cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 266 Documents
Search results for , issue "Content Digitized" : 266 Documents clear
Riwayat Hipertensi Kehamilan pada Ibu sebagai Faktor Risiko Gangguan Perkembangan Saraf pada Anak Wardayani A, Wardayani A; Nulanda, Mona; Mustafa, Susiawaty
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seribu hari pertama kehidupan merupakan masa kritis bagi perkembangan saraf anak. Pertumbuhan otak anak yang baik tentu hal penting bagi pertumbuhan anak. Setiap bayi lahir dengan enam juta sel saraf di indung telur ibunya. Jumlah anak dengan gangguan spektrum autis (selanjutnya ditulis autis) pada setiap negara di seluruh dunia ini terus meningkat. Hipertensi dan edema ibu hamil dapat menyebabkan perfusi dan fungsi plasenta yang buruk, dan berpotensi merusak perkembangan janin melalui hipoksia. Literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat hipertensi kehamilan pada ibu dengan gangguan perkembangan saraf pada anak. Metode yang digunakan yaitu literature review dengan desain Narrative Review. Hasil yang didapatkan pada lietratur ini yaitu terdapat 11 artikel yang didapatkan dengan batasan dari tahun 2019 – 2023 dan sudah dilakukan analisis mendalam kekuatan dan keterbatasan masing-masing artikel mengenai hubungan antara riwayat hipertensi kehamilan pada ibu dengan gangguan perkembangan saraf pada anak, 11 artikel menyebutkan terdapat hubungan signifikan, 1 artikel menyebutkan terdapat tidak hubungan signifikan, odds ratio rata-rata 2-5 kali berisiko terhadap gangguan perkembangan saraf. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anak lahir dengan Autism Spectrum Disorder dapat dibagi ke dalam 3 kelompok antara lain prenatal, perinatal dan neonatal. Kesimpulan dari literatur ini, terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi kehamilan pada ibu dengan gangguan perkembangan saraf pada anak.
Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi tentang Penggunaan Obat Amlodipine di Apotek K-24 Batujajar Febilya, Rina; Cholisah, Elis
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Bila tekanan darah seseorang lebih tinggi dari normal (tekanan darah sistolik lebih dari 140 mm Hg atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mm Hg), maka disebut hipertensi. Untuk berhasil mengobati hipertensi, diperlukan pengetahuan tentang pengobatannya. Tujuan: Untuk mengenal gambaran pemahaman pasien hipertensi tentang penggunaan obat amlodipine di Apotek K-24 Batujajar Bandung. Metodologi: Jenis penelitian ini merupakan deskriptif. Jumlah sampel purposive terdiri dari 50 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Di Apotek K-24 Batujajar Bandung, pasien hipertensi membeli amlodipine. Survei ini memakai skala Guttman dan tes tunggal dipakai untuk menganalisis data. Pengetahuan baik diberi skor 76% hingga 100%, pengetahuan cukup diberi skor 56% hingga 75%, dan pengetahuan buruk diberi skor di bawah 56%. Hasil: Dari 50 responden pasien hipertensi yang nilai pemahaman baik sebanyak 13 responden (26%), Pasien yang nilai pemahaman cukup sebanyak 33 responden (66%), dan pasien yang nilai pemahaman kurang sebanyak 4 responden (8%). Kesimpulan: Pasien hipertensi di Apotek K-24 Batujajar Bandung mempunyai nilai pemahaman cukup pada penggunaan obat amlodipine.
Hubungan antara Kadar HBA1C dan Gula Darah Sewaktu (GDS) dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Darmayu Ponorogo Muhajiriansyah, Muhajiriansyah; Binuko, Raafika Studiviani Dwi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar HbA1c dan gula darah sewaktu (GDS) dengan kejadian hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe II yang dirawat di Rumah Sakit Darmayu, Ponorogo. Data pasien diabetes melitus tipe II selama periode tertentu dikumpulkan, dan analisis statistik digunakan untuk menentukan korelasi antara kadar HbA1c, GDS, dan kejadian hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dna sampel dalam penelitin ini sebanyak 60 pasien prolanis yang menderita DM dan rutin kontrol di Rumah Sakit Darmayu Ponorogo, Jawa Timur Hasil penelitian ini Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Hba1c dengan kejadian hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Darmayu Ponorogo, Jawa Timur. Terdapat hubungan yang signifikan antara Gula Darah Sewaktu (GDS) dengan kejadian hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Darmayu Ponorogo, Jawa Timur.
