cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 158 Documents
HUBUNGAN DURASI WAKTU BERMAIN GAME ONLINE DENGAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE PADA SISWA SMK NEGERI 2 SURAKARTA Anjayani, Safitri; Susilowati, Tri; Prajayanti, Eska Dwi; Mursudarinah, Mursudarinah
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i2.361

Abstract

Latar Belakang; Perkembangan teknologi saat ini telah mengalami berbagai kemajuan yang sangat pesat. Salah satu aspek perkembangan teknologi yakni munculnya game online yang di gemari oleh anak sekolah, remaja hingga dewasa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pew Research Center tentang game 97 % (umur 12 sampai 17 tahun) dari para remaja bermain games (99 % merupakan remaja pria). Pada kecepatan dan pemakaian berlebihan bermain game online sering terjadi seorang gamers yang lupa diri atau terlalu mengejar level up pada game online itu sendiri, sehingga menyebabkan para gamers yang lupa mandi, lupa makan, lupa pulang kerumah jika bermain game. Tujuan; Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara durasi waktu bermain game online dengan praktik personal hygiene. Metode; Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil; Sebagian besar siswa SMK Negeri 2 Surakarta durasi waktu bermain game online. 14 jam/minggu atau termasuk kategori cukup yaitu sebanyak 61 siswa (65,6%). Sebagian besar siswa SMK Negeri 2 Surakarta dalam praktik personal hygiene kurang baik yaitu sebanyak 67 siswa (72%), sedangkan sisanya yaitu sebanyak 26 siswa (28%). Hasil uji Chi Square diperoleh p-value sebesar < 0,001 < 0,05 maka Ho ditolak sehingga menerima Ha, artinya terdapat hubungan durasi waktu bermain game online dengan praktik personal hygiene siswa SMK Negeri 2 Surakarta. Kesimpulan; Terdapat hubungan durasi waktu bermain game online dengan praktik personal hygiene pada siswa SMK Negeri 2 Surakarta.Kata Kunci: durasi waktu bermain, game online, praktik personal hygiene.
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELUHAN PENDENGARAN PADA PEKERJA PANDE BESI DI DESA MOJO KECAMATAN ANDONG KABUPATEN BOYOLALI Permatasari, Ulfa; Sari, Irma Mustika; Purwaningsih, Wahyu; Mursudarinah, Mursudarinah; Siswanto, Siswanto
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i2.363

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Perkembangan teknologi dibidang industri, telah berhasil menciptakan berbagai produk mesin yang dalam proses pembuatannya seringkali menghasilkan polusi suara bising di tempat kerja. Pada tahun 2000 terdapat 250 juta penduduk dunia yang menderita gangguan pendengaran, 75-140 juta di antaranya terdapat di Asia Tenggara. Tujuan ; Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan pendengaran pada pekerja pande besi di Desa Mojo Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali. Metode Penelitian ; Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil ; Hasil penelitian ini diperoleh dari 32 responden diketahui bahwa mayoritas yang mengalami keluhan pendengaran berdasarkan usia yaitu berusia >40 tahun (90.6%), keseluruhan berjenis kelamin laki-laki (100%), kebisingan seimbang antara >NAB dengan <NAB (50%), riwayat merokok yaitu mayoritas perokok berat (90.6%), mayoritas tidak mengkonsumsi obat-obatan (68.8%), mayoritas tidak mengalami penyakit (93.8%). Kesimpulan ;  Pekerja pande besi mayoritas berusia lebih dari 40 tahun, keseluruhan berjenis kelamin laki-laki, kebisingan seimbang antara lebih dari NAB dengan kurang dari NAB, mayoritas tidak mengkonsumsi obat-obatan, mayoritas tidak mengalami penyakit.Kata Kunci                           : keluhan pendengaran, pande besi                 ABSTRACTBackground of the study: Technological developments in the field of industry, has successfully created a wide range of products machines in the manufacturing process often results in the emergence of noise pollution or noise in the workplace. In 2000 there were 250 million of the world population suffer from hearing loss, where there are 75-140 million of them in Southeast Asia.Purpose ;To determine the factors that affect hearing complaints in workers Mojo blacksmith in the village of Andong District of Boyolali. Research methods ; This research uses a descriptive method. Results; The results of this study were obtained from 32 respondents note that the majority who had complaints of hearing by age are aged> 40 years (90.6%), the overall sex male (100%), noise is balanced between the> NAB with <NAV (50%), smoking history that the majority of smokers (90.6%), the majority are not taking medication (68.8%), the majority did not have the disease (93.8%). conclusion; Workers blacksmith majority over the age of 40 years, the entire male gender, noise balanced between more than NAB with less than NAB, the majority do not consume drugs, the majority do not have the disease.Keywords             : grievance hearing, blacksmith
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Dengan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada WUS di Puskesmas Tlogosari Wetan Semarang Cahyaningsih, Oktaviani; Sulistyowati, Indah; Alfiani, Novita
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i2.366

