Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH TERHADAP MAYA INDEX PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI MAJALENGKA Kurniawan, Wawan; Hijriani, Hera
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i1.271

Abstract

ABSTRAK  Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus Dengue dapat menyebabkan kematian. Pencegahan DBD yang dianggap paling tepat adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengendalian vektor Demam Berdarah pada siswa sekolah dasar terhadap Maya Index di Majalengka. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment (pretest-posttest control group design). Sebanyak 4 sekolah terpilih sebagai kelompok intervensi dan 4 sekolah lainnya sebagai kontrol. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV-VI yang terdiri dari 171 siswa pada kelompok intervensi dan 163 pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah formulir pemantauan jentik berkala. Hasil: Jumlah rumah dengan kategori Maya Index tinggi berkurang dari 27,5% menjadi 9,4%. Terjadi penurunan angka BRI kategori tinggi pada kelompok intervensi dari 20,5% menjadi 1,8%. Pada kelompok kontrol tidak terjadi penurunan angka BRI kategori tinggi (22,1%), sebaliknya terjadi penurunan kategori rendah dari 34,4% menjadi 3,7%. Tidak terjadi penurunan angka HRI pada kelompok intervensi maupun kontrol. Kesimpulan: Pelatihan pengendalian vektor Demam Berdarah dapat menurunkan nilai BRI dan Maya Index, tetapi tidak berpengaruh terhadap nilai HRI. Tidak adanya perubahan nilai HRI menunjukkan bahwa kebersihan dan sanitasi lingkungan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap probabilitas kejadian demam berdarah. Kata Kunci : Demam Berdarah, Maya Index, pelatihan, pengendalian vektor   ABSTRACT Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) caused by Dengue virus could cause death. The most appropriate prevention of Dengue is eradication of mosquito nests (PSN). This study aims to determine the effect of Dengue vector control training on elementary students towards Maya Index in Majalengka. Method: This study used quasi-experimental design (pretest-posttest control group design). A total of 4 schools were selected as intervention groups and 4 other schools as controls. The subjects were students in grades IV-VI consisting of 171 students in the intervention group and 163 in the control group. The instrument used was periodic larva monitoring form. Results: The number of houses with a high Maya Index category in the intervention group decreased from 27.5% to 9.4%. There was a decrease in the high BRI category in the intervention group from 20.5% to 1.8%. In the control group, there was no decrease in the high BRI category (22.1%), on the contrary, there was a decrease in the low category from 34.4% to 3.7%. There was no decrease in HRI rates both of intervention or control groups. Conclusion: Dengue Fever vector control training could decrease the value of BRI and Maya Index, but does not affect the value of HRI. The absence of changes in HRI  indicate that environmental hygiene and sanitation are factors that influence the probability of dengue fever occurrence. Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Maya Index, training, vector control
PENGETAHUAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) PADA ANAK DENGAN DIARE DI RUMAH SAKIT UMUM KELAS B KABUPATEN SUBANG Hera Hijriani; Aat Agustini; Atih Karnila
Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 5 (2020): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v1i5.51

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia mencapai 71,92, angka ini meningkat sebesar 0,53 poin atau tumbuh sebesar 0,74 persen dibandingkan tahun 2018. Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia angka kesakitan diare untuk semua golongan umur adalah sekitar 120-360 per 1000 penduduk(12%-36%). Tujuan penelitian ini yaitu hubungan pengetahuan ibu tentang perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada anak di ruang Anggrek Rumah Sakit Umum Kelas B Kabupaten Subang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden, pengambilan data dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data berupa data primer. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan kategori baik (57,1%). Angka kejadian diare berada pada kategori diare tanpa dehidrasi (56%). Analisis Bivariat (Chi Square) variabel pengetahuan dengan kejadian diare p.Value = 0,000 (p.Value
Hubungan Motivasi Dengan Self Care Management Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Majalengka Handriana, Idris; Hijriani, Hera
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.318 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i10.1705

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit metabolik yang bersifat kronik karena adanya gangguan pada sisitem endokrin di organ pankreas sehingga tidak mampu menghasilkan insulin yang berfungsi untuk mengatur gula darah di dalam tubuh sehingga sel-sel dalam tubuh tidak terpenuhi glukosa. Motivasi merupakan suatu dorongan yang berasal dari dalam diri maupun luar diri seseorang dengan bertindak atau melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Self care management merupakan suatu tindakan yang dilakukan secara mandiri oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan dalam mengatur fungsi dan perkembangan individu tersebut. Tujuan dalam Penelitian ingin mengetahui hubungan motivasi dengan self care management pada pasien diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Majalengka. Jenis analisa yang digunakan adalah kerelasional, sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis data didapatkan nilai p-value = 0.000 < 0.05. Dari hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan motivasi dengan self care management pada pasien diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Majalengka
Correlation between Psychological Distress and Coping Mechanism Strategy among Health Workers with Confirmed COVID-19 Ruri Yuni Astari; Hera Hijriani; Lia Natalia
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 7, No 1 (2022): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.973 KB) | DOI: 10.24990/injec.v7i1.448

