cover
Contact Name
Moh. Farhan Qudratullah
Contact Email
aching_lo@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jbs.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi
ISSN : 25489593     EISSN : 26548348     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi contains original research about the results of community service activities. The community service activities include the implementation of research results, the application of appropriate technology, the dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; in the fields of science and technology and based on Islamic values.
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
Pengembangan dan Pendampingan Bisnis Kue Berbasis Potensi Lokal untuk Masyarakat Kelurahan Karang Joang di Masa Pandemi COVID-19 Andromeda Dwi Laksono; Diniar Mungil Kurniawati; Muthia Putri Darsini Lubis; Ade Wahyu Yusariarta Putra Parmita; Nia Sasria
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1990

Abstract

Program pengembangan dan pendampingan kue berbasis potensi lokal Karang Joang merupakan salah satu langkah untuk menghidupkan perekonomian masyarakat setempat. Kegiatan pelatihan yang rencananya dalam bentuk workshop terkendala oleh ancaman pandemi COVID-19 sehingga konsep pelatihan ini bertemakan "dirumahasaja". Pelatihan yang dilakukan meliputi pra kegiatan, kegiatan sosialisasi, kegiatan pelatihan, kegiatan pendampingan jarak jauh, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diajarkan tidak hanya mengenai cara pembuatan kue berbasis potensi lokal, namun pemahaman terkati teknik marketing juga ditanamkan dalam pelatihan ini. Tema “dirumahsaja” diartikan pelatihan yang dilakukan di rumah dengan cara distance learning dibekali buku layout menarik dan contoh hasil riset pembuatan kue. Secara keseluruhan program ini telah berjalan dengan baik. Indikator keberhasilan dilihat dari feedback yang diberikan oleh para peserta selama mengikuti kegiatan ini.[The development and mentoring program based on local potential Karang Joang is one step to revive the economy of the local community. The training activities that were planned in the form of workshops were constrained by the threat of the COVID-19 pandemic so that the concept of the training was themed "at home". The training included pre-activities, socialization activities, training activities, remote assistance activities, and evaluation of activities. The material taught is not only about how to make cakes based on local potential, but a close understanding of marketing techniques is also embedded in this training. The theme "at home" means training conducted at home by way of distance learning provided with an interesting layout book and examples of research results in making cakes. Overall this program has run well. Indicators of success can be seen from the feedback given by the participants during this activity.]
E-Book Infografis “Make Your Health a Priority” untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pentingnya Menjaga Kesehatan Laila Saffanah
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.2106

Abstract

Selama pandemi Covid-19, masyarakat menjadi lebih banyak beraktivitas di rumah. Namun, gangguan kesehatan bisa datang kapan saja karena situasi dan kondisi pandemi menambah rasa stres dan bosan dengan aktivitas yang monoton selama di rumah. Pandemi Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik tetapi juga mental banyak orang. Oleh karena itu diperlukan media yang menarik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan membuat e-book infografis mengenai kesehatan. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program kerja adalah pembuatan e-book infografis dan optimalisasi media sosial. E-book infografis ini memiliki keunggulan berupa ilustrasi dan colorful agar dapat memberikan informasi dengan lebih mudah dan menarik minat baca masyarakat.[During the Covid-19 pandemic, people become more active at home. However, health problems can come at any time because the situation and condition of the pandemic adds to the feeling of stress and boredom with monotonous activities while at home. The Covid-19 pandemic threatens not only the physical but also mental health of many people. Therefore, it is necessary to have an attractive media to increase public awareness of the importance of maintaining health starting from yourself. The solution to this problem is to create an infographic e-book on health. The methods used in implementing the work program are making infographic e-books, optimization of social media. This infographic e-book has the advantage of being illustrated and colorful in order to provid information more easily and attracting people's reading interest.]
