Media Pendidikan Matematika
MPM focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model/method/approach, the use of learning media (props).
Articles
155 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HABITS OF MIND MATEMATIS SISWA PADA KELAS X MA AL-KAUTSAR NW REBAN BURUNG TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Muzaki, Ahmad;
Solihatton, Solihatton;
Yuntawati, Yuntawati
Media Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (566.722 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v6i2.1658
The low of student learning outcomes in mathematics subjects is caused by a lack of student involvement and the conventional methods used by the teacher. Therefore the need for creativity and mathematical habits of mind to be able to improve learning outcomes. To improve creativity and mathematical habits of mind, learning methods are needed that can stimulate student?s creativity and mathematical habits of mindwith Creative Problem Solving (CPS)models assisted by visual media. The aims of this study was to determine the increase in student?s creativity and mathematical habits of mindby applying CPS models assisted by visual media in grade X MA Al-Kautsar NW RebanBurung Academic Year 2018/2019. This type of research was classroom action research conducted in two cycles. In the first cycle obtained the level of creativity of students was 2.78, and for the percentage of students' mathematical habits of mind was 63.63%, and the percentage of classical completeness was 75%. While in the second cycle there was an increase in the level of student creativity to 3.07, and for the percentage of students mathematical habits of mind increased to 82.25%, the percentage of classical completeness reached 95% and had fulfilled the KKM.
PENGARUH PENERAPAN METODE EVERYONE IS A TEACHER HERE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MAN 2 MATARAM MATERI RUANG DIMENSI TIGA
Aryani, Fenny;
Juliangkary, Eliska;
Kinasih, Indira Puteri
Media Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (550.667 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1848
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar kelas eksperimen (metode Everyone Is A Teacher Here) dan kelas kontrol (metode konvensional). Selain itu, penelitian ini juga ditujukan untuk mengukur signifikansi hasil belajar dengan uji statistik antara kelas eksperimen (metode Everyone Is A Teacher Here) dan kelas kontrol (metode konvensional). Seluruh siswa kelas X MAN 2 Mataram yang berjumlah 228 orang yang terbagi dalam 6 kelas yaitu kelas X2 sampai X7 menjadi populasinya, sedangkan sampel penelitian diambil secara random sampling, terdiri dari dua kelas antara lain kelas experimen (X5) yang siswanya berjumlah 37 orang dan kelas kontrol (X4) yang berjumlah 37 orang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen design (rancangan eksperimen semu) dengan jenis rancangan Posttest Only Control Design. Berdasarkan hasil tes akhir menunjukan rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,62 dan kelas kontrol sebesar 73,81. Hasil uji-t diperoleh thitung sebesar 3,137 lebih besar dari ttabel sebesar 1,960, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen (metode Everyone Is A Teacher Here) dan kelas kontrol (metode konversional).
PENERAPAN STRATEGI GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII-B SMPN 4 NARMADA MATERI POKOK LINGKARAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013
fibriandhini, ariana
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.212 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i1.1871
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari guru matematika SMPN 4 Narmada, penyebab rendahnya hasil belajar matematika siswa dikarenakan kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Guru lebih mendominasi proses pembelajaran yang menujukkan siswa cenderung pasif dan kurang berpartisipasi dalam prosespembelajaran. Untuk itu, diperlukan suatu strategi yang dapat memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara aktif dan memungkinkan agar terjadi interaksi yang lebih terbuka baik dalam mengajukan pertanyaan maupun pendapat. Salah satu strategi tersebut adalah strategi Giving Question and Getting Answer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII-B SMP Negeri 4 Narmada materi pokok lingkaran tahun pelajaran 2012/2013. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas VIII-B SMPN 4 Narmada tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata hasil evaluasi belajar siswa pada tiap siklus yaitu pada siklus I rata-rata skor hasil evaluasi belajar 70,25 dengan ketuntasan klasikal 74,35% dan pada siklus IIskor rata-rata hasil evaluasi belajar 77,05 dengan ketuntasan klasikal 87,17%. Dimana aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 1,90 dengan kategori aktif menjadi 2,46 dengan kategori sangat aktif. Data ini telah memenuhikriteria sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian.