Abstract

Introduction: The COVID-19 pandemic has become a serious problem in the world of health that attacks the wider community or globally and has an impact in the form of psychological disorders among health workers as the forefront in the management of COVID-19; it is necessary for health workers with confirmed COVID-19 to have a coping mechanism strategy to overcome the problem of psychological distress. This study aims to determine the correlation between psychological distress and coping mechanism strategy among health workers with confirmed COVID-19.Methods: The quantitative descriptive method with a cross sectional approach was applied in this study which was conducted on June 3–July 2, 2021 and involved 129 health workers with confirmed COVID-19 in Majalengka District who were selected by incidental sampling technique. Data were collected through DASS-21 and BRIEF COPE questionnaires. Data analysis used frequency distribution, pearson correlation and multiple regression.Results: Based on this study, the highest score was obtained for the category of psychological distress (anxiety) is 43%, the coping mechanism strategy among health workers with confirmed COVID-19 was problem-focused coping by 2.95 and there was a significant correlation between psychological distress and coping mechanism strategy among health workers with confirmed COVID-19.Conclusions: Research result there was a significant correlation between psychological distress and coping mechanism strategys among health workers with confirmed COVID-19. Multidisciplinary interventions to deal with psychological problems in health workers are required to minimize the level of anxiety and stress they face.
Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III Dengan Anemia Di Desa Heuleut Leuwimunding Kabupaten Majalengka Wahyuni, Sri; Setyowati, Rahayu; Wianti, Arni; Agustini, Aat; Hijriani, Hera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 9 (2023): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i9.415

Abstract

Anemia berdampak buruk pada peningkatan kematian ibu dan bayi. Selain itu, anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan perdarahan sebelum dan pada saat melahirkan, keguguran, kelahiran bayi prematur dan Berat Bayi Lahir Rendah, Cara mengatasi kekurangan zat besi pada tubuh dengan cara mengkonsumsi 60-120 mg Fe per hari dan meningkatkan asupan makanan sumber Fe. Pemberian tablet Fe yang tidak rutin kurang cukup meningkatkan kadar hemoglobin. Salah satu jenis kacang-kacangan yang mengandung zat besi tinggi adalah kacang hijau. Biji kacang hijau yang telah direbus atau diolah dan kemudian dikonsumsi mempunyai daya cerna yang tinggi dan rendah daya flatulensi nya. Sebaliknya pada ibu hamil yang diberikan tambahan sari kacang hijau terdapat peningkatan kadar Hb. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian sari kacang hijau terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil dan mengajarkan ibu hamil untuk rutin mengkonsumsi sari kacang hijau. Metode yang digunakan adalah ersifat quasi eksperimen berupa one group pre test, post test design. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya Hb pada ibu hamil trimester III setelah rutin mengkonsumsi sari kacang hijau selama 2 minggu.
Terapi Kelompok Terapeutik untuk Mengkaji Tahapan Perkembangan Anak Usia Sekolah Wahyuni, Sri; Suharno, Suharno; Hijriani, Hera; Heni, Heni; Hadinata, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 5 (2024): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i5.989

Abstract

Anak usia sekolah adalah anak usia 6-12 tahun yang merupakan cikal bakal generasi masa depan bangsa, sehingga diperlukan ketahanan dan   kesehatan   mental   yang   optimal   supaya anak   produktif   sesuai   dengan fase perkembangannya. Jika hal tersebut tidak dilakukan maka akan mengalami gangguan perkembangan  psikososial.  Saat  ini  masih  banyak  keluarga  di  komunitas  yang  belum memahami  mengenai  cara  menstimulasi  perkembangan anak  usia  sekolah pada  beberapa jenis  perkembangan  seperti motorik,  kognitif  dan bahasa,  emosi  dan  kepribadian, moral dan  spiritual,  serta  psikososial.  Tujuan  dari  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  untuk menstimulasi  anak  usia  sekolah sesuai dengan tahapan tumbuh kembangnya secara  optimal melalui pendekatan terapi  kelompok  terapeutik  (TKT) usia  anak  sekolah.  Kegiatan  pengabdian kepada  masyarakat  ini menggunakan  metode  pelaksanaan  terdiri  dari  tiga  tahap adalah tahap persiapan, pelaksaanaan tindakan  TKT yang  terdiri  dari  lima  (5)  sesi dan  evaluasi. Hasil    kegiatan    ini    menunjukkan mayoritas peserta terjadi peningkatan    tingkat perkembangan dengan  baik pada anak  usia  sekolah  setelah  dilakukan  TKT. Oleh  karena itu,  terapi  kelompok  terapeutik  direkomendasikan sebagai  promosi untuk  menstimulasi perkembangan secara optimal yang mempengaruhi pada kesehatan jiwa anak usiasekolah pada tatanan pelayanan kesehatan jiwa di masyarakat terutama di sekolah.
Pemberian Air Rebusan Daun Salam Untuk Menurunan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Arthritis Kelurahan Cijati Munjul Kabupaten Majalengka Agustini, Aat; Kurniawan, Wawan; Hijriani, Hera; Wahyuni, Sri; Rahmawari, Lia Reka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1431

