cover
Contact Name
Mochamad Yusuf Putranto
Contact Email
suluhjam@univpancasila.ac.id
Phone
+6281296108608
Journal Mail Official
suluhjam@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pancasila Jl. Srengseng Sawah, Jagakarsa Jakarta Selatan 12640 Tlp. (021) 7873709, 7873710, 7272606 Fax. 7270133
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SULUH: Jurnal Abdimas
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 26861127     EISSN : 26863448     DOI : https://doi.org/10.35814/suluh.v2i1
Core Subject : Science, Education,
SULUH: Jurnal Abdimas adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai pada layanan masyarakat, pengembangan dan penerapan Ipteks dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan atau pelaksanaan pengabdian pada masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini juga menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada pada masyarakat perkotaan dan pedesaan. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra kerjasama. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkotaan dan pedesaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
Pelatihan Dan Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Jasa Cuci Sepatu SNWS (Shoes And Wash Service) Tia Ichwani; Dewi Kurniawati; Mira Munira; Ameilia Damayanti; Tri Astuti; Salis Musta Ani
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5203

Abstract

Abstrak Pemasaran secara digital merupakan salah satu solusi yang tepat untuk dilakukan oleh para pelaku UMKM. Akhir-akhir ini, banyak bermunculan berbagai jenis dan model sepatu dipasaran, baik sepatu buatan luar negeri sampai dengan sepatu buatan lokal. Model sepatu mengalami perkembangan, jika dulu sepatu hanya digunakan untuk bekerja dan berolahraga, sekarang sepatu dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari, seperti santai dan bahkan pergi ke pesta.Semakin banyak sepatu yang dimiliki, maka semakin sulit dan semakin mahal juga biaya yang dikeluarkan untuk mencuci dan juga perawatannya, terlebih-lebih, tidak semua bahan sepatu dapat diperlakukan sama. SNWS (Shoes and Wash Service) adalah sebuah usaha yang bergerak dibidang produk dan jasa dalam menangani kebersihan sepatu. Berdiri sejak tahun 2021 dengan mengangkat tagline #MaximizeYourShoeCare. Kata Kunci: Pemasaran digital, Pelatihan, Pembinaan, UMKM, Jasa Cuci Sepatu. Abstract Digital marketing is one of the right solutions for MSME actors. Lately, many types and models of shoes have appeared on the market, both foreign-made and locally made. The shoe model has developed; if in the past shoes were only used for work and sports, now shoes can be used for everyday activities, such as relaxing and even going to parties. The more shoes you have, the more difficult and expensive it is to wash and maintain them; moreover, not all shoe materials can be treated the same. SNWS (Shoes and Wash Service) is a business engaged in products and services related to shoe cleanliness. Established in 2021 with the tagline Maximize Your Shoe Care. Keywords: Digital Marketing, training, coaching, UMKM, Shoe Washing.
Peningkatan Waktu Kunjung pada Wisatawan Ekowisata Kupu-Kupu, Gunung Betung, Lampung Gita Paramita Djausal; Jeni Wulandari; Nur Effendi; Arifah Nurhidayah; Syabilla Triyana Putri
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5285

Abstract

In tourist visits to ecotourism destinations, it is necessary to take an approach (strategy) so that visitors know the various activities that can be carried out through the available information media (both analog and digital) because this is also needed to transfer knowledge about environmental sustainability. The Gita Persada Butterfly Park is managed by the Yayasan Sahabat Alam which requires an increase in visiting time, this is because ecotourism allows for the transfer of knowledge related to environmental issues to tourists. Implementation of activities carried out in two stages, preparation and implementation of activities. In preparation related to determining the schedule and division of teamwork. In implementation, making flyers as information media and implementing assistance to increase visiting time. The visitors stated that the flyer provided the information needed and 90% of visitors stated that it was necessary to provide a flyer as a medium of information. This emphasizes that flyers provide benefits to partners and can further be utilized by potential tourists and tourists to increase visit time. Abstrak Dalam kunjungan wisata pada destinasi ekowisata, perlu dilakukan pendekatan (strategi) agar pengunjung mengetahui ragam kegiatan yang dapat dilakukan melalui media informasi yang tersedia (baik secara analog ataupun digital) dikarenakan hal tersebut juga dibutuhkan untuk transfer pengetahuan mengenai kelestarian lingkungan. Taman Kupu-Kupu Gita Persada dikelola oleh Yayasan Sahabat Alam memerlukan peningkatan waktu kunjung hal ini dikarenakan dalam ekowisata memungkin terjadi transfer pengetahuan terkait isu lingkungan kepada wisatawan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam dua tahap, persiapan dan pelaksanaan kegiatan. Pada persiapan terkait penentuan jadwal dan pembagian kerja tim. Pada pelaksanaan, pembuatan flyer sebagai media informasi dan pelaksanaan pendampingan peningkatan waktu kunjung. Para pengunjung menyatakan bahwa flyer menyediakan informasi yang dibutuhkan dan 90% pengunjung menyatakan perlu disediakan flyer sebagai media informasi. Hal ini menekankan flyer memberikan manfaat pada mitra dan lebih lanjut dapat dimanfaatkan bagi calon wisatawan dan wisatawan untuk meningkatkan waktu kunjung.
Pelatihan Berbasis Kimia Bagi Siswa-Siswi IPA SMAK Frateran Surabaya Nathania Puspitasari; Adriana Anteng Anggorowati; Ery Susiany Retnoningtyas; Chintya Gunarto
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5340

