cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 158 Documents
PERSEPSI DOKTER TERHADAP TUNTUTAN HUKUM Iswandari, Hargianti Dini
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.927 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v8i1.184

Abstract

Pada saat aturan baru diberlakukan, tidak otomatis dipersepsi positif oleh para dokter, bahkan bisa dinilai sebagai ancaman karena dianggap membelenggu kebebasan keilmuannya dan bisa menimbulkan konflik dalam melaksanakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,Penelitian ini dilakukan untuk menggali pemahaman dan persepsi dokter terhadap Pasal 66 ayat (3) UU No 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran yang telah ditolak oleh Mahkamah Konstitusi pada akhir tahun 2014. Dalam kajiannya, penelitian kualitatif yang didukung kuantitatif ini menggunakan metode induktif dalam grounded theory, permasalahan dibahas dengan paradigma konstruktivisme.Hasilnya: dokter sadar bahwa profesi kesehatan rentan terhadap tuntutan dan perlu adanya perlindungan hukum bagi dokter.Saran:Dokter harus mengeliminir pendapat bahwa dengan memperdalam ilmu kedokteran, menjamin bersangkutan akan terhindar dari berbuat salah maupun sengketa medis.Dokter harus sadar bahwa sebaik apapun kewajibannya telah dilaksanakan, ketidak puasan dan tuntutan pasien sangat mungkin terjadi. Tuntutan kepada dokter dapat diajukan dalam ranah etika, ranah disiplin serta ranah hukum.Perlu ditumbuh kembangkan keinginan dokter untuk mempelajari hukum, perlu memahami kedudukannya di mata hukum untuk menghindarkan diri bermasalah dengan hukum nantinya.Kata kunci: Persepsi, pelayanan kesehatan, konflik.?Doctors perceptions against legal claimsWhen a new rule is introduced, doctors may not accept it in positive way. They may instead perceive the rule as threat binding their will to search deeper knowledge, and it may raise conflicts when the medical services are being implemented to the community.????????????????????????????????????????????????????????????????????????This research is to seek the understandings and the doctor?s perceptions on clause 66 ayat (3) UU No 29 Tahun 2004 concerning medical practices opposed by Mahkamah Konstitusi (Constitutional Court of the RI) at the end of 2014.In the analysis, qualitative as well as quantitative research using inductive methodology in grounded theory, cases are discussed with constructive paradigm.The result was, the doctors acknowledged that the medical profession is very crucial against claims of which law protections are needed.Suggestions:Doctors should not assume that going deeper in to the medical practices, will guarantee and release oneself from medical claim against such profession.Doctors should assume that unsatisfatory level of patients on medical treatment may waive all the best efforts done by the doctors. The claims against the doctors may happen in the case of Ethics, disciplines and legal.It is good to promote the idea that the doctors shall equip themselves with legal knowledge, to understand the legal standings of their profession, to dealt with the lawKeywords: Perception, medical services, conflict.
GAMBARAN PENINGKATAN STRATA POSYANDU RW XII KELURAHAN KALIPANCUR KECAMATAN NGALIYAN SEMARANG E, Ambar Dwi; Yati, Rina; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.107 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i1.66

Abstract

Posyandu adalah suatu wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat dari Keluarga Berencana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga berencana yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini.Tujuan posyandu adalah Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu ( ibu Hamil, melahirkan dan nifas). Karena dalam kegiatan posyandu dapat ditemukan kejadian ? kejadian luar biasa yang berkontribusi terhadap? kesakitan dan akhirnya angka kematian.Cakuan kehadiran peserta posyandu RW XII Kelurahan Kalipancur masih rendah yaitu 28 ? 35 % dan belum ada program tambahan posyandu sehingga dapat dikatakan strata posyandu di RX II Kelurahan Kalipancur masih dikatakan Pratama.Untuk meningkatkan strata strata posyandu di RW XII Kelurahan Kalipancur dari pratama menjadi Madya dengan cara meningkatkan cakupan kedatangan peserta posyandu balita di RW XII Kelurahan Kalipancur dan melatih kader tentang program tambahan posyandu yang disepakati.Kata Kunci: Posyandu, stara
SISTEM TELEMEDIKA BERBASIS ICT DALAM PENGELOLAAN MASALAH KESEHATAN KOMUNITAS Suhadi, Suhadi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.376 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v2i1.34

