cover
Contact Name
Ani Tjitra Handayani
Contact Email
ani.tjitra@sttnas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jalan Babarsari, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KURVATEK
ISSN : -     EISSN : 24777870     DOI : https://doi.org/10.33579/krvtk.v4i1
Jurnal KURVATEK diterbitkan pertama kali tahun 2016 oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian masyarakat pada Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta. Jurnal ini mempunyai misi sebagai media pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang geologi, pertambangan, elektro, sipil, material teknik,konversi energi, enegi terbarukan, serta perencanaan wilayah dan kota. Area tulisan dalam jurnal ini cukup luas. Cakupan penulisan mulai dari kajian pustaka maupun ekperimen yang ditulis dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar.
Articles 265 Documents
SQUEEZE CEMENTING PLANNING USING BALANCE PLUG METHOD IN LOSS FORMATION ON “TBN-10” Prasetyo, Wahyu; Yunita, Lia
KURVATEK Vol 10 No 2 (2025): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v10i2.6246

Abstract

The TBN-10 well in the subang field is a production well that has experienced a decline in productivity, so it was decided to close the perforation zone in layer 9C using the squeeze cementing method and open a new perforation in layer 9D. This work faces challenges in the form of a loss circulation zone in the baturaja formation, so it is necessary to plan the appropriate cement method and composition. The squeeze cementing method is carried out using the balance plug method, accompanied by the selection of class G cement and special additives such as BAF-14L, BAR-19L, BAL-22L, BAG-17L, and BAF-26L to overcome high pressure conditions, high temperatures, and potential gas disturbances and fluid loss. The calculation of slurry volume, water head, water behind, displacement, and slurry specifications was carried out in detail resulting in a slurry requirement of 15.10 bbl. Laboratory test results showed a thickening time value of 4 hours 29 minutes at a consistency of 100 Bc and a compressive strength of 623 psi in 24 hours. Field evaluation showed that the cementing work successfully formed good isolation on the old perforation zone and allowed the opening of a new, more productive zone. This work successfully repaired the well integrity and became the basis for a workover strategy with a target of significantly increasing production from more economical layers.
IDENTIFIKASI LAPISAN BATU BARA DAN ESTIMASI SUMBERDAYA BATU BARA MENGGUNAKAN DATA GEOLISTRIK 2D DI LAPANGAN DS: Studi Kasus : Lapangan DS Simbolon, Sonia Diva Yanti
KURVATEK Vol 10 No 2 (2025): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v10i2.6251

Abstract

Lapangan DS adalah wilayah yang memiliki potensi batu bara namun masih belum sepenuhnya dieksplorasi dan dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan batu bara berdasarkan data geolistrik resistivitas 2D serta menghitung estimasi sumberdaya batu bara di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas 2D konfigurasi Wenner-Schlumberger sebanyak 9 lintasan dengan panjang lintasan 235 meter dan jarak antar elektroda 5 meter, serta estimasi sumberdaya menggunakan pendekatan geostatistika metode ordinary kriging. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan batu bara jenis lignit dengan rentang resistivitas 90–150 Ωm. Estimasi sumberdaya batu bara menghasilkan total tonase sebesar 1.873.156,219 ton, terdiri atas 473.488,130 ton kategori terukur, 942.873,465 ton kategori tertunjuk, dan 45.794,625 ton kategori tereka. Nilai geological losses sebesar 0,12% atau 228.495,074 ton, sehingga tonase akhir adalah 1.644.661,146 ton. Kata kunci: Batu bara, Estimasi sumber daya, Geolistrik resistivitas 2D, Ordinary kriging, Wenner-Schlumberger.
EXPERIMENTAL STUDY OF IOT SENSOR PERFORMANCE FOR BUILDING MOVEMENT MONITORING Sari, Sely Novita; Pratama, Bagus Gilang; Prasojo, Joko
KURVATEK Vol 10 No 2 (2025): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v10i2.6397