Abstract

Mata pelajaran Kimia merupakan salah satu pelajaran yang kurang diminati oleh siswa-siswi SMA karena memiliki banyak konsep yang abstrak dan kompleks. Salah satu cara efektif dan menyenangkan yang dapat diterapkan yaitu melaksanakan praktikum sederhana berupa pengujian suatu konsep Kimia di laboratorium. Kegiatan abdimas ini dilaksanakan pada bulan November 2022 baik di Kampus UKWMS Kalijudan dan SMAK Frateran Surabaya dengan subjek pendampingan adalah siswa-siswi IPA kelas X dan XII yang berjumlah 39 orang. Metode dilakukan dengan tahapan berupa perencanaan, pelatihan dan pendampingan, refleksi dan evaluasi. Topik praktikum aplikatif berbasis kimia yang dipilih yaitu penentuan konsentrasi vitamin C pada sampel minuman dan identifikasi sifat asam/basa pada senyawa kimia yang digunakan sehari-hari. Dari hasil evaluasi, nilai post-test siswa-siswi kelas X-NSc meningkat signifikan sebesar 68,5% dan nilai kelas XII-NSc meningkat sebesar 72,5% dibandingkan hasil pre-test. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala untuk menunjang proses pembelajaran kimia di SMA ke depannya.
Pendampingan Digital Marketing Terhadap UMKM Binaan FEB UP Kuji Milk Erwin Permana; Supriadi Thalib; Harimurti Wulandjani
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5432

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membangun pemasaran digital produk Kuji Milk. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan serangkaian bentuk kegiatan seperti ceramah, tutorial dan praktik membangun platform media sosial untuk digital marketing. Hasil kegiatan pendampingan penerapan digital marketing dengan memanfaatkan platform media sosial dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi Produk Kuji Milk dalam pemasaran. Mitra dampingan memahami materi digital marketing dengan baik serta dapat menggunakan aplikasi beserta fiturnya untuk pemasaran produknya. Hal ini terlihat selama pendampingan berlangsung dan juga ketika evaluasi. Pada akhirnya owner Produk Kuji Milk memiliki pemahaman bahwa perkembangan teknologi digital dapat membantu para pelaku bisnis. Dalam pemasaran digital marketing mampu menjangkau konsumen secara lebih luas. Tentu saja dalam perjalanannya pemasaran melalui platform media sosial harus dilakukan dengan konsisten. Kata Kunci: Digital Marketing, FEB UP, Kuji Milk, UMKM Abstract This community service (PKM) activity aims to build digital marketing of Kuji Milk products. This community service is carried out with a series of activities such as lectures, tutorials and practices to build social media platforms for digital marketing. The results of digital marketing implementation assistance activities by utilizing social media platforms can provide solutions to the problems faced by Kuji Milk products in marketing. Assisted partners understand digital marketing materials well and can use the application and its features for marketing their products. This can be seen during the mentoring and also during the evaluation. In the end, the owner of Kuji Milk products has an understanding that the development of digital technology can help business people. In digital marketing marketing is able to reach consumers more widely. Of course, in the course of marketing through social media platforms must be done consistently. Keywords: Digital Marketing, FEB UP, Kuji Milk, MSMEe.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Pesantren Dengan Aplikasi Santri Dewi Febriani; Sigid Eko Pramono; Rochania Ayu Yunanda; Sulhani; Grandis Imama Hendra; Putri Syifa Amalia; Rahma Wijayanti; Sugiyarti Fatma Laela; Mita Tarmiati
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5434