Abstract

ABSTRAK Hingga saat ini kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak di negara berkembang. Angka kejadian penyakit ini rendah pada wanita berumur dibawah 25 tahun, namun insidens meningkat pada wanita berumur 35 sampai 40 tahun dan mencapai titik maksimum pada usia 50-an. Kanker serviks menempati urutan ke-2 sebagai penyakit yang sering menyerang wanita terutama di negara berkembang. Menurut WHO  terdapat 460.000 kasus baru diseluruh dunia dimana sebanyak 75% berada di negara berkembang, sehingga dalam 10 tahun mendatang diperkirakan 9 juta orang akan meninggal setiap tahun akibat kanker. Tujuan  Penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks Di Wilayah Kerja Puskesmas Tlogosari Wetan Kecamatan Pedurungan Kota Semarang.Penelitian ini termasuk dalam penelitian explanatory research dengan jumlah sample 67 WUS. Hasil Penelitian ini adalah  ada hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan dan perilaku deteksi dini kanker serviks dimana ρ ρ = 0,003 < 0,05 dan ada hubungan yang signifikan antara variabel sikap dan perilaku deteksi dini kanker serviks dimana ρ = 0,011 < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan ada hubungan antara  pengetahuan dan  sikap WUS dengan deteksi dini kanker serviks. Dengan demikian diperlukan modivikasi dalam memberikan penyuluhan seperti  penggunaan leaflet, lembar balik dan video kesehatan dalam rangka untuk meningkatkan partisipasi WUS untuk melakukan  deteksi dini untuk mencegah kanker serviks.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap dan PerilakuABSTRACT         Until now cervical cancer is the leading cause of death in developing countries. The incidence of this disease is low in women under the age of 25, but the incidence increases in women aged 35 to 40 years and reaches a maximum at 50. Cervical cancer ranks second as a disease that often attacks women, especially in developing countries. According to WHO there are 460,000 new cases worldwide where as many as 75% are in developing countries, so that in the next 10 years an estimated 9 million people will die each year from cancer.                    The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge and attitudes towards early cervical cancer detection behavior of Early Detection of Cervical Cancer in Fertile Age Women in Tlogosari Pedurungan Semarang. This study was included in the explanatory research with a sample of 67 WUS. The results of this study are that there is a significant relationship between variables of knowledge and behavior of early detection of cervical cancer where ρ ρ = 0.003 <0.05 and there is a significant relationship between attitude variables and early detection behavior of cervical cancer where ρ = 0.011 <0.05 thus it can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitudes of WUS with early detection of cervical cancer. Thus modification is needed in providing counseling such as the use of leaflets, leaflets and health videos in order to increase the participation of WUS to conduct early detection to prevent cervical cancer. Keywords: Knowledge, Attitudes and Behavior
PENGARUH PELVIC ROCKING EXERCISES MENGGUNAKAN BIRTHING BALL PADA IBU BERSALIN KALA I TERHADAP KEMAJUAN DAN LAMA PERSALINAN jamila, fidatul
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v12i1.391

