cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
PENGARUH EDUTAINMENT TEKTEKSAR TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN BAHAYA ROKOK PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MI NASHRUL FAJAR SEMARANG Margiyati, Margiyati; Rahmanti, Ainnur; Maharani, Shania Nada
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.229

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan prevalensi usia pertama merokok kini tidak lagi di usia remaja, namun sudah masuk usia kanak-kanak. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi perilaku merokok pada anak adalah kurang mengetahui informasi kandungan rokok dan bahaya rokok. Edutainment Tekteksar (Teka Teki Silang Anti Rokok) merupakan salah satu bentuk penyuluhan kesehatan yang dapat dilakukan perawat sekolah dengan memadukan muatan pendidikan dan hiburan sehingga suasana penyuluhan menyenangkan sekaligus meningkatkan aspek kognitif anak usia sekolah tentang bahaya rokokTujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edutainment teksteksar terhadap tingkat pengetahuan tentang bahaya rokok pada anak usia sekolah di MI Nashrul Fajar Semarang.Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pretest posttest control group design. Jumlah sampel sebanyak 60 mahasiswa yang diambil dengan teknik simple random sampling dengan lottery technique  dan dibagi ke kelompok intervensi (n=30) dan kontrol (n=30).Hasil : Hasil uji wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna tingkat pengetahuan bahaya rokok antara ke dua kelompok dengan p=0,000.Kesimpulan dan saran : Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Edutainment Tekteksar berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan bahaya rokok pada anak usia sekolah sehingga metode edutainment ini direkomendasikan sebagai upaya preventif dan promotif dalam pencegahan perilaku merokok pada anak sekolah. Kata Kunci : edutainment tekteksar,  pengetahuan bahaya rokok, anak sekolah
RESIKO AKTIFITAS SEKSUAL PADA USIA MUDA TERHADAP HASIL DETEKSI DINI KANKER CERVIKS DI KABUPATEN TEMANGGUNG Pranoto, Heni Hirawati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.272

Abstract

ABSTRACT  Peningkatan kasus baru kanker serviks di Indonesia merupakan masalah kesehatan reproduksi yang penting untuk segera diatasi. Inspeksi Visual Asetat (IVA) merupakan upaya deteksi dini kanker serviks yang disarankan. Salah satu faktor resiko terjadinya kanker serviks adalah aktifitas seksual pada usia muda. Pada usia muda, saluran rahim belum sempurna sehingga belum siap untuk terjadinya kehamilan. Sel-sel di saluran vagina perempuan yang menikah terlalu muda bisa menjadi ganas yang mengakibatkan kanker saat melakukan aktivitas seksual dengan frekuensi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara aktifitas seksual pada usia muda dengan hasil deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Temanggung. Desain penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh wanita yang melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Temanggung Tahun 2017 sejumlah 3.341. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 348 yang diambil menggunakan tehnik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang berhubungan seksual pertama pada umur kurang dari 17 tahun cukup besar yaitu 141 ( 40,5%). Tidak ada hubungan antara usia pertama kali berhubungan seksual dengan hasil IVA positif  ( p value : 0,429). Wanita yang melakukan hubungan seksual pertama kurang dari 17 tahun maupun lebih memiliki resiko yang sama terjadinya kanker serviks.  Keyword : usia, IVA, kanker serviks.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI PADA SISWA KELAS 1-2 DI SDIT CAHAYA BANGSA KECAMATAN MIJEN Zulaika, Chusnul; Rochmayani, Dewi Sari
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.233

