cover
Contact Name
Rajab Ritonga
Contact Email
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
ISSN : 08534470     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is for publications focusing on social life in which communication occurs through the use of various media. The manuscripts to be published include the results of research, theoretical thinking, and the study of various phenomena of human life in communication. As a scientific periodical, the journal is subject to standard provisions of peer reviews conducted by Communication Scholars from various universities.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Strategi Komunikasi Branding Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dalam Membangun Citra Destinasi Investasi Pariwisata dan Infrastruktur Limarandani, Ni Putu; Sulitya, Inka; Mutiah, Tuty
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.456

Abstract

Abstrak - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan infrastruktur. Dalam konteks ini, strategi komunikasi branding memegang peran krusial dalam membentuk citra positif kawasan sebagai destinasi investasi yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi branding yang diterapkan oleh pengelola KEK Mandalika serta mengevaluasi efektivitasnya dalam membangun persepsi positif di kalangan investor. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengelola kawasan, pemerintah daerah dan pusat, investor, akademisi, praktisi komunikasi, masyarakat lokal, serta media dan influencer. Observasi lapangan dan studi dokumentasi turut dilakukan untuk memperkaya analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun berbagai media dan saluran promosi telah digunakan, strategi komunikasi yang ada masih menghadapi tantangan serius, antara lain ketidakkonsistenan pesan, generalisasi narasi, kurangnya fokus pada return of investment (RoI), minimnya narasi lokal yang autentik, serta rendahnya partisipasi stakeholder dalam perencanaan komunikasi. Diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih partisipatif, kolaboratif, dan kontekstual, dengan penekanan pada personalisasi pesan kepada investor sasaran dan penguatan storytelling berbasis budaya lokal sebagai elemen pembeda. Keterlibatan langsung investor dalam kampanye komunikasi juga dapat meningkatkan kredibilitas dan jangkauan promosi. Rekomendasi strategis meliputi konsistensi pesan, segmentasi audiens, integrasi nilai-nilai lokal dalam branding, serta sinergi lintas sektor dalam perumusan strategi komunikasi. Dengan demikian, KEK Mandalika berpotensi menjadi destinasi investasi pariwisata dan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Kata kunci: Strategi Komunikasi, Branding, KEK Mandalika, Investasi, Pariwisata, Infrastruktur
Website Management as Public Information Media in Bogor Regency Government Diniati, Anisa; Phonna, Intan Dara; Wisudawaty, Hanna; Lestari, Martha Tri
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.457

Abstract

Abstract - Websites are widely employed in its use as a way of delivering targeted information, such as the use of websites in government organizations aimed at distributing integrated information. The information will be published on the official government website so that the public may obtain all vital government information. Researchers picked online media websites because Bogor Regency is highly active and constant in distributing information in the form of increasingly diverse material every day. The purpose of this research is to define the Bogor Regency Government's plan for administering the bogorkab.go.id website. The website is an attempt to address public information demands, particularly those of the Bogor Regency government. The reference concept employed refers to the components that must be addressed in identifying the major message that government agencies aim to transmit through their social media initiatives, namely: Character, major Purpose, Main Motive, Main Story, and Details. The results indicated that in a month, this one regional apparatus website could post more than 140 materials regarding the Regent's operations and policies in the form of YouTube videos, pictures, and COVID-19 infographics, which were also shared on social media. The uploaded news material also demonstrates that the information given by Bogor Regency as the Regent's centralized official media is simple to grasp and diverse from numerous views, fields, and concerns in the Bogor Regency region. Keywords: Digital Media, Digital Media Management, Information Media, Website Management, Bogor Regency Goverment
Stereotip Kecantikan Perempuan pada Kampanye #BeautyDiQuity dalam Iklan Luxcrime Ariani, Fadila; Suskarwati, Sri Ulya; Yudizon, Zhafran Tsany
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.462

Abstract

Abstract - The study aims to analyze stereotypical representations of female beauty in the #BeautyDiQuity campaign for Luxcrime advertisement using Roland Barthes semiotic approach. The main focus is how the stereotype of beauty from the model of #BeautydiQuity campaign, which are people with disability shown with photo and video in Luxcrime social media page Instagram. This research using interpretive paradigm, qualitative methodology research, with Roland Barthes Semiotic data analyze, with three level of meaning: connotation, denotation, and myth as well as using data collection techniques through Kenneth Burke’s Pentad method analysis. The result of the research shows that Luxcrime #BeautyDiQuity campaign successfully create a new ideology about beauty. Beauty is not seen based on stereotype of beauty formed in society, which usually measured by physical perfection, but beauty is also seen from other things such as self-love, self-acceptance, daring to appear different, and all the strengths and weaknesses that women have are the true definition of beauty. Keywords: Semiotic; beauty stereotype; social media; beauty product; campaign
Komunikasi Politik dalam Lanskap Digital: Inovasi hingga Disinformasi Berita Politik Dharmajaya, Muhamad Agung; Harmonis
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.315

