cover
Contact Name
Moh. Farhan Qudratullah
Contact Email
aching_lo@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jbs.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi
ISSN : 25489593     EISSN : 26548348     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi contains original research about the results of community service activities. The community service activities include the implementation of research results, the application of appropriate technology, the dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; in the fields of science and technology and based on Islamic values.
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Terhadap Pemahaman Labeling Produk Pertanian di Bidang Ekspor Impor Genesiska Genesiska; Rezki Satris
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses labeling dalam suatu produk merupakan salah satu hal yang penting untuk diketahui oleh masyarakat terutama dalam hal labeling produk pertanian baik dalam hal ekspor maupun impor. Akan tetapi dalam hal traceability produk terkhusus di bidang pangan pengetahuan tentang labeling mulai dari proses produksi hingga distribusi dan bahkan sampai pada konsumen sering kali terabaikan. Sehingga masyarakat sebagai konsumen terkadang belum mengetahui apa saja kandungan yang ada dalam sebuah produk hingga batas konsumsi produk terutama produk-produk ekspor dan impor dalam sebuah negara. Dalam proses labeling hal yang perlu diperhatikan terkait barang-barang ekspor maupun impor diantaranya adalah informasi ukuran, berat, kualitas, kuantitas, asal produksi, perusahaan produsen, bahan-bahan yang digunakan dalam produksi, serta hak kekayaan intelektual (seperti trademark, patent, copyright). Akan tetapi, pada praktiknya terdapat beberapa penyimpangan dalam proses labeling diantaranya para pelaku usaha dalam memperdagangkan suatu produk pangan sering melakukan kecurangan agar produk pangan impor yang dijual laku dalam jumlah banyak. Salah satu perbuatan curang yang dilakukan oleh pelaku usaha adalah kecurangan dalam hal memperdagangkan produk pangan impor yang masih menggunakan bahasa asing dalam labelnya atau tidak berlabel bahasa Indonesia. Selain itu, produk pangan yang mengandung Genetically Modified Organism (GMO) yaitu organisme yang DNA-nya telah diubah atau dimodifikasi dengan cara tertentu melalui rekayasa genetika bagi kebanyakan masyarakat belum paham terhadap hal tersebut. Dalam hal produk yang mengandung GMO dipasaran cenderung lebih murah dibandingkan dengan  produk local asli. Sehingga, kecenderungan masyarakat lebih memilih produk yang mengandung GMO. [The labeling process in a product is one of the important things to be known by the public, especially in terms of labeling agricultural products both in terms of exports and imports. However, in terms of product traceability, especially in the food sector, knowledge about labeling from the production process to distribution and even to consumers is often neglected. So that people as consumers sometimes do not know what the content is in a product to the limit of product consumption, especially export and import products in a country. In the labeling process, things that need to be considered regarding export and import goods include information on size, weight, quality, quantity, origin of production, producer company, materials used in production, as well as intellectual property rights (such as trademarks, patents, copyrights). ). However, in practice there are several irregularities in the labeling process, including business actors in trading a food product often committing fraud so that imported food products sold are sold in large quantities. One of the fraudulent acts committed by business actors is fraud in terms of trading imported food products that still use foreign languages ​​on their labels or are not labeled in Indonesian. In addition, food products containing Genetically Modified Organisms (GMOs) are organisms whose DNA has been altered or modified in a certain way through genetic engineering, most people do not understand about this. In terms of products containing GMOs, the market tends to be cheaper than the original local products. Thus, people tend to prefer products that contain GMOs.]
Workshop Pentingnya Wawasan Digitalisasi Bagi Santri Pondok Pesantren Santi Aji M Rizky Astari; Richo Saifullah; Susan Rosmawati; Maria Ulfa Siregar
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era modern ini literasi digital atau wawasan digital begitu penting bagi para santri pondok pesantren khususnya untuk yang belum melek digital. Workshop pentingnya wawasan digital bagi santri di Pondok Pesantren Santi Aji ini merupakan salah satu wujud pengabdian agar para santri tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi yang sangat pesat dan memberi pemahaman kepada santri untuk dapat mengetahui perkembangan digital saat ini yang sangat berkembang pesat dan membekali santri dengan skill yang dapat digunakan untuk memberikan perubahan yang mengarah pada profesionalisme pengelolaan informasi sekolah melalui media sosial. Secara keseluruhan program ini telah berjalan dengan baik. Indikator keberhasilan dilihat dari feedback yang diberikan oleh para peserta selama mengikuti kegiatan ini yaitu para siswa cukup paham dengan materi yang disampaikan. [In this modern era, digital literacy or digital insight is very important for Islamic boarding school students, especially for those who are not digitally literate. This workshop on the importance of digital insight for students at the Santi Aji Islamic Boarding School is a form of dedication so that students are not left behind by very rapid technological developments and provide understanding for students to be able to know the current digital developments which are growing rapidly and equip students with skills that can be used to provide changes that lead to the professionalism of school information management through social media. Overall this program has been going well. The indicator of success is seen from the feedback given by the participants during this activity, namely the students quite understand the material presented.]
