Kawin tebu, dan banjakan atau pesta giling. Seluruh kegiatan tersebut menurut kaidah aqidah Islam tergolong tindakan syirik dan sistem keyakinan seperti itu dapat tergolong dosa yang tidak akan pernah diampuni. Kata Kunci: Perilaku Sosial Budaya, Masyarakat Tani, dan Syirik 
Implementasi Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Bandung Yuyun Juariah
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 1 (2016): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v5i1.1986

Abstract

Tantangan internal dan eksternal yang dihadapi bangsa Indonesia serta proses pembelajaran di sekolah yang cenderung teacher oriented, berdampak pada; (a) perhatian peserta didik terhadap proses pembelajaran menjadi kurang, sehingga hasil pembelajaran rendah (b) metode pembelajaran masih bersifat konvensional sehingga belum mampu melatih keterampilan belajar yang optimal bagi peserta didik, (c) pembelajaran menitikberatkan pada aspek kognitif dan belum memproses masalah sikap dan keterampilan belajar.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi, efektifitas, kendala dan respon peserta didik dalam pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI di SMPN 5 dan 51 Bandung.Metode penelitian yang digunakan kualitatif naturalistic. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data melalui reduksi, display, dan penarikan simpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan saintifik  berjalan baik pada kedua sekolah yang diteliti. Hal ini dilihat dari hasil belajar dan sikap belajar yang baik. Efektifitas pembelajaran saintifik sudah terlihat baik. Hal ini dilihat dari aktifitas guru pada tahap persiapan, pelaksanaan dan program evaluasi sesuai dengan langkah-langkah pendekatan saintifik. Kendala yang dihadapi diantaranya; belum ada system penilaian yang terpadu, rendahnya pemahaman dan kemampuan guru terhadap berbagai model dan media pembelajaran dan kurangnya peran serta yang aktif dari peserta didik yang memiliki latar belakang keluarga kurtang mampu. Respon peserta didik sangat baik. Peserta didik sepakat mengemukakan bahwa pembelajaran saintifik membuat pengetahuan, sikap dan keterampilan mereka meningkat. Penilaian yang terpadu membuat mereka lebih mengontrol sikap saat proses pembelajaran maupun saat berinteraksi dengan siapapun di luar jam pelajaran. Diperlukan keberanian dari guru PAI dalam menyusun perencanaan pembelajaran dengan menggunakan berbagai model dan media pembelajaran yang efektif.Rekomendasi penelitian ini adalah : (1) Guru PAI hendaknya menyusun perencanaan pembelajaran dengan menggunakan model dan media pembelajaran yang efektif meningkatkan peran serta peserta didik dalam belajar, (2) Konsep-konsep dan aplikasi model pembelajaran saintifik hendaknya dikuasai dengan baik dan dilaksanakan dalam pembelajaran di kelas.(3) Kerjasama antara guru PAI dan orangtua hendaknya lebih ditingkatkan dalam meningkatkan hasil belajar. 
Prilaku Nakal dan Menyimpang pada Anak dalam Perspektif Psikologi serta Implikasinya Bagi Pendidik Erhamwilda Erhamwilda
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 1, No 2 (2001): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v1i2.2053

Abstract

Prilaku Nakal dan Menyimpang pada Anak dalam Perspektif Psikologi serta Implikasinya Bagi Pendidik
Manajemen Program Privat Dirosah Islamiyah di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung Akbar Ibrahim; Sobar ,; Khambali .
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7, No 1 (2018): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v7i1.3567