Abstract

Abstrak Gizi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kesehatan dan kesejahteraan manusia. gizi seseorang dikatakan baik apabila terdapat keseimbangan dan keserasian antara perkembangan fisik dan perkembangan mental orang tersebut. Tingkat status gizi optimal akan tercapai apabila kebutuhan zat gizi optimal terpenuhi,namun demikian perlu diketahui bahwa keadaan gizi seseorang dalam suatu masa bukan saja ditentukan oleh konsumsi zat gizi pada saat itu saja, tetapi lebih banyak ditentukan oleh konsumsi zat gizi pada masa lampau, bahkan jauh sebelum masa kanak-kanak memberi andil terhadap status gizi setelah dewasa.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk mengetahui analisis status gizi pada siswa di SDIT Cahaya Bangsa Kecamatan Mijen. Tujuan khususnya Mengetahui status gizi siswa di SDIT Cahaya Bangsa Kecamatan Mijen. Menganalisis pengaruh status gizi pada siswa di SDIT Cahaya Bangsa Kecamatan Mijen.Penelitian ini Metode penelitian menggunakan survei dengan teknik pengukuran antropometri dan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Sampel dipilih dengan menggunakan simple random sampling. Jumlah populasi ada 280 siswa, sampel ada 165 siswa. Analisa data dengan menggunakan analisis univariat dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui karakteristik, analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square dan analisis multivariat dengan menggunakan analisis regresi logistik. Kata kunci     : faktor-faktor yang mempengaruhi gizi, status gizi
ANALISIS ES KRIM HERBAL MELALUI SIFAT KIMIA (KADAR AIR, KADAR PROTEIN TERLARUT dan KADAR GULA TOTAL) dan SIFAT FISIK (UJI ORGANOLEPTIK) Permatasari, Dewi Gilang; Muslihah, Zunianingrum Varichatun; Handriyanti, Rika Putri; Saputri, Dalintang Ketut Dwi; Trisiana, Anita
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.273

Abstract

Abstrak Es Krim merupakan kuliner yang banyak digemari semua orang karena memiliki tekstur yang lembut dengan rasa manis menjadikan kombinasi sempurna. Dengan adanya komposisi yang berbahan dasar herbal seperti kunyit, jahe, temulawak dan kayu manis. Menjadikan produk Es Krim Herbal unik yang memberikan varian rasa rempah-rempah seperti jahe, kunyit dan temulawak. Perlu kita sadari bahwa rempah-rempah memiliki banyak manfaat bagi manusia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat kimia (kadar air, kadar protein terlarut dan kadar gula total) dan sifat fisik (warna, rasa dan tekstur) pada es krim herbal. Kadar air dalam es krim herbal diukur dengan menggunakan metode destilasi. Kadar protein terlarut dalam es krim herbal diukur dengan menggunakan metode lowry. Kadar gula total dalam es krim herbal menggukan metode nelson-somogyi. Rancangan penelitian menggunkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan ekstra dari rempah-rempah terdiri dari 3 taraf perilaku (P1 jahe, P2 kunyit dan P3 temulawak). Setiap taraf perlakuan diulang sebanyak 2 kali ulangan, sehingga terdapat 6 satuan percobaan. Setiap satu percobaan memiliki berat total 350 gr. Variabel pengamatan pada penelitian ini adalah sifat kimia terdiri dari kadar air (P1 : 69,50%, P2 : 69,34%, P3 : 69 %). Kadar protein terlarut (P3 : 8,93%, P2 : 8,13%, P1 : 6,34%,) dan kadar gula total (P2 : 12,73%, P3 : 9,79%, P1 : 6,46%). Sifat fisik dengan melakukan uji organoleptik dengan pengujian 10 paneis menghasilkan warna (P1 : putih pucat, P2 : kuning pucat, P3 : kuning pucat). Rasa (P1 : manis, P2 : manis, P3 : manis). Tekstur (P1 : lembut, P2 : lembut, P3 : lembut). Pengujian dengan 10 panelis terdiri (P1 : 4 sangat enak, P3 : 3 enak, P2 : 3 tidak enak). Dari 10 panelis yang paling dominan sangat enak karen keseimbangan rasa rempah-rempah, tekstur lembut dan manis.Berdasarkan hasil penelitian es krim herbal telah  diuji secara kimia dan fisik sehingga aman dikonsumsi bagi masayarakt. Kata Kunci: Es Krim, Herbal, Sifat Kimia dan Sifat Fisik Abstract Ice cream is the most favourite froozen food among many people, because it has a smooth texture and a plenty sweet taste so it can produce a perfectly combine. Some herbs such as turmeric, ginger, cinammon, and curcuma are not only for medicine. Those can be proven by ES KRIM HERBAL, a very unique ice cream with a spices composition and will provide all of the consumers with a herbs variant taste. We need to know that spices have lots of benefits to our life. To analyzie the chemical properties ( water content, dissolves protein content, the total of sugar content) and the phsycal properties ( color, taste, texture) within the Es Krim Herbal, are the purpose of this study. The water content inside of Es Krim Herbal is measured by destilising methods. Dissolves protein content is measured by lowry methods. And  the total of sugar content is quintified by nelson-somogyi methods.The design of this study using a Fully Randomized Design by adding an extra treatment of spices, consist of 3 levels behavior (P1 ginger, P2 turmeric, and P3 curcuma). Every levels of treatment is repeated in 2 times, so it has 6 samples per units. The total weight of each samples is 350 gr. The observation variables in this study were chemical properties consist of water content (P1 : 69.50%, P2 : 69.34%, P3 : 69%). Dissolved protein levels (P3 : 8.93%, P2 : 8.13%,  P1: 6.34%,) and total of sugar content (P2 : 12.73%, P3 : 9.79%, P1 : 8.25%). Phsycal properties by organoleptik test with 10 panelists producing a color (P1 : pale white, P2 : pale yellow, P3 : pale yellow). Taste ( P1 : sweet, P2 : sweet, P3 : sweet). Texture (P1 : smooth, P2 : smooth, P3 : smooth). Observating with 10 panelists consist of (P1 : 4 very good, P3 : 3 good, P2 : 3 not good). From the 10 panelists, a 'very good' taste is dominant in this case, because the stability between the spices's taste, smooth texture, and sweet's taste.Based on the study that have been tested by chemical and phsycal, with the result that Es Krim Herbal is safe for public consumption. Keywords: Ice Cream, Herbs, The Chemical Properties and The Phsycal Properties
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK PERMATA CERIA BANGSA KOTA SEMARANG Sulistyowati, Indah; Cahyaningsih, Oktaviani; Alfiani, Novita
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.235