Pendampingan Pelaku Usaha di Dusun Wonosari Desa Mergolangu Kabupaten Wonosobo Melalui Pelatihan Simulasi Pengajuan Pembiayaan Modal Usaha Koperasi Berbasis Syariah Hendri Hermawan Adinugraha; Mila Sartika
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.2137

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan/penyadaran mengenai esensi, substansi, urgensi Koperasi Syariah. Para pelaku usaha di Dusun Wonosari dapat mengoptimalkan fungsi Koperasi Syariah sebagai mitra usaha untuk menangani kendala kekurangan modal. Para pelaku usaha di Dusun Wonosari dapat mempraktekan simulasi tahap permohonan pembiayaan modal usaha di Koperasi Syariah. Hasil pelatihan ini menunjukan bahwa simulasi pengajuan pembiayaan modal usaha koperasi berbasis Syariah untuk pelaku usaha di Dusun Wonosari Desa Mergolangu Kabupaten Wonosobo menciptakan wawasan baru dan bisa mengikis rasa antipati peserta terhadap koperasi syariah. Melalui metode simulasi ini peserta pelatihan dapat dengan mudah memahami konten dari Pengabdian ini dan pesreta dapat menemukan solusi dari keterbatasan modal usaha mereka dalam menjalanjan usaha.[The purpose of implementing this service program is to provide counseling / awareness about the essence, substance, and urgency of Sharia Cooperatives. Business actors in Wonosari Hamlet can optimize the function of Sharia Cooperatives as business partners to deal with the constraints of lack of capital. Business actors in Wonosari Hamlet can practice the simulation stage of the application for business capital financing at Sharia Cooperatives. The results of this training show that the simulation of applying for Sharia-based cooperative venture capital financing for business actors in Wonosari Hamlet, Mergolangu Village, Wonosobo Regency creates new insights and can erode the participants’ sense of antipathy towards Islamic cooperatives. Through this simulation method, training participants can easily understand the content of this Community Service and participants can find solutions to the limitations of their business capital in running their business.]
Pelatihan Arduino Untuk Pembuatan Sistem IoT (Internet of Things) Pada SMK Telkom Banjarbaru Arafat Arafat; Desy Ika Puspitasari; Nur Armina Rahmah
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini peran internet dalam kehidupan masyarakat modern menjadi sesuatu yang tidak dapat terpisahkan sehingga lahirnya konsep mengenai Internet of Things (IoT). IoT merupakan sebuah konsep komputasi yang menggambarkan masa depan dimana setiap obyek fisik dapat terhubung dengan internet dan dapat mengidentifikasi dengan sendirinya antar perangkat yang lain. Konsep ini menjadi hal yang penting untuk diterapkan pada materi pembelajaran di SMK Telkom Banjarbaru dikarenakan hubungan antara materi pembelajaran belum sepenuhnya terintegrasi. Sebagai implementasi IoT, Arduino digunakan sebagai perangkat Embedded System dalam mengendalikan alat elektronik. Arduino dapat dihubungkan ke internet dengan tambahan shiled esp8266-01. Sistem yang terhubung dengan internet kemudian dapat dikendalikan melalui perangkat bergerak berbasis Android menggunakan aplikasi open source Blynk. [Today the Internet's role in modern society into something that can not be separated so that the birth of the concept of the Internet of Things (IOT) [1]. IOT is a concept that describes the future of computing in which every physical object can be connected to the internet and can identify itself among other devices. This concept becomes important to be applied to the learning materials at SMK Telkom Banjarbaru due to the relationship between the learning materials are not yet fully integrated. As the implementation of IOT, Arduino is used as the Embedded System to control the electronic device. Arduino can be connected to the internet with an additional shiled esp8266-01. System connected to the internet can then be controlled via Android based mobile devices using open source applications Blynk.]
Penguatan Kapasitas Pemuda Non Produktif di Desa Kebonrejo, Salaman, Kabupaten Magelang melalui Budidaya Tin Genesiska Genesiska; Saykha Sabila Araz; Enrika Yumna Septiani; Aristiawan Aristiawan
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Tin atau yang kerap disebut “buah surga” merupakan suatu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, baik bidang kesehatan, kuliner maupun bisnis. Laporan Food and Agriculture Organization (FAO) tahun 2005 menyebutkan bahwa produksi Tin di dunia mencapai 1.057.000 ton, sedangkan di Indonesia Tin belum mencapai target pemenuhan yang diinginkan. Di Indonesia sendiri hingga saat ini belum terdapat data resmi yang dirilis terkait produksi tanaman Tin. Hal ini memberikan pemahaman bahwasannya tanaman Tin yang memiliki potensi belum dimanfaatkan sebagai tanaman industri yang memiliki nilai jual. Padahal di Indonesia tanaman ini memiliki prospek yang cukup baik, contohnya dalam pembuatan produk hasil olah Tin. Kampung Kebonkliwon terletak di Desa Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Program ini dibuat guna mengembangkan potensi tanaman Tin di Kampung Kebonkliwon, serta lebih lanjut dapat mengubah pola pikir pemuda desa yang non produktif khususnya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Kampungnya. Program yang dilakukan yakni jasa penyuluhan yang meliputi penanaman, perawatan, serta perbanyakan tanaman Tin. Pembagian 200 bibit tanaman Tin merupakan awal dari program ini, setelah itu program mendapatkan dukungan dari warga dengan hibah 1000 bibit tanaman Tin yang dianggarkan desa untuk mewujudkan terciptanya Kampung Tin. [Fig Plant or as known as “fruit of heaven” is type of plant than can be utilized in various fields, such as health, culinary and business. In 2005 Food and Agriculture Organization (FAO) reported that Figs production in the world reached 1.057.000 tons, while in Indonesia has not reached the desire target of fulfillment. Until now in Indonesia there is no official data released related to figs production. This provides an understanding that the Fig plant has many potential but has been untapped as industrial plant that has a sale value. Whereas in Indonesia this plant has a good prospect, for example in the making of Fig product. Kampung Kebonkliwon is located in Kebonrejo Village, District of Salaman, Region of Magelang, Province of Central Java. This program was created to develop the potential of Fig plant in Kampung Kebonkliwon, and further it can change the mindset of the village youths especially to contribute in the development of their village. The prpgram is an extension service that includes planting, maintenance, and plants propagating. The distribution of 200 seeds of Fig plants is the beginning of this program, after that the program get support from the residents with grants of 1000 seeds of Fig plants that are budgeted by the village to realize the creation of Kampung Tin.]