Abstract

AbstractPrivate Program Dirosah Islamiyah is a program run by Pesantren Daarut Tauhiid Bandung. This program is made for someone who has a solid activity and only has a little spare time, but still, wants to learn Islam. The purpose of this study is to know the management that includes the planning, implementation, and evaluation of the program. The approach in this study using qualitative with the descriptive method and data collection techniques with interviews, observation and documentation study. The results showed that: (1). Planning is done by holding a Working Meeting in Daarut Tarbiyah Unit for determining how the program runs include the purpose of this program which is inseparable from the Vision and Mission of Pesantren Daarut Tauhiid, and to share duties to each staff associated with their respective duties ; (2). The implementation begins with the participants - the service of the congregation - the renbang team - the service of the congregation - the participants - the learning process, and the learning process is not the same as the learning process in general, where most of the initial activities, core activities and closing activities; and (3). Evaluation is done in the form of monitoring and report conducted by the renbang team to supervise related to existing activities and wider supervision done by the pesantren to the activity through a report from Daarut Tarbiyah.  Keywords: Management, Private Program, Dirosah Islamiyah. AbstrakProgram Privat Dirosah Islamiyah merupakan program yang dikelola oleh Pesantren Daarut Tauhiid Bandung. Program ini dibuat untuk seseorang yang memiliki aktivitas yang padat dan hanya memiliki waktu luang yang sedikit, tetapi tetap ingin mempelajari Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari program tersebut. Adapun pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode desktiptif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1). Perencanaan yang dilakukan adalah dengan mengadakan Rapat kerja (RAKER) di Unit Daarut Tarbiyah untuk penetapan bagaimana program ini berjalan mencakup tujuan dari program ini yang tidak terlepas dari Visi dan Misi Pesantren Daarut Tauhiid, serta membagikan tugas kepada setiap staf yang berhubungan dengan tugasnya masing-masing; (2). Pelaksanaannya dimulai dari  peserta - pelayanan jamaah - tim renbang - pelayanan jamaah - peserta - Proses Pembelajaran, dan proses pembelajarannya pun tidak sama dengan proses pembelajaran pada umunya yang sebagian besar ada kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup; dan (3). Evaluasi dilakukan dalam bentuk pemantauan serta laporan yang dilakukan oleh tim renbang untuk mengawasi terkait dengan kegiatan yang ada dan pengawasan yang lebih luasnya dilakukan oleh pihak pesantren terhadap kegiatan melalui laporan dari Daarut Tarbiyah. Kata Kunci: Manajemen, Program Privat, Dirosah Islamiyah.
Peran Pesantren Darut Taubah dalam Penciptaan Perubahan Psiko-Sosial di Kawasan Saritem Bandung dedih surana
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 2, No 2 (2002): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v2i2.2062

Abstract

Peran Pesantren Darut Taubah dalam Penciptaan Perubahan Psiko-Sosial di Kawasan Saritem Bandung
Urgensi Kepemimpinan Profetik dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Syahdara Anisa Makruf
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6, No 2 (2017): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v6i2.3169

Abstract

Abstract Civil society is terminology that adopted from medina city. This terminology describes the condition of society which fair, prosperous, peaceful. These are principles of human rights which implicated well. Although this terminology is difficult to find it in real condition. Because of leadership model is not referring to prophetic leadership. Though civil society only will be applied to prophetic leadership. Collecting data mainly by library research and employing content analysis, this qualitative research found that civil society and prophetic leadership have the same content. Prophetic leadership based on truths, responsibility, communication, and intelligent. Only with this model civil society can be realized. Keywords: Civil Society, Prophetic Leadership, Human Rights.  Abstrak Masyarakat madani merupakan istilah yang diambil dari kata kota Madinah. Istilah yang menggambarkan kondisi masyarakat yang adil, makmur dan damai. Prinsip-prinsip dasar HAM dijalankan dengan baik. Hanya saja istilah tersebut selama ini sulit untuk ditemukan dalam implikasi nyata. Hal ini disebabkan karena model kepemimpinan tidak didasarkan pada kepemimpinan nabi. Padahal konsep masyarakat madani hanya akan bisa terwujud dengan pendekatan kepemimpinan profetik. Dengan mengumpulkan data melalui studi pustaka kemudian melakukan content analysis, riset bercorak kualitatf ini menemukan bahwa masyarakat madani dan kepemimpinan profetik memiliki corak yang sama. Kepemimpan profetik sendiri didasarkan pada nilai shiddiq, amanah, thabligh dan fathonah. Hanya dengan ini istilah masyarakat madani dapat diwujudkan. Kata Kunci: Masyarakat Madani, Kepemimpinan Profetik, Hak Asasi Manusia.
Menuju Revolusi Saintifik Melalui Pendidikan Islam Asyharul Muala
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6, No 1 (2017): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v6i1.2524