Gambaran Efek Samping Obat pada Pasien Antihipertensi Poli Klinik di Salah Satu Rumah Sakit Cimareme Sari, Aprilia Puspita; Usviany, Veny
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih besar dari 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efek samping penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di salah satu Rumah Sakit Cimareme Periode 01-30 April 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deksriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penyelesaian Tugas Akhir ini menggunakan kuesioner data pokok dengan sampel penelitian sebanyak 19 responden dan hasil data yang diperoleh akan disajikan dalam bentuk presentase, tabel dan diagram. Hasil penelitian ini berdasarkan jenis kelamin, usia dan pekerjaan adalah pasien penderita yang paling banyak yaitu jenis kelamin laki-laki sebanyak 13 responden (68,5%), untuk usia dewasa (37-60 tahun) 13 responden (68,5%), dan pekerjaan sebagai Swasta 10 responden (52,6%). Obat yang paling sering digunakan adalah Amlodipine 10mg sebanyak 10 responden (52,7%), sedangkan obat furosemide 40mg sebanyak 5 responden (26,3%), dan amlodipine 5mg sebanyak 4 responden (21%). Efek samping yang paling banyak dialami oleh pasien penderita hipertensi  yaitu buang air kecil tiap malam, mengantuk dan sakit pada pergelangan kaki. Dari hasil penelitian ini didapat pasien terbanyak yang mengalami efek samping obat yaitu Amlodipine 10 mg dengan jenis kelamin laki-laki 13 responden.
Gambaran Penggunaan Obat Lansoprazole Pada Pasien Gastritis Di Apotek Assyifa Farma 2 Tahun 2022 Sari, Tiara Faiha; Usviany, Veny
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan masalah yang harus diperhatikan oleh manusia. Salah satu faktor masyarakat dalam kurangnya menjaga kesehatan disebabkan oleh aktivitas padat serta gaya hidup modern. Hal tersebut dapat memicu timbulnya penyakit terutama yang berhubungan dengan saluran cerna, salah satunya gastritis. Menurut WHO angka kejadian gastritis di Indonesia mencapai 40,8%. Kejadian gastritis pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274,396 kasus dari 238,452,952 jiwa penduduk. Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung. Pengobatan dilakukan dengan mengurangi sekresi asam lambung dengan obat yang digunakan adalah Lansoprazole. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien gastritis dan jumlah penggunaan Lansoprazole di Apotek Assyifa Farma 2. Dengan mengumpulkan data resep pasien gastritis pada tahun 2022, penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sama dengan populasi. Berdasarkan usia, sebagian besar berusia antara 12 - 25 tahun (17,2%), 26 - 45 tahun (21,5%), dan - 65 tahun (49,5%). Berdasarkan jenis kelamin, penderita gastritis paling tinggi yaitu perempuan dengan persentase (63,4%) sedangkan laki-laki (36,6%). Penggunaan Lansoprazole dengan persentase paling tinggi mencapai (16,1%).
