cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 158 Documents
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA SISWA DALAM MENGHADAPI PENGUMUMAN HASIL UJIAN AKHIR NASIONAL DI SMA KARTIKA III BANYUBIRU KAB. SEMARANG Mustain, Mukhamad; Sari, Wulan; Ismiriyam, Fiktina Fivri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.584 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v9i1.210

Abstract

Kecemasan merupakan masalah yang umum dan sering dihadapi oleh individu terutama oleh remaja. Reaksi ini sering dialami oleh remaja khususnya siswa kelas XII ketika menghadapi pengumuman hasil Ujian Akhir Nasional. Kurangnya pengetahuan dan sedikitnya cara yang diketahui oleh siswa untuk mengatasi masalah kecemasan dapat menimbulkan dampak negative seperti kepanikan, tidur tidak nyenyak, marah dan menurunnya konsentrasi belajar. Salah satu cara mengatasi kecemasan adalah dengan melakukan senam otak. Senam otak berisi gerakan tangan dan kaki yang sangat dinamis ditambah dengan pengaturan pernafasan. Gerakan senam otak akan merangsang neurocortex dan saraf parasimpatik sehingga memacu pengeluaran hormone adrenalin sehingga membantu neurunkan kecamasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi senam otak terhadap kecemasan pada siswa dalam menghadapi pengumuman ujian akhir nasional dari kecemasan ringan hingga sedang. Penelitian menggunakan metode quasieksperimental dimana peneliti memberikan perlakukan pada kelompok intervensi dan terdapat kelompok pembanding. Desain penelitian dengan mengujicobakan senam otak pada kelompok intervensi dan nafas dalam pada kelompok control. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII dengan jumlah sampel sebanyak 114 yang terbagi dalam 2 kelompok. Pengumpulan data dilakukan? dengan pengukuran nilai TMAS.? Analisa data menggunakan Wilcoxon dan didapatkan nilai signifikansi (0.000) dimana lebih kecil dari nilai ? (0.05).Kesimpulan terdapat pengaruh senam otak terhadap penurunan tingkat kecemasan siswa kelas XII menghadapi pengumuman hasil ujian akhir sekolah di SMA Kartika, Banyubiru.Kata Kunci: senam otak, kecemasan, pengumuman hasil ujian akhir sekolahAnxiety is a common problem and is often faced by individuals, especially by teenagers. This reaction is often experienced by adolescents, especially students of class XII when facing the announcement of the results of the National Final Examination. Lack of knowledge and at least the ways that students know to deal with anxiety problems can have negative effects such as panic, insomnia, anger and decreased concentration of learning. One way to overcome anxiety is to do brain exercises. Brain gymnastics contain very dynamic hand and foot movements coupled with breathing arrangements. Brain movement will stimulate the neurocortex and parasympathetic nerves so that it stimulates the release of adrenal hormones so that it helps reduce anxiety. This study aims to determine the effect of brain exercise therapy on anxiety in students in the face of announcements of national final exams from mild to moderate anxiety. The study used a quasiexperimental method in which the researchers treated the intervention group and there was a comparison group. Research design by testing brain exercise in the intervention group and deep breathing in the control group. The population in this study were class XII students with a total sample of 114 divided into 2 groups. Data collection is done by measuring TMAS values. Data analysis using Wilcoxon and obtained a significance value (0,000) which is smaller than the value of ? (0.05).Conclusion there is the influence of brain gymnastics on the decrease in anxiety level of class XII students when facing the announcement of the final school examination results at SMA Kartika, Banyubiru.Keywords: brain exercise, anxiety, announcement of final school exam results
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE AKUT DEHIDRASI RINGAN/ SEDANG DAN DEHIDRASI BERAT PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI RSUD TUGUREJO SEMARANG WIDYANINGSIH, TRI SAKTI
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.37 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kejadian diare akut dehidrasi ringan/ sedang dan dehidrasi berat pada anak usia 6-24 bulan di RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 135 responden. Hasil penelitian menemukan faktor yang berhubungan dengan kejadian diare akut adalah status gizi (p=0,031), kebersihan tangan dan kuku (p=0,000), pendidikan ibu (p=0,009), pengetahuan ibu (p=0,02), kebiasaan ibu mencuci tangan sebelum memberi makan anak (p=0,012), penggunaan sumber air bersih (p=0,004), jarak jamban dengan septitank (p=0,014) dan penghasilan keluarga (p=0,001). Faktor risiko yang paling dominan terhadap kejadian diare akut yaitu imunisasi campak, pendidikan ibu dan penggunaan sumber air bersih.?Kata kunci :? faktor risiko, diare akut dehidrasi, anak usia 6-24 bulan
PENGUJIAN KOLIMATOR MENGGUNAKAN METODE KAWAT “L” PADA PESAWAT HITACHI TIPE ZU-L3TY DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT PERMATA MEDIKA SEMARANG Utami, Asih Puji; Suraningsih, Nanik; Andriani, Intan
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.248 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v5i1.91