Abstract

Abstract Islamic education, particularly in the form of Islamization of science, does not play a great role to save Muslim generation from backwardness. Therefore, it aims to understand the meaning and range of scientific revolution, to find strategic ways in conducting scientific revolution through Islamic Education, and to have lesson learnt from the best practice of scientific revolution in Islamic world today. Collecting data mainly by library research and employing content analysis, this qualitative research found that the critical process attains scientific revolution to natural sciences. Reflecting the succeed in the West several centuries ago and Iran in contemporary period, this paper formulates that the strategic ways towards scientific revolution are: prefer placing the sacred aspect of science to the goal than to the content, proposing Islamic teaching through scientific formula to the public, and shifting the orientation of education to bear the discoverer and inventor. Keywords: Scientific Revolution, and Islamic Education. Abstrak Pendidikan Islam terutama yang berformat Islamisasi ilmu pengetahuan belum memberikan hasil yang menggembirakan. Oleh karena itu kajian ini bertujuan untuk  memahami pengertian dan ruang lingkup serta metode revolusi saintifik, kemudian menemukan strategi dalam upaya melakukan revolusi saintifik melalui pendidikan Islam, dan untuk mengambil pelajaran dari best practice revolusi saintifik dalam dunia Islam saat ini. Dengan mengumpulkan data melalui studi pustaka kemudian melakukan content analysis, riset bercorak kualitatf ini menemukan bahwa revolusi saintifik dapat dicapai dengan proses kritis terhadap normal science. Berkaca pada keberhasilan Barat selama beberapa abad dan keberhasilan Iran di masa kontemporer, maka strategi pendidikan Islam menuju revolusi saintifik adalah meletakkan sakralitas ilmu bukan pada konten tapi pada fungsi dan tujuan, menyajikan nash Islam dalam bentuk kebenaran ilmiah di depan publik, dan mengubah orientasi pendidikan Islam kepada upaya melahirkan penemu (discovery) dan pencipta (inventor).  Kata kunci: Revolusi Saintifik, dan Pendidikan Islam.
Mendidik Anak dalam Kandungan dalam Perspektif Islam agus halimi
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 1, No 1 (2001): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v1i1.2038

Abstract

Mendidik Anak dalam Kandungan dalam Perspektif Islam
Revitalisasi Sekolah Berbasis Budaya Mutu Hendro Widodo
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7, No 2 (2018): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v7i2.4139

Abstract

In the context of education, quality includes inputs, processes, and outputs. The three elements are interconnected. That is, to produce a quality educational output, influenced by the process of education, and quality education process will be able to produce better output if supported by the input of quality education as well. Schools can be said to be of quality if the inputs, processes, and output of education can meet the requirements demanded by users of education services, both internal and external. In this case, school quality management is the ability of schools to utilize educational resources both human and non-human resources to improve the ability of inputs, processes, and outputs of education to meet the requirements demanded by users of education services (stakeholders). Keywords: Revitalization, Schooling, and Quality Culture. AbstrakDalam konteks pendidikan, mutu mencakup input, proses, dan output. Ketiga unsur tersebut saling berhubungan. Artinya, untuk menghasilkan output pendidikan yang bermutu, dipengaruhi oleh proses pendidikannya, dan proses pendidikan yang bermutu akan dapat menghasilkan output yang lebih bermutu bilamana didukung oleh input pendidikan yang bermutu pula. Sekolah dapat dikatakan bermutu jika input, proses dan output pendidikannya dapat memenuhi persyaratan yang dituntut oleh pengguna jasa pendidikan, baik internal maupun eksternal. Dalam hal ini, manajemen mutu sekolah merupakan kemampuan sekolah dalam mendayagunakan sumber daya pendidikan baik sumber daya manusia maupun non manusia untuk meningkatkan kemampuan input, proses dan output pendidikan guna memenuhi persyaratan yang dituntut oleh pengguna jasa pendidikan (stakeholders).  Kata Kunci: Revitalisasi, Sekolah, dan Budaya Mutu.
Model Pengembangan Kreativitas melalui Permainan Konstruktif dalam Proses Pendidikan Anak Usia Dini Masnipal Masnipal
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 1 (2016): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v5i1.2086

Abstract

This research is aimed at developing a creativity development model through constructive play using building blocks. By testing the hypothesis using t test, this research results in the Creativity Development Model through Constructive Play. Model proves to be effective in increasing the creative thinking ability of pre-school children. The research findings imply that provide empiric information about constructive play as a means of developing the creativity in pre-school children; can give empiric information about constructive play as tool for development of self in pre-school children; can be used to help them in developing pre-school children’s creativity, especially through constructive play activities.

Page 7 of 32 | Total Record : 314