cover
Contact Name
Dr. Lilik Ariyanto, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
lilikariyanto@upgris.ac.id
Phone
+6281325457116
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Matematika, IPA, dan Teknologi Informasi
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26853892     DOI : -
Core Subject : Education,
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu di ranah matematika dan pendidikan. Lingkup dari fokus utama tersebut meliputi pendidikan dan terapan.
Articles 453 Documents
Efektivitas Penggunaan Media Fun Learning Math Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VII Asmiatun, Siti; Setyowati, Rina Dwi; Rahmawati, Noviana Dini
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7503

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Fun Learning Math ditinjau dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VII. Teknik pemilihan sampel dengan menggunakan teknik quasy experimen random sampling yang dilaksanakan di SMPN 29 Semarang Kota Semarang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII. Melalui cluster random sampling terpilih sampel yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen, kelas VII B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan : (1) ada perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen dan kontrol diperoleh Fhitung = 7,6789 Ftabel = 3,09 (2) ada pengaruh keaktifan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen diperoleh Fhitung = 97,944 Ftabel = 4,2 untuk  thitung = 9,896 ≥ ttabel = 2,042 dan mempunyai pengaruh keaktifan sebesar 76 % (3) kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen mencapai KKM. Kesimpulan media  fun learning math efektif untuk meningkatkan kemampuan  berpikir kritis matematis siswa, terdapat perbedaan  prestasi  belajar  peserta  didik  kelas  kontrol  dengan kelas eksperimen pada materi bilangan pecahan.
Efektivitas Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dan Creative Problem Solving (CPS) Berbantu E-Modul terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Mranggen pada Materi Sistem Koordinat Nurfarida, Akhdian Dwi; Buchori, Achmad; Dwijayanti, Ida
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i6.7838

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Apakah terdapat perbedaan efektivitas antara model pembelajaran MEA berbantu E-Modul, model pembelajaran CPS berbantu E-Modul dengan model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. (2) Apakah model pembelajaran MEA berbantu E-Modul lebih efektif dari pada model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. (3) Apakah model pembelajaran CPS berbantu E-Modul lebih efektif dari pada model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. (4) Apakah kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran MEA berbantu E-Modul mencapai tuntas secara klasikal maupun individual. (5) Apakah kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran CPS berbantu E-Modul mencapai tuntas secara klasikal maupun individual. (6) Apakah terdapat pengaruh keaktifan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran MEA berbantu E-Modul dan CPS berbantu E-Modul. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling sehingga terpilih kelas VIII E sebagai kelas eksperimen 1, kelas VIII F  sebagai kelas eksperimen 2, dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (pengamatan), dokumentasi dan tes. Hasil analisis diperoleh bahwa ketiga kelas berdistribusi normal, homogen dan hipotesis 1 untuk anava diperoleh F_hitungF_tabel yaitu 23,9 3,12 itu artinya ada perbedaan efektivitas antara ketiga model pembelajaran. Pada hipotesis 2, 3 diperoleh Fhitung Ftabel yaitu 0,42 6,24 maka kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen 1 sama dengan kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen 2. Pada hipotesis 4 dan 5 diperoleh t_hitungt_tabel yaitu 12,61647 1,71088 maka siswa kelas eksperimen 1 tuntas secara individual, dikatakan tuntasan belajar klasikal sebesar 96%, dan untuk eksperimen 2 diperoleh t_hitungt_tabel yaitu 13,71877 1,71088 dikatakan tuntasan belajar klasikal sebesar 100%. Pada hipotesis 6 diperoleh presentase 16,70% dan 53,12% artinya pengaruh antara keaktifan kemampuan berpikir kritis matematis terhadap kedua model. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran MEA dan CPS berbantu E-Modul lebih efektif dari pada model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau dari Gaya Belajar Hidayah, Farisha Nur; Kusumaningsih, Widya; Prasetyowati, Dina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i5.6477