Abstract

Telah dilakukan pengujian kolimator menggunakan metode kawat ?L? yang belum pernah dilakukan uji fungsi ulang pada pesawat Hitachi Tipe ZU-L3TY di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Permata Medika Semarang. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian luas lapangan cahaya kolimator dengan luas lapangan berkas sinar-X.Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan eksperimental. Pengujian kesesuaian luas lapangan cahaya kolimator dengan luas lapangan berkas sinar-X dilakukan pada pesawat Hitachi ZU-L3TY di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Permata Medika Semarang menggunakan metode kawat ?L? dilakukan dengan menggunakan FFD 100 cm dengan luas lapangan cahaya ukuran luas yang lebih kecil dari pada luas kaset. Data dan hasil pengujian ditabulasi, kemudian dianalisa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian luas lapangan cahaya kolimator dengan luas lapangan berkas sinar-X pada pesawat Hitachi ZU-L3TY menunjukkan bahwa ada pergeseran sebesar 2,33% dan penyempitan luas lapangan sebesar 0,66%. Ketidaksesuaian rata-rata terjadi pada sumbu horisontal (x1 + x2) pada pengujian 1, 2, 3 adalah 2,33 cm dengan persentase 2,33%, sedangkan pada sumbu vertikal (y1 + y2) adalah 0,66 cm dengan persentase 0,66%. Penyimpangan yang terjadi pada FFD 100 cm lebih dari 1 mm atau sudah melewati batas toleransi 1% dari FFD.?Kata kunci : Kolimator, Kesesuaian, Kawat ?L?
Review Literatur: Mengkaji Pengaruh Pemberian Jahe Terhadap Penurunan Nyeri Desminore Pada Remaja meiranny, arum; Wardani, M.A. Wulanda
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.916 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v10i2.220

Abstract

Pendahuluan: Dismenorea dapat dialami oleh setiap wanita yang sedang dalam masa menstruasi. Remaja adalah kelompok usia yang rentan terhadap dismenorea. Menurut data analisis dari The National Health Examination Survey terdapat 20-90% prevalensi wanita yang mengeluh terjadinya dismenorea, 15% diantaranya sudah sampai mengakibatkan dismenorea berat dan terjadi pada wanita usia 12-17 tahun. Ada beberapa manajemen nyeri untuk mengatasi dismenorea, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi rebusan jahe. Metode: Literatur mancanegara ditelusuri melalui sarana media elektronik dengan penuntun kata kunci. Artikel terseleksi sejumlah 4, yang masing-masing mewakili satu pengaruh jahe terhadap penurunan nyeri disminorea dan memberi informasi yang bervariatif. Hasil : Adanya perbedaan tingkat nyeri menstruasi pada responden dengan pemberian perlakuan yang sama, dapat disebabkan oleh perbedaan persepsi responden terhadap nyeri dan upaya penghilang nyeri. Pembahasan : Salah satu cara nonfarmakologi yang dapat diberikan untuk penanganan nyeri yaitu dengan pemberian jahe untuk dikonsumsi. Beberapa komponen kimia jahe  seperti gingerol, shogaol dan zingerone memberi efek farmakologi dan fisiologi seperti antioksidan, anti inflamasi, analgesik, antikarsinogenik, non-toksik dan non-mutagenik meskipun pada konsentrasi tinggi. Kesimpulan : Simpulan berdasarkan analisa yang telah dilakukan adalah penggunaan jahe efektif untuk mengurangi nyeri disminorea
SIKAP IBU MENYUSUI TENTANG GIZI IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS BANDAR I KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BATANG Pramesti, Dian; E, Ambar Dwi; R, Dewi Sari
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.324 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i1.64