Abstract

Laporan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi tentang pedoman laporan keuangan pesantren; memberikan pelatihan penggunaan aplikasi SANTRI, dan mendampingi pesantren dalam penyusunan laporan keuangan sesuai standar PSAK yang berlaku. Kegiatan pendampingan dilakukan selama enam bulan dengan melibatkan pesantren di Bogor dan Tangerang, dan memilih lima pesantren yang memiliki komitmen yang tinggi untuk program penyusunan laporan keuangan. Kegiatan diselenggarakan dalam bentuk webinar/workshop tentang Pedoman Akuntansi Pesantren, pelatihan aplikasi SANTRI untuk admin pesantren, dan kegiatan pendampingan implementasi aplikasi SANTRI pada pesantren terpilih. Dari kegiatan webinar/workshop Pedoman Akuntansi Pesantren terlihat peningkatan pemahaman peserta tentang akuntansi pesantren yang ditunjukkan meningkatnya rataan nilai post-test. Setelah pelaksanaan pelatihan software SANTRI juga terlihat antusiasme peserta untuk mengikuti kegiatan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Namun dari 266 peserta yang mendaftar untuk kegiatan pendampingan, hanya lima pesantren terpilih terdapat dua Pesantren yang berhasil mengikuti kegiatan hingga penyusunan saldo awal laporan keuangan dengan aplikasi SANTRI. Beberapa kendala yang dihadapi dalam proses PKM ini adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) pesantren yang kurang memadai untuk penggunaan aplikasi SANTRI, kurangnya koordinasi antara pengurus pesantren dan pihak yayasan, kendala pelaksanaan pendampingan yang dilaksanakan secara online serta kendala teknis terkait sulitnya mengidentifikasi aset-aset pesantren.
Pelatihan Pembukuan Usaha Bagi UMKM Kuliner Kebun Manggis Jakarta Lailah Fujianti; Petiana Indriati; Roy Prakoso; Agnes Mitra Bangun; Nabilah Khairany
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5527

Abstract

Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keahlian pembukuan bagi pelaku UMKM kuliner yang berlokasi Kelurahan Kebon Manggis Jakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi pembentukan tim pengabdian, identifikasi masalah atau kebutuhan masyarakat, penyusunan rencana pengabdian, kolaborasi pemerintah setempat, pelaksanaan kegiatan pengabdian, evaluasi hasil dari kegiatan pengabdian dan publikasi dan penyebarluasan. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2023 bertempat kantor pos yandu dengan alamatnya Jl. Kesatrian X RT 016 RW 003, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur 13150. Pengabdian ini diikuti 19 pelaku UMKM Kuliner Kebon Manggis. Dari evaluasi di ketahui tujuan pengabdian tercapai dengan adanya peningkatan keahlian mengenai pembukuan meningkat yang semula sebelum pelatihan rata-rata nilai 40 menjadi 60 setelah pelatihan. Kata Kunci : UMKM, Kuliner, Pembukuan, Kebon Manggis, Jakarta Abstract This service aims to enhance accounting skills for culinary MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) located in the Kebon Manggis neighborhood of Jakarta. The execution method of this service includes forming a service team, identifying community problems or needs, devising a service plan, collaborating with the local government, carrying out service activities, evaluating the results of the service activities, and publishing and disseminating the findings. The service was conducted on July 19, 2023, at the post office located at Jl. Kesatrian X RT 016 RW 003, Kebon Manggis Village, Matraman District, East Jakarta 13150. Nineteen culinary MSMEs from Kebon Manggis participated in this service. Through the evaluation, it was determined that the service's objectives were achieved, as there was an improvement in accounting skills. Prior to the training, the average score was 40, but after the training, it increased to 60. Keywords : MSMEs, Culinary, Bookkeeping, Kebon Manggis, Jakarta
Pelatihan Saving Money Management Bagi Siswa SMA Rita Amelinda; Eva Oktavini; Hartoni; Phendikin Hendrick Yonathan; Deni Iskandar; Lambok David Ricardo Tampubolon
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5790

Abstract

By looking at the demographic point of view, Indonesia's population is dominated by the productive age at 65.79%. The quality of education determines a better Human Development Index in the future. OJK recorded Indonesia's financial literacy in 2022 at 49.68 percent. Generation Z has an efficient way to access information and transactions in allocating their funds. However, Santo Leo II school has a gap issue in students’ lifestyle who tend to be consumptive. In addition, the low understanding of money management is also a crucial problem that is considered important to be educated in training. Therefore, the Faculty of Economics and Business Ukrida organized a training on Friday, July 21, 2023 which was attended by 69 students. The activity received quite high enthusiasm. Through this activity, participants' understanding of saving management and financial planning has measurably increased. However, the understanding of the importance of emergency funds has not yet had a significant impact. Keywords: financial planning, financial literacy, saving management
Peningkatan Ekonomi Dan Produktivitas Pelaku UMKM Melalui Pelatihan Pembuatan QRIS Saleh Dwiyatno; Anita Dyah Juniarti; Anis Masyruroh; Irma Yunita Ruhiawati; Telly Rosdiyani; Erni Krisnaningsih
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 1 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Agustus
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i1.5862