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa SMA dalam menyelesaikan soal cerita pada materi program linier yang ditinjau dari gaya belajar siswa. Berpikir kritis merupakan salah satu hal penting yang harus dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 3 Pati yang terdiri dari enam siswa, dua siswa dengan gaya belajar visual, dua siswa dengan gaya belajar auditori, dan dua siswa dengan gaya belajar kinestetik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar visual dan auditori.
Studi Pendugaan Rekursif dan Nilai Dugaan Proses Obsrervasi Model Hidden Markov Musafa, Musafa; Meli, Nurmaily
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i6.8147

Abstract

Model hidden Markov mengasumsikan bahwa barisan rantai Markov tersembunyi di dalam proses observasi. Karena penyebab kejadian dari proses observasi disembunyikan maka diperlukan estimasi parameternya. Proses ini berjalan melalui pendugaan rekursif di dalam ukuran peluang baru. Perumusan pendugaan rekursif menggunkan metode perubahan ukuran peluang. Penelitian ini membahas pendugaan rekursif proses observasi dan nilai dugaanya dari model Hidden Markov Elliott et al. (1995).
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis PMRI Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Amalia, Ayu Rahma; Purwati, Heni; Nursyahidah, Farida
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i4.5883

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui validitas media pembelajaran berbasis PMRI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 03 Mranggen. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa lembar validasi. Lembar validasi tersebut divalidasi oleh enam validator dari Jurusan Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang dan Guru MatematikaSMPN 3 Mranggen Analisis data berupa analisis kevalidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis PMRI valid untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Berdasarkan analisis kevalidan dilakukan oleh validator diperoleh(1)skorrata-ratakelayakanmaterisebesar4,33;(2)skorrata- ratakelayakanbahasasebesar4,60;(3)skorrata-ratakelayakancontoh soal dan latihan soal sebesar 3,87; (4) skor rata-rata kelayakan mediasebesar3,87 ; dan (5) skor rata-rata kelayakan soal sebesar 4,67.  Diperoleh skor rata-rata keseluruhan 4,26. Dapat disimpulkan bahwa media macromedia flash yang dikembangkan layak diujicobakan dengan kategori sangat baik menurut pendapat validator
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Wardhani, Nenny Kusuma; Rasiman, Rasiman; Wulandari, Dewi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i1.6902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif Field Independent dan Field Dependent pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Keling Jepara tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, wawancara, dan dilengkapi dengan dokumentasi sehingga semua kegiatan dapat terekam dengan baik. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif Field Independent mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, and Overview), sedangkan siswa dengan gaya kognitif Field Dependent hanya dapat memenuhi dua dari enam indikator yaitu Focus dan Reason.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Discovery Berbantu Funny Worksheet Terhadap Hasil Belajar Matematika Yasinta, Giza; Muhtarom, Muhtarom; Sugiyanti, Sugiyanti
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i6.6667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Discovery Terhadap Hasil Belajar Matematika. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kaliwungu. Sampel penelitian ini yaitu kelas VIII D eksperimen 1, kelas VIII E eksperimen 2, VIII F kelas kontrol dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji anava satu arah, uji scheffe’, dan regresi linier sederhana. Kesimpulan penelitian ini yaitu (1) terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Funny Worksheet, Guided Discovery berbantuan Funny Worksheet dan model pembebelajaran konvensional. (2) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Funny Worksheet lebih baik daripada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvesional. (3) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Guided Discovery berbantuan Funny Worksheet lebih baik daripada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvesional. (4) tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Funny Worksheet dengan model pembelajaran Guided Discovery berbantuan Funny Worksheet. (5) terdapat pengaruh positif antara keaktifan belajar terhadap hasil belajar siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Funny Worksheet. (6) terdapat pengaruh positif antara keaktifan belajar terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Guided Discovery berbantuan Funny Worksheet
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Barir, Barir; Rahmawati, Noviana Dini; Rasiman, Rasiman
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i6.7919

