Articles
453 Documents
Kesulitan Belajar Siswa pada Penguasaan Konsep Himpunan Berdasarkan Klasifikasi Kecerdasan Emosional
Aulia, Nadia Tsara;
Ariyanto, Lilik;
Murtianto, Yanuar Hery
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i5.11430
Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang untuk mampu mengendalikan emosi, yang muncul dari diri sendiri maupun berdasarkan stimulus dari orang lain. Sedangkan kesulitan belajar merupakan suatu kondisi dimana siswa sulit menerima materi pelajaran yang diajarkan sehingga menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa pada penguasaan konsep himpunan berdasarkan klasifikasi kecerdasan emosional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 23 siswa kelas VIII A selanjutnya dipilih 3 siswa berdasarkan klasifikasi kecerdasan emosional tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu penyebaran angket kecerdasan emosional, tes tertulis kesulitan belajar, dan wawancara. Teknis analisis data dilakukan dengan 4 tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik yaitu membandingkan hasil tes kesulitan belajar siswa dalam penguasaan konsep himpunan dengan hasil wawancara. Berdasarkan hasil analisis, diketahui subjek dengan kecerdasan emosional tinggi di dalam tiga kategori hanya mengalami kesulitan pada pemahamn konsep yang terdapat pada soal yang berbentuk visualisasi diagram, subjek dengan kecerdasan sedang sedikit mengalami kesulitan yaitu kesulitan dalam pemahaman konsep pada soal yang berbentuk visualisasi diagram dan kesulitan pemahaman konsep, pemahaman prinsip serta pemahaman verbal pada soal yang berbentuk cerita, dan subjek dengan kecerdasan emosional rendah di dalam tiga kategori mengalami banyak kesulitan dan hanya pada kategori pemahaman konsep soal yang berbentuk visualisasi diagram yang tidak mengalami kesulitan.
Analisis Kesalahan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Newman’s Error Analysis Ditinjau dari Kemampuan Matematis
Safitri, Sekar Ayuning;
Nugroho, Aryo Andri;
Utami, Rizky Esti
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i4.12830
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan Newman’s Error Analysis ditinjau dari kemampuan matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 siswa kelas VIIIA SMP Negeri 3 Semarang, yaitu 1 siswa dengan kemampuan matematis tinggi, 1 siswa dengan kemampuan matematis sedang, dan 1 siswa dengan kemampuan matematis rendah. Teknik pengumpulan yang digunakan yaitu tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode yang membandingkan hasil tes tertulis dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematis tinggi melakukan kesalahan memahami (comprehension error). Siswa dengan kemampuan matematis sedang melakukan kesalahan transformasi (transformation error). Sedangkan siswa dengan kemampuan matematis rendah melakukan kesalahan memahami (comprehension error) dan kesalahan transformasi (transformation error).
PROFIL KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Rinowati, Awaliyah;
Nursyahidah, Farida;
Muhtarom, Muhtarom
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i6.12313
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah ditinjau dari gaya belajar siswa pada masa pandemi Covid-19. Salah satu kemampuan matematis yang penting dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan koneksi matematis. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya merupakan siswa kelas VIII SMP Negerti 6 Blora tahun ajaran 2020/2021 terdiri dari enam siswa, meliputi dua siswa yang memiliki gaya belajar visual, dua siswa yang memiliki gaya belajar auditorial, dua siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket, tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) siswa dengan gaya belajar visual mampu memahami kemampuan koneksi matematis dalam aspek representasi konsep, mengkoneksikan materi dengan ilmu lain selain matematika dengan mengkoneksikannya melalui tabel, koneksi dengan keahidupan sehari-hari. 2) siswa dengan gaya belajar auditorial mampu memahami kemampuan koneksi matematis siswa dengan dalam aspek representasi konsep, mengoneksikan materi dengan materi lain selain matematika, koneksi dengan kehidupan sehari-hari. 3) siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu memahami kemampuan koneksi matematis dalam aspek representasi konsep, hubungan antar konsep dalam matematika, mengkoneksikan matematika ddengan materi selain matematika, dan menghubungkan dengan kehidupan sehar-hari.
Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Masalah Matematika SMP
Sasangka, Purnama Adi;
Nugroho, Aryo Andri;
Setyawati, Rina Dwi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i5.11111
Pada pembelajaran matematika, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika yang mengakibatkan siswa melakukan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis kesalahan apa dan faktor-faktor penyebab yang dilakukan oleh siswa kelas VIII dalam menyelesaikan berdasarkan prosedur Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 6 siswa kelas VIII C dengan 2 siswa yang berkemampuan matematika tinggi, 2 siswa yang berkemampuan matematika sedang dan 2 siswa yang berkemampuan matematika rendah. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu ter tertulis dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yaitu dengan cara memeriksa data melalui beberapa sumber. Analisis dikembangkan berdasarkan indikator kesalahan Newman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa yang berkemampuan matematika tinggi adalah kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error). Kesalahan yang dilakukan siswa yang berkemampuan sedang adalah kesalahan ketrampilan proses (proses skill) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error). Siswa yang berkemampuan matematika rendah adalah kesalahan transformasi (transformation error), kesalahan ketrampilan proses (proses skill) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error).
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN THINK PAIR AND SHARE BERBANTU PREZI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMK KELAS X
Mutiara, Cynthia Diza;
Ariyanto, Lilik;
Zuhri, Muhammad Saifuddin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i6.12617
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair and Share (TPS) terhadap hasil belajar matematika siswa SMK kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis Posttest Only Control Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Rundom Sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMK Texmaco Semarang, sedangkan sampel penelitian ini adalah tiga kelas dengan dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran Think Pair and Share serta kelas kontrol diberi model pembelajaran konvensional. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis varians satu jalan dengan sel tak sama, uji t satu pihak, uji t dua pihak, uji ketuntasan belajar dan uji korelasi . Hasil penelitian diperoleh: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berbantu Prezi, model TPS berbantu Prezi dan model pembelajaran Konvensional; (2) Hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berbantu Prezi lebih baik daripada siswa yang mendapat model pembelajaran Konvensional; (3) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran TPS berbantu Prezi lebih baik daripada siswa yang mendapat model pembelajaran Konvensional; (4) Hasil belajar menggunakan model PBL dan TPS sama baiknya ; (5) Pembelajaran PBL dan TPS mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal; (6) Terdapat korelasi antara persepsi siswa menggunakan model PBL berbantu Prezi dan model TPS berbantu Prezi dengan hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair and Share (TPS) lebih baik daripada model pembelajaran Konvensional.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Powerpoint Berbantu Aplikasi Google Meet terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Materi Fungsi Komposisi Kelas X SMA Negeri 1 Juwana
Ismawati, Ismawati;
Prayito, Muhammad;
Endahwuri, Dhian
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i5.11511
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran powerpoint berbantu aplikasi google meet terhadap prestasi belajar siswa pada materi fungsi komposisi kelas X SMA Negeri 1 Juwana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester 2 SMA Negeri 1 Juwana. Melalui teknik simple random sampling terpilih sampel yaitu kelas X IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPS 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Terdapat pengaruh antara keaktifan siswa dengan prestasi belajar siswa menggunakan media pembelajaran powerpoint berbantu aplikasi google meet; (2) Rata-rata prestasi belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran powerpoint berbantu aplikasi google meet belum tuntas KKM; (3) Rata-rata prestasi belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran powerpoint berbantu aplikasi google meet lebih baik daripada siswa yang tidak menggunakan media pembelajaran.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika pada Materi Perbandingan Ditinjau dari Gender
Hasanah, Rifa'ul;
Rahmawati, Noviana Dini;
Aini, Aurora Nur
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i5.10855
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi perbandingan ditinjau dari gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah enam siswa kelas VIII G SMP Negeri 2 Bumiayu Bumiayu yang terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Teknik analisis data masing-masing dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dengan membandingkan hasil tes dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh (1) subjek laki-laki dengan kemampuan matematika tinggi melakukan kesalahan pada tahap melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. (2) Subjek laki-laki dengan kemampuan matematika sedang melakukan kesalahan pada tahap melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. (3) Subjek laki-laki dengan kemampuan matematika rendah melakukan kesalahan pada tahap menyusun rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. (4) Subjek perempuan dengan kemampuan matematika tinggi tidak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal. (5) Subjek perempuan dengan kemampuan matematika sedang melakukan kesalahan pada tahap melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. (6) Subjek perempuan dengan kemampuan matematika rendah melakukan kesalahan pada tahap menyusun rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Numbered Head Together Dengan Berbantuan Media Macromedia Flash Terhadap Hasil Belajar