Abstract

Penyampaian pelayanan-kesehatan melalui jarak jauh bidang kesehatan dan keperawatan ?merupakan salah satu alternative pelayanan kesehatan masyarakat yang? perlu dikembangkan pada era globalisasi saat ini. Penggunaan telemedika bersifat multidisiplin, menerapkan teknologi elektronika, komputer, telekomunikasi, serta instrumentasi, untuk transfer informasikedokteran dari satu tempat ke tempat lain dalam membantu ?pelaksanaan prosedur kesehatan. Pengamatan terhadap perkembangan telemedika di seluruh dunia menunjukkan bahwa aplikasinya untuk kesehatan masyarakat lebih berpengaruh pada negara berkembang, namun tingkat kegagalannya ?cukup konsisten dalam akseptabilitas dan keberlangsungannya sebagai akibat ?kekurang-siapan organisasi kesehatan untuk menerima perubahan serta faktor lain yang sejak semula tidak mendukung keberlangsungannya. Pengembangan ???konsep sistem telemedika masyarakat berbasis ICT yang mengutamakan efektifitas, akseptabilitas dan keberlangsungan dari penerapan sistem secara nyata masih perlu dipikirkan dengan aplikasi yang sederhana. Sistem yang dikembangkan dirancang dengan menggunakan teknologi yang sesuai, tersedia dan secara teknis maupun ekonomis dapat dioperasikan secara swadaya. Aplikasi disesuaikan dengan kebutuhan nyata pengguna serta dirancang seefektif dan semudah mungkin untuk meningkatkan akseptabilitas penerapan sistem. ????Sistem Telemedika Masyarakat berbasis ICT ?dapat digunakan untuk? memonitor Status Penyakit & Penanggulangan Wabah, ??untuk Manajemen penanggulangan TBC penyakit-penyakit yang berbasis di komunitas. Sistem telemedika masyarakat untukpelayanan antenatal, mobile telemedicine system with multiple telecommunication link,? Teleopthalmology,dan Disaster Telemedicine System (e-Health Kiosk for Aceh).
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA YANG IBU BEKERJA DENGAN TINGKAT STRES SISWA KELAS 1 DI MADRASAH ALIYAH NAHDHATUS-SUBBAN SAYUNG DEMAK Nasihah, Lailatul; Rohana, Nana; Retnaningsih, Dwi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.032 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v6i1.107

Abstract

Siswa yang mendapat dukungan atau dorongan akan merasa diperlukan, dicintai, dihargai,dan ditolong oleh sumber-sumber dukungan. Dukungan tersebut seperti hubungan motivasi belajar siswa yang ibu bekerja dengan tingkat stres. Pada ibu bekerja di luar rumah tidak dapat meluangkan waktu bagi anaknya untuk memberikan dorongan belajar, sehingga kontrol dalam memberikan motivasi belajar anak berkurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi belajar siswa yang ibu bekerja dengan tingkat stres siswa kelas 1 di madrasah aliyah nahdhatus- subban sayung demak. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian non experimental dengan rancangan desktiptif korelasi. Rancangan penelitian menggunakan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah siswa sebanyak 113 orang dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan rumus uji Chi Square. Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh bahwa 17,7% responden mengalami motivasi belajar siswa yang ibu bekerja rendah, 45,1% responden mengalami motivasi belajar siswa yang ibu bekerja tinggi. Sebanyak 12,4% responden memiliki tingkat stres ringan, 41,6% responden memiliki tingkat stres berat. Analisa hasil penelitian menggunakan uji chi-square (X ) sebesar 15,067 dengan p value = 0,004 (p <0, 05). Ada hubungan motivasi belajar siswa yang ibu bekerja dengan tingkat stres siswa kelas 1 di Madrasah Aliyah Nahdhatus-subban Sayung Demak.?Kata Kunci : motivasi belajar, siswa yang ibu bekerja, tingkat stres.
Pemodelan Aliran Pembuluh Darah Carotid : Aplikasi Perangkat Lunak FreeFem++ Rahmat, Basuki
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.117 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v8i2.57