Merancang Strategi Pemasaran di Era Digital pada UMKM Rumah Makan Padang Pergaulan Yogyakarta Dori Gusti Alex Candra; Helmy Amalia Ariesta; Dhiyaussalam; Agung Fatwanto
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan Usaha perdagangan yang dikelola dan berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang merujuk pada usaha ekonomi produktif dengan kriteria yang sudah ditetapkan oleh undang – undang, pengembangan kawasan andalan untuk mempercepat pemulihan perekonomian guna mewadahi program prioritas serta pengembangan berbagai sektor dan pontensi. Rumah Makan Padang Pergaulan merupakan salah satu UMKM yang ada di Yogyakarta yang bergerak dalam usaha perdagangan berbagai jenis masakan  padang  yang menjadi target sasaran penjualan nya adalah mahasiswa dan masyarakat sekitar. Program Merancang Strategi Pemasaran di Era Digital merupakan salah satu wujud pengabdian kepada UKMK Rumah Makan Padang Pergaulan guna untuk meningkat pengetahuan  persaingan perdagangan di era digital ditengah pandemi covid-19 agar memberikan wawasan seputar perkembangan teknologi dalam melakukan strategi pemasaran di era teknologi yang sangat pesat perkembangannya saat ini sehingga mampu meningkat omset penjualan dengan sangat baik walapun dalam masa pandemi. Kegiatan ini dilakukan secara langsung kepada pihak Rumah Makan Padang Pergaulan dengan meliputi kegiatan yang dikalukan adalah pra kegiatan, kegiatan sosialisasi, penyampaian materi, penerapan pemasaran di aplikasi digital serta evaluasi kegiatan. [Micro, Small and Medium Enterprises (SME) are trade businesses that are managed and independent, carried out by individuals or business entities that refer to productive economic businesses with criteria set by law, development of flagship areas to accelerate economic recovery to accommodate programs priorities and development of various sectors and potentials. The Padang Association Restaurant is one of the UMKM in Yogyakarta which is engaged in trading various types of Padang cuisine whose sales targets are students and the surrounding community. The Program for Designing Marketing Strategies in the Digital Era is a form of dedication to UKMK Padang Association Restaurants in order to increase knowledge of trade competition in the digital era in the midst of the COVID-19 pandemic in order to provide insight into technological developments in carrying out marketing strategies in the era of technology which is very rapidly developing at this time. This is so that it is able to increase sales turnover very well even during the pandemic. This activity was carried out directly to the Padang Association Restaurant by covering the activities carried out, namely pre-activities, socialization activities, delivery of materials, application of marketing in digital applications and evaluation of activities.]
Inovasi Kemasan Nasi Tiwul untuk Membantu Perekonomian Masyarakat Dusun Sendang Bedog Slamet Fauzan; Juniesha Tanaya Putri; Immatus Sima Ar Rokhman; Nadila Sherine Febrianti; Iqbal Herdiansyah
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk nasi tiwul dari dusun Sendang Bedog yang ada di Desa Samar masih kurang menarik kemasanya. Kurangnya pengetahuan tentang kemasan produk yang baik menyebabkan produk Tiwul masih rendah penjualannya. Tujuan pengabdian ini untuk membangun presepsi masyarakat kepada produk olahan tiwul yang dijual. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi perencanaan, pelaksanaa, dan evaluasi produk. Pengukuran keberhasilan program dilihat dari tingkat penjualan produk tersebut. Hasil dari pengabdian ini yaitu kemasan dari produk nasi tiwul menjadi lebih menarik dan berdampak pada kenaikan penjualan produk tersebut sebesar tiga persen yaitu dari seratus menjadi seratus tiga. [Tiwul rice products from the Sendang Bedog hamlet in Samar Village are still less attractive in packaging. Lack of knowledge about good product packaging causes Tiwul products to still have low sales. The purpose of this service is to build public perception of the processed tiwul products that are sold. The methods used in this service include planning, implementing, and evaluating products. The measurement of the success of the program is seen from the level of product sales. The result of this service is that the packaging of nasi tiwul products becomes more attractive and has an impact on increasing sales of these products by three percent, from one hundred to one hundred and three.]