Peningkatan Karakter Islami Peserta Didik di Mi Muhammadiyah Butuh Senden Butuh Magelang Akhmad Baihaqi; Radita Oktaviani; Taufiqurrohman Taufiqurrohman; Rohmiatin Rohmiatin; Munasikhatul Bariroh
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan gaya hidup yang mengikuti trend budaya-budaya barat menyebabkan kecemasan akan memudarnya nilai-nilai etis dan moral. Karena hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, bahkan tawuran di kalangan anak usia sekolah. Fenomena itu yang mendorong pemerintah untuk merumuskan kebijakan nasional pembangunan karakter bangsa. Islam adalah agama yang memiliki sejarah panjang dalam mengembangkan sikap, watak dan karakter manusia menuju derajat tertinggi kemuliaan melalui pendidikan akhlak. Nabi Muhammad SAW, sebagai utusan Allah SWT dalam rangka memperbaiki akhlak manusia. Dalam keseluruhan ajaran agama Islam, akhlak menempati kedudukan yang istimewa dan sangat penting. Kegiatan PPMT ini bertujuan untuk meningkatkan karakter Islami peserta didik di MI Muhammadiyah Butuh melalui budaya sekolah Islami. [The development of lifestyle that follows the trend of Western cultures causes anxiety to diminish ethical and moral values. Because it can cause free association, the use of illegal drugs, even a brawl among school-age children. That phenomenon encourages the Government to formulate national policy on the nation's character development. Islam is a religion that has a long history of developing attitudes, disposition and human character towards the highest degree of glory through moral education. Prophet Muhammad SAW, as the messenger of Allah SWT in order to improve human morality. In the overall teachings of Islam, morality occupies a privileged position and is very important. PPMT activity aims to improve the Islamic character of students at MI Muhammadiyah need through Islamic school culture.]
Studi Implementasi Program Ketahanan Pangan di Masa Pandemi: Ruang Lingkup Community Development Abdul Aziz; Agatha Yolanda Christianty; Khoirika Latifa Bintasima; Muhammad Uun Mahendraa; Muhammad Tahsinurridlo; Laili Fauziyah; Yolanita Zahara; Putri Lii'zza Diana Manzil
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai upaya dilakukan sebagai usaha meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan proses pengabdian dari mahasiswa. UIN Sunan Kalijaga melalui program Kuliah Kerja Nyata melaksanakan pengabdian salah satunya di Dusun Samben, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu. Program berfokus pada upaya ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19. Pengabdian  dilakukan dalam ruang lingkup Community Development yaitu: 1) Community Relations, 2) Community Services, 3) Community Empowerment, serta menggunakan model Aset Based Communites Development (ABCD) dan pendekatan berdasarkan Need Based Aproach. Pelaksanaan program melibatkan stakeholder terkait perencanaan stategis program. Artikel dituliskan menggunakan pendekatan evaluasi kualitatif untuk menghasilkan data dan informasi yang reliabel dan valid. Metode kualitatif artikel ini menggunakan model Stuflebeam yang berfokus pada penelitian proses. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan, dan diskusi. Sumber data yang diambil dengan metode teknik Sample Purposive dari pihak pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat. Data dianalisis menggunakan metode interaktif. Hasil artikel ini menunjukan bahwa implementasi program ketahanan pangan KKN UIN Sunan Kalijaga di masa pandemi telah terlaksana ditinjau dalam ruang lingkup Community Development. Melalui implementasi atau tahapan realisasi yang sesuai dengan bentuk pengabdian berupa Empowerment, Capacity Building, Charity, dan Physical. Namun perlu adanya perbaikan dalam sosialisasi dan pemasaran produk sehingga dikenal lebih banyak masyarakat. [Happy efforts were made as an effort to improve community food security. One of the efforts that can be done is the student service process. UIN Sunan Kalijaga through its Real Work Lecture program carries out community service, one of which is in Samben Hamlet, Argomulyo Village, Sedayu District. The program focuses on efforts for food security during the Covid-19 pandemic. The service is carried out within the scope of Community Development, namely: 1) Community Relations, 2) Community Services, 3) Community Empowerment, and uses the Asset Based Communites Development (ABCD) model and an approach based on Need Based Approach. Program implementation involves stakeholders related to program strategic