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mentransformasi komunikasi politik secara mendasar, memberikan peluang untuk inovasi dalam penyampaian pesan dan keterlibatan masyarakat. Namun, era digital juga menghadirkan tantangan serius, terutama disinformasi yang dapat merusak proses demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi yang muncul dalam komunikasi politik digital dan mengidentifikasi tantangan yang diakibatkan oleh penyebaran disinformasi. Dengan pendekatan kualitatif berbasis analisis data sekunder, penelitian ini mengungkap bahwa platform digital mampu memperluas akses informasi politik dan memperkuat partisipasi masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko manipulasi informasi. Artikel ini menawarkan rekomendasi strategis bagi aktor politik dan masyarakat untuk memaksimalkan manfaat teknologi digital sambil meminimalkan dampak negatif disinformasi.
Fungsi Humas Universitas Negeri Jakarta dalam Membangun Citra Kampus Ramah Disabilitas Silitonga, Arwinda Audiary; Pinariya, Janette Maria
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.319

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pendidikan inklusif di Indonesia, khususnya di Jakarta, Humas universitas memegang peran penting dalam membangun komunikasi publik yang aksesibel dan ramah bagi mahasiswa disabilitas. Humas Universitas Negeri Jakarta berperan dalam membangun citra kampus yang inklusif melalui komunikasi publik, branding inklusif, dan kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini mengacu pada Teori Excellence, dan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan Humas Universitas Negeri Jakarta dalam mensosialisasikan layanan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan, Humas Universitas Negeri Jakarta sangat aktif melakukan publikasi, pemanfaatan media sosial, serta menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak di kampus untuk menciptakan lingkungan kampus ramah disabilitas. Namun ada tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan tenaga ahli bahasa isyarat. Oleh karena itu, peran Humas Universitas Negeri Jakarta dalam mendukung dan edukasi layanan inklusif perlu lebih ditingkatkan untuk memperkuat citra kampus ramah disabilitas
Digital Communication Transformation in Micro Tourism Enterprises: Adaptation Strategies and Media Literacy Barriers Subekti, Priyo; Novianti, Evi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.328

Abstract

This paper investigates the adaptive tactics, expectations, and obstacles micro-entrepreneurs (UMKM) in coastal tourism zones of Indonesia encounter in adopting digital communication tools. This study intends to grasp how local and migrant business people experience digital transformation. The study takes a qualitative descriptive technique to find patterns of communication behaviour and readiness toward digitalization rather than suggesting a particular hypothesis. In-depth interviews and field observations with chosen informants representing different tourism-related micro-enterprises—including apparel stores, food vendors, and guesthouse operators—provided data. Participants were classified as local or migrant business owners. Emphasizing data reduction, data display, and conclusion drawing, Miles and Huberman's methodology was used to thematically evaluate the data. The results show notable variations in digital adaptation between local and migrant business owners. While native players depend mostly on conventional word-of-mouth and direct consumer contacts, migrant entrepreneurs are more proactive and savvy in exploiting internet channels like Agoda or Instagram. Key expectations the report also underlines are the requirement of focused training, ongoing mentoring, and equitable access to digital infrastructure and government support. Among the obstacles found are low digital literacy, psychological resistance, information access restrictions, and policy execution structural inequities. Digital communication revolution among UMKM, this study finds, is not just about technological acceptance but also about cultural adaptation, psychological preparation, and institutional support—emphasizing the need of inclusive, community-based communication approaches. 
Analisis Makna Anak Abah Tusuk Tiga Paslon Ditinjau dari Semiotika Sosial Van Leeuwen Fajri, Mohammad Rifaldo; Liwoso, Jefri Audi Wempi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.331

