cover
Contact Name
Oda I. B. Hariyanto
Contact Email
oda@uib.ac.id
Phone
+627787437111
Journal Mail Official
oda@uib.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada Baloi Set Ladi
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2655965X     DOI : -
Jurnal Pariwisata Indonesia (ALTASIA) merupakan hasil penelitian yang mengikuti situasi dan kondisi kekinian sesuai dengan perkembangan Dynamic Global Tourism. Mengaplikasikan teori dan kajian ilmiah di bidang Kepariwisataan serta mengkompilasi kajian-kajian analisis kritis kepariwisataan secara multidimensi dan multidisiplin. Terbit secara berkala setiap enam bulan sekali, bulan Februari dan Agustus.
Articles 242 Documents
Strategi Pengembangan Sarana dan Prasarana Objek Wisata di Desa Wisata Kelumpang Kabupaten Ogan Komering Ulu Junarso; Widya Handayani; Jujur Gunawan Manullang; Grace Kharisma Tambunan
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i2.12428

Abstract

Desa Wisata Kelumpang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, memiliki potensi wisata alam dan budaya yang besar, namun pengembangannya belum optimal karena keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada identifikasi kondisi fasilitas wisata, sedangkan kajian yang merumuskan strategi pengembangan berbasis potensi lokal dan kearifan budaya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sarana dan prasarana, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang diperkuat dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana wisata secara umum telah tersedia, tetapi sebagian besar masih berada pada kategori cukup. Permasalahan utama meliputi akses jalan, pengelolaan sampah, kualitas toilet, area parkir, serta kebersihan dan kenyamanan fasilitas pendukung, sedangkan ketersediaan air bersih dan jaringan telekomunikasi tergolong baik. Keterbatasan penelitian ini adalah ruang lingkup yang hanya mencakup satu desa wisata. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak destinasi dan menggunakan pendekatan campuran agar menghasilkan strategi pengembangan yang lebih komprehensif.
Analisis Kualitas Pelayanan Wisata Kuliner Berbasis Komunitas di Pasar Sisi Walungan Cika-Cika Dago Muhammad Yazid Fauzidan Andraputra; Any Ariani Noor; Bintari Pangesti Putri
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i2.12431

Abstract

Pasar Sisi Walungan Cika-Cika Dago merupakan destinasi wisata kuliner berbasis komunitas di bantaran Sungai Cikapundung, Bandung, yang dikelola oleh Komunitas Cika-Cika. Berdasarkan studi pendahuluan melalui Google Maps Review, ditemukan keluhan terkait kualitas pelayanan, terutama aspek bukti fisik, akses, dan daya tanggap pengelola. Namun, belum terdapat kajian yang secara khusus mendeskripsikan kualitas pelayanan pada destinasi wisata kuliner berbasis komunitas ini berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan berdasarkan dimensi Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan SERVPERF yang mengukur persepsi terhadap kinerja aktual pelayanan. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 120 responden berusia minimal 17 tahun yang pernah berkunjung dalam satu tahun terakhir dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan secara keseluruhan berada pada kategori Sangat Baik dengan rata-rata 4,23. Dimensi Reliability memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,38, sedangkan Tangibles memperoleh nilai terendah sebesar 3,81 dan menjadi aspek yang paling memerlukan perbaikan. Keterbatasan penelitian terletak pada objek penelitian yang hanya berfokus pada satu destinasi dan pengukuran yang terbatas pada persepsi aktual pengunjung. Pengelola disarankan meningkatkan fasilitas fisik secara bertahap serta mempertahankan pelayanan yang ramah, sopan, dan personal. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji loyalitas pengunjung, khususnya niat berkunjung kembali dan merekomendasikan destinasi.