cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
ojsjpp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muzizatakbarrizki@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian
ISSN : 18581625     EISSN : 26851725     DOI : -
Core Subject : Health,
Objective of JOURNAL OF DEVELOPMENT OF AGRICULTURAL EXTENTION DEVELOPMENT REVIEW: AGRICULTURE REVIEW ISSUES issued with the aim of describing conceptual thoughts or ideas and results of research to participate in developing animal husbandry studies, with open and contributions from various scientific disciplines and approaches that meet at the intersection of research results and critical analysis of contemporary development issues, including research articles, literature studies and other scientific reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
Analisis Kompetensi Petani Millennial dalam Mendukung Keberlanjutan Usaha (Studi Kemampuan Teknis, Manajerial dan Sosial Petani Millennial di Jawa Tengah) Sudarmanto, Bambang Sudarmanto; Nurdayati, Nurdayati; Mubarokah, Wida Wahidah; Purwono, Edi; Akbarrizki, Muzizat; Makmun, Lutfan
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i1.1199

Abstract

Kompetensi petani millennial meliputi kompetensi teknis, manajerial dan sosial memiliki peran strategis dalam keberlanjutan usaha. Penelitian bertujuan untuk: 1) mengetahui gambaran umum wilayah penelitian dan karakteristik responden penelitian; 2) menganalisis dan menyusun rekomendasi peningkatan kompetensi petani millennial dalam mendukung keberlanjutan usaha dari aspek kemampuan teknis, manajerial dan sosial. Penelitian mengunakan metode/ prosedur survei dengan pendekatan kuantitatif, didukung data kualitatif explanatory. Penelitian dilakukan 6 bulan (Maret - Agustus 2023). Sampel penelitian adalah petani millennial usia 17-39 tahun dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah berjumlah 216, pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan software IBM AMOS. Pengujian model keseluruhan (overal/fit) dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, outlier dan analisis pengaruh. Hasil analisis pengaruh model akhir, rata-rata signifikan 0,02 (nilai signifikansi <0,05). Hasil analisis penelitian, kompetensi petani millennial (X1) mencakup: kompetensi teknis, manajerial, sosial dalam kategori sedang (2.77). Keberlanjutan usaha (Z) meliputi keberlanjutan ekonomi (profit), sosial (people), lingkungan (planet) masuk kategori sedang sebesar (2.91) atau quite sustainable. Rekomendasi untuk meningkatkan keberlanjutan usaha dapat dengan menerapkan prinsip sinergitas kompetensi yang baik untuk keberlanjutan usaha berbasis people, profit, dan plane dalam perencanaan hingga pelaksanaan usaha tani. Peningkatan kompetensi dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi teknis berupa: peningkatan kemampuan pemilihan komoditas berorientasi jangka panjang, kemampuan inovasi usaha/ budidaya dengan penerapan smart farming, peningkatan kemampuan pasca panen dan pemasaran. Peningkatan kompetensi manajerial berupa: kemampuan merencanakan usaha, mengelola sumberdaya dan usaha, mengelola jejaring kemitraan, mengelola konflik, mengelola modal usaha. Kemampuan sosial berupa: kemampuan mengembangkan pendidikan dan latihan, mengembangkan organisasi, mengembangkan kelompok, mengembangkan kerjasama sosial/ corporate social responsibility (CSR).
Motilitas dan Abnormalitas Sperma Post Thawing Pejantan Brian dan Osmond di Kabupaten Magelang Sunardi, Sunardi; Purwono, Edi; Riyadi, Riyadi; Wuryandari, Dwi; Rahmawati, Via Fitri
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i1.1207

Abstract

Lambatnya pertumbuhan populasi sapi dan kerbau dalam negeri umumnya dikarenakan manajemen reproduksi ternak yang belum optimal sehingga perlu dilakukan evalusi dari pelaksanaan kegiatan manajemen reproduksi tersebut. Salah satu teknologi peningkatan populasi sapi adalah dengan Inseminasi Buatan (IB). Bahan yang digunakan untuk melaksanakan IB diperlukan straw atau semen beku yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat motilitas dan abnormalitas sperma post thawing pejantan Brian dan Osmond. Penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, dimulai pada 28 September sampai dengan 28 November 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan sampel straw (semen beku)  sebanyak 20 straw yang berasal dari 2 (dua) jenis pejantan yang berbeda yaitu  10 straw (semen beku) pejantan Brian, dan 10 straw (semen beku) pejantan Osmond yang diproduksi oleh BIB Ungaran. Variabel yang diamati antara lain motilitas, abnormalitas spermatozoa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motilitas sperma post thawing pejantan Brian lebih tinggi dari Osmond, dan abnormalitas Osmond lebih tinggi dibandingkan pejantan Brian.
Penggunaan Flushing Vitamin E Minyak Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus L.) terhadap Masa Involusi Uterus dan Kualitas Estrus Kambing Sapera Kusuma, Yudiani Rina; Sunarsih, Sunarsih; Hastuttiningsih, Widhi
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i1.1210