Abstract

Penelitian ini mengkaji gerakan "Anak Abah Tusuk Tiga Paslon," sebuah narasi yang digaungkan oleh pendukung Anies Baswedan sebagai bentuk protes terhadap hasil Pemilihan Presiden 2024 dan ketidakikutsertaan Anies dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. Gerakan ini mencerminkan ketidakpuasan politik pendukung Anies, yang dikenal dengan sebutan "Anak Abah," terhadap sistem politik yang ada. Peneliti berfokus pada bagaimana makna sosial gerakan ini terbentuk serta proses tanda dan pertukaran tanda yang terjadi di kalangan berbagai pihak, termasuk pendukung, lawan politik, akademisi, dan media. Para peneliti terdahulu sepakat bahwa gerakan protes sering kali muncul sebagai respons terhadap ketidakpuasan politik terhadap sistem yang ada. Namun, riset ini mengisi kesenjangan dengan meneliti bagaimana tanda dan makna terbentuk melalui dinamika sosial yang terlibat dalam gerakan ini. Dalam riset ini, peneliti berasumsi bahwa gerakan ini merupakan respons sosial yang kompleks, dipengaruhi oleh berbagai faktor politik dan budaya yang dipadukan dengan sumber daya semiotik individu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana makna sosial dari gerakan "Anak Abah Tusuk Tiga Paslon" terbentuk melalui interaksi sosial dan bagaimana tanda-tanda tersebut dipertukarkan di kalangan berbagai kelompok. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori semiotika sosial Theo Van Leeuwen, yang berfokus pada analisis tanda dalam komunikasi sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur serta studi literatur terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna baru terhadap gerakan "Anak Abah Tusuk Tiga Paslon" terbentuk dalam berbagai lingkup sosial yang melibatkan kekecewaan, protes, melek politik, upaya agar didengar, ketidakterimaan, ketidakpuasan, dan sikap pesimis.
Strategi Respons Komunikasi Krisis pada Kasus Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Hidayati, Nurul Rohmah; Purworini, Dian
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi respons krisis Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) terhadap kasus mantan pimpinan KPK yang termuat dalam berita detikcom dan kompascom. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis isi. Teori yang akan diuji dalam penelitian ini yaitu Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan artikel berita harus relevan dengan kasus yang diteliti. Penelitian ini berfokus pada berita yang diunggah di platform media detikcom dan kompascom dari 23 Oktober 2023 hingga 31 Januari 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi respon krisis KPK yang paling dominan digunakan adalah Justification dengan presentase 76% dari total data, yang berarti KPK cenderung sering membenarkan krisis dan menjelaskan perkembangan krisis, sedangkan strategi yang paling sedikit digunakan yaitu Attack the Accuser, Denial, Scapegoating ditemukan sebanyak 2% hal ini berarti strategi yang lebih menyalahkan pihak lain jarang digunakan. Selanjutnya Uji T-test menunjukkan tidak ada perbedaan antar kedua media online tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa strategi Justification dianggap efektif dalam memperbaiki citra lembaga pemerintah di mata publik, terutama ketika krisis berkaitan dengan isu yang sensitif dan melibatkan tokoh penting. 
Pengaruh Komunikasi Digital dan Prokrastinasi Akademik terhadap Kesejahteraan PsikologisSiswa SMAN 78 Jakarta Indriani, Dewi; Anggraeni, Wini; Mogi, Amelia Haness
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi digital dan prokrastinasi akademik terhadap kesejahteraan psikologis siswa SMAN 78. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, serta analisis regresi linear berganda untuk melihat hubungan antara variabel independen dan dependen. Sampel penelitian berjumlah 214 siswa, yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 24 butir pertanyaan, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,732). Hasil penelitian menunjukkan, komunikasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa (B = 0,206, p = 0,007), sedangkan prokrastinasi akademik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis (B = -0,171, p = 0,001). Uji determinasi menunjukkan bahwa R² = 0,084, yang berarti hanya 8,4% variabilitas kesejahteraan psikologis siswa dapat dijelaskan oleh komunikasi digital dan prokrastinasi akademik, sementara 91,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji F (p < 0,001) menunjukkan bahwa model regresi signifikan secara keseluruhan, meskipun daya prediksi model masih lemah. Kesimpulannya, komunikasi digital yang efektif dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa, sedangkan prokrastinasi akademik yang tinggi dapat menurunkannya. Oleh karena itu, sekolah dan guru perlu mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta memberikan bimbingan kepada siswa dalam mengelola waktu dan tugas akademik secara lebih baik. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel lain, seperti dukungan sosial dan stres akademik, untuk memahami faktor yang lebih luas dalam menentukan kesejahteraan psikologis siswa. 
Pendayagunaan Platform Media Sosial oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Anggraini, Candra; Mihardja, Eli Jamilah; Aryo Subarkah Eddyono
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.342

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, khususnya dalam menyosialisasikan peran dan tanggung jawabnya kepada masyarakat luas. Peneliti berfokus pada pemanfaatan platform media sosial Instagram sebagai sarana komunikasi publik dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Studi ini mengisi kesenjangan pada kurangnya kajian mengenai efektivitas penggunaan Instagram oleh lembaga pemerintahan teknis dalam menyampaikan informasi secara interaktif dan berkelanjutan. Dalam riset ini, peneliti berasumsi bahwa pemanfaatan media sosial memerlukan inovasi dan strategi konten yang relevan agar dapat mencapai efektivitas komunikasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan penggunaan Instagram oleh Kementerian PU serta mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif guna menggambarkan secara mendalam fenomena komunikasi yang terjadi. Teori komunikasi publik dan konsep engagement digital digunakan sebagai dasar analisis untuk menginterpretasi data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Instagram mampu memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, Kementerian PU menghadapi kendala berupa kurangnya inovasi dan improvisasi dalam pembuatan konten, serta menurunnya jumlah pengguna aktif Instagram di Indonesia sejak Agustus 2024. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya strategi komunikasi yang lebih kreatif dan adaptif terhadap perubahan tren media sosial.