cover
Contact Name
Nur Aini Retno Hastuti, SST., M.Keb
Contact Email
nurainiretno@ub.ac.id
Phone
+6285642140459
Journal Mail Official
joim@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Issues in Midwifery
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 25496581     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Journal of Issues in Midwifery (JOIM) adalah jurnal online dalam bidang kebidanan yang dikelola oleh Jurusan kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang Indonesia. JOIM terbit tiga kali dalam setahun pada periode bulan April - Juli , Agustus - November , dan Desember - Maret dan memuat berbagai artikel sebagai hasil penelitian utuh, tinjauan pustaka, laporan kasus dan komunikasi singkat dalam bidang kebidanan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 8 No 3 Tahun 2024" : 5 Documents clear
Hubungan Kecemasan dengan Insomnia pada Wanita Menopause di wilayah RW 04 Kampung Gresik PPI Fairus, Hana Putri; Usnawati, Nana; Purwanti, Dwi
Journal of Issues in Midwifery Volume 8 No 3 Tahun 2024
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2024.008.03.5

Abstract

Latar belakang: Masa menopause diawali dengan menurunnya kadar estrogen dan progesteron yang dapat memicu berbagai gejala, salah satunya susah tidur. Kejadian susah tidur atau biasa disebut dengan insomnia menjadi salah satu gejala paling mengganggu di antara 50-75% wanita menopause. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kejadian insomnia, salah satunya gangguan kecemasan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan insomnia pada wanita menopause. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 100 orang wanita menopause di wilayah RW 04 Kampung Gresik PPI. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling dihitung dengan rumus Lemeshow sehingga besar sampel sejumlah 88 wanita menopause. Variabel independent adalah kecemasan, sedangkan variabel dependent adalah insomnia pada wanita menopause. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamillton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Insomnia Severity Index (ISI). Uji analisa yang digunakan untuk mengetahui hubungan adalah Uji Spearman dengan taraf nyata <0,05. Hasil: Menunjukkan bahwa sebagian besar wanita menopause banyak mengalami kecemasan ringan dan insomnia ringan. Hasil uji analisa spearman menunjukkan p = 0,001 (p<0,05) dan r = +0,655 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan insomnia pada wanita menopause dan hubungan tersebut kuat serta searah. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kecemasan dan insomnia pada wanita menopause.
Hubungan Kualitas Pelayanan Posyandu Terhadap Frekuensi Kunjungan Dan Kepuasan Ibu Balita Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Gondanglegi Ningtyas, Ica Chaya; Holipah, Holipah; Gumanti, Kentri Anggarina
Journal of Issues in Midwifery Volume 8 No 3 Tahun 2024
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2024.008.03.3

Abstract

Posyandu adalah unit pelayanan kesehatan masyarakat yang beroperasi di tingkat desa yang memiliki peran dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat setempat. Penilaian ibu balita tentang kualitas pelayanan di Posyandu menjadi indikator dari kepuasan mereka terhadap layanan yang diberikan, dan hal ini dapat menjadi salah satu faktor mereka membuat keputusan serta motivasi mereka untuk kembali mengunjungi Posyandu. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan hubungan kualitas pelayanan kesehatan Posyandu dengan frekuensi kunjungan ibu balita ke Posyandu dan kepuasan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik observasional dan menggunakan pendekatan cross sectional dengan besar sampel sebanyak 97 sampel yang diambil dengan teknik non probability sampling. Analisis dari data yang terkumpul menggunakan metode chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas pelayanan terhadap frekuensi kunjungan ibu balita di Posyandu dengan nilai p-value p<0,001 dan terdapat hubungan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan ibu balita di Posyandu dengan nilai p-value p<0,001. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan Posyandu terhadap frekuensi kunjungan dan kepuasan ibu balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Gondannlegi.
Leaflet Lebih Efektif Meningkatkan Pemahaman Penggunaan Pil Kontrasepsi Hormonal Kombinasi Dibandingkan Dengan Video Edukasi Pada Akseptor KB di Puskesmas Bareng Kota Malang Rahmana, Rahima Azzahra; Norahmawati, Eviana; Wati, Linda Ratna
Journal of Issues in Midwifery Volume 8 No 3 Tahun 2024
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2024.008.03.1