Abstract

Objek studi ini dilakukan bertujuan untuk membuat sebuah simulasi pola aliran darah pada pembuluh carotid dengan kasus carotid normal, carotid stenosis 40 %, dan carotid stenosis 60 % menggunakan program perangkat lunak FreeFem++ dua dimensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancang bangun pemodelan dalam perangkat lunak FreeFem++ yang disesuaikan atau mendekati semirip mungkin dengan kondisi pembuluh darah carotid. Pada tahap awal terlebih dahulu dibuat mesh untuk pola percabangan sesuai dengan pola dan diameter pembuluh carotid, kemudian dibuat mesh pembuluh carotid normal, selanjutnya dibuat mesh carotid stenosis dengan penyumbatan pembuluh 40% dan pembuatan mesh pembuluh darah carotid stenosis dengan penyumbatan pembuluh 60%. Buildmesh yang telah dibuat kemudian dibuat program simulasinya dengan iterasi sebesar 15 kali. Hasil aktivasi pada simulasi pola aliran dengan iterasi 15 kali daidapat hasil bahwa pada pembuluh carotid normal pola aliran yang didapat berupa pola aliran yang laminar dan nilai tekanan berbanding lurus dengan lebar pembuluh. Pola aliran pada carotid stenosis dengan penyumbatan sebesar 40% memiliki pola aliran yang tidak laminar, ada sedikit pola aliran yang turbulence dan terjadi perubahan nilai tekanan pada external? carotid dan internal carotid. Pola aliran pada carotid stenosis dengan penyumbatan sebesar 60% memiliki pola aliran yang tidak laminar dan ada pola aliran turbulence serta terjadi pergantian aliran dari pembuluh externalcarotid ke pembuluh internalcarotid.Hasil penelitian tadi menunjukan bahwa program FreeFem++ dapat digunakan untuk membuat simulasi pola aliran pada pembuluh darah carotid dengan kasus carotid stenosis.Kata Kunci: Carotid Stenosis,FreeFem++, external? carotid,internal carotidThe Modeling of Blood Vessel Flow : The Application of FreeFem++ SoftwareThe objective of this research is to make the simulation of carotid blood vessel?s flow pattern with the case : normal carotid, 40% stenosis carotid, and 60% stenosis carotid using the two dimension of FreeFem++software program. The methodology is using the modeling of FreeFem++ software that is almost same with the carotid blood vessel condition. The mesh is created to the branch pattern is the first step, then the normal carotid vessel mesh is created. The stenosis carotid mesh with 40% clogging and the manufacture of stenosis carotid mesh with 60% blood vessel clogging. The simulation program of Buildmesh have been created needs to be produced with 15 times iteration. The processes above stated that the normal carotid vessel?s flow pattern is laminar and the pressure is directly proportional to the vessel wide. The stenosis carotid pattern with 40% clogging have no any laminar, just a little bit turbulence flow pattern and there is some pressure changing in the external and internal carotid.
CAKUPAN ASI EKSKLUSIF SERTA FAKTOR DETERMINANNYA (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang) Sari Rochmayani, Dewi; Sulistyowati, Indah
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.128 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.25