planning. Articles are written using a qualitative evaluation approach to produce reliable and valid data and information. The qualitative method of this article uses a Stuflebeam model that focuses on process research. Data collection techniques using interviews, observation, and discussion. Sources of data taken using Purposive Sampling technique from the village government, companies, and the community. Data were analyzed using interactive methods. The results of this article indicate that the implementation of the Sunan Kalijaga Community Service Community Service Program food security during the pandemic has been carried out in terms of Community Development. Through implementation or realization stages in accordance with the form of service in the form of Empowerment, Capacity Building, Charity, and Physical. However, there is a need for improvement in product socialization and marketing so that it is recognized by the public.]
Pendampingan Produksi Low-Carbon STEM Project untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA Ramah Lingkungan Nurma Yunita Indriyanti; Riezky Maya Probosari; Isma Aziz Fakhrudin; Sri Widoretno; Arifin Septiyanto; Annisa Nur Khasanah
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi guru disekolah  memproduksi perangkat pembelajaran berbasis Low Carbon STEM Project untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA ramah lingkungan. Low Carbon STEM Project adalah perangkat pembelajaran yang dikemas dalam bentuk project  berdasarkan sintaks STEM (Define, Learn, Plan, Try, Test, and Decide) yang menerapkan konsep ramah lingkungan. Low carbon STEM project yang sudah diproduksi diterapkan pada perangkat pembelajaran yang dikembangkan pada Kompetensi Dasar IPA SMP untuk meningkatkan pembuatan project teknologi yang baru. Project teknologi yang baru perlu ditekankan karena selama ini guru disekolah hanya mengulang fakta dan konsep yang sudah ada dan sangat jarang menciptakan sesuatu yang baru. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan guru dapat menerapkan Low Carbon STEM Project pada perangkat pembelajaran IPA di tingkat kelas yang lain dan ditularkan dalam ranah yang lebih luas seperti MGMP IPA. Metode yang dilaksanakan dimulai dengan koordinasi dengan mitra yaitu guru IPA SMPN 3 Surakarta dan SMPN 4 Surakarta. Kegiatan dilanjutkan dengan workshop materi Low Carbon STEM Project kepada guru sekolah mitra yang dipandu oleh ketua pengabdian yang diselenggarakan secara luring. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan produksi Low Carbon STEM project yang dipandu oleh semua tim pengabdi. Metode akhir yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif didapatkan dari angket dan wawancara setelah pendampingan produksi Low Carbon STEM Project. Hasil angket dan wawancara disajikan dalam data deskriptif kualitatif. [The purpose of this community service activity is to assist teachers in schools to produce learning tools based on the Low Carbon STEM Project to improve the quality of environmentally friendly science learning. Low Carbon STEM Project is a learning tool packaged in the form of a project based on the STEM syntax (Define, Learn, Plan, Try, Test, and Decide) which applies environmentally friendly concepts. The low carbon STEM project that has been produced is applied to the learning tools developed in the Junior High School Science Basic Competencies to improve the creation of new technology projects. New technology projects need to be emphasized because so far school teachers only repeat existing facts and concepts and very rarely create anything new. The end result of this activity is expected that the teacher can apply the Low Carbon STEM Project to other science learning tools at the classroom level and be transmitted in a broader realm such as the Science teacher Organization. The method implemented begins with coordination with partners, namely science teachers at SMPN 3 Surakarta and SMPN 4 Surakarta. The activity was continued with a workshop on the Low Carbon STEM Project material for partner school teachers guided by the community service leader which was held offline.  The activity was continued with production assistance for the Low Carbon STEM project which guided by all member of team. The final method used is descriptive qualitative. Qualitative descriptive was obtained from questionnaires and interviews after the production assistance of the Low Carbon STEM Project. The results of questionnaires and interviews are presented in descriptive qualitative data.]
