cover
Contact Name
Baiq Rika Ayu Febrilia
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
mpm@ikipmataram.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP Mataram Jl. Pemuda No 59A Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
Published by IKIP Mataram
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : -
Core Subject : Education,
MPM focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model/method/approach, the use of learning media (props).
Articles 155 Documents
PENERAPAN KOLABORASI METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK DAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK DARUN NAJAH DUMAN MATERI POKOK PROGRAM LINIER TAHUN PELAJARAN 2012/2013 aturrifaah, bay
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v1i1.1867

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di SMK Darun Najah telihat kurangnya motivasi siswa dalam belajar sehingga hasil belajar yang dicapai siswa kurang bagus. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran lebih didominasi oleh guru sehingga terlihat siswa lebih cenderung pasif dan kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Untuk itu, diperlukan suatu strategi yang dapat memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara aktif dan memungkinkan agar terjadi interaksi yang lebih terbuka baik dalammengajukan pertanyaan maupun pendapat. Oleh karena itu peneliti mengangkat penerapan kolaborasi metode Taking Stick dan Student Facilitator and Explaining (TSSFE). Berdasarkan hasil analisis penelitian yang diperoleh dari data keterlaksanaan pembelajaran pada siklus I pertemuan I mencapai 63%, mengalami peningkatan pada siklus I pertemuan II mencapai 84% , dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II pertemuan I mencapai 100%begitu pula pada pertemuan ke II siklus II mencapai 100%. Motivasi belajar siswa siklus I ke siklus II terjadi peningkatan dari 68,30% pada siklus I dengan kategori tinggi dan meningkat menjadi 88,30% pada siklus II dengankategori sangat tinggi. Untuk hasil belajar, dimana pada siklus I mencapai 80% dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 100%. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan kolaborasi metode Talking Stick danStudent Facilitator and Explaining dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas X B SMK Darun Najah Duman Tahun Pelajaran 2012/2013 pada meteri pokok program linier.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS POWER POINT (MACRO-ENABLED) PADA MATA KULIAH GEOMETRI EUCLID DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Nursit, Isbadar
Media Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.344 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v4i1.127

Abstract

This development research aims is to develop an interactive of mathematics learning media using Visual Basic for Application based on Ms. program. Power Point. The development of this medium was using 4D development model, namely: (D) efine, (D) esign, (D) evelop, (D) issiminate, and the resulting product in the form of learning media on Euclid geometry subject. Based on the trial of product, the material expert stated that the product is valid with the validity percentage of 82.5%, the media expert stated that the product is valid with the validity percentage of 83.4%, and the practitioner stated that the product is valid with the validity percentage of 86% and the user / user stated the product practically with the percentage of practicality is 84%. Thus, it can be concluded that the resulting product is valid and the product can be applied in the classroom as well as beneficial for the students.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP (CO-OPERATION CO-OPERATIVE) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK TURUNAN FUNGSI KELAS XI IPS SMAN 1 MASBAGIK Hamdani, Hamdani
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.999 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1895

Abstract

Matematika merupakan salah satu materi yang dianggap sulit dan membosankan oleh siswa, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu siswa sebagian besar kesulitan dalam memahami konsep dan metode pembelajaran yang kurang tepat menjadi salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar pada materi pelajaran matematika. Untuk mengatasi kesulitan siswa tersebut salah satu alternative pembelajarannya dengan menerapkan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Co-op Co-op (Co-operation Co-operative). Tujuan dari penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Koperatif  Tipe Co-op Co-op (Co-operation Co-operative) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Materi Pokok Turunan Fungsi Pada Kelas XI IPS SMAN 1 Masbagik. Jenis penelitian ini eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPS SMAN 1Masbagik  dan sampel penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol yang diambil dengan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes. Analisis data prestasi belajar siswa dilakukan melalui statistik t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Penerapan Model pembelajaran Koperatif Tipe Co-op Co-op (Co-operation Co-operative) pada pokok bahasan Turunan Fungsi berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung (9,13) > ttabel (2,00)
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL FUNGSI Kurniawan, Ade; Juliangkary, Eliska; Pratama, Martoni Yuda
Media Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.021 