Abstract

ABSTRACT Background: Based on Badan Pusat Statistik Data (2022) total acceptors of hormonal contraceptive pills in Malang is up to 14.580 women. Hormonal contraceptive pills are a contraceptive method that has to be consumed per-oral daily to give an effective result. Hormonal contraceptive usage could increase estrogen exposure to acceptors’ body, this exposure on the long term (usage > 3 years) could increase the risk of breast cancer. Knowing this risk, it is exceedingly needed for the acceptors to be given an education about how to use the hormonal contraceptive pills correctly. Leaflets and educational videos are proven to be effective to increase someone’s knowledge quiet well. Aim: to determine the difference in effectiveness between educational leaflets and videos on the understanding level of the use of combined hormonal contraceptive pills among family planning acceptors at Puskesmas Bareng Malang City. Method: an experimental research using comparison group design using Wilcoxon Matched Pairs Test. Result: After being provided with educational leaflets, there was an increase in understanding. The significance value obtained was p < 0.001 < α = 0.05. Similarly, using educational videos yielded the same value of p < 0.001 < α = 0.05. The Wilcoxon Signed Rank Test value indicates that there are 12 respondent values from the educational video group that are lower than the values of the leaflet group, with a mean rank of 10.54 and a sum of ranks of 126.50. The Asymp. Sig. (2-tailed) is 0.017 < 0.05, suggesting a significant difference in the effectiveness of education delivery between leaflets and educational videos. The use of leaflet educational media is more effective than educational videos. Conclusion: giving health education while using leaflet and educational video as the media is proven to significantly increase someone’s knowledge, with leaflet is slightly more significant to increase someone’s knowledge. Keywords: Hormonal Contraceptive Pill, Health Education, Leaflet, Educational Video, Women ABSTRAK Latar Belakang: Data Badan Pusat Statistik pada tahun (2022) menunjukkan bahwa jumlah akseptor kontrasepsi hormonal pil pada Kota Malang adalah sebanyak 14.580 jiwa. Kontrasepsi hormonal pil merupakan kontrasepsi yang harus dikonsumsi rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil yang efektif mencegah kehamilan. Pemakaian kontrasepsi hormonal meningkatkan paparan hormon estrogen pada tubuh, hal ini menyebabkan pil kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Melihat risiko yang berbahaya ini, maka penting untuk diadakan edukasi cara tepat penggunaan pil kontrasepsi hormonal. Leaflet dan video edukasi dapat meningkatkan pengatahuan seseorang dengan baik. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui perbedaan efektivitas leaflet dan video edukasi terhadap tingkat pemahaman penggunaan pil kontrasepsi hormonal kombinasi pada akseptor KB di Puskesmas Bareng Kota Malang. Metode Penelitian: penelitian eksperimental menggunakan desain comparison group design diuji menggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test. Hasil Penilitian: terjadi peningkatan pemahaman setelah diberikan edukasi leaflet nilai signifikansi yang didapatkan adalah sebesar p value = <0.001 < α=0.05 dan menggunakan video edukasi mendapatkan nilai yang sama yaitu sebesar p value= < 0.001 < α=0.05. Nilai Wilcoxon Sign Ranked Test menunjukkan ada 12 nilai responden dari kelompok video edukasi yang lebih rendah dari nilai kelompok leaflet dengan nilai mean rank 10.54 dan sum of rank 126.50. Asymp. Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,017 < 0,05 dan dapat diartikan sebagai adanya perbedaan signifikansi pemberian edukasi menggunakan leaflet dan video edukasi, dengan penggunaan media edukasi leaflet lebih efektif dibandingkan dengan video edukasi. Kesimpulan: pemberian edukasi menggunakan leaflet dan video edukasi dapat meningkatkan pemahaman seseorang, leaflet sedikit lebih efektif dibandingkan video edukasi. Kata Kunci: Pil Kontrasepsi Hormonal, Sosialisasi Kesehatan, Leaflet, Video Edukasi, Wanita
Pengaruh Pijat Endorfin terhadap Tingkat Kecemasan Inpartu Kala I Fase Laten di Puskesmas Gesang Kabupaten Lumajang Mualimah, Sa'iratul; Retnaningsih, Reny; Purwati, Anik
Journal of Issues in Midwifery Volume 8 No 3 Tahun 2024
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2024.008.03.2

Abstract

Endorphin massage is known to help reduce anxiety in laboring mothers by stimulating the body’s natural pain-relief mechanisms. This study aims to assess the effectiveness of endorphin massage in reducing anxiety levels in mothers during the latent phase of labor (stage 1). The research focuses on determining the difference in anxiety levels before and after receiving the massage. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 30 mothers in the latent phase of labor at Puskesmas Gesang, selected through purposive sampling. Anxiety levels were measured using a validated anxiety scale before and after the 20-minute endorphin massage. The message targeted specific areas known to stimulate the release of endorphins, such as the shoulders and lower back. The results showed a significant reduction in anxiety levels following the endorphin massage intervention. The average anxiety score before the intervention was 7.5, which decreased to 4.0 after the massage (p < 0.05). This indicates that endorphin massage has a positive effect on reducing anxiety in mothers during the latent phase of labor. Endorphin massage is an effective method to alleviate anxiety in laboring mothers during the latent phase. The intervention provides a non-invasive, simple, low-cost option that can be easily implemented in primary healthcare settings. Endorphin massage should be incorporated into routine maternity care, especially during the early stages of labor, to promote maternal relaxation and potentially improve labor progression and outcomes. Keywords: Endorphin massage, maternal anxiety, latent phase labor, laboring mothers, anxiety reduction.
Evaluasi Tingkat Pelaksanaan Manajemen Praktik Kebidanan Berbasis Midwifery Led Care di Wilayah Kabupaten Malang Dewi, Mustika; Windari, Era Nurisa; Sari, Ningrum Paramita; Fatmawati, Fatmawati; Silvani, Yulia; Ulfah, Mega; Maharani, Afniari
Journal of Issues in Midwifery Volume 8 No 3 Tahun 2024
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2024.008.03.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pelaksanaan manajemen praktik kebidanan berbasis Midwifery Led Care (MLC) di Kabupaten Malang, yang berfokus pada empat aspek utama: partnership, women care, normality, dan continuity of care. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan dari 40 bidan di Kabupaten Malang yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur implementasi keempat aspek MLC. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mengidentifikasi pola pelaksanaan serta analisis inferensial untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas bidan telah menerapkan MLC dengan baik, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam penerapan continuity of care. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan manajemen praktik kebidanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Malang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5