cover
Contact Name
Moh. Farhan Qudratullah
Contact Email
aching_lo@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jbs.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi
ISSN : 25489593     EISSN : 26548348     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi contains original research about the results of community service activities. The community service activities include the implementation of research results, the application of appropriate technology, the dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; in the fields of science and technology and based on Islamic values.
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
Front & Back Matter Redaksi Redaksi
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4217.03 KB)

Abstract

Sistem Pengolahan Air dan Pengendalian Limbah di PLTU Tanjung Jati-B Desa Tubanan Kembang Jepara Noviatul Munawaroh; Siti Syamsyiatun; Achmad Ali Fikri
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.56 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1406

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui adanya proses pengolahan air dan pengendalian limbah di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Desa Tubanan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Penelitian ini dilakukan dengan metode kepustakaan. PLTU yang dibangun di tepi laut menggunakan air laut sebagai sumber airnya. Proses yang dilakukan dalam pengolahan air ini, antara lain adalah: 1) Destilasi, 2) Demineraliasi, 3) Kondensasi, dan 4) Instalasi Pengolahan Air. Kemudian dalam melakukan pengendalian limbah PLTU dilakukan beberapa pengolahan limbah berdasarkan karakteristik dari setiap sumber limbah yang dihasilkan. Limbah PLTU sudah dapat dimanfaatkan untuk fly ash, buttom ash, dan gypsum. Dalam pengolahan limbah hasil prosduksi, PLTU juga bekerja sama dengan Perusda Pemkab Jepara. PLTU juga telah merencanakan program E-green (perusahaan hijau) yang aman terhadap manusia, lingkungan, efisiensi dalam pemanfaatan SDM, dan mampu berkonstribusi terhadap keanekaragaman hayati.[The research was conducted aimed at knowing the process of water management and waste control at the Steam Power Plant (PLTU) in Tubanan Village, Kembang District, Jepara Regency. This research was conducted using the library method. The PLTU built on the seashore uses sea water as a source of water. The processes carried out in this water treatment include: 1) Distillation, 2) Demineralization, 3) Condensation, and 4) Water Tretment plant. Then in conducting waste control, PLTU is carried out by several waste treatments based on the characteristics of each source of waste produced. The PLTU waste can already be used for fly ash, buttom ash, and gypsum. In processing production waste, the PLTU cooperates with the Regional Government of Jepara Regency. The PLTU has also planned an E-green (green company) program that is safe for humans, the environment, efficiency in utilizing human resources, and able to contribute to biodiversity.]
Optimalisasi Kapasitas Kelompok Wanita Tani dalam Budidaya Tanaman Sayuran di Lahan Pekarangan Dusun Puluhan Lor, D.I. Yogyakarta Nurul Aisyah; Genesiska Genesiska; Dyah Pikanthi Diwanti
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1624

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian bertujuan untuk mengoptimalisasi kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) “LESTARI” dalam rangka budidaya tanaman sayuran di lahan pekarangan Dusun Puluhan Lor Desa Trimurti, Srandakan, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta. Ada sekitaran 72 m² lahan yang telah dioptimalkan selama 3 bulan dengan bekerjasama dengan KWT Lestari dan teman teman mahasiswa KKN 102 2019. Melihat kondisi keuangan KWT yang kurang stabil maka harapannya setelah kegiatan pengoptimalan lahan ini berlangsung keuangan KWT akan stabil dan kegiatan KWT semakin maju. Pengoptimalan lahan dilakukan dengan membersihkan, menanami, merawat, menyiram hingga memupuk dilakukan Bersama-sama anggota KWT Lestari yang terdiri dari Desa 7 (tujuh) RT. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan diantaranya: a) Pembersihan dan penyiapan lahan oleh warga, KKN dan KWT; b) Penyuluhan terkait tanaman dan pemeliharaan dan penanamannya oleh BPP PPL Srandakan yang dihadiri seluruh anggota KWT Lestari, Kepala Desa, seluruh mahasiswa KKN dan DPL KKN; c) Pembelian bibit & penanamannya di bantu BPP PPL, yang mana selanjutnya hanya beberapa kali dikontrol dari BPP; d) Penanaman mandiri oleh KWT difasilitatori oleh mahasiswa KKN; e) Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan membuat bedengan yang dipagari dengan sabut kelapa serta ada yang di bantu dengan lanjaran bamboo untuk tanaman yang mulai tumbuh; f) Pemupukan dan penyiraman; h)pembersihan lahan dari gulma disekitar tanaman & penyemprotan tanaman dari hama; dan i) Panen. Kegiatan pengabdian dalam bidang pertanian ini dirasa cukup sukses karena tujuan telah tercapai dan KWT sudah bisa panen dan melangsungkan penanaman/pengoptimalan lahan tetap berlangsung hingga sekarang secara mandiri, sehingga pemberdayaan telah tercapai.[The purpose of this society empowerment was to optimize the capacity of the "LESTARI" Women Farmers Group (KWT) in the context of planting vegetables in the yard of Puluhan Lor Hamlet, Trimurti Village, Srandakan, Bantul Regency, D.I. Yogyakarta. There is around 72 m² of land that has been optimized for 3 months with those supported by KWT Lestari and friends of 102 KKN students in 2019. Looking at the financial condition of KWT which is less stable, it is hoped that after the land optimization activities, the KWT will be stable and KWT activities will progress. Land optimization is done by cleaning, planting, maintenance, watering and fertilizing done together with members of the Sustainable KWT consisting of 7 (seven) villages. Various activities that have been approved: a) Cleaning and preparation of land by residents, KKN and KWT; b) Counseling related to plants and their maintenance and planting by BPP PPL Srandakan which is attended by all members of the Lestari KWT, the Village Head, all KKN and KKN DPL students; c) Buy seeds & their purchases at BPP PPL, which are only several times controlled from the BPP; d) Independent planting by KWT facilitated by KKN students; e) Plant maintenance is done by making beds fenced with coconut and some helping with bamboo for plants that are starting to grow; f) Fertilization and watering; h) take soil from weeds around plants & spray plants from pests; and i) Harvest. This service activity in the agricultural sector is considered quite successful because the goal has been obtained and KWT has been able to harvest and carry out planting/optimizing the land to continue running until now independently, so that empowerment has succeeded.]
Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana di UPTD Kalijudan dan UPTD Kampung Anak Negeri, Surabaya Desrina Yusi Irawati; Hendrikus Putra Cromain; Kurniawan Wibisono
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1715