PENGEMBANGAN MODUL TEORI GRAPH DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
Juliangkary, Eliska;
Yuliyanti, Sri
Media Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.359 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v4i2.336
Kemandirian siswa dapat diatasi dengan mengembangkan modul berdasarkan masalah sehingga materi mudah dipahami oleh siswa secara mandiri tanpa mengharapkan semua material ditransfer oleh dosen mata kuliah. Kuliah di perguruan tinggi menuntut bisnis mandiri para siswa sehingga itulah yang membedakan pola belajar siswa oleh siswa. Pengembangan modul ini menggunakan langkah-langkah dalam memecahkan masalah pendidikan (Plomp, 1997) sebagai kerangka acuan. Berdasarkan langkah-langkah tersebut Plomp, maka pengembangan modul dilakukan dalam empat tahap, yaitu; (1) penyidikan awal, (2) perancangan, (3) realisasi atau konstruksi, dan (4) pengujian, evaluasi, revisi. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan kemudian dianalisis. Hasil dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah modul teori graf dengan pembelajaran berbasis masalah, dan menghasilkan artikel ilmiah tentang modul teori graf dengan pembelajaran berbasis masalah.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN CHESS MATH PADA MATA KULIAH MATEMATIKA SEKOLAH III
Tabawati, Emi;
Trisnawaty, Wulan
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.422 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1899
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dengan menggunakan media permainan chess math. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4D dengan rancangan Pre Test Post Test Design. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa temuan, yaitu: kemampuan dosen dalam pembelajaran menggunakan media permainan chess math berada dalam kategori baik, kinerja mahasiswa selama menerapkan permainan chess math berada dalam kategori baik, hasil belajar mahasiswa sesudah menerapkan pembelajaran mengalami peningkatan dibandingkan sebelum pembelajaran, serta respon yang diberikan mahasiswa pada pembelajaran ini positif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT menggunakan media permainan chess math dapat digunakan dalam pembelajaran.
IDENTIFIKASI BENTUK PARTISIPASI SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ELPSA
Ikasari, Juliani;
Nissa, Ita Chairun;
Juliangkary, Eliska
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.859 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1794
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya, ditemukan adanya suatu permasalahan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika masih tergolong rendah. Rendahnya partisipasi belajar siswa disebabkan kurang bervariasinya model pembelajaran, guru belum memaksimalkan potensi siswa dan juga siswa masih pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi siswa SMP dalam pembelajaran matematika berbasis ELPSA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII dengan pokok bahasan garis dan sudut. Instrumen yang digunakan adalah 1) Transkip video pembelajaran matematika berkerangka kerja ELPSA, 2) lembar observasi, dan 3) daftar cek. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1) Data proses pembelajaran matematika dengan kerangka kerja ELPSA diamati dari video, 2) data dialog guru dengan siswa dalam proses pembelajaran dengan kerangka kerja ELPSA diambil dari transkip video, dan 3) data partisipasi siswa dalam proses pembelajaran matematika dengan kerangka kerja ELPSA diambil dari daftar cek. Berdasarkan hasil pengkodingan dan analisis terhadap 3 video pembelajaran matematika berkerangka kerja ELPSA menunjukkan bahwa indikator partisipasi siswa yang lebih mendominasi adalah indikator partisipasi siswa dengan kode ME (Mengingat). Dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk partisipasi siswa yang berhasil diidentifikasi dalam video pembelajaran matematika pada pokok bahasan garis dan sudut dengan kerangkan kerja ELPSA adalah bentuk-bentuk partisipasi siswa dengan kode ME (Mengingat), KL (Kelancaran), PU (Persepsi siswa terhadap konsep, metode dan hubungan dalam matematika secara umum), PM (Persepsi siswa terhadap konsep, metode dan hubungan dalam matematika secara matematis), dan SK (Sintesis dan koneksi matematis).