Abstract

Menyusui merupakan bagian dari proses reproduksi yang memberikan makanan bayi secara ideal dan alami serta merupakan dasar biologis serta psikologis yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Gizi pada ibu menyusui sangat erat kaitannya dengan produksi air susu,yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa ibu dengan gizi yang baik, umumnya mampu menyusui bayinya selama minimal 6 bulan. Sebaliknya pada ibu yang gizinya kurang baik, biasanya tidak mampu menyusui bayinya dalam jangka waktu selama itu, bahkan tak jarang air susunya tidak keluar. Selain itu tinggi rendahnya pengetahuan seseorang akan sangat berpengaruh terhadap pola pikir sikap dan perilaku seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan sikap ibu menyusui tentang gizi ibu menyusui.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan one-shot model, responden yang menjadi subyek penelitian ini adalah ibu menyusui pada bulan mei 2011 di wilayah Puskesmas Bandar I dengan populasi sebanyak 802, yang kemudian diambil sampel menjadi 89 responden.Mayoritas 89 responden berpengetahuan cukup, sebanyak 49,44% , mempunyai sikap yang positif sebanyak 97,75%. Diharapkan tenaga kesehatan tetap memberikan penyuluhan tentang gizi ibu menyusui dan mengupayakan sikap ibu menyusui selalu positif. serta melakukan kunjungan untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan mengenai penyuluhan yang telah diberikan.?Kata Kunci ??????????? : Pengetahuan, Sikap, Ibu menyusui, Gizi ibu menyusui.Pustaka : 19 Pustaka (2001-2010)
PERKEMBANGAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS KOMPUTER Sukesi, Niken
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v2i1.32

Abstract

Pelayanan keperawatan merupakan pelayanan profesional dari pelayanan? kesehatan yang tersedia selama 24 jam secara berkelanjutan selama masa perawatan pasien. Pelayanan keperawatan? memegang peranan penting dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, maka sangat dimungkinkan bagi perawat untuk memiliki sistem pendokumentasian asuhan yang lebih canggih? dengan memanfaatkan perkembangan tehnologi informasi. Pendokumentasian keperawatan dengan menggunakan? komputer diharapkan akan membantu meningkatkan dokumentasi keperawatan yang? berkualitas.Pemikiran tentang dokumentasi keperawatan yang terkomputerisasi di buat dalam rangka memudahkan dan mempercepat pendokumentasian asuhan keperawatan yang dibuat. Dengan sistem ini perawat lebih dapat? menghemat waktu dan perawat akan lebih sering berada di samping pasien. Dokumentasi yang terkomputerisasi ini pencatatan dapat dilakukan akurat dan lengkap?Kata kunci: dokumentasi; keperawatan; tehnologi informasi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERSEPSI PERAWAT TENTANG BAHAYA RADIASI SINAR-X (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT PARU DR. ARIO WIRAWAN SALATIGA) Manurung, Daniel; Sudarsih, Kesawa; Suraningsih, Nanik
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.172 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v4i2.87

Abstract

Komisi Internasional untuk Perlindungan Radiasi (ICRP) membagi efek radiasi pengion terhadap tubuh manusia menjadi dua, yaitu efek stokastik dan efek deterministik. Setelah mengetahui bahwa radiasi sinar-X berbahaya bagi tubuh manusia, hal ini dapat menimbulkan persepsi tersendiri bagi semua orang khususnya perawat. Perawat yang tidak mendapatkan pengetahuan khusus tentang bahaya radiasi sinar-X akan memiliki persepsi yang berbeda mengenai bahaya radiasi sinar-X. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan persepsi perawat tentang bahaya radiasi sinar-X.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan metode survey menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April 2013 di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan melibatkan 100 responden. Selanjutnya data dianalisa dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara pengetahuan perawat terhadap bahaya radiasi sinar-X dengan persepsi perawat terhadap bahaya radiasi sinar-X pada ? = 5% dengan p-value < 0,001. Koefisien korelasi (r) = 0,416 yang berarti kekuatan hubungan sedang. Sedangkan sarannya perlu diberikan pengetahuan tentang bahaya radiasi sinar-X dengan cara mengadakan pelatihan kepada pekerja atau karyawan yang bekerja di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga dan memberikan penjelasan kepada perawat tentang prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan.?Kata kunci : Korelasi, Pengetahuan, Persepsi Perawat, Bahaya Radiasi Sinar-X
PENGARUH METODE PENERIMAAN MAHASISWA JALUR UMUM DAN PMDK TERHADAP PRESTASI AKADEMIK DI STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG Utami, Asih Puji; Sudarsih, Kesawa; Budiwati, Trisna
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.154 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v6i1.105