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilakukan di UPTD Kalijudan dan UPTD Kampung Anak Negeri, Surabaya. UPTD tersebut melayani sesorang yang memiliki masalah kesejahteraan sosial. UPTD Kalijudan membina anak berkebutuhan khusus (tunagrahita), sedangkan UPTD Kampung Anak Negeri membina anak jalanan. Permasalahan yang terjadi di UPTD Kalijudan adalah bangunan yang kurang informatif, tidak ada penamaan pada masing-masing ruangan. Permasalahan yang terjadi di UPTD Kampung Anak Negeri adalah pembinaan anak jalanan secara tidak langsung. Solusi yang ditawarkan dari masalah ini adalah membuat dan memasang papan nama ruangan untuk setiap ruangan di UPTD Kalijudan dan papan slogan motivasi. Program pengabdian tersebut mendapat respon positif dari kepala dan pengurus harian UPTD. Hal ini terbukti dengan kesediaan mereka menerima tim pengabdian, bersedia memberikan masukan untuk desain dan isi papan nama ruangan serta slogan motivasi, dan keikutsertaan pengurus harian dalam setiap program. Hasil program yang telah terlaksana adalah dengan pemasangan papan nama ruangan maka tamu atau pengunjung mudah mengakses ruang-ruang di UPTD Kalijudan dan memberikan kesan indah pada lingkungan bangunan. Hasil program pemasangan slogan motivasi adalah secara tidak langsung slogan motivasi mendidik dan memotivasi anak-anak penghuni asrama, pengurus, dan tamu atau pengunjung.[This community service program was conducted at the Kalijudan UPTD and the Kampung Anak Negeri UPTD, Surabaya. The UPTD serves someone who has social welfare problems. Kalijudan UPTD foster children with special needs (mental retardation), while UPTD Kampung Anak Negeri foster street children. Problems that occur in the Kalijudan UPTD are buildings that are less informative, there is no naming in each room. Problems that occur in UPTD Kampung Anak Negeri are indirect street child development. The solution offered from this problem is to create and install a signboard for each room in the UPTD Kalijudan and a motivational slogan board. The service program received a positive response from the head and UPTD daily management. This is evidenced by their willingness to accept the service team, accepting to provide the design and content of the signboard with motivational slogans, and the participation of the daily management in each program. The result of the program that has been carried out is by installing a room signage, so guests or visitors can easily access the rooms at UPTD Kalijudan and provide beautiful choices in the building environment. The results of the installation of motivational slogans are motivational slogans to directly educate and motivate the children of boarders, caretakers, and guests or visitors.]
Pemberdayaan Guru Kimia Melalui Produksi Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Chemsketch Nurma Yunita Indriyanti; Widisatuti A; Suryadi B. U.; Nur Hasanah
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1566