Abstract

Angka mortalitas dan mordibitas pada ibu hamil, ibu bersalian dan ibu nifas yang cukup tinggi masih menjadi permasalahan besar terutama bagi negara berkembang seperti di Indonesia. Pada ibu dengan persalinan lama, beresiko terjadi perdarahan karena atoni uterus, laserasi jalan lahir, infeksi, kelelahan dan syok, sementara pada bayi terjadi peningkatan angka kematian, penurunan skor APGAR, trauma dan infeksi. Insiden persalinan lama dapat diminimalkan dengan latihan fisik dan persiapan psikologis. Pelvic Rocking Exercises (PRE) adalah latihan untuk menguatkan pinggang dan panggul. Penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain post test only control group. Responden adalah 36 ibu inpartu dengan usia kehamilan 36 – 40 minggu dibagi dalam 2 kelompok perlakuan dengan PRE dan kelompok kontrol. PRE sangat efektif dalam memperpendek waktu kemajuan persalinan kala I fase aktif dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,026 < α 0.0.  PRE juga efektif dalam memperpendek lama persalinan kala II dengan nilai Sig.(2-tailed) 0.005 < α 0.05 dengan. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa PRE efektif memperpendek waktu kemajuan persalinan kala I dan lama persalinan kala II persalinan pada primigravida.
Tingkat Kecemasan Radiografer Dalam Memberikan Pelayanan Radiologi Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal Sulistyowati, Indah; Utami, Lucky Restyanti Wahyu
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v12i2.409

Abstract

Salah satu tenaga kesehatan yang berperan sebagai garda terdepan dalam wabah Covid-19 adalah radiografer, yaitu dengan melakukan pemeriksaan penunjang radiologi. Pemeriksaan radiologi yang digunakan untuk menunjang diagnosa corona virus disease 2019 diantaranya adalah pemeriksaan foto thorax dan CT scan thorax. Faktor psikologis yang dialami oleh tenaga kesehatan disaat pandemi corona virus disease 2019 memunculkan kecemasan mengenai kesehatan diri sendiri dan keluarga. Dampak kecemasan yang dialami oleh tenaga kesehatan dapat berpotensi mengganggu bahkan sampai mematikan pelayanan kesehatan dan akan mempengaruhi penanganan pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Tingkat Kecemasan Radiografer Dalam Memberikan Pelayanan Radiologi Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan tujuan untuk mendiskripsikan atau menggambarakan fakta-fakta mengenai populasi secara sistematis, dan akurat. Populasi dalam penelitian ini adalah semua radiografer di Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal. Sampel dalam penelitian ini adalah semua radiografer di Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal sejumlah 4 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner Zung-Self Anxiety Rating Scale (ZSAS). Analisa data menggunakan analisis univariat yang menghasilkan distribusi dan persentase dari tiap variabel. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa seluruh responden tidak ada kecemasan dalam memberikan pelayanan radiologi pada masa pandemi Covid-19 yaitu sebanyak 4 orang (100%). Saran yang dapat diberikan adalah perlunya dukungan dari berbagai pihak baik pimpinan, keluarga dan sesama tenaga kesehatan tak terkecuali diri sendiri untuk dapat mengurangi tingkat kecemasan radiografer sebagai salah satu garda terdepan dalam mengahadapi wabah Covid 19. Kata kunci : tingkat kecemasan, pelayanan radiologi, covid-19
GAMBARAN KEBIASAAAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI, MINUMAN RINGAN, AKTIFITAS FISIK DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA D3 KEPERAWATAN UNIVERSITAS NGUDI WALUYO Mustain, Mukhamad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v12i1.387

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi membawa perubahan pada gaya hidup masyarakat khususnya pola makan. Remaja cenderung memiliki pola makan yang tidak teratur. Kebiasaan konsumsi makanan cepat saji, minuman ringan dan rendahnya aktifitas akan berdampak pada peningkatan berat badan dan berujung masalah kegemukan. Mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo. Meski sudah mendapatkan bekal makanan dari asrama, tidak jarang ada mahasiswa yang masih jajan di luar sekitar asrama. Penelitian menggambarkan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji, minuman ringan, aktifitas fisik dan status gizi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian didapatkan didapatkan sebagian besar mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo didominasi oleh perempuan dan mayoritas mahasiswa memiliki status gizi yang normal. Tidak ada mahasiswa yang tidak pernah mengkonsumsi makanan cepat saji dan minuman ringan. Jenis konsumsi makanan cepat saji yang sering (3-5 kali seminggu) dikonsumsi oleh mahasiswa adalah gorengan sebesar 46.2% disusul konsumsi bakso/cilok sebesar 38.5%, dan aktifitas fisik mahasiswa sebagian besar masuk kategori aktifitas ringan. Kata kunci: Makanan cepat saji, Minuman ringan, status gizi, aktifitas fisik
PEMETAAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGAYU TAHUN 2016-2018 Lukya yan pratama, Arga; wulandari, fitria
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v12i2.411

