cover
Contact Name
Mochamad Yusuf Putranto
Contact Email
suluhjam@univpancasila.ac.id
Phone
+6281296108608
Journal Mail Official
suluhjam@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pancasila Jl. Srengseng Sawah, Jagakarsa Jakarta Selatan 12640 Tlp. (021) 7873709, 7873710, 7272606 Fax. 7270133
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SULUH: Jurnal Abdimas
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 26861127     EISSN : 26863448     DOI : https://doi.org/10.35814/suluh.v2i1
Core Subject : Science, Education,
SULUH: Jurnal Abdimas adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai pada layanan masyarakat, pengembangan dan penerapan Ipteks dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan atau pelaksanaan pengabdian pada masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini juga menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada pada masyarakat perkotaan dan pedesaan. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra kerjasama. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkotaan dan pedesaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
Strategi Peningkatan Motivasi Kewirausahaan Umkm Di Perumnas Beji Depok Dian Riskarini; Mulyadi; M. Rubiul Yatirn; Annisa Haura; Keryn DD Danes Renee; Abdurrahman Nur raf
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.7438

Abstract

Abstrak Cara pemerintah dalam menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan adalah dengan mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM yaitu keterbatasan kemampuan mereka dalam mengimplementasikan sumber daya yang dimiliki seperti SDM, Modal, Sarana Prasarana, Teknologi serta Motivasi Kewirausahaan yang harus selalu ditingkatkan agar UMKM tersebut dapat berkesinambungan dan bertahan lama. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah lebih memotivasi pengusaha yang memiliki literasi dan motivasi tinggi dalam menjalankan usahanya serta memiliki wawasan kemitraan usaha bersama instansi pemerintah, BUMN ataupun perbankan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah menunjukkan adanya peningkatan persentase pemahaman literasi dan pentingnya motivasi tentang kewirausahaan bagi para peserta pelaku UMKM Kata kunci: UMKM, Kewirausahaan, Motivasi
Penyuluhan Dan Pelatihan Hasil Perikanan Di Desa Sungai Buntu, Karawang Laili Savitri; Tyahya Whisnu Hendratni; Hendratn; Ati Hermawati; Shanti Lysandra
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.7515

Abstract

Abstrak Dosen dan mahasiswa FEB UP memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan produk lahan ikan berbasis sosial entreprises kepada warga Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Pelaksana kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Dosen FEB UP. Pada kesempatan ini Tim Dosen FEB UP memberikan bantuan alat membuat olahan ikan dan alat pendukung memasak lainnya untuk dimanfaatkan Kelompok Usaha Nelayan Mutiara Bahari dan ibu ibu PKK dalam mengembangkan usaha olahan ikan menjadi usaha pendukung pemanfaatan potensi lokal di desa. Kemandirian ekonomi dengan menggiatkan potensi Desa yang ada sejalan dengan program SDGs saat ini sangat diperlukan terutama di desa-desa. Salah satunya adalah memanfaatkan hasil tangkapan nelayan berupa ikan mentah kemudian dikembangkan menjadi produk olahan ikan yang disukai oleh masyarakat. Pengolahan ikan ini dapat menjadi produk inovatif yang lebih tahan lama karena dapat dibuat menjadi Frozen Food sehingga pemasarannya dapat lebih luas. “FEB -UP dan tim PkM melalui kegiatan Pengabdian di Desa Sungai Buntu, Karawang pada selama bulan Agustus – September 2024. Dengan tema Pengembangan Derivatif Produk olahan ikan Nelayan Sungai Buntu Melalui Ekonomi Kreatif berbasis Entreprises menuju SDGs. Metode dalam kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada Kelompok Usaha Nelayan Mutiara Bahari tentang olahan ikan menjadi produk inovatif yang dapat bersaing melalui transfer ilmu dan teknologi diantaranya mengenai pemilihan bahan baku produk olahan, teknik Pengolahan, pengemasan dan manajemen pemasaran. “Pelatihan dilakukan dengan memberikan demonstrasi dan praktek pengolahan ikan menjadi makanan (Nugget, Dim Sum, dan Bakso ) , memberikan cara pengemasan yang baik, menyiapkan desain kemasan yang menarik, serta melakukan pendampingan dan evaluasi.“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa sangat puas mengikuti kegiatan ini, karena capaian program dapat terealisasi dengan baik sesuai dengan harapan dan peserta merasa telah terjadi peningkatan wawasan, pengetahuan dan pemahaman tentang penerapan ilmu dan teknologi dalam menghasilkan produk derivatif pengolahan hasil perikanan. Kata Kunci: Derivatif Produk olahan Ikan, Ekonomi Kreatif , Berbasis Entreprises Abstract FEB UP lecturers and students provided counseling and training in making social enterprise-based fish land products to residents of Sungaibuntu Village, Pedes District, Karawang Regency. This activity was carried out by the FEB UP Lecturer Team. On this occasion, the FEB UP Lecturer Team provided assistance with tools for making processed fish and other cooking support tools to be utilized by the Mutiara Bahari Fishermen's Business Group and PKK women in developing fish processing businesses into businesses that support the utilization of local potential in the village. Economic independence by activating existing village potential in line with the SDGs program is currently very necessary, especially in villages. One way is to use fishermen's catch in the form of raw fish and then develop it into processed fish products that are liked by the community. This fish processing can become an innovative product that is more durable because it can be made into Frozen Food so that its marketing can be wider. "FEB-UP and the PkM team through community service activities in Sungai Buntu Village, Karawang during August – September 2024. With theme: Development of Derivative Processed Fish Products for Buntu River Fishermen through an Entreprises-based Creative Economy towards SDGs. The method for this activity is to provide counseling and training to the Mutiara Bahari Fishermen Business Group about processing fish into innovative products that can compete through the transfer of knowledge and technology, including regarding the selection of raw materials for processed products, processing techniques, packaging and marketing management. "Training was carried out by providing demonstrations and practice of processing fish into food (Nuggets, Dim Sum and Meatballs), providing good packaging methods, preparing attractive packaging designs, as well as providing assistance and evaluation. "The evaluation results showed that the participants felt very satisfied taking part. This activity is because the program achievements can be realized well in accordance with expectations and participants feel that there has been an increase in insight, knowledge and understanding regarding the application of science and technology in producing derivative products for processing fisheries products.
Pengembangan Sentra Industri Rambak Kulit Melalui Peningkatan Product Value Dan Pengelolaan Organisasi anitaotd; Erna Indriastiningsih; Ahmad Khoirul Anwar
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.7893