Abstract

Pada artritis gout, peningkatan kadar asam urat darah disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium di berbagai jaringan tubuh, yang menyebabkan peradangan sendi. Di antara banyak potensi risiko kesehatan yang terkait dengan peningkatan kadar asam urat adalah gangguan fungsi ginjal, termasuk sekresi asam urat yang berlebihan atau penurunan fungsi ginjal. Daun salam merupakan salah satu alternatif obat untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah karena kandungan tanin, flavonoid, dan minyak atsiri yang dikandungnya. Jika Anda sedang mencari alternatif pengobatan, Anda bisa mencoba meminum 200 ml air panas dengan daun salam terlebih dahulu di pagi hari dan sebelum tidur. Ini akan membantu meringankan rasa sakit yang mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Layanan ini bertujuan untuk mengetahui apakah pasien gout arthritis dapat menurunkan kadar asam uratnya dengan meminum air panas infus daun salam. Desain quasi eksperimen penelitian ini didasarkan pada desain one-group pre-test-post-test dengan metode purposive sampling. Rata-rata kadar asam urat sebelum ibadah dimulai adalah 7.293 mg/dl, namun turun menjadi 5.280 mg/dl setelah mendapat air hangat dengan daun salam.
Pengaruh Psychoeducational Parenting terhadap Kecemasan Orangtua yang Mempunyai Anak Penyandang Thalassemia Mayor Hera Hijriani
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.44 KB) | DOI: 10.31539/jks.v2i1.395

Abstract

This study aims to study the effect of psychoeducational parenting on the anxiety of parents who have children with thalassemia major. This type of research is a quasi-experimental study using an interpretest and posttest with control group design approach. The results showed that there was an influence of psychoeducational parenting on the anxiety of parents who have children with thalassemia major (p value 0.006). Conclusion, there is the influence of psychoeducational parenting on the anxiety of parents who have children with thalassemia major. There is no influence of age, education, occupation, family income, and the presence of children with thalassemia in the family on the anxiety of parents who have children with thalassemia major. Keywords: Anxiety, Psychoeducational Parenting, Thalassemia
Edukasi Hand Hygiene Untuk Peningkatan Kemampuan Mencuci Tangan Pada Anak Sekolah Dasar (SD) Negeri Mekarwangi Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka Hijriani, Hera; Agustini, Aat; Kurniawan, Wawan; Wahyuni, Sri; Nuramalia, Nita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2572

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) terbukti mampu menurunkan kejadian diare hingga 47%. Namun, perilaku CTPS di Indonesia masih rendah, khususnya pada anak usia sekolah dasar, di mana hanya 16,4% yang melakukan CTPS dengan benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mencuci tangan pada siswa kelas I dan II di SDN Mekarwangi, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka melalui pemberian edukasi kesehatan tentang hand hygiene. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan diberikan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya mencuci tangan yang benar. Kegiatan ini merekomendasikan agar sekolah menyediakan fasilitas CTPS yang memadai, memberikan informasi tentang CTPS secara rutin, serta menerapkan metode simulasi dalam pembelajaran kebersihan diri.
Skrining Kesehatan Mental Usia Dewasa Awal Pada Mahasiswa Universitas YPIB Majalengka Sebagai Tindakan Pencegahan Gangguan Mental Wahyuni, Sri; Suharno, Suharno; Wianti, Arni; Hijriani, Hera; Heni, Heni; Setyowati, Rahayu; Hadinata, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.373

Abstract

Isu kesehatan mental beberapa tahun belakangan ini cukup populer dibahas khususnya yang menimpa Generasi Z atau anak kelahiran tahun 1997-2012. Mirisnya, Gen-Z ini adalah generasi yang diprediksi akan menjadi calon pemimpin Indonesia Emas pada 2045 mendatang. Permasalahan mental health ini pastinya harus segera diatasi karena mempunyai pengaruh besar pada  perkembangan kondisi sosial dan ekonomi baik di masyarakat sekitar dan negara ini pada umumnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeteksi dini gangguan mental pada remaja dan dewasa awal.  Metode pelaksanaan yaitu melakukan suvey pendahuluan untuk melihat kondisi di kampus universitas YPIB Majalengka, melakukan skrinning kesehatan jiwa dan sosialisasi tentang pencegahan masalah kesehatan jiwa. Setelah melakukan skrinning responden diberikan Pendidikan kesehatan tentang cara mengatasi kecemasan dan depresi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu responden berjumlah 50 dengan 66% mengalami gejala distres psikologis yang ringan, 16% mengalami gejala distres psikologis yang tinggi (perlu diwaspadai), dan sebanyak 18% yang tidak menunjukkan gejala distres psikologis. Dengan jumlah partisipan 80% adalah berjenis kelamin Perempuan dan 20% berjenis kelamin laki – laki dengan usia berada pada rentang usia dewasa awal. Kegiatan ini dapat menjadi suatu acuan bagi pihak Puskesmas dan kader kesehatan jiwa untuk berkolaborasi selanjutnya dalam melakukan promosi kesehatan khususnya masalah kesehatan jiwa pada semua rentang usia.