Abstract

ASI eksklusif terbukti secara signifikan dapat menurunkan risiko terjadinya masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Bahkan telah terbukti bahwa ASI ekslusif mempunyai efek kesehatan yang bersifat ?long term effect?.? Namun sayangnya, cakupan ASI Ekslusif belumlah sesuai dengan harapan. Secara nasional cakupan ASI Ekslusif baru mencapai 60%. Studi pendahuluan terhadap bidan praktik swasta di wilayah kerja Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang tahun 2008 menunjukkan cakupan ASI Eksklusif baru mencapai 46 %.Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Sebagai populasi sasaran? adalah seluruh bayi yang dilahirkan di seluruh bidan praktek swasta di wilayah kerja puskesmas Ngaliyan Kota Semarang. Sampel diambil sejumlah 45 bayi. Data primer diperoleh melalui wawancara. Adapun data sekunder diperoleh melalui review dokumen yang terkait dengan variabel penelitian. Adapun instrumen penelitian berupa kuesioner.? Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari beberapa variabel yang diteliti. Analisis bivariat dilakukan untuk menguji hubungan antara variabel bebas dan terikat.Hasil penelitian menunjukkan praktek pemberian ASI secara ekslusif berhubungan dengan? variabel pengetahuan ibu tentang ASI (p=0,001), sikap ibu terhadap pemberian ASI (p=0,002), pekerjaan ibu (p=0,003), dan penyuluhan tentang ASI (p=0,002). Adapun variabel yang tidak berhubungan dengan praktek pemberian ASI ekslusif adalah tingkat pendidikan ibu (p=0,502), dukungan suami ibu (p=0,197), dan iklan susu formula? (p=1) .Mengingat adanya faktor predisposing yang terbukti berkaitan dengan praktik pemberian ASI ekslusif, yaitu pengetahuan dan sikap ibu, maka disarankan agar upaya komunikasi dan edukasi (KIE) gizi tentang ASI lebih ditingkatkan untuk memperbaiki pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI eklsusif. Selanjutnya agar KIE dapat berjalan dengan baik, maka disarankan? agar petugas kesehatan termasuk kader lebih berperan aktif sejak ibu memeriksakan kehamilannya sampai bayi lahir untuk mendukung ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.?Kata Kunci? : ASI eksklusif, faktor determinan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PENDAMPINGAN PERSALINAN OLEH SUAMI PADA IBU PRIMIPARA DI DESA PROTOMULYO, KALIWUNGU SELATAN Siwi, R. T
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.649 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v4i1.80

Abstract

Persalinan adalah peristiwa fisiologis normal, ibu pekerja akan merasa nyaman dan puas dalam fisik, emosional, dan psikologis ketika dalam proses persalinan didampingi oleh keluarga dekat, terutama suaminya. Tapi fakta di Indonesia masih terjadi masalah gender dalam kesetaraan di kedua akses ke informasi dan peran yang masih gagasan bahwa kesehatan reproduksi adalah urusan perempuan. Selama ini, suami mentoring dalam proses persalinan terlihat tidak biasa dan kadang-kadang suami tidak ingin tahu bagaimana istri penderitaan yang sedang berjuang dengan berisiko dalam menghadapi persalinan.Tujuan penelitian ini mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan dengan membantu tenaga kerja oleh suami pada ibu primipara di Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan 2011. Metode penelitian: Jenis penelitian survei adalah analitis, dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode accidental sampling.Hasil: uji statistik dengan menggunakan uji fisher tepat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan bantuan tenaga kerja oleh suami pada ibu primipara di Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan 2011 dengan hasil r = 0.004 < 0.05. simpulan dari penelitian ini adalah Ada hubungan pengetahuan dengan iringan tenaga kerja oleh suami pada ibu primipara di Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan.
PELATIHAN PENINGKATAN PENGETAHUAN, KETRAMPILAN DAN KESADARAN IBU DAN KADER DALAM MEMBINA TUMBUH KEMBANG BALITANYA MELALUI BKB (BINA KELUARGA BALITA) DI RW IX DAN RW X DI KEL MANYARAN SEMARANG Sukesi, Niken; Kurniawati, Desi Rina; Puspitasari, Emilia
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.364 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v5i2.98

Abstract

Bina Keluarga Balita adalah kegiatan yang mengelola tentang pembinaan tumbuh kembang anak mengenai pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur yang dilaksanakan oleh kader berada diwilayah RW. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya peningkatan pengetahun, ketrampilan dan kesadaran ibu dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan sosial, emosional serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi dengan antara ibu atau anggota keluarga lainnya dengan anak. Populasi kegiatan ini adalah kader BKB di RW IX dan X di kelurahan Manyaran. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi cara pengasuhan anak dengan melibatkan peran serta aktif dari orang tua balita. Hasilnya bahwa pengetahuan dan ketrampilan kader dalam memberikan penyuluhan kepada ibu tepat dan pengetahuan ibu terkait pola asuh balitanya meningkat. Kesimpulan kader dan ibu dapat memahami pentingnya pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur.?Katakunci: kader, ibu, balita, pola asuh
SISTEM INFORMASI PENCATATAN ALAT KESEHATAN UNTUK MENDUKUNG TUGAS ELEKTROMEDIS DALAM PENGELOLAAN ALAT MEDIK Yono, Mul; Yanto, Supri; Nugroho, Agung Satrio
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.626 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v9i2.188