Abstract

Kemandirian pada anak berawal dari keluarga serta dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Di dalam keluarga, orang tualah yang berperan dalam mengasuh, membimbing dan membantu mengarahkan anak untuk menjadi mandiri. Masa anak-anak merupakan masa yang paling penting dalam proses perkembangan kemandirian, maka pemahaman dan kesempatan yang diberikan orang tua kepada anak-anaknya dalam meningkatkan kemandirian sangatlah krusial. Meskipun dunia sekolah juga turut berperan dalam memberikan kesempatan kepada anak untuk mandiri, keluarga tetap merupakan pilar utama dan pertama dalam pembentukan kemandirian anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengetahui Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Pra Sekolah Di Taman Kanak-Kanak Permata Ceria Bangsa Kota Semarang.Jenis penelitian ini adalah observasional dengan metode penelitian survei analitik yaitu survey atau penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia pra sekolah yang ada di TK Permata Ceria Bangsa Kota Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua semua anak usia pra sekolah yang ada di TK Permata Ceria Bangsa Kota Semarang sejumlah 53 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa hubungan 2 variabel menggunakan uji Chi-Square.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki pola asuh yang kurang yaitu sebanyak 30 orang (56.6%) dan sebagian besar anak memiliki kemandirian yang kurang yaitu sejumlah 30 responden (56.6%). Dari hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi Square mengenai Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Pra Sekolah Di Taman Kanak-Kanak Permata Ceria Bangsa Kota Semarang diperoleh nilai ρ value = 0, 25 > 0,05. maka dikatakan Ha ditolak yang artinya tidak ada pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Pra Sekolah Di Taman Kanak-Kanak Permata Ceria Bangsa Kota Semarang. Saran yang dapat diberikan untuk pengembangan penelitian ini adalah Orang tua tidak hanya memberikan kebebasan berinisiatif tetapi juga bisa membantu mengembangkannya agar anak bisa berlatih tanggung jawab karena anak pada usia prasekolah jika tidak dilatih tanggung jawab akan tetap tergantung pada orang lain dan tidak dapat mandiri. Dan diharapkan Orang tua perlu mengajarkan kemandirian sedini mungkin sesuai dengan kemampuan anak. Kata kunci : pola asuh, kemandirian
EFEKTIVITAS LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN AR-RISALAH KABUPATEN CIAMIS Heryani, Heni; Kusumawaty, Jajuk; Gunawan, Asep; Samrotul, Dede
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.237