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis kesalahan dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi SPLDV berdasarkan tahapan teori kesalahan Newman ditinjau dari gaya belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII A SMP N 3 Kedungreja. Kemudian dipilih 3 siswa yang terdiri dari 1 siswa dengan gaya belajar visual, 1 siswa dengan gaya belajar auditorial, dan 1 siswa dengan gaya belajar kinestetik. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode angket, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu siswa dengan gaya belajar visual melakukan kesalahan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir, siswa dengan gaya belajar auditorial melakukan kesalahan pada tahap memahami masalah, siswa dengan gaya belajar kinestetik melakukan kesalahan pada tahap memahami masalah dan penulisan jawaban akhir. Kesalahan pada memamahi masalah disebabkan karena siswa mungkin kurang telitii sehingga siswa langsung menuliskan permisalan dari soal tersebut namun sebenarnya siswa sudah tau apa yang diketahui dan ditanyakan, pada tahap transformasi masalah disebabkan karena bingung, lupa, dan sulit mengubah menjadi model matematika, pada tahap keterampilan proses disebabkan karena tidak memisalkan dan tidak membuat model matematika dan sulit untuk mengoperasikannya, pada tahap penulisan jawaban akhir disebabkan karena salah perhitungan dan tidak menuliskan kesimpulan, tergesa-tergesa, dan tidak mengecek kembali jawabannya.
Analisis Kesalahan Siswa SMP Berdasarkan Kriteria Watson dalam Menyelesaikan Soal Metematika Bertipe High Order Thinking Skills (HOTS) Ditinjau dari Gaya Belajar Viani, Chintya Faras; Setyowati, Rina Dwi; Zuhri, Muhammad Saifuddin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i5.6115

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesalahan siswa berdasarkan kriteria watson dalam menyelesaikan soal matematika bertipe high order thinking skills (hots) yang ditinjau dari gaya belajar. Subjek penelitian adalah perwakilan kelas IX SMP Negeri 2 Mranggen tahun ajaran 2019/2020 yang dipilih berdasarkan kategori gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dari tes gaya belajar. Subjek yang dipilih sebanyak 3 siswa yang berasal dari kelas IX G. Teknik pengumpulan data pada penelitian adalah observasi, angket, dokumentasi, tes tertulis, dan wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu dengan membandingkan data tes tertulis dan wawancara yang dilakukan pada waktu yang berbeda. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan analisis sebelum di lapangan dan setelah di lapangan yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) untuk siswa dengan gaya belajar visual melakukan kesalahan Data Hilang, Kesimpulan Hilang, Konflik Level Respon, dan Masalah Hirarki Keterampilan 2) untuk siswa dengan gaya belajar auditori melakukan kesalahan Data Tidak Tepat, Prosedur Tidak Tepat, Data Hilang, Kesimpulan Hilang, Konflik Level Respon, dan Masalah Hirarki Keterampilan 3) untuk siswa dengan gaya belajar kinestetik melakukan kesalahan Data Tidak Tepat dan Data Hilang. Penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan siswa adalah kurangnya ketelitian dan kesabaran, kurangnya pengalaman latihan terhadap soal yang serupa, lemahnya keterampilan subjek dalam berpikir kritis dan kreatif, kesalahan yang dilakukan siswa sebelumnya sehingga berpeluang akan menyebabkan kesalahan-kesalahan berikutnya, dan siswa tidak mengetahui konsep menghitung bilangan desimal khususnya pada operasi pembagian.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Meinalufi, Yuyun; Supandi, Supandi; Harun, Lukman
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7475

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Experimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Ma’had Islam Semarang tahun 2020/2021. Melalui simple random sampling terpilih sampel yaitu kelas VIII B sebagai  kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pembelajaran menggunakan model Think Pair Share (TPS) berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa, (2) Ketuntasan belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih tinggi daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional, (3) Prestasi belajar matematika siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional, (4) Pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) adalah sebesar 35,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang lain, (5) Ketuntasan belajar siswa yang mendapatkan model Think Pair Share (TPS) dengan pendekatan M-APOS lebih dari 85%, (6) Pembelajaran menggunakan model Think Pair Share (TPS) mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 3 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 5 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika More Issue