Abstract

Pengelolaan peralatan alat medik yang dilakukan oleh tenaga elektromedis dilakukan secara manual dengan mengisi dalam formulir yang dibantu software pengolah kata dan atau spreadsheet. Proses manual yang dilakukan ini ada kendalanya yaitu sulit dan lama? mengetahui informasi berkaitan pengelolaan alat medik, padahal informasi ini sangat dibutuhkan mengingat terbatasnya tenaga elektromedis di rumah sakit bila dibandingkan dengan jumlah alat medik yang harus dikelola. Diperlukan tool atau alat yang bisa berupa pembuatan sistem informasi. Pertama disiapkan desain basis data kemudian pemodelan sistem informasinya dibuat dengan? Enterprise Architect dari use case digram, actifity digram dan sequen diagramnya. Dilanjutkan pembuatan sistem informasinya dengan bahasa pemprograman PHP dengan basis data Mysql.Setelah dilakukan pengujian didapatkan hasil bahwa sistem informasi yang dibuat dapat menyajikan informasi secara realtime pengelolaan alat medik yang meliputi informasi inventaris alat beserta kondisinya serta rekam jejak alat dengan cepat.Kata Kunci: pencatatan alat elektromedik, sistem informasiINFORMATION SYSTEM OF MEDICAL TOOLS LISTING TO SUPPORT THE ELECTROMEDICAL COMPETITION IN THE LISTING AND CARING OF MEDICAL TOOLSThere are two kind of standard competition related the management of medical tools in the standard competition of Electromedical graduation DIII, those are, they are able to list the electromedical tools and care planning of the tools. It needs the qualified tools to manufacture the information system in order to achieve the standard competition. The first is preparing the design as a data base then modeling information system is made by Enterprise Architect from use case diagram, activity diagam and sequen diagram. It will be continued by manufacturing the information system by using language program PHP with Mysql data base. After having the test, it can be conclude that the information system serves the information in form recapitulation, and the record of needed medical tools in listing and caring process of the medical tools.Key Words : Listing of electromedical tools, information system?
Factors Influencing Disobedience of Diet at The Patient of Diebets Melitus at The Hospital Roemani Semarang (Study : Phenomenology) Retnaningsih, Dwi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.152 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i1.16

Abstract

Hasil penelitian terbaru melaporkan, DM bukan semata-mata disebabkan faktor keturunan seperti yang diperkirakan sebelumnya oleh banyak orang tetapi DM juga dipengaruhi oleh kebiasaan hidup dan lingkungan.Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara, ternyata beberapa pasien yang menderita DM mengalami kesulitan dalam menjalankan diet sampai saat ini, belum ada obat yang mampu menyembuhkan penyakit DM. Empat langkah pengelolaan diabetes yang disepatai para ahli adalah edukasi, perencanaan makan, latihan jasmani, dan intervensi farmakologis. Dari komponen yang paling sering menimbulkan masalah pada pasien DM adalah ketaatan diet atau pengaturan makan. Tetapi, kenyataannya penderita DM banyak yang tidak memperhatikan diet makanannya.Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan sulitnya pasien DM yang dirawat di Rumah Sakit Roemani Semarang dalam menjalani diet DM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi fenomenologi. Pelaksanaan penelitian menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Setelah penelitian dilakukan, diperoleh hasil faktor-faktor yang menyebabkan ketidaktaatan diet pada pasien DM di Rumah Sakit Roemani Semarang adalah faktor kebosanan, faktor perasaan, faktor pengetahuan, faktor lingkungan dan faktor kebiasaan dan gaya hidup.?Kata Kunci: Diabetes Melitus, Diet DM, Budaya-Kultural, Sosial-ekonomi,???? Psikologis-Emosional, Hormonal.

Page 2 of 16 | Total Record : 158