Abstract

Real-time monitoring of building movement is essential to mitigate structural damage risks, particularly in earthquake-prone regions. The application of Internet of Things (IoT) technology enables continuous and efficient measurement of structural deformation and inclination through the integration of smart sensors and cloud-based systems. The primary objective of this study is to evaluate the performance of a MEMS-based IoT sensor system in detecting displacement and angular changes in building structures. An experimental laboratory test was conducted by comparing the readings of accelerometer, gyroscope, and inclinometer sensors with standard measuring instruments. Results indicate an average measurement error of 1.58%, a response time of 2.34 seconds, and data transmission reliability of 97.8%, demonstrating high accuracy and stability. The integration of sensors, an ESP32 microcontroller, and a cloud computing platform shows strong potential for implementation as an effective IoT-based Structural Health Monitoring (SHM) system, supporting the development of resilient and sustainable smart infrastructure
ESTIMASI SUMBERDAYA BATUBARA SEAM S3 DAN SEAM S4 MENGGUNAKAN METODE POLIGON DONAT PADA DAERAH SERONGGA, KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Maynardi, Dharma Ikhsan Mahendra; Pratiwi, Dhea Ameila; Trianda, Obrin; Isnawan, Dianto
KURVATEK Vol 10 No 2 (2025): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v10i2.6405

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumberdaya alam salah satunya batubara. Batubara merupakan salah satu sumber energi yang masih memiliki peranan penting dalam mendukung kebutuhan energi nasional. Kegiatan eksplorasi dan estimasi sumberdaya batubara diperlukan untuk mengetahui potensi dan kelayakan tambang secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sumberdaya batubara pada daerah penelitian yang berlokasi di daerah Serongga, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan menggunakan metode poligon donat. Data yang digunakan berupa data pemboran dan data geofisika logging. Tahapan penelitian meliputi korelasi seam antar titik bor, penentuan batas sebaran seam batubara, pembuatan poligon donat untuk setiap kategori sumberdaya dan melakukan perhitungan tonase, dan ketebalan rata – rata. Dilakukan korelasi 15 titik bor dan dijumpai 2 seam utama yang digunakan untuk menghitung estimasi sumberdaya daerah penelitian yaitu Seam S3, dan Seam S4. Hasil dari penelitian menunjukkan ketebalan rata-rata Seam S3 adalah 1.5 m, dan Seam S4 adalah 1.45 m. Hasil total perhitungan sumberdaya batubara pada Seam S3 sebesar 2.254.679,08 ton, Seam S4 sebesar 3.455.205,60 ton, dengan total sumberdaya batubara sebesar 5.709.884,68 ton.
PENELITIAN DISTRIBUSI SUMBER DAYA ANDESIT BERDASARKAN DATA RESISTIVITAS MENGGUNAKAN METODE GEOELEKTRIK SCHLUMBERGER Aldri, Riaferdo; Isjudarto, Agustinus; Prastowo, Rizqi
KURVATEK Vol 10 No 2 (2025): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v10i2.6408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran batuan andesit di Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger. Sebanyak 37 titik pengukuran dilakukan dengan bentangan kabel 200 meter untuk memperoleh data tahanan jenis bawah permukaan. Hasil inversi resistivitas menunjukkan nilai berkisar diatas 900 Ωm yang menandakan keberadaan batuan andesit segar dengan kondisi fisik padat dan belum mengalami pelapukan. Model 3D memperlihatkan sebaran andesit yang dominan pada arah baratlaut–tenggara dengan kedalaman antara 0,1 hingga 0,4 km dari permukaan. Persebaran ini berasosiasi dengan struktur vulkanik Formasi Andesit Tua yang berkembang di wilayah tersebut. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa metode geolistrik efektif untuk memetakan distribusi batuan beku bawah permukaan dan memberikan informasi geologi yang penting bagi perencanaan pemanfaatan sumber daya alam di Kecamatan Bener.