cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
ojsjpp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muzizatakbarrizki@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian
ISSN : 18581625     EISSN : 26851725     DOI : -
Core Subject : Health,
Objective of JOURNAL OF DEVELOPMENT OF AGRICULTURAL EXTENTION DEVELOPMENT REVIEW: AGRICULTURE REVIEW ISSUES issued with the aim of describing conceptual thoughts or ideas and results of research to participate in developing animal husbandry studies, with open and contributions from various scientific disciplines and approaches that meet at the intersection of research results and critical analysis of contemporary development issues, including research articles, literature studies and other scientific reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
NILAI KECERNAAN IN VITRO BAHAN ORGANIK (KcBO) DAN BAHAN KERING (KcBK) RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum Schumach & Thonn) DENGAN PEMUPUKAN ORGANIK DAN ANORGANIK SERTA INOKULASI MIKROORGANISME EFEKTIF (EM4) Wibowo, Teguh; Lukiwati, D.R.Lukiwati; Sumarsono, Sumarsono
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.584 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kecernaan invitro bahan organik dan bahan kering dari rumput gajah(Pennisetum purpureum Scumach & Thon) yang dipupuk dengan pupuk anorganik (urea = P1) dan pupuk organik (pupuk kandang/pukan = P2 dan bahan organik kaya sumber nutrisi/bokashi = P3)dikombinasi dengan inokulasi mikroorganisme efektif EM4 (E). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap petak terpisah dengan 3 kali ulangan. Petak utama berupa 8 kombinasi perlakuan sedangkan anak petak berupa defoliasi ke-1, 2 dan 3. Delapan kombinasi perlakuan tersebut yaitu: E0P0 (tanpa EM4, tanpa pupuk); E1P0 (EM4, tanpa pupuk); E0P1 (tanpa EM4, urea); E1P1 (EM4, urea); E0P2 (tanpa EM4, pukan); E1P2 (EM4, pukan); E0P3 (tanpa EM4, bokashi); dan E1P3 (EM4, bokashi). Pengaruh interaksi perlakuan pemupukan dan defoliasi berpengaruh nyata (P<0,05) pada kecernaan bahan organik (BO) dan kecernaan BK sepanjang periode defoliasi. Pemupukan rumput gajah menggunakan pukan, bokashi atau urea (tanpa atau dengan inokulasi EM4) tidak mempengaruhi kecernaan BO dan kecernaan BK rumput gajah.Kata Kunci: rumput gajah(Pennisetum purpureum Scumach & Thon), nilai KcBO dan KcBK rumput gajah secara in vitro, defoliasi rumput gajah, pupuk kandang, bokashi, urea, EM4 
EFEK PEMBERIAN EKSTRAK AWAR AWAR (Ficus septica) TERHADAP GEJALA KLINIS SCABIES PADA KELINCI (Effect of Awar awar Extract Against Scabies Clinical Sign in Rabbit) Susilo, Susilo, T.; Kusuma, Kusuma,Y.R.; Pramu, Pramu
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.786 KB)

Abstract

Penanganan penyakit pada kelinci dilakukan dengan memanfaatkan bahan alam yang murah dan aman. Tanaman awar awar (Ficus septica) dimanfaatkan sebagai bahan untuk obat tradisional. Ekstrak dibuat dari daun dan buah awar awar masing masing dipilih lalu dicuci, ditimbang, digerus pada cawan petri, ditambah air, kemudian disaring. Ekstrakkemudian diberikan kepada kelinci dalam kelompok perlakuan.Pemberian perlakuan pada masing-masing kelompok pada hari ke-1 sampai hari ke-3. Kelompok Ed (Ekstrak Daun Awar awar) 3 ml per ekor, Kelompok Eb (Ekstrak Buah Awar awar) 3 ml per ekor, Kelompok K (Kopromec®0,01 ml/kg BB), Kontrol Aq (Aduades) 3 ml per ekor. Pengukuran terhadap luka keropeng secara manual (perubahan luas keropeng, kekeringan kulit/ bulu, identifikasi kerokan kulit. Selain progress luka keropeng dilakukan pula pemeriksaan darah rutin.Hasil pengamatan menunjukkan perubahan yakni; berkurangnya ketebalan dan keropeng pada kulit, keringnya luka, dan dimulainya perbaikan jaringan ikat membentuk struktur kulit baru. Analisis statistik menunjukkan perubahan yang nyata pada masing masing kelompok perlakuan sebelum maupun sesudah perlakuan selama limabelashari (P<0,05).Kata Kunci : Esktrak awar awar, Scabies, Kelinci
KARAKTERISTIK KARKAS SAPI PERANAKAN SIMMENTAL JANTAN DI RUMAH POTONG HEWAN KOTA SEMARANG Carcass Characteristics of Simmental Crossbreed Cattle Slaughtered at Semarang City Slaughterhouse Ridwan, M.H. Ridwan; Arifin, M. Arifin; Purbowati, E. Purbowati
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.412 KB)