Implementasi Kebijakan Tatalaksana COVI-19 dan Dampaknya terhadap Burnout Pelaksana di Tingkat Puskesmas Kartilah, Tetet; Februanti, Sofia; Hidayat, Unang Arifin
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tracking, tracing dan isolasi mandiri penderita covid-19 merupakan upaya tatalaksana terpilih dari seluruh negara didunia untuk pencegahan dan pemutusan rantai penularan. Implementasi kebijakan tatalaksana covid 19 di puskesmas perlu dievaluasi, untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dan dampak kontraproduktifnya, karena kasus sejenis dapat terjadi kapan saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak implementasi kebijakan tata laksana covid-19 meliputi tracking,tracing dan isolasi terhadap burnout tenaga kesehatan sesuai dengan pengalaman pelaksana. Metoda penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 24 orang informan terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, tenaga surveilans dan tenaga kesehatan, masyarakat penyintas covid 19 di lima puskesmas, serta 124 tenaga kesehatan yang ditentukan secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, diskusi kelompok terarah, observasi dan studi dokumentasi. Analisa data menggunakan teknik kualitatif melalui reduksi, dan interpretasi data, validasi data dengan triangulasi terhadap sumber data dan metode, serta menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pelacakan kontak erat dan pemantauan isolasi mandiri serta vaksinasi tahun 2020 sampai Juni 2022 belum mencapai target. Pelaksana sudah memahami kebijakan sesuai fungsi pelaksana sehingga disadari sebagai tanggung jawab profesi. Kebijakan tatalaksana dikomunikasikan secara berjenjang dan bertahap sesuai kebijakan nasional yang berlaku secara struktural direktif. Koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dilakukan secara internal dan eksternal. Terbatasnya jumlah tenaga teknis pelaksana, dan belum terintegrasinya sistem informasi menyebabkan tingkat burnout mayoritas pelaksana kategori rendah sampai sedang, artinya tenaga kesehatan merasakan adanya tuntutan tugas yang tinggi dan mengganggu pikiran, dan waktu istirahat tetapi tidak mengganggu tugas, karena tata nilai budaya saling membantu dan ikhlas berkorban sebagai bentuk ibadah menjadi motivasi kuat pelaksana tugas.
Penerapan Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Karyawan Sarbiah, Andi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas hasil kajian literatur tentang penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tempat kerja dengan fokus pada peran karyawan. K3 menjadi faktor kunci dalam memastikan kesejahteraan karyawan dan produktivitas organisasi. Penelitian ini berdasarkan evaluasi terhadap berbagai sumber literatur, termasuk jurnal ilmiah, laporan industri, dan pedoman regulasi K3. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik K3 yang efektif memberikan dampak positif dalam mengurangi tingkat kecelakaan kerja, penyakit terkait pekerjaan, dan absensi karyawan. Selain itu, peran penting manajemen dalam mendorong budaya keselamatan di tempat kerja dan mendukung inisiatif K3 ditekankan dalam artikel ini. Karyawan yang merasa didukung oleh manajemen lebih cenderung untuk patuh terhadap prosedur keselamatan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan kerja yang aman. Kesimpulannya, penerapan K3 yang efektif bukan hanya memenuhi standar etis, tetapi juga meningkatkan produktivitas organisasi dan kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, artikel ini menyediakan dasar untuk pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya penerapan K3 di tempat kerja dan peran karyawan serta manajemen dalam mencapai kesuksesan jangka panjang dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja.
Pengaruh Edukatif Polusi (Puzzle Motorik Halus Sosial) Terhadap Motorik Halus Dan Personal Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Pertiwi Tajug Ferianto, Fajar; Anggraeni, Atika Diah
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat keterlambatan perkembangan motorik halus dan personal sosial anak yang diberikan suatu permainan edukatif puzzle agar perkembangan anak sesuai dengan usianya. Mengetahui pengaruh bermain Polusi (Puzzle Motorik Halus Sosial) terhadap tingkat perkembangan motorik halus dan personal sosial anak usia 5-6 tahun. Desain penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode pre-experimental design tipe one group pretest-postest. Populasi sebanyak 50 sampel, menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum dilakukan intervensi menunjukan nilai rata-rata tingkat motorik halus 11,24 dan personal sosial 9,04. Adanya peningkatan nilai rata-rata sesudah dilakukan intervensi dengan motorik halus 15,86 dan personal sosial 11,86. Ada pengaruh dari Polusi puzzle terhadap perkembangan motorik halus dan personal sosial anak usia 5-6 tahun.