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh flushing vitamin E menggunakan minyak biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) terhadap masa involusi uterus dan kualitas estrus kambing Sapera. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Semesta Farm, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Analisis data menggunakan Analisis Of Varians (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan Muttiple  Range Test  (DMRT) untuk data parametrik, dan untuk data non-parametrik menggunakan uji Kruskal Wallis Test dengan uji lanjut Mann Whitney U Test. Sampel penelitian menggunakan ternak kambing Sapera sebanyak 12 ekor kambing betina dengan umur kebuntingan 4 sampai 5 bulan. Perlakuan terdiri dari: P0 (tanpa pemberian minyak biji bunga matahari), P1 (3 ml) minyak biji bunga matahari, P2 (6 ml) minyak biji bunga matahari, dan P3 (9 ml) minyak biji bunga matahari. Variabel yang diamati meliputi masa involusi uterus dan kualitas estrus (suhu vagina, warna vulva, dan lendir vulva). Hasil penelitian diketahui bahwa minyak biji bunga matahari berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap masa involusi uterus dan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap suhu vagina dan warna vulva, serta tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap lendir vulva. Hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan terbaik pada P2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian minyak biji bunga matahari sebagai flushing vitamin E memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap masa involusi uterus dan kualitas estrus (suhu vagina dan warna vulva) kambing Sapera.
Persepsi Peternak pada Budidaya Maggot (Larva) Black Soldier Fly Untuk Pakan Itik Petelur di Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang Akbarrizki, Muzizat; Suharti, Suharti; Ayu Shearen, Ratu Shima; Zulfikhar, Rosa; Andanawari, Suci
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i1.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik peternak (umur peternak, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak) Pada Budidaya Maggot (Larva) Black Soldier Fly Untuk Pakan Ternak Itik Petelur. Penelitian dilaksanakan pada pada Maret - Mei 2023 di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak itik di Desa Deyangan, Variabel penelitian terdiri dari variabel independent (bebas) berupa karakteristik peternak atau faktor internal yang mempengaruhi persepsi seperti umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak. variabel dependent (terikat) yaitu persepsi peternak. Desain penelitian yang digunakan adalah One Shot Case Study. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling yaitu sebanyak 30 peternak. Pengumpulan data dengan pengisian kuisioner melalui teknik wawancara, observasi dan pencatatan. Teknik analisis data secara deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak itik pada budidaya maggot (larva) black soldier fly untuk pakan itik petelur berada pada kategori Setuju dengan rata-rata 53,33% . Secara simultan budidaya maggot (larva) black soldier fly berpengaruh sangat nyata 0,000 (P<0,01). Secara parsial umur (0,010) berpengaruh nyata (P<0,05), tingkat pendidikan (0,00) berpengaruh sangat nyata (P<0,01), sedangkan pengalaman beternak (0,359) tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap persepsi peternak pada budidaya maggot untuk pakan itik petelur.
The Self-Efficacy and Kluckhohn's Value Orientations: Core Behavioral Drivers Among Young Tobacco Farmers in Temanggung Dewi Fortuna, Puri Eka; Hariadi, Sunarru Samsi; Lasiyo; Widiarso, Budi Purwo
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 1 (2025): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i1.1390

Abstract

This study analyzes the primary drivers of tobacco farming behavior among young farmers in Temanggung Regency, Indonesia’s premium tobacco hub. Integrating psycho-cultural approaches—self-efficacy theory (Bandura, 1986) and Kluckhohn’s (1951) cultural value orientation—this research challenges conventional agricultural behavior theories emphasizing environmental factors. Data were collected through a survey of 140 young farmers across 6 core districts, analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) and profitability assessment. Key findings reveal Personal factors (particularly self-efficacy: λ=0.743) significantly influence behavior (β=0.706; p<0.01), while environmental factors are insignificant (β=0.147). Kluckhohn’s values especially mastery over nature (mountain land expansion without terracing) and work for livelihood reinforce self-efficacy through cultural internalization. Loyalty among young farmers stems from inherited land ownership (77.14%) and high profitability (R/C ratio 1.44). These findings revise Ajzen’s (1991) theory and propose a "psycho-cultural resilience" model for farmer regeneration, where strengthening self-efficacy and conserving local values prove more effective than external interventions.
Komunikasi Organisasi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa Ahmadi, Andi; Saleh, Amiruddin; Budi Priatna, Wahyu
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1400

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pola komunikasi organisasi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengimplementasikan Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa. Satu desa diberikan dana maksimal satu miliyar, sehingga program ini lebih dikenal dengan Satu Miliyar satu Desa (Samisade).Penelitian menggunakan  metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kritis. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Jumlah informan terdiri dari 10 kepala desa, sembilan camat.Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komunikasi vertikal—antara pejabat pemerintah tingkat tinggi dan aktor di tingkat desa—memiliki peran penting dalam penyebaran kebijakan, pendelegasian tugas, dan penegakan akuntabilitas; (2) Komunikasi horizontal antar instansi dan antar aktor sejawat memfasilitasi koordinasi dan pemahaman bersama, sedangkan komunikasi diagonal memungkinkan keterlibatan lintas fungsi, sehingga memperkuat kapasitas respons dan pemecahan masalah; dan (3) Terdapat empat strategi komunikasi utama yang digunakan pemerintah: strategi berbasis media (cetak, digital, dan media sosial), strategi instruksional (pelatihan teknis untuk bendagara dan staf desa), strategi pemasaran  mengemas nilai pembangunan dengan, serta pendekatan budaya, agama dan sosial kemasyarakatan. Strategi pastisipatori dengan musdes, musrenbang desa, musrenbang kecamatan  dan musrenbang kabupaten. Strategi-strategi ini secara kolektif memperkuat kepatuhan, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan perdesaan. Hasil dari penelitian ini bahwa komunikasi organisasi dalam program Samisade, yang mengalir secara vertikal, horizontal dan diagonal mendukung proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program. Empat strategi komunikasi yang digunakan berdampak positif bagi pembangunan infrastruktur di pedesaan.