Abstract

STIKES Widya Husada Semarang menggunakan beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru. Jalur tersebut diantaranya adalah jalur PMDK (Penerimaan Mahasiswa dengan Prestasi) dan jalur reguler yaitu dengan ujian on line dimana calon mahasiswa mengikuti seleksi melalui internet dengan mengisi soal-soal yang telah disediakan. Pada perjalanan perkuliahan terdapat mahasiswa yang baik prestasi akademik. Prestasi akademik merupakan perubahan dalam hal kecakapan tingkah laku, ataupun kemampuan yang dapat bertambah selama beberapa waktu dan tidak disebabkan proses pertumbuhan, tetapi adanya situasi belajar. Prestasi akademik ini utamanya dapat dilihat pada Indek Prestasi mahasiswa. Sebaliknya ada juga mahasiswa yang tidak baik prestasi akademiknya. Penelitian ini diarahkan untuk meneliti perbedaan prestasi akademik mahasiswa berdasarkan jalur masuk yang digunakan yaitu secara reguler atau melalui ujian online.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan penelitian analitik penjelasan (explanatory) dengan menggunakan desain cross sectional study, dimana variabel independent dan variabel dependent pada objek penelitian diukur secara simultan dalam waktu bersamaan. Desain penelitian tersebut dipilih untuk menganalisa hubungan independent (penerimaan mahasiswa baru metode on line dan jalur prestasi) dengan prestasi mahasiswa Prodi D III Teknik Rontgen STIKES Widya Husada Semarang.Hasil ujian on-line memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi mahasiswa. Hasil ujian on-line yang lebih baik akan meningkatkan prestasi mahasiswa. PMDK memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi mahasiswa. PMDK yang lebih selektif dan bermutu akan meningkatkan prestasi mahasiswa.?Kata Kunci: Jalur Umum, PMDK, Prestasi Akademik
PENGARUH DUKUNGAN TEMPAT KERJA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BEKERJA DI STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG Sulistyowati, Indah; Cahyaningsi, Oktaviani; Mariyana, W
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.229 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v8i2.55