Evaluasi Sikap dan Persepsi Apoteker Terhadap Promosi Obat oleh Medical Representative Hanin, Sofia; Sabila, Ahda; Nugroho, Dedi; Yuwanda, Alhara; Budipratama, Anugerah; Nopratilova
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medical Representative memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi yang akurat dan komprehensif tentang produk obat kepada professional Kesehatan, termasuk apoteker, bagi meningkatkan penggunaan obat yang rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sikap dan persepsi apoteker terkait promosi obat oleh Medical Representative serta dampak penerimaan reward oleh apoteker. Menggunakan desain studi survei cross-sectional, kuesioner (n=244) telah diisi oleh apoteker guna menilai sikap dan persepsi terhadap promosi obat, kelayakan, dan penerimaan reward yang diberikan oleh Medical Representative. Mayoritas apoteker berpartisipasi dalam penelitian ini adalah perempuan (84,4%) dengan rentang usia 30-39 tahun (45,5%). Sebagian besar dari responden bertemu dengan Medical Representative lebih dari sekali dalam sebulan (53,7%) dan tidak memiliki hubungan non-profesional dengan Medical Representative (86,5%). Apoteker menyatakan setuju bahwa informasi yang diberikan oleh Medical Representative memiliki kualitas yang baik (54,9%). Selain itu, 81,9% apoteker setuju bahwa informasi obat dari Medical Representative memiliki manfaat sebagai sarana pengenalan obat baru. Akan tetapi, hanya 41,4% apoteker setuju bahwa penerimaan reward meningkatkan kemungkinan mereka untuk merekomendasikan obat tersebut. Sehubungan dengan jenis reward, 69,3% apoteker memilih Seminar dengan SKP, 53,7% apoteker memilih Alat tulis, dan 51,6% apoteker memilih sampel obat sebagai reward yang paling sesuai untuk diberikan kepada apoteker. Berdasarkan uji Chi-Square, terdapat hubungan antara penerimaan reward dan persepsi apoteker (p<0.05). Kesimpulannya, kualitas informasi yang diberikan oleh medical representative adalah baik dan bermanfaat sebagai sarana pengenalan obat baru. Pemberian reward tidak memberikan pengaruh yang besar untuk apoteker dalam merekomendasikan obat, akan tetapi terdapat hubugan antara penerimaan reward dan persepsi apoteker. Pedoman dan norma etik diperlukan untuk mengatur interaksi antara tenaga kesehatan dengan perusahaan farmasi.
Inisiasi Pengembangan Metode Asuhan Keperawatan Primer di Ruang Rawat inap Rumah Sakit X Depok Sunarti, Arni; Handiyani, Hanny; Afriani, Tuti; Masfuri, Masfuri
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Asuhan keperawatan merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas dalam pelayanan. Metode asuhan keperawatan primer merupakan asuhan profesional yang komprehensif, dalam praktek keperawatan di rumah sakit pelaksanaan metode keperawatan primer belum optimal. Tujuan: laporan kasus bertujuan merancang pelaksanaan perubahan berencana dalam inisiasi pengembangan metode asuhan keperawatan primer di ruang rawat inap. Metode: dengan menggunakan Case Report, pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. kemudian dilakukan analisis melalui pendekatan strength, weakness, opportunity, threats (SWOT) dan Fishbone, selanjutkan akan dirumuskan Plan of Action (POA) sehingga dapat di implementasi dan evaluasi Hasil: Berdasarkan  hasil pengumpulan data dapat diperoleh bahwa belum optimalnya pelaksanaan metode Asuhan Keperawatan Primer di ruang rawat inap, sehingga dalam fungsi perencanaan adanya pembuatan panduan metode asuhan keperawatan primer yang akan menggunakan pendekatan perubahan berencana teori Lewin’s three step model. Rekomendasi: Pendekatan perubahan berencana Lewin’s three step model dapat digunakan serta dilanjutkan oleh rawat inap rumah sakit dengan pengembangan metode asuhan keperawatan primer.