Abstract

Metode pembayaran non tunai semakin digemari oleh masyarakat. Sebagai metode pembayaran non tunia (cashless payment), Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan salah satu metode pembayaran digital yang sedang hype di masyarakat. Penggunaannya yang mudah, cepat dan aman, menjadikan QRIS gampang diterima oleh seluruh kalangan masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan produktivitas pelaku UMKM melalui kegiatan pelatihan pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Tahapan kegiatan terdiri dari: 1). Survey pendahuluan; 2) Tahapan persiapan; 3). Pelatihan; 4) pendampingan dan 5). Evaluasi. Analisa SWOT pada tahap penentuan tema PKM berdasarkan hasil studi awal dengan mitra di lokasi PKM. Tahap persiapan dilanjutkan dengan tahapan pelatihan dengan menggunakan pendekatan metode mentoring, resources sharing dan Pelatihan (workshop). Hasil Kegiatan berdasarkan evaluasi dari hasil kuisioner pre-test dan post-test pada kegiatan PKM adalah ada peningkatan pemahaman setelah mengikuti pelatihan. Peningkatan pemahaman pada keterbatasan pemanfaatan QRIS pada proses transaksi sebesar 29%. Peningkatan produktivitas dan ekonomi sebesar 64%. Secara keseluruhan Peningkatan produktivitas dan ekonomi dengan pelatihan pada bidang usaha makanan/ kuliner dengan signifikan.Implikasi manajerial dari kegiatan PKM dapat diterapkan pada bidang usaha lain sebagai upaya mendukung program peningkatan ekonomi digital
Workshop Pengembangan Produk Cendera Mata Berbasis Bahan Bahari Di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat Desi Dwi Kristanto; Donna Angelina Sugianto; Muhammad Iqbal; Belda Astrid Thadea
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5873

Abstract

Cendera mata memiliki peran sentral dalam industri pariwisata, menguatkan identitas budaya lokal dan menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi para wisatawan. Dalam konteks ini, pentingnya menciptakan suvenir berkelanjutan dan lokal semakin menonjol. Workshop yang diadakan di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, berfokus pada pengembangan produk cendera mata menggunakan bahan baku lokal, terutama bahan bahari seperti cangkang kerang dan bahan alami lainnya, yang dikombinasikan dengan resin sebagai bahan pendukung. Melalui kerja sama dengan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, workshop ini memberikan pelatihan praktis kepada masyarakat setempat, memperkenalkan teknik produksi yang ramah lingkungan, dan mengajak mereka menggabungkan kreativitas dengan keberlanjutan. Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga diajak untuk menciptakan produk cendera mata yang unik dan bernilai lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan produk-produk tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mempromosikan keberlanjutan lingkungan di Desa Temajuk serta wilayah sekitarnya.
Mengelola Pembangunan Berkelanjutan Melalui Penyusunan Peraturan Desa Berbasis “SDGs Desa” Tanda Setiya; Taufik Raharjo; Yuniarto Hadiwibowo
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.5880

Abstract

Pembangunan Desa terus dilakukan perbaikan. Sejak 2021 pembangunan di desa merujuk kepada kebijakan Pembangunan berkelanjutan desa (SDGS Desa). Berbagai piranti perlu disiapkan oleh desa agar bisa mengimplemnetasikan pembanguna berkanjutan pada level desa. Salah satu piranti yang sangat penting pada tataran desa adalah adanya regulasi yang memayungi tentang implementasi SDGS Desa di tingkat desa. Selama ini memang belum ada peraturan pada tingkat desa yang mengatur tenang implmentasi SDGs di Desa. Desa Krandegan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah belum memiliki peraturan pada tingkat desa yang bisa dijadikan pijakan operasional untuk menerapkan SDGs Desa dalam perencanaan Pembangunan di Desa. Terkait dengan permasalah tersebut maka Pengabdian Masyarakat dari dosen PKN STAN ditargetkanuntuk bisa melakukan pendampingn ke pada desa untuk eyusun peratura desa tentang SDGs Desa. Dengan Pengmas ini diharapkan SDGs Desa bisa di implementasikan oleh desa sesuai dengan regulasi operasional pada tingkat desa.

Page 11 of 14 | Total Record : 138