Abstract

This study aims to assess and characterize the products of slaughter (carcass) Simmental bull crossbreed cattle slaughtered in the Slaughter House Semarang in March to April 2016. The material is used as the object is 60 Simmental bull crossbreed catlle were slaughtered in RPH Semarang, the catlles are selected by looking at the characteristics Simmental bull crossbreed cattle is white on the forehead, with a horn in black and yellow, have nail color and tail hair of black, yellow, and white, and has a body color of brown and red brick. The variables were observed in this study were age, slaughter weight, carcass weight, carcass percentage, as well as the quality grade. The results showed that the average Simmental bull crossbreed catlle were slaughtered in slaughterhouses Semarang own age 3 ± 0.60 years, slaughter weight 572 ± 130.85 kg, carcass weight 312 ± 66.00 kg, carcass percentage 51.5 ± 1.25%, and quality grade choice. Conclusion the results of the study are cattle crossbreed Simmental were slaughtered in slaughterhouses Penggaron Semarang still less optimum (age 3 years,slaughter weight 572 kg, carcass weight 312 kg, carcass percentage 51.5%, and quality grade choice) and still has the potential for improved productivity in terms of both quantity and quality, and thus the expected productivity of cattle crossbreed Simmental in Indonesia can be increased so as to support efforts to increase the productivity of national beef catlle.Keywords: Simmental crossbreed cattle, carcass, quality grade. 
ENERGI METABOLIS DAN KECERNAAN PROTEIN RANSUM YANG MENGANDUNG TEPUNG KULIT SINGKONG TERFERMENTASI PADA BURUNG PUYUH (Coturnix coturnix japonica) JANTAN Metabolism Energy And Protein Digestibility In The Diet Containing Fermented Cassava Peel Meal Of Male Quail (Coturnixcoturnix Japonica) Nur Na’imah, Siti; Sarengat, Warsono; Sukamto, Bambang
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.579 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit singkong terfermentasi dalam ransum terhadap energi metabolis dan kecernaan protein burung puyuh jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 Juni - 31 Agustus2016 di Kandang Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang. Materi yang digunakan adalah burung puyuh jantan umur 2 minggu sebanyak 200 ekor dengan bobot badan rata-rata sebelum perlakuan 30,03 ± 3,36 gram (CV = 12,31%) diperoleh dari peternakan di Colomadu, Boyolali. Bahan ransum yang digunakan yaitujagung, bungkil kedelai, bekatul, tepung ikan, tepung kulit singkong fermentasi dan PMM. Perlakuan terdiri dari T0 (ransum tanpa penggunaan tepung kulit singkong fermentasi), T1 (ransum dengan penggunaan tepung kulit singkong fermentasi 5%), T2 (ransum denganpenggunaan tepung kulit singkong fermentasi 10%), T3 (ransum dengan penggunaan tepung kulit singkong fermentasi 15%). Data diuji dengan analisis ragam berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji F dan bila hasil menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan energi metabolis dan kecernaan protein tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Simpulan penelitian adalah kulit singkong terfermentasi dapat digunakan dalam ransum burung puyuh jantan hingga 15%.Kata Kunci : energi metabolis, kecernaan protein, tepung kulit singkong terfermentasi, dan burung puyuh jantan 
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN MENGKUDU (Morinda cirifolia) DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMAN AYAM PETELUR (Effect of NoniLeaf Meal in the Diet on Performance of Laying Hens) Jawirani, Jawirani,G. N; Kismiati, Kismiati, S; Mahfudz, Mahfudz ,L. D
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.607 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun mengkudu (Morinda cirifolia) terhadap performan ayam petelur. Materi yang digunakan ayam petelur umur 22 minggusebanyak 200 ekor dengan bobot badan rata-rata pada awal perlakuan sebesar 1513,5 ±13,67 gram (CV = 2,02%). Bahan pakan yang digunakan yaitubekatul, jagung gilingkuning, konsentrat, serta tepung daun mengkudu.Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yaitu T0 (kontrol) = ransum tanpa penggunaan tepung daun mengkudu; T1 =ransum dengan penggunaan tepung daun mengkudu 2,5%; T2 = ransum dengan penggunaan tepung daun mengkudu sebanyak 5%; T3 = ransum dengan penggunaan tepung daun mengkudu sebanyak 7,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung daun mengkudu tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi, Hen Day Production, dan konversi pakan. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan tepung daun mengkudu dalam pakan belum mampu mempertahankan performan ayam petelur.Kata Kunci : ayam petelur, tepung daun mengkudu, dan performan
Persepsi Peternak Terhadap Teknologi Pembuatan Telur Asin Menggunakan Alat Pemanas Sederhana Hikmah, Evita Khoirul; Nurdayati, Nurdayati; Hartati, Puji
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 16, No 29 (2019): Juli
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.034 KB) | DOI: 10.36626/jppp.v16i29.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak terhadap teknologipembuatan telur asin menggunakan alat pemanas sederhana, mengetahui pengaruh faktor internal (umur, pendidikan, dan pengalaman) dan karakteristik inovasi terhadap persepsi peternak, dan untuk mengetahui karakteristik inovasi memediasi pengaruh faktor internal. Responden yang digunakan pada penelitian ini adalah semua peternak itik petelur di Desa Trasan yang berjumlah 35 orang. Pengujian dilakukan dengan metode deskriptif inferensial menggunakan skala likert pada penentuan persepsi dan analisis data dengan PLS (Partial Least Square) menggunakan program SmartPLS. Hasil analisis, persepsi peternak terhadap teknologi pembuatan telur asin menggunakan alat pemanas sederhana adalah baik dengan nilai 3085. Hasil perhitungan, model karakteristik inovasi memediasi pengaruh umur terhadap persepsi peternak yang bersifat mediasi penuh (full mediation) (P < 0,05) artinya karakteristik inovasi memediasi secara penuh pengaruh umur terhadap persepsi peternak.
RESPON KELOMPOK WANITA TANI SIDOMAJU TERHADAP METODE MARINASI PRA PENGOLAHAN DAGING AYAM BROILER DI DESA BANJARSARI KECAMATAN WINDUSARI Suharti, Nia Astuti Nur Prabewi
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.483 KB)