Blongsong sebagai Solusi Berbasis Kearifan Lokal: Faktor Pembatas Hama dan Sinar Matahari terhadap Belimbing (Averrhoa carambola L.) Alfika Auliana; Mutiara Aulia An Nidhof; Hamidatul Ulaa; Achmad Ali Fikri
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah belimbing yang terserang hama dan terkena sinar matahari berlebih akan menurunkan kualitas dan keberlangsungan hidup dari belimbing (Averrhoa carambola L.), hal ini menjadi faktor pembatas bagi belimbing (Averrhoa carambola L.). Petani konvensional mempunyai solusi dengan kearifan lokal yakni menggunakan blongsong atau pembungkus buah yang ada di pohon. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memberikan konsep dasar blongsong sebagai solusi dari faktor pembatas sehingga kualitas belimbing meningkat. Selain itu, juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan awal bagi pembaca dan masyarakat yang tertarik membudidayakan buah belimbing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan dilengkapi dengan studi kepustakaan. Penggunaan blongsong sebagai pembungkus buah dengan menggunakan kertas semen, plastik ataupun daun jati mempunyai tujuan dan cara tertentu. Penggunaan blongsong dapat menjadi solusi bagi faktor pembatas hama yang merusak buah dan sinar matahari berlebih yang mengakibatkan sunburn. Selain itu buah yang menggunakan blongsong memiliki keunggulan diantara buah menjadi menarik, manis, sehat terbebas dari bahan kimia dan cepat masak/ matang. [Star fruit that is attacked by pests and exposed to excessive sunlight will reduce the quality and survival of star fruit (Averrhoa carambola L.), this is a limiting factor for star fruit (Averrhoa carambola L.). Conventional farmers have a solution with local wisdom, namely using blongsong or fruit wrappers on the tree. This research was conducted to provide the basic concept of blongsong as a solution to limiting factors so that the quality of star fruit increases. In addition, it also aims to provide initial knowledge for readers and people who are interested in cultivating star fruit. This research uses descriptive qualitative method with data collection through interviews, observation, documentation and is equipped with a literature study. The use of blongsong as fruit wrapping using cement paper, plastic or teak leaves has a specific purpose and method. The use of blongsong can be a solution for pest limiting factors that damage fruit and excess sunlight that causes sunburn. In addition, fruit that uses blongsong has the advantage of being attractive, sweet, healthy, free from chemicals and ripe / ripe quickly.]
Pembuatan Ecobrik Pada Bank Sampah Pematang Pudu Bersih Kecamatan Mandau Duri Kabupaten Bengkalis Prama Widayat
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Mandau merupakan salah satu kecamatan yang cukup padat penduduk di Kabupaten Bengkalis, disini terdapat sebuah Bank Sampah Pematang Pudu Bersih yang berada pada kelurahan Pematang Pudu dengan jumlah penduduk 29.986 jiwa yang terdiri dari 17 RW dan 95 RT dengan luas wilayah 25 KM2. Bank sampah ini berdiri sejak 2015 yang menampung sampah non-organik seperti botol, plastik, kertas dan karton dengan beragam jenis. Tetapi untuk sampah plastik seperti kantong kresek, bungkus makanan, styrofoam, sedotan dan lainnya sejenis maka ini belum bisa dimanfaatkan, sebagian bisa dibuat menjadi tas karena bungkus plastik tersebut masih bagus tetapi bungkus plastik yang sudah kotor dan robek tidak bisa buat menjadi kerajinan tangan. Untuk itulah dibuatkan menjadi paving blok sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi lagi. [Mandau District is one of the most densely populated sub-districts in Bengkalis Regency, here there is a Pematang Pudu Bersih Waste Bank located in Pematang Pudu Village with a population of 29,986 people consisting of 17 RW and 95 RT with an area of 25 KM2. This waste bank was established in 2015 and accommodates various types of non-organic waste such as bottles, plastics, paper and cardboard. But for plastic waste such as plastic bags, food wrappers, styrofoam, straws and other similar types, this cannot be utilized, some of which can be made into bags because the plastic wrap is still good but dirty and torn plastic wrap cannot be made into handicrafts. For this reason, they are made into paving blocks so that they have a higher selling value.]