Abstract

Pada ibu pekerja, terutama di sektor formal, sering kali mengalami kesulitan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena keterbatasan waktu dan ketersediaan fasilitas untuk menyusui di tempat kerja. Dampaknya, banyak ibu yang bekerja terpaksa beralih ke susu formula dan menghentikan memberi ASI secara eksklusif. Karena itu, dibutuhkan perhatian yang memadai agar status ibu yang bekerja tidak menjadi alasan untuk menghentikan pemberian ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengetahui pengaruh dukungan tempat kerja terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja di STIKES Widya Husada SemarangJenis penelitian ini adalah observasional dengan metode penelitian survei analitik yaitu survey atau penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang bekerja di STIKES Widya Husada Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang bekerja di STIKES Widya Husada Semarang sejumlah 21 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa hubungan 2 variabel menggunakan uji Chi-Square.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar tempat kerja responden mendukung terhadap pemberian ASI Eksklusif yaitu sebanyak 13 orang (61.9%) dan sebagian besar responden tidak memberikan ASI secara Eksklusif yaitu sejumlah 13 responden (61.9%). Dari hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi Square mengenai pengaruh dukungan tempat kerja terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja di STIKES Widya Husada Semarang diperoleh nilai ? value = 0,007 < 0,05. maka dikatakan Ha diterima yang artinya ada pengaruh dukungan tempat kerja terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja di STIKES Widya Husada Semarang. Saran yang dapat diberikan untuk pengembangan penelitian ini adalah Diharapkan petugas kesehatan khususnya bidan untuk meningkatkan upaya promosi kesehatan dalam pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja, agar dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian perinatal. Diharapkan mampu menciptakan generasi penerus yang dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dalam hal penelitian khususnya tentang pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja melalui kerja sama antara instansi terkait seperti dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan tenaga kesehatan khususnya bidan, sehingga masalah yang muncul di masyarakat dapat ditangani dengan baik.Kata kunci : dukungan, asi eksklusif?In the working mother, especially in the formal sector, it is often difficult to provide exclusive breastfeeding to her baby due to time constraints and the availability of facilities for breastfeeding in the workplace. In effect, many working mothers are forced to switch to formula milk and stop exclusively breastfeeding. Therefore, adequate attention is needed to ensure that the working mother's status is not an excuse to stop exclusive breastfeeding. The purpose of this study is to know the influence of workplace support to exclusive breastfeeding on working mothers in STIKES Widya Husada SemarangThis type of research is observational with analytic survey research method that is survey or research that try to explore how and why health phenomenon happened. The population in this study were all breastfeeding mothers working at STIKES Widya Husada Semarang. The sample in this research are all breastfeeding mothers who work in STIKES Widya Husada Semarang a number of 21 people. Data collection using questionnaire. Analysis of the relationship of 2 variables using Chi-Square test.From the result of the research, it is found that most respondent work place support to exclusive breastfeeding as many as 13 people (61.9%) and most respondents do not give ASI Exclusively that is 13 respondents (61.9%). From result of data analysis by using Chi Square statistic test about influence of work place support to Exclusive breast feeding at working mother in STIKES Widya Husada Semarang obtained value ? value = 0,007 <0,05. Then it is said Ha accepted which means there is influence of workplace support to exclusive breastfeeding mother working at STIKES Widya Husada Semarang. Suggestions that can be given for the development of this research is It is expected that health workers, especially midwives to increase health promotion efforts in exclusive breastfeeding on working mothers, in order to reduce morbidity and mortality perinatal. It is expected to create the next generation that can develop science in terms of research, especially about exclusive breastfeeding in working mothers through cooperation between related institutions such as health offices, hospitals, puskesmas, and health personnel, especially midwives, so that problems that arise in the community can be handled well.Keywords: support, exclusive breastfeeding
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASICAMPAK DENGAN PRAKTEK PEMBERIAN IMUNISASICAMPAKPADA BAYI USIA 9-12 BULAN DI PUSKESMAS GAYAMSARIKOTA SEMARANG Cahyaningsih, Oktaviani; Dwi E, Ambar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.84 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.23

Abstract

Untuk cakupan imunisasi campak di Indonesia pada tahun 2002-2004 naik dari 90,6%menjadi 91,8%. Di Jawa Tengah cakupan imunisasi campak tahun 2006 sebesar 94,37% sedangkan di kota Semarang cakupan imunisasi campak ( 103,10%).Dan dari data puskesmas Gayamsari kota Semarang untuk cakupan imunisasi campak tahun 2007 (66,4 %) ini masih kurang dari sesuai standar nasional ( 80% ).Kurangnya informasi,kurang motivasi,serta hambatan lain merupakan salah satu penyebab menurunya cakupan imunisasi.Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi campak dengan praktek pemberian imunisasi campak pada bayi usia 9-12 bulan di Puskesmas Gayamsari kota semarang.Menggunakan studi korelasi dengan? pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh ibu yang mempunyai bayi usia? 9-12 bulan dan bertempat tinggal di wilayah puskesmas Gayamsari kota Semarang sejumlah 373 orang dan sampel yang diambil sesuai dengan teknik simple random sampling yaitu 80 responden. Alat ukur dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner. Analisis yang digunakan adalah uji Spearman Rank secara SPSS for Window versi 10.00.Dari analisa stastistik dengan uji Spearman, didapatkan nilai P = 0,000 dengan?? ? =? 0,05 sehingga p < ? maka dapat dikatakan bahwa terdapat? hubungan antar pengetahuan responden dengan praktek pemberian imunisasi campak,sehingga Ha diterima.Sehingga dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan tentang imunisasi campak di puskesmas Gayamsari cukup sebanyak 38 orang (47,5%) serta 42 orang (52,5%) dengan praktek yang baik.Pengetahuan responden mempunyai hubungan dengan praktek pemberian? imunisasi campak maka diharapkan para petugas kesehatan dapat menyampaikan informasi tentang imunisasi.?Kata Kunci : Pengetahuan Imunisasi Campak , Praktek

Page 9 of 16 | Total Record : 158