Abstract

Based on a preliminary survey at the Karangayu Primary Health Center, the number of pulmonary tuberculosis cases is increasing every year. This study aims to map and describe pulmonary tuberculosis by kelurahan, gender, and age group This study is a descriptive research, data collection by reviewing documents and records the data needed. The research object is all data of pulmonary tuberculosis patients in Karangayu Primary Health Center in 2016-2018. Based on research, the majority of patients with pulmonary tuberculosis located in Karangayu village, men and women have the same potential to get pulmonary TB, most patients included in the adolescent and adult age groups. Whereas based on the region, Based on the kelurahan, The number of TB sufferers in Kelurahan Bojong Salaman was more evenly distributed, in Kelurahan Salaman Mloyo TB cases incidence were found in 2017 and the number of TB sufferers in Kelurahan Cabean was lower than the other kelurahan. Areas with high population density are at risk of transmission. All age groups have the possibility of exposure to diseases, especially the adult age groups who have high mobility. Pulmonary tuberculosis disease control and prevention programs should continue
RANCANG BANGUN ALAT KALIBRASI SPHYGMOMANOMETER Nugroho, Agung Satrio; Viridianti, Vivi Vira; Azi, Amanda
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jitk.v12i2.410

Abstract

Peralatan kesehatan pada umumnya membutuhkan tingkat akurasi yang baik, sehingga perlu dilakukan kalibrasi. Salah satunya adalah alat sphygmomanometer yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Alat kalibrasi yang telah ada digunakan dengan membandingkan nilai tekanan raksa dengan nilai tekanan alat menggunakan pandangan mata. Cara ini berpotensi terjadi kesalahan pembacaan. Dari masalah tersebut, dibuatlah sebuah modifikasi alat sphygmomanometer yang dapat mengurangi kesalahan pembacaan tekanan. Alat ini digunakan dengan cara menekan tombol untuk menyimpan tekanan hasil kalibrasi, sementara pengguna hanya perlu melihat skala tekanan pada sphygmomanometer raksa. Alat ini menggunakan sensor tekanan MPX5500DP dengan jangkauan tekanan 0 – 500 kPa. Output sensor diolah menggunakan mikrokontroler Atmega328 dan hasil pengukuran tekanan disimpan di dalam EEPROM. Hasil tersebut dipanggil kembali dan ditampilkan pada LCD Selain itu alat ini mampu menghitung kebocoran tensimeter dan menampilkan kondisi tensimeter ”layak” atau “tidak layak”. Untuk mengetahui akurasi alat kalibrator ini dilakukan pengujian di PT. Sinergi Indocal Sejahtera. Metode yang dilakukan adalah mengukur tekanan shygmomanometer air raksa menggunakan alat kalibrasi yang telah dibuat dan FLUKE DPM4 yang dilakukan secara bersamaan. Dari hasil perbandingan didapatkan hasil selisih pengukuran terhadap alat kalibrasi maksimal 0,5 mmHg, nilai tersebut masih di bawah nilai toleransi sebesar 1 mmHg. Persentase rata rata error pembacaan tekanan terhadap alat kalibrasi sebesar 0,3 %. Kata kunci : tekanan, kalibrasi, sphygmomanometer, kebocoran, akurasi.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT PUCANG SAWIT TENTANG KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI PUCANG SAWIT Noorratri, Erika Dewi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v12i1.389