Destyaningrum, Fristania Alfrida;
Supandi, Supandi;
Zuhri, Muhamad Saifudin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i6.12569
Penelitian ini dilatarbelakangi karena siswa kurang aktif serta siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pelajaran karena kurang termotivasi dan kurang adanya minat belajar yang terlihat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan posttest di kelas XI SMA N 1 Karangtengah. Teknik Sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. dengan sampel mengambil tiga kelas secara random yaitu dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan pada taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan 1) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pada yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media macromedia flash, model pembelajaran Numbered Head Together dan model pembelajaran konvensional, 2) rata-rata hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan Numbered Head Together berbantuan media macromedia flash lebih efektif dari model pembelajaran konvensional, 3) pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan macromedia flash dan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan macromedia flash terhadap hasil belajar sama baiknya, 4) terdapat ketuntansan secara klasikan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan macromedia flash dan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan macromedia flash, 5) Dengan model pembelajaran yang berbantuaan macromedia flash siswa akan merasa lebih senang dengan suasana belajar yang berbeda sehingga siswa akan lebih berminat untuk menerima materi yang diajarkan.
Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Self–Regulated Learning pada Pembelajaran Model Search, Solve, Create, and Share Materi Geometri Kelas VIII SMP
Prabawati, Diyah Ayu Shinta;
Supandi, Supandi;
Ariyanto, Lilik
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i5.11171
Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan aspek penting yang harus dimiliki siswa. Banyak guru di sekolah dasar atau menengah masih kurang memperhatikan kemampuan ini. Dengan mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, guru memperoleh wawasan yang luas tentang potensi dan bakat yang dimiliki siswa-siswinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model SSCS efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama dan untuk mengetahui bagaimana deskripsi kemampuan berpikir kritis matematis siswa ditinjau dari self regulated leaning. Penelitian ini adalah penelitian kombinasi (mixed methods). Pengumpulan data dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pengumpulan data kuantitatif dan data kualitatif. Untuk data kuantitatif diperoleh dari hasil nilai posttest. Untuk data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara sebanyak 2 siswa dari masing-masing kategori self regulated learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal; (2) persentase ketuntasan belajar pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen lebih dari persentase siswa kelas kontrol; (3) rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen lebih dari rata-rata siswa kelas kontrol; (4) siswa regulation of cognition mempunyai kemampuan berpikir kritis matematis baik pada setiap tahap; (5) siswa regulation of motivation pada tahap klarifikasi dan asesmen terklasifikasi baik, terklasifikasi cukup pada dua tahap lainnya; (6) siswa regulation of behavior terklasifikasi baik pada tahap klarifikasi, cukup pada tahap asesmen, dan kurang pada dua tahap lainnya.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS VII SMP ISLAM SULTAN AGUNG 1 SEMARANG
Wibowo, Arthur Imantoko;
Muhtarom, Muhtarom;
Harun, Lukman
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/imajiner.v4i6.13018
Penelitian ini berlatar belakang pentingnya kemampuan numerasi siswa dalam pembelajaran matematika. Bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan numerasi siswa SMP kelas VII. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Islam Sultan Agung 1 Semarang. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan  model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), kelas VII B sebagai kelas eksperimen 2 yang diberi perlakuan model pembelajaran Discovery Learning, dan kelas VII C sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan pembelajaran konvensional. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini berupa observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji anava satu arah, uji pasca anava dengan metode scheffe’, uji regresi linear sederhana, dan uji proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Terdapat perbedaan kemampuan numerasi siswa yang mendapat model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), model pembelajaran Discovery Learning, dan pembelajaran konvensional. 2) Kemampuan numerasi siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Discovery Learning lebih baik dari pembelajaran konvensional. 3) Tidak terdapat perbedaan kemampuan numerasi siswa yang mendapat model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), dengan model pembelajaran Discovery Learning. 4) Terdapat pengaruh keaktifan terhadap kemampuan numerasi siswa pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan pada model pembelajaran Discovery Learning. 5) Kemampuan numerasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Discovery Learning mencapai KKM.