Abstract

Kanker Payudara merupakan kanker tertinggi untuk perempuan. Program Utama mendeteksi kanker Payudara adalah dengan melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). SADARI merupakan metode termudah, tercepat, termurah dan sederhana yang dapat mendeteksi secara dini kelainan pada payudara. Leaflet adalah salah satu media pendidikan kesehatan yang bisa digunakan untuk menyampaikan informasi tentang SADARI. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Leaflet terhadap peningkatan keterampilan tentang SADARI pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Ar-Risalah. Metode penelitain ini pre eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Sampel pada penelitian ini adalah remaja putri di Pondok Pesantren Ar-Risalah dengan jumlah 76 orang.Teknik analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p value 0,000 maka disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dengan menggunakan Leaflet sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan tentang SADARI pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Ar-Risalah Kabupaten Ciamis. Diharapkan remaja putri mampu mengaplikasikan SADARI secara rutin sehingga dapat mendeteksi sejak dini kanker payudara, dan Petugas Kesehatan menggunakan Media Leaflet dalam memberikan informasi tentang cara pemeriksaan payudara sendiri pada Remaja putri.
PENGARUH PELATIHAN PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH TERHADAP MAYA INDEX PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI MAJALENGKA Kurniawan, Wawan; Hijriani, Hera
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.271

Abstract

ABSTRAK  Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus Dengue dapat menyebabkan kematian. Pencegahan DBD yang dianggap paling tepat adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengendalian vektor Demam Berdarah pada siswa sekolah dasar terhadap Maya Index di Majalengka. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment (pretest-posttest control group design). Sebanyak 4 sekolah terpilih sebagai kelompok intervensi dan 4 sekolah lainnya sebagai kontrol. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV-VI yang terdiri dari 171 siswa pada kelompok intervensi dan 163 pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah formulir pemantauan jentik berkala. Hasil: Jumlah rumah dengan kategori Maya Index tinggi berkurang dari 27,5% menjadi 9,4%. Terjadi penurunan angka BRI kategori tinggi pada kelompok intervensi dari 20,5% menjadi 1,8%. Pada kelompok kontrol tidak terjadi penurunan angka BRI kategori tinggi (22,1%), sebaliknya terjadi penurunan kategori rendah dari 34,4% menjadi 3,7%. Tidak terjadi penurunan angka HRI pada kelompok intervensi maupun kontrol. Kesimpulan: Pelatihan pengendalian vektor Demam Berdarah dapat menurunkan nilai BRI dan Maya Index, tetapi tidak berpengaruh terhadap nilai HRI. Tidak adanya perubahan nilai HRI menunjukkan bahwa kebersihan dan sanitasi lingkungan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap probabilitas kejadian demam berdarah. Kata Kunci : Demam Berdarah, Maya Index, pelatihan, pengendalian vektor   ABSTRACT Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) caused by Dengue virus could cause death. The most appropriate prevention of Dengue is eradication of mosquito nests (PSN). This study aims to determine the effect of Dengue vector control training on elementary students towards Maya Index in Majalengka. Method: This study used quasi-experimental design (pretest-posttest control group design). A total of 4 schools were selected as intervention groups and 4 other schools as controls. The subjects were students in grades IV-VI consisting of 171 students in the intervention group and 163 in the control group. The instrument used was periodic larva monitoring form. Results: The number of houses with a high Maya Index category in the intervention group decreased from 27.5% to 9.4%. There was a decrease in the high BRI category in the intervention group from 20.5% to 1.8%. In the control group, there was no decrease in the high BRI category (22.1%), on the contrary, there was a decrease in the low category from 34.4% to 3.7%. There was no decrease in HRI rates both of intervention or control groups. Conclusion: Dengue Fever vector control training could decrease the value of BRI and Maya Index, but does not affect the value of HRI. The absence of changes in HRI  indicate that environmental hygiene and sanitation are factors that influence the probability of dengue fever occurrence. Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Maya Index, training, vector control

Page 1 of 1 | Total Record : 7