Literasi Pemahaman Bunga Bank dan Riba Pada Santri Pondok Pesantren Az Zabur Kajen Nurul Faizah; Taliya Lissabela; Farah Mahdiah; Hendri Hermawan Adinugraha
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman yang komprehensif dan integratif pada santri mengenai bunga bank dan riba. Diharapkan bahwa pelatihan yang diberikan kepada objek dedikasi akan dapat memahami konsep bunga bank dan riba dalam kehidupan ekonomi Islam. Meningkatkan efektivitas sosialisasi perbankan syariah sangat penting, untuk itu diperlukan upaya nyata.Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, perlu dilakukan perbaikan dalam mensosialisasikan bunga bank dan riba pada santri pondok pesantren.Hasil dari kegiatan ini adalah santri pondok pesantren yang memiliki pengetahuan tentang bunga bank dan riba dan mampu menerapkannya dalam kehidupan ekonomi Islam. [The purpose of this community service program is to increase a comprehensive and integrative understanding of students regarding bank interest and usury. It is hoped that the training given to the object of dedication will be able to understand the concepts of bank interest and usury in Islamic economic life. Improving the effectiveness of Islamic banking socialization is very important, therefore real efforts are needed. To achieve the desired goal, it is necessary to make improvements in socializing bank interest and usury in islamic boarding school students. The result of this activity is islamic boarding school students who have knowledge of bank interest and usury and are able to apply it in Islamic economic life.]
Pendampingan Pemanfaatan Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Bahan Rempah Dalam Pembuatan Inovasi Makanan Herbal Penambah Immunitas Iseu Laelasari; Nabila Zakiyatus Syadza
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Rejosari Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus merupakan sebuah wilayah yang dipadati oleh beberapa sektor industri. Disamping itu juga terdapat banyak sumber daya alam berupa jahe yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan olahan makanan herbal yang sangat bermanfaat bagi tubuh seperti puding jahe. Keberadaan jahe sebagai tanaman rempah-rempah, sengaja ditanam warga sekitar dan bahkan dapat tumbuh liar diberbagai kondisi tropis ternyata dapat bermanfaat sangat baik untuk tubuh jika diolah menjadi makanan seperti puding jahe. Jahe tersebut mengandung senyawa kurkumin yang berfungsi sebagai imun dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu jahe mengandung antioksidan yang cukup tinggi sehingga bermanfaat dalam menangkal radikal bebas pada tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi ibu-ibu PKK di Desa Rejosari untuk lebih mengenal manfaat dan potensi Jahe sebagai tanaman herbal serta memanfaatkan jahe sebagai bahan dalam membuat inovasi olahan makanan herbal berupa puding jahe yang potensial untuk dikomersilkan. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni berupa sosialisasi dan demonstrasi melalui pelatihan langsung terhadap subjek pendampingan yakni sejumlah 15 orang anggota PKK di Desa Rejosari, Dawe Kudus. Data yang diperoleh dijelaskan secara deskriptif untuk mendeskripsikan proses dan hasil pendampingan yang dilakukan. Hasil dari kegiatan pendampingan ini secara khusus memberikan informasi mengenai ragam manfaat jahe serta pengolahan puding jahe sebagai inovasi makanan olahan rempah-rempah, dengan memberikan penjelasan mengenai tahapan proses pembuatan, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung yang hasilnya dapat memberikan pengetahuan baru dan keterampilan dalam mengolah rempah jahe khususnya bagi para penggiat PKK di Desa Rejosari Dawe Kudus. [Rejosari Village, Dawe District, Kudus Regency is an area that is crowded by several industrial sectors. In addition, there are also many natural resources in the form of ginger which can be used as a basic ingredient for making herbal foods that are very beneficial for the body such as ginger pudding. where ginger is a spice plant, deliberately planted by local residents and can even grow wild in various tropical conditions, it turns out that it can be very beneficial for the body if it is processed into food such as ginger pudding. Ginger contains curcumin compounds that function as immune in boosting the immune system. In addition, ginger contains antioxidants that are high enough so that it is useful in warding off free radicals in the body. This activity aims to assist PKK women in Rejosari Village to get to know the benefits and potential of ginger as an herbal plant and to use ginger as an ingredient in making herbal innovations in the form of ginger pudding which has the potential to be commercialized. The method used in this activity is in the form of socialization and demonstration through direct training on the subject of mentoring, namely a number of 15 PKK members in Rejosari Village, Dawe Kudus. The data obtained were described descriptively to describe the process and results of the assistance carried out. The results of this mentoring activity specifically provide information about the benefits of ginger and processing ginger pudding as an innovative spice-processed food, by providing an explanation of the stages of the manufacturing process, followed by direct practice, the results of which can provide new knowledge and skills in processing ginger spices. for PKK activists in Rejosari Dawe Kudus Village.]