Abstract

Kondisi sentra industri rambak di Desa Plosowangi belum mengalami perkembangan yang signifikan. Usaha rambak masih dijalankan dengan sumber daya terbatas dan jumlah permintaan yang cenderung stagnant. Selama ini, belum ada upaya signifikan yang dilakukan oleh pelaku usaha rambak di sentra rambak kulit sapi Desa Plosowangi untuk mengembangkan usaha. Usaha rambak umumnya hanya dikerjakan oleh dua orang dalam satu keluarga dan diwariskan secara turun temurun. Selain itu, masing-masing penjual di sentra rambak kulit, Desa Plosowangi justru saling bersaing, termasuk dalam hal persaingan harga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan sentra industri rambak di desa Plosowangi, Kec. Cawas, Kab. Klaten sehingga dapat membuka lebih banyak lapangan kerja bagi penduduk sekitar pada khususnya, serta warga di luar sentra rambak tersebut pada umumnya. Solusi yang ditawarkan pada pengabdian ini adalah memberikan pelatihan tenntang product value, penggunaan marketplace dan media sosial dalam pemasaran, serta pembentukan struktur organisasi paguyuban sentra.
Penentuan Harga Jual Produk Usaha “Ngemil Berkah” dengan Pendekatan HPP Khoirul Fuad; Winarsih; Retno Tri Handayani; Farah Aida Ahmad Nadzri
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.7933

Abstract

UMKM sampai saat ini memang masih menjadi sebuah primadona usaha bagi keberlanjutan perekonomian di Indonesia, kemampuannya bertahan di Tengah ketidakstabilan perekonomian tidak diragukan lagi semenjak era Krisis 1998 sampai sekarang, akan tetapi saat ini ada beberapa permasalahan yang masih dihadapi salah satunya adalah proses penentuan harga pokok produksi (HPP) yang belum sesuai. Adakalanya harga pokok produksinya lebih murah dari harga pasar dan juga sebaliknya, hal inilah yang menjadi kendala dari berkembangnya UMKM pada persaingan bisnis mereka. Pemilik UMKM Ngemil Berkah memiliki kesulitan dalam menentukan HPP sehingga penentuan harga jual produknya ke konsumen masih belum jelas, padahal idealnya tinggi rendahnya harga pokok produksi akan sangat mempengaruhi tingkat pendapatan yang akan diterima kemudian hari, sehingga apabila penentuan HPP ini tidak tepat maka penentuan laba yang akan diterima oleh UMKM juga akan salah. Oleh sebab itu, tim pengabdian membantu secara langsung untuk menghitung HPP sampai dengan penentuan harga jual, sehingga kepastian dari harga produknya bisa terlihat. Hasil dari kegiatan ini terlihat bahwa UMKM Ngemil Berkah secara langsung bisa mempraktekan proses perhitungan tersebut dalam jangka waktu yang cepat dan tepat
Pelatihan Pembuatan Jelly Gamat sebagai Diversifikasi Produk Olahan Baru dari Teripang di Kabupaten Bangkalan Khamdi Mubarok; Muhamad Sahrul Faizin; Rizka Rahmana Putri; Umi Purwandari
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.8003