Abstract

Karya Ilmiah Penugasan Akhir (KIPA) dilaksanakan dari tanggal 05 Maret sampai dengan 30 April 2018 di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sidomaju Desa Banjarsari Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui tingkat respon kelompok wanita tani terhadap metode marinasi pra pengolahan daging ayam, dan untuk mengetahui tingkat Efektivitas Penyuluhan (EP)tentang metode marinasi pra pengolahan daging ayam, serta pembuktian apakah ada perbedaan rata-rata antara nilai pra test (sebelum) dan post test (sesudah) dilakukan penyuluhan.Penentuan sampel menggunakan metode sensus dari kelompok wanita tani  “Sidomaju” sebanyak 34 orang. Variabel yang diamat i yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan dari hasil pra test (sebelum) dan post test (sesudah) dilakukannya penyuluhan. Untuk mengetahui respon kelompok wanita tani “Sidomaju” diukur dengan menggunakan skala likert. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil pengkajian menunjukkan peningkatan pada respon dari aspek pengetahuan, aspek sikap dan aspek keterampilan diperoleh nilai pra test 37,6 (respon rendah), sedangkan hasil rata-rata nilai post test menjadi 57,2 (respon tinggi) atau dapat dikatakan dari respon rendah menjadi respon tinggi, dengan nilai EP sebesar 71,5% termasuk dalam kategori efektif. Sedangkan hasil analisis uji paired t-test terdapat perbedaan yang nyata/signifikan antara respon petani pada saat pra test (sebelum) dan post test (setelah) dilakukan penyuluhan. Kesimpulan adalah tingkat respon kelompok wanita tani terhadap metode marinasi pra pengolahan daging ayam memperoleh nilai 57,2 termasuk kategori tingkat respon tinggi, dan tingkat Efektivitas Penyuluhan (EP) tentang metode marinasi pra pengolahan daging ayam sebesar 71,5% termasuk dalam kategori efektif , serta pembuktian perbedaan rata-rata antara nilai pra test (sebelum) dan post test (sesudah) dilakukan penyuluhan menggunakan analisis uji paired t-test terdapat perbedaan yang nyata/signifikan.Kata kunci : Respon, Wanita Tani ,Metode Marinasi, Pra Pengolahan, Daging Ayam.
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN MENGKUDU (Morinda cirifolia) DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR AYAM (Effect of Noni Leaf Meal in The Diet On Chicken Eggs Fisis Quality) Trianto, Trianto, Y.; Hintono, Hintono, A; Mahfudz, Mahfudz, L. D
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.449 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tepung daun mengkudu (Morinda cirifolia) dalam pakan terhadap kualitas fisik telur ayam. Materi yang digunakan sebanyak 200 ekor ayam petelur umur 22 minggu dengan bobot badan 1513,5+13,67 g. Bahan pakan yang digunakan adalah konsentrat, jagung kuning, bekatul, dan tepung daunmengkudu. Rancangan yang digunakan adalah Acak Lengkap terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 kali ulangan dan tiap unit percobaan terdiri dari 10 ekor ayam petelur. Pakan perlakuan yang digunakan antara lain T0 (kontrol) = ransum tanpa penggunaan tepung daun mengkudu; T1 = ransum dengan penggunaan tepung daun mengkudu,T1 = ransum dengan penggunaan tepung daun mengkudu 2,5%; T2 = ransum dengan penggunaan tepung daun mengkudu 5%; dan T3 = ransum dengan penggunaan tepung daun mengkudu 7,5%;. Variabel yang diamati adalahtebal cangkang, haugh unit dan skor warna kuning telur. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dari Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan apabila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun mengkudu (Morinda cirifolia) dalam pakan tidakberpengaruhnyata (P>0,05) terhadap haugh unitnamunberpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tebalcangkangdan skor warnakuningtelur. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan tepung daun mengkudutidak menurunkan nilai haugh unit, namun dapat meningkatkan tebal cangkang dan warna kuning telur ayam.Kata Kunci : AyamPetelur, Tepung daun mengkudu danKualitas FisikTelur
Pemanfaatan Protein Ransum pada Ayam Broiler yang Dipelihara pada Tingkat Kandang Kepadatan Tinggi Randy Pratama, Robertus Septian; Sarjana, Teysar Adi; Suprijatna, Edjeng; Atmomarsono, Atmomarsono
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 16, No 29 (2019): Juli
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.52 KB) | DOI: 10.36626/jppp.v16i29.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan protein ransum padaayam broiler yang dipelihara dalam kandang kepadatan tinggi. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah ayam broiler sebanyak 280 ekor umur 15 hari dengan bobot badan rata-rata 298,37±23,33g. Rancangan acak lengkap (RAL) digunakan pada penelitian ini dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu T1 = kepadatan kandang 8 ekor/m 2 , T2 = kepadatan kandang 12 ekor/m 2 , T3 = kepadatan kandang 16 ekor/m 2 dan T4 = kepadatan kandang 20 ekor/m 2 . Parameter penelitian terdiri dari konsumsi protein, kecernaan protein, dan retensi nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kepadatan kandang berpengaruh nyata menurunkan konsumsi protein (P<0,05) tanpa mempengaruhi kecernaan protein dan retensi nitrogen. Disimpulkan bahwa peningkatan kepadatan kandang tinggi dapat menurunkan konsumsi protein tetapi tidak berpengaruh buruk pada nilai kecernaan protein dan retensi nitrogen. 
MOTIVASI PETERNAK DALAM BUDIDAYA DOMBA DI KELOMPOK TANI SIDO MAJU I DESA NGABLAK KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG Polbangtan, Akimi Ruri Ariadi
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Pengembangan Penyuluhan Peternakan
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.104 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor yang berhubungan dengan motivasi peternak dalam budidaya domba di Kelompok Tani Sido Maju I. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sensus (total sampling) terhadap seluruh anggota kelompok yang berjumlah 35 orang. Tingkat motivasi peternak termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 63,0. Faktor yang mempunyai keeratan hubungan yang sedang dan sangat signifikan (P<0,01) dengan motivasi adalah faktor umur, pendidikan formal, dan pengalaman beternak. Faktor jumlah anggota keluarga mempunyaikeeratan hubungan yang lemah dan signifikan (P<0,05) dengan motivasi. Sedangkan faktor pendidikan non formal, akses pasar, dan ketersediaan sarana produksi berhubungan sangat lemah dan tidak signifikan (P>0,05) dengan motivasi. Kata kunci : Motivasi Peternak, Budidaya Domba, Kelompok Tani

Page 4 of 22 | Total Record : 216