Pelatihan Reference Manager, Management Cite on Your Research, Tools: Mendeley, Zotero, End Note Endra Yuliawan; Wildan Nadiyal Ahsan; Sophan Sofian; Bambang Sugiantoro; Shofwatul 'Uyun; Maria Ulfa Siregar
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan karya ilmiah yang yang memerlukan tata cara penulisan yang sesuai dengan kaedah-kaidah penulisan yang benar sesuai dengan sitasi sehingga tidak menimbulkan plagiasi merupakan hal yang wajib dipahami oleh semua peneliti yang melakukan karya ilmiah. Tools atau alat yang tepat dalam mengorganisir kebutuhan ini sangat membantu peneliti agar sesuai dengan ketentuan yang distandarkan oleh masing-masing jurnal, karya tulis ilmiah dan prosiding. Kegiatan Webinar dan Sharing Seassion ini merupakan proses pendampingan yang berorientasikan pada tata laksana secara impelementasi sehigga mahasiswa khusus nya jenjang sarjana dapat melakukan penulisan karya ilmiah nya dengan benar sesuai kaedah-kaedah penulisan karya ilmiah dengan mensitasi karya peneliti lain tanpa melakukan plagiasi atau mengutip tanpa menyertakan sumber referensinya. Pada pelaksaan kegiatan ini dilakukan secara online atau daring dikarenakan kondisi yang masih belum memungkinkan dilakukan secara tatap muka dan sebagai kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan dari virus Corona (Covid-19). Dari hasil pemaparan materi, diskusi dan hasil implementasi secara langsung dapat disimpulkan sesuai dengan yang diharapkan dengan peserta 71.6% adalah jenjang mahasiswa 28.4% jenjang pasca sarjana dengan demikian mahasiswa jenjang sarjana dapat mengambil manfaat untuk menyusun karya ilmiah skripsi nya dan pasca sarjana dapat lebih mendalam memahami dalam lakukan sitasi pada tesis dan jurnal yang dituju untuk publikasi. [Writing scientific papers that require writing procedures that are in accordance with the correct writing rules in accordance with citations so as not to cause plagiarism is something that must be understood by all researchers who do scientific work. The right tools or tools in organizing these needs really help researchers to comply with the provisions standardized by each journal, scientific paper, and proceedings. This Webinar and Sharing Session activity is an implementation-oriented mentoring process so that undergraduate students in particular can write their scientific papers correctly according to the rules of scientific writing by citing the work of other researchers without plagiarizing or quoting without including sources. the reference. The implementation of this activity is carried out online or online due to conditions that are still not possible to do face-to-face and as compliance in carrying out health protocols from the Coronavirus (Covid-19). From the results of the material presentation, discussion, and direct implementation results, it can be concluded as expected with 71.6% of participants being 28.4% postgraduate level students so that undergraduate students can take advantage to compose their scientific thesis and postgraduate students can understand more deeply in doing citations on theses and journals intended for publication.]
Rancang Bangun Modul Rak Portabel Untuk Pajang Pameran: Studi Kasus Kelompok Usaha UMKM Kapanewon Moyudan, Sleman Taufiq Aji; Syaeful Arief; Mohammad Farhan Qudratullah; Rini Puspitaningtiyas
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan bagian dari perekonomian nasional yang memiliki peran penting pada pertumbuhan ekonomi negara. Namun demikian, UMKM merupakan unsur pembangunan ekonomi yang mengalami kerentanan, salah satunya dalam hal pemasaran.Penelitian ini, bertujuan mengembangkan rak modular yang sesuai dengan kriteria keperluan kelompok usaha. Rancangan diperoleh dengan metode perancangan modular, untuk mendapatkan rancangan yang ringkas dan fleksibel. Hasil rancangan adalah modul alat pajang pameran, berjumlah 5 modul. Uji coba rancangan, dilakukan pada pameran gelar produk di tingkat lokal. [Small and Medium Enterprises (UmKM) are part of the national economy that have an important role in the country's economic growth. However, UMKM are elements of economic development that experience vulnerability, one of which is in terms of marketing. This study aims to develop a modular shelf that meets the criteria for the needs of a business group. The design is obtained by the modular design method, to obtain a concise and flexible design. The result of the design is an exhibition display module, totaling 5 modules. Design trials, carried out at product exhibitions at the local level.]