Abstract

Pemberdayaan guru melalui produksi media pembelajaran kimia dilakukan dengan pelatihan dan pendampingan produksi media pembelajaran kimia. Kegiatan yang dilaksanakan berhasil menarik antusiasme para guru untuk mengembangkan media pembelajaran kimia. Target peserta 40 guru kimia SMA dan SMK Sukoharjo telah terpenuhi 100%. Antusiasme terbukti dari banyaknya pertanyaan dari peserta dan harapan peserta akan adanya pelatihan lanjutan dikemudian hari. Produk yang dihasilkan berupa modul pembelajaran kimia ber-ISBN oleh guru Kimia serta pemanfaatan teknologi berupa aplikasi ChemSketch sebagai media pembelajaran kimia.[Teacher empowerment through the production of chemical learning media is carried out with training and assistance in the production of chemical learning media. The activities carried out successfully attracted the enthusiasm of the teachers to develop chemistry learning media. The target participants of 40 high school and vocational high school chemistry teachers in Sukoharjo have been met 100%. The enthusiasm was evident from the many questions from the participants and the participants' hopes for further training in the future. The products produced are ISBN learning chemistry modules by Chemistry teachers and the use of technology in the form of ChemSketch applications as chemistry learning media.]
Sosialisasi Bank Sampah di Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Prama Widayat
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1739

Abstract

Dengan luas wilayah yang dimiliki oleh Kelurahan Umban Sari yang terdiri dari 13 RW dan lebih dari 40 RT maka ini menjadi lokasi yang sangat padat dan juga menghasilkan sampah yang juga tinggi. Alhasil sampah juga bertebaran dipinggir jalan, seperti sampah plastik dan sejenisnya, memang terdapat penjemputan oleh kendaraan kebersihan yang dilakukan oleh dinas lingkungan hidup kota pekanbaru tetapi itu tidak maksimal karena mengingat luasnya wilayah Umban Sari. Untuk itu perlu penanganan khusus agar sampah ini bisa ditangani dengan serius, langkah awal yang dilakukan adalah membentuk unit bank sampah di kelurahan umban sari, kedepan akan dikembangkan menjadi bank sampah mandiri Kelurahan Umban Sari.[With an area owned by the Umban Sari Village which consists of 13 RWs and more than 40 RTs, this is a very dense location and also produces high levels of waste. As a result, rubbish is also scattered alongside the road, such as plastic waste and the like, there is indeed pickup by cleaning vehicles carried out by the environmental service city of Pekanbaru but that is not optimal because given the vast area of Umban Sari. For this reason, special handling needs to be taken so that this garbage can be handled seriously, the initial step taken is to form a garbage bank unit in the umban sari village, in the future it will be developed into an independent garbage bank in Umban Sari Village.]
Pendampingan Kelompok PKK Desa Karangsari Kabupaten Banyumas Melalui Program Pelatihan Pembuatan Pewangi Laundry dan Penetapan Harga Produk Mardiyah Kurniasih; Agus Arifin; Ratna Stia Dewi
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1517

Abstract

Pemberian pelatihan terhadap kelompok PKK adalah salah satu bentuk kepedulian kepada para perempuan. Telah dilakukan kegiatan pelatihan yang diikuti ibu-ibu PKK RT 1 RW 3 desa Karangsari dalam upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan. Pelatihan yang dilakukan meliputi pembuatan pewangi laundry dan penetapan harga produk. Setelah pelatihan tumbuh motivasi Ibu-ibu PKK untuk mengembangkan usaha pewangi laundry sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Pendampingan dalam pengembangan usaha pewangi laundry juga dilakukan. Secara keseluruhan kegiatan pendampingan kelompok PKK desa Karangsari telah berjalan dengan baik. Indikator keberhasilan kegiatan ini dilihat dari kenaikan nilai pretest dan postest dari Ibu-ibu setelah mengikuti kegiatan. Selain itu juga dilihat dari berjalannya home industri pewangi laundry yang dimotori oleh Ibu-ibu PKK RT 1 RW 3 desa Karangsari.[Providing training to PKK groups is a form of caring for women. Training activities have been carried out by PKK RT 1 RW 3 women in Karangsari village to increase their knowledge and skills. The training included manufacturing laundry-perfume and product pricing. After the training, the motivation of the PKK mothers grew to develop a laundry-perfume business to increase family income. Assistance in developing the laundry- perfume business was also conducted. Overall the activities of the Karangsari village PKK group assistance had been going well. An indicator of the success of this activity can be seen from the increase in the pretest and posttest scores of mothers after participating in the activity. It was also seen from the running of the laundry- perfume home industry driven by PKK RT 1 RW 3 Karangsari village.]
Front & Back Matter 2020 Vol. 4 No. 1 Redaksi JBS
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.2006

Abstract

Peningkatan Kualitas Layanan Program Pemberian Permakanan Lanjut Usia di Kelurahan Semolowaru Surabaya Lasman Parulian Purba; Ridho Said A Laurence; Melyna Christine
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1734