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia secara geografis terletak pada wilayah yang rawan terhadap bencana alam. Banjir rmerupakan peristiwa yang terjadi akibat kondisi tata air dan lahan yang kurang baik dan tingginya curah hujan pada bagian hulu dan tengah suatu daerah aliran sungai. Kota Solo merupakan kota yang di kelilingi sungai-sungai, letak geografis kota Solo sangat rentan terhadap banjir. Pengetahuan yang di miliki masyarakat biasanya dapat mempengaruhi sikap dan kepedulian untuk siap dan siaga dalam menghadapi bencana. Tujuan: Mengetahui Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Pucang Sawit tentang Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Pucang Sawit. Metode: Penelitian menggunakan metode diskriptif, tehnik pengambilan data dengan stratified random sampling, sampel 87 responden, instrument penelitian ini adalah   kuesioner. Hasil: Hasil analisis univariat diketahui bahwa dari 87 kepala keluarga di Kelurahan Pucang Sawit gambaran tingkat pengetahuannya 86,2% dalam kategori baik, 2,3% dalam kategori cukup, 11,5% dalam kategori kurang. Gambaran sikap masyarakatnya 98,9% positif dan 1,1% negatif. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan masyarakat tentang kesiapsiagaan kepala keluarga di Kelurahan Pucang Sawit mayoritas dalam kategori baik. Sikap masyarakat tentang kesiapsiagaan kepala keluarga di Kelurahan Pucang Sawit mayoritas dalam kategori positif.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Banjir, Kesiapsiagaan.                    ABSTRACTBackground: The territory of unitary State of the the Republic of Indonesia is geographically located in areas prone to natural disasters. Flooding is an event that occurs due to poor conditions of water and land and high rainfall in the upstream and middle of a river basin. Solo city is surrounded by river, the geographical location is very vulnerble to flooding. Commuuity Knowledge can ussually influence attitudes and concerns to be preparred to face disasters. Objectives: To know the knowledge and attitude of the people in the Pucang Sawit flood disaster preparedness in there. Methods: Detailed research, data retrieval techniques with stratified random sampling, sampling of 100 respondents, research instrument questionnaire. Results: Univariate analysis results are known that from 87 family heads in the Pucang Sawit village Overview of the knowledge level of 86,2% in good category, 2,3% is enough, 11,5% in the less category. The overview of the community attitude is 98,9% positive and 1,1% negative. Conclusion: the level of public knowledge about the preparedness of head of family in the Pucang Sawit Village majority in good category. The public attitude about the preparedness of the head of the family in the Pucang Sawit village majority in the positive category.of Kata Kunci: Knowledge, attitude, flood, preparedness.
Evaluasi Exposure Index terhadap Faktor Eksposi dengan Metode 15% kVp Rule Of Thumb Pada Pemeriksaan Radiografi Kepala Proyeksi AP Irsal, Muhammad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v12i2.414

Abstract

Pemanfaatan Computed Radiography (CR) membuat Radiografer menjadi kurang memperhatikan dalam pemilihan faktor eksposi. Sehingga sering terjadi eksposi berlebihan (overexposure) yang membuat pasien menerima dosis radiasi berlebih dan eksposi kurang (underexposure) yang akan menimbulkan noise walaupun sudah dilakukan post-processing. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai faktor eksposi yang optimum pada pemeriksaan radiografi kepala dengan menggunakan metode 15% kVp Rule of Thumb. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi pada bulan Maret – Mei 2020, menggunakan metode kuantitatif eksperimental dan observasi terhadap nilai dosis paparan dan kualitas citra pada penggunaan faktor eksposi dengan metode 15% kVp Rule of Thumb : 42 kV 128 mAs, 50 kV 64 mAs, 60 kV 32 mAs, 72 kV 16 mAs, 82 kV 8 mAs, 94 kV 4 mAs, 108 kV 2 mAs menggunakan phantom pada pemeriksaan radiografi kepala proyeksi AP. Hasil penelitian Variasi faktor eksposi metode 15% kVp Rule of Thumb pada pemeriksaan kepala proyeksi AP mempengaruhi nilai sensitivity, dosis paparan, dan kualitas citra, dimana nilai sensitivity yang direkomendasikan memiliki nilai noise paling rendah pada sampel 60 kV 32 mAs dan 72 kV 16 mAs. Pengaturan faktor eksposi yang optimum dapat menggunakan nilai rentang kV sebesar 60 – 72 dan mAs dalam rentang 16 – 32 yang menghasilkan nilai sensitivity dalam kategori properly exposed dengan nilai dosis dan noise dalam jumlah minimal pada pemeriksaan radiografi kepala proyeksi AP.