Potensi Pemberdayaan Angkatan Muda Masjid Al-Huda Dusun Randugunting Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sebagai Implementasi Sistem 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle) Sulistiyawati; Win Indra Gunawan; Sutriyono
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan samaph merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Sistem 3R sangat memungkinkann dilakukan oleh semua lapisan masyarakat dan sangat memberikan hasil ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan oleh kelompok ibu rumah tangga yang tergabung dalam bank sampah kartini randugunting kalasan sleman belum dapat mengoptimalkan seluruh aspek social di wilayah randugunting. Struktur social yang ada di wilayah tersebut terdiri dari ibu rumah tangga, bapak dan pemuda yang selama ini terlibar dalam social di wilayah randugunting. Pengelolaan bank sampah selama ini memanfaatkan pola pengelolaan sampah meliputi sampah-sampah rumah tangga dijadikan pupuk, bahan yang masig berharga dijadikan kerajinan dan barang yang tidak bias dikelola dijual. Angkatan Muda Masjid randugunting memilliki divisi ekonomi dalam struktur kepengurusannya. Devisi ekonomi selama ini telah melakukan kegiatan berupa bazar murah, agen beras yang cenderung tidak stabil, sehingga kalah dalam persaingan. Adanya potensi sampah yang dapat menghasilkan nilai tambah yang selama belum tersentuh oleh pemuda. Pengelolaan sampah ini tidak membutuhkan modal yang besar sehingga bias dilakukan kerjasama antara angkata muda masjid dengan bank sampah kartini randugunting.
Pemberdayaan Buruh Migran Masyarakat Pesisir Kulon Progo Melalui Pemanfaatan Kelapa Menjadi Nata de Coco Sofa Mauliyana; Tutik Farihah; Didik Krisdiyanto
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa (Cocos nucifera) adalah tanaman yang dapat dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia dan dianggap sebagai tumbuhan serbaguna bagi masyarakat, khususnya daerah pesisir di ujung Kulonprogo. Di daerah tersebut banyak dijumpai pohon kelapa yang tumbuh namun belum pernah dibuat oleh warga pengolahan kelapa yang menghasilkan nilai ekonomis kelapa lebih meningkat. Oleh karena itu diperlukan program pelatihan dan pendampingan pembuatan nata de coco dari kelapa yang merupakan sumber daya alam melimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelatihan tersebut dapat memberikan pengalaman bagi warga purna migran dalam berkreasi menciptakan sebuah produk rumah tangga. Harapan dilakukannya program pelatihan pembuatan nata de coco tersebut supaya dapat memberdayakan masyarakat buruh migran di Pasir Mendit, Kulonprogo, meningkatkan skill ibu rumah tangga dalam usaha menaikkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan analisis kuisioner kemanfaataan pelatihan urutan variabel adalah kemanfaatan ekonomi (4.533) dengan standard deviasi (0.74322) disusul dengan variabel keterjangkauan biaya utama (air kelapa) dengan rata-rata (4.2) dan standard deviasi (0.7745). Dua variabel terendah yakni kemudahan identifikasi kegagalan dengan rata-rata 3.133 dan standard deviasi 1.125 dan variabel kemudahan penyimpanan dengan rata-rata 3 dan standard deviasi 0.845. [Coconut (Cocos nucifera) is a plant that can be used in almost all parts by humans and is considered a versatile plant for the community, especially the coastal area at the end of Kulonprogo. In that area, there are many coconut trees that grow but have never been made by the coconut processing community which results in an increased economic value of coconuts. Therefore, it requires a training program and assistance in making nata de coco from coconut, which is an abundant natural resource that has not been fully utilized. This training can provide experience for former migrant citizens in creating a household product. The benefit of the training program for making nata de coco can empower the migrant worker community in Pasir Mendit, Kulonprogo, to improve the skills of housewives in an effort to improve community welfare. Based on the questionnaire analysis, the variable order training benefit is economic benefit (4,533) with a standard deviation (0.74322) followed by the main cost affordability variable (coconut water) with an average (4.2) and a standard deviation (0.7745). The two lowest variables were the ease of identification of failures with a mean of 3.133 and a standard deviation of 1.125 and the variable of ease of storage with a mean of 3 and a standard deviation of 0.845.]