Abstract

Wilayah Perairan Socah berada pada laut Jawa yang terletak di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Teripang yang ditemukan pada Perairan Socah meliputi teripang merah, teripang bola, terung gimbul, teripang coklat, dan teripang putih. Olahan teripang di Socah meliputi teripang kering, usus kering, urap-urap dan krupuk teripang. Produk olahan teripang yang terdapat di Socah masih terbatas sehingga perlunya dilakukan pengembangan produk terbaru dari teripang. Penelitian ini bertujuan agar memaksimalkan pemanfaaatan teripang. Produk jelly gamat bisa menjadi salah satu produk yang memiliki banyak keunggulan. Kegiatan pelatihan terdiri dari pengisian kuesioner awal, penyampaian materi, praktek pembuatan produk, sesi tanya jawab dan pengisian kuesioner akhir. Hasil kuesioner menunjukan bahwa pelatihan jelly gamat dapat memberikan informasi seputar jelly gamat. Produk jelly gamat memiliki keunggulan yaitu harga yang cukup tinggi, penggunaan bahan dasar yang sedikit dalam membuat produk, dan waktu pembuatan yang cukup cepat.
Optimalisasi UMKM Melalui Digital Marketing Dan Manajemen Keuangan: Studi Di Desa Tegalwaru, Bogor Nur Hendrasto; Rahma Wijayanti; Abdullah Haidar
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.8016

Abstract

Pengabdian di Desa Tegalwaru, Bogor, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing dan pengelolaan keuangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada sesi 1, dengan UMKM Craft dan UMKM Busana mencatat kenaikan pemahaman sebesar 13%, dibandingkan UMKM Tata Boga yang hanya meningkat 5%. Hal ini mendukung teori bahwa digital marketing melalui platform seperti Instagram dan Shopee efektif dalam meningkatkan visibilitas dan penjualan produk. Pendekatan service learning turut memastikan relevansi materi dengan kebutuhan peserta. Namun, pada sesi 2, terjadi penurunan pemahaman peserta dari 99% pada Pre-Test menjadi 91% pada Post-Test (-8%), yang mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap relevansi materi, panduan praktis, dan metode penyampaian yang kurang interaktif. Untuk hasil yang lebih optimal, pelatihan perlu berbasis praktik, disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tiap UMKM, dan dilengkapi dengan pendampingan lanjutan. Meskipun memberikan manfaat, pelatihan ini memerlukan penyempurnaan agar lebih relevan dan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta.
Sosialisasi Pembuatan Dan Penggunaan Pupuk Organik Di Desa Nubamado Lembata Gusti Ayu Asti Devi Nirmala; Anindita Nareswari Althaf; Nurholisah; Amalia Regita Cahyani; Yanti Oktaviyani; Riki Crisdianto; Damasus Frederiko Lena; Gerardus Diri Tukan
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.8163

Abstract

Masyarakat Desa Nubamado, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, berprofesi sebagai petani ladang. Masyarakat setempat tidak memperoleh pupuk dan tidak menggunakan pupuk untuk tanaman di kebunnya. Akibatnya adalah sering mengalami penuruna produktifitas pertanian sehingga memacu masyarakat untuk berkebun ladang secara berpindah-pindah. Kebiasaan ini berpotensi menimbulkan kondisi hutan yang semakin tipis sehingga dapat menimbulkan masalah lingkungan yang lebih luas seperti ancaman kekeringan mata air. Untuk mengatasi masalah tersebut maka masyarakat Desa Nubamado diberikan sosialisasi tentang pupuk organic menyangkut cara pembuatan dan penggunaannya. Tujuan agar warga setempat dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat pupuk organic serta cara penggunaannya sebagai upaya penyediaan pupuk secara mandiri. Metode kegiatan yaitu pendidikan masyarakat. Mitra kegiatan disajikan materi tentang pupuk organik cair dan cara pembuatannya serta cara penggunaannya dan dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk menggunakan komposter tumpuk. Hasil kegiatan yang dicapai yaitu mitra kegiatan menyatakan memahami materi pelatihan yang diberikan. Mitra kegiatan juga menyatakan gembira karena memperoleh pengetahuan tentang pupuk organic cair, manfaat, cara penggunaan dan mengetahui cara pembuatan menggunakan komposter tumpuk. Mitra kegiatan juga dapat melakukan praktek pembuatan pupuk organic cair secara mandiri.
Pelatihan Perencanaan Keuangan Syariah Bebas Pinjol Untuk Penguatan Ekonomi Keluarga Muslim Ahmad Dahlan Malik; Ahmad Hudaifah; Mella Agustina; Safaatul Udmah
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 2 (2025): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i2.8169

Abstract

The emergence of online loan problems and weak knowledge, literacy, understanding and Sharia-based personal and family financial management cause family disharmony. Therefore, the purpose of this community service is to provide an understanding of Sharia financial planning free of online loans through a community-based participatory research method for Aisyiyah administrators in Gresik region with a training, socialization and mentoring approach. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of Shariah financial planning and pinjol-free family financial management, both anticipatory and pinjol-free.