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA MENGGUNAKAN LANGKAH POLYA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT
Tyas, Dewi Kristika Findia Ning
Media Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.345 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v6i1.1510
Based on the experience of the researchers taught the subject of Economic Mathematics many students who have not been able to solve the problem solving. One alternative that can be used to solve the problem is by using Polya steps. When solving a mathematical problem, each student has a different way of thinking. The difference is possible because of differences in student cognitive style. The cognitive styles used in this research are Field Independent cognitive style and Field Dependent cognitive style. The material chosen in this research is the demand function, the Bid Function, the Savings Function and the Taxation Function. This research is a descriptive research with qualitative approach which aims to describe the problem solving ability of student mathematics using Polya steps in terms of cognitive style of FI and FD. Subjects in this research are students of VI semester of Mathematics Education Program. Technique of taking research subject is by purposive sample. The results showed that FI subject understood the problem well. In the planning step, the FI subject can analyze the information received. Subjects use previously learned information and solve problem-solving given to the problem as planned and check back on each question. The subject of FD can not receive information and understand the problems that exist in the problem and can not process information/do not understand the purpose of the problem. In the planning step, the subject of FD is unable to think how to solve the problem and is not accustomed to rechecking
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TEHNIK “INDEKS CARD MATCH (ICM)†UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XI IPS 1 PADA MATERI POKOK LIMIT FUNGSI DI SMAN 2 GERUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013
FEBRIANI, BAIQ ETI
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (81.722 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i1.1862
System pembelajaran di SMA Negeri 2 Gerung masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar, menyebabkan prestasi dan aktivitas belajar siswa menjadi rendah. Untuk mengatasi hal tersebu, maka dicoba dilakukan suatu penelitian dengan penerapkan model pemebelajaran aktif tehnik Indeks Card Match (ICM). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan prestasidan aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Gerung tahun pelajaran 2012/2013 pada materi pokok limit fungsi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus dilakukan dua kali pertemuan dan pada tiap pertemuan peneliti melakukan prosedur PTK dimulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan prestasi dan aktivitas belajar siswa. Padasiklus I nilai rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 74,7 dan persentase ketuntasan klasikalnya 84,2% sedangkan skor aktivitas belajar siswa sebesar 15,7 dengan kategori tinggi. Pada siklus II nilai rata-rata prestasi belajar siswasebesar 75,4 dan persentase ketuntasan klasikalnya 94,7% sedangkan skor aktivitas siswa sebesar 16,6 berkategori sangat tinggi. Berdasarkan data hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa pengajaran dengan penerapanmodel pembelajaran aktif tehnik Indeks Card Match dapat meningkatkan prestasi dan aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 1 pada materi pokok limit fungsi di SMA Negeri 2 Gerung tahun pelajaran 2012/2013.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TEAM ACCELERATED INSTRUCTION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP
Fatimah, Ta;
Abidin, Zainal
Media Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (636.418 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v4i1.111
The problem in mathematics learning at SMPN 3 Praya Barat Daya is that the teacher still apply conventional method so that the passive student in the class, lack of understanding the material explained and the lack of interaction between the student in solving the given problem. As a result students' mathematics learning achievement becomes low. Therefore, the purpose of this research is to know the influence of Team Accelerated Instruction method toward student's mathematics learning achievement. Team Accelerated Instruction method is a method of learning where students learn in small groups that are heterogeneous followed by the provision of individual assistance to students who need, so that students are more active in learning activities of mathematics. This study aims to determine the effect of team accelerated instruction method toward students mathematics learning achievement at VII grade of SMPN 3 Praya Barat Daya in academic year 2016/2017. The type of research used in this study is Experiments. The experimental design used was Quasi Eksperimen. The research design was nonequivalent control group design, the population in this study were the students of grade VII SMPN 3 Praya Barat Daya, the sample used was the students of class VII.A which amounted to 24 people as the control class and the students of class VII.B which amounted to 21 people as class experiments and sampling techniques using saturated sampling, data collection techniques using essay-shaped tests to obtain data on student learning outcomes. Based on the result of data analysis obtained by Zhitung equal to 7,14 at 5% significant level whereas Ztabel obtained is 0,0000. So the result of U-test that is Zhitung> Ztabel that is 7,14> 0,0000. Hence can be concluded that There is Influence Method Of Team Accelerated Instruction towartd student mathematic achievement VII grade of SMPN 3 Praya Barat Daya in academic year 2016/2017
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MODELING THE WAY TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 5 GERUNG PADA MATERI POKOK SEGITIGA
Kiani, Siti
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.282 KB)
|
DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1890
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Modeling the Way terhadap aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMPN 5 Gerung pada materi pokok segitiga tahun pelajaran 2012/ 2013. Jenis penelitian ini eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMPN 5 Gerung dan sampel penelitian ini adalah kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol yang diambil dengan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi untuk aktivitas dan evaluasi untuk prestasi. Analisis data prestasi belajar siswa dilakukan melalui statistik t-tes sedangkan data aktivitas belajar dilakukan melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penerapan metode pembelajaran Modeling the Way pada pokok bahasan segitiga berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung >ttabel ; (2) penerapan metode pembelajaran modeling the way pada pokok bahasan segitiga berpengaruh secara signifikan terhadap aktivitas belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung>ttabel .