Abstract

Program permakanan merupakan program Pemerintah Kota Surabaya Untuk menyejahterakan masyarakat warga Penyandang Kesejahteraan Masalah Sosial sesuai dengan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 19 Tahun 2016. Kelurahan Semolowaru, kecamatan Sukolilo, kota Surabaya merupakan salah satu titik atau distrik dimana adanya program permakanan dari Pemerintah kota Surabaya sekiranya terdapat 59 orang penerima manfaat yang dikategorikan lanjut usia miskin, terlantar dan disabilitas yang menerima program permakanan ini. Beranjak dari pemikiran mengenai gizi yang diterima oleh penerima manfaat dalam hal ini sudah berusia lanjut, terdapatnya keluhan terhadap menu makanan yang bertentangan dengan kondisi kesehatan para penerima manfaat menjadi salah satu masalah didalam program pemberian makanan ini, yang mana beberapa lansia memiliki ganguan kesehatan yang mengharuskan mereka untuk mengkonsumsi makanan khusus. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi bagian penting dalam program ini, agar program permakanan ini menjadi program yang sangat bermanfaat bagi penerimanya. Terdapat sekiranya 9 orang dari 59 orang penerima manfaat, mengalami keluhan ketidakcocokan pada menu makanan yang diterima oleh mereka. Rata-rata penyakit yang dialami oleh penerima manfaat yakni asam urat, kolestrol, darah tinggi dan diabetes. Setelah dilakukan pemeriksaan melalui kerjasama dengan Puskesmas Menur didapati 6 orang penerima manfaat yang benar-benar tidak cocok dengan menu makanan yang diterimanya.[The food program is a Surabaya city government program. To improve the welfare of the people with Social Welfare Problems (PKMS) following Surabaya Mayor Regulation No. 19 of 2016. Semolowaru Urban Village, Sukolilo Sub-District, Surabaya City is one of the points or districts where there are eating programs from Surabaya Mayor The Surabaya city government presumably has 59 beneficiaries who are categorized as poor, neglected and disabled elderly who receive this food program. Starting from the thought about nutrition received by the beneficiaries, in this case, is old, there are complaints about the diet that is contrary to the health conditions of the beneficiaries to be one of the problems in this feeding program, where some elderly people have health problems that require them to consume special food. Therefore, improving the quality of service becomes an important part of this program, so that this food program becomes a very useful program for the recipient. There are at least 9 out of 59 beneficiaries, experiencing complaints of incompatibility on the diet received by them. The average disease experienced by the beneficiaries namely gout, cholesterol, high blood pressure, and diabetes. After being examined in collaboration with the Menur Community Health Center, 6 beneficiaries were found to be incompatible with the food menu they received.]
Edukasi Bank Sampah di Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru Prama Widayat
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1920

Abstract

Dengan luas wilayah yang dimiliki oleh Kelurahan Padang Terubuk sekitar 1,54 KM2 merupakan bagian dari Kecamatan Senapelan. Dimana di Kecamatan ini terdiri dari 6 Kelurahan dengan jumlah 42 RW dan 146 RT (BPS Kecamatan Senapelan 2016). Kelurahan Padang Terubuk terdiri dari 6 RW dan lebih dari 15 RT maka ini menjadi lokasi yang sangat padat ditengah Kota Pekanbaru dan juga menghasilkan sampah yang juga tinggi sebagai salah satu pusat perniagaan dan ekonomi. Alhasil sampah juga bertebaran dipinggir jalan, seperti sampah plastik dan sejenisnya, memang terdapat penjemputan oleh kendaraan kebersihan yang dilakukan oleh dinas lingkungan hidup kota pekanbaru tetapi itu tidak maksimal karena mengingat terbatasnya kendaraan. Untuk itu perlu penanganan khusus agar sampah ini bisa ditangani dengan serius, langkah awal yang dilakukan adalah membentuk unit bank sampah di kelurahan Padang Terubuk dengan melibatkan masyarakat, kedepan akan dikembangkan menjadi bank sampah mandiri Kelurahan Padang Terubuk.[With an area owned by Padang Terubuk Village around 1.54 KM2 is part of the Senapelan District. Where in this district consists of 6 villages with a total of 42 RW and 146 RT (BPS Senapelan District 2016). Padang Terubuk Village consists of 6 RWs and more than 15 RTs, so this is a very dense location in the middle of Pekanbaru City and also produces high waste as one of the trade and economic centers. As a result, rubbish is also scattered alongside roads, such as plastic waste and the like, there is indeed pickup by cleaning vehicles carried out by the environmental service city of Pekanbaru but that is not optimal because of the limited vehicles. For this reason, special handling needs to be taken so that this garbage can be handled seriously, the initial step taken is to form a garbage bank unit in Padang Terubuk village by involving the community, in the future it will be developed into an independent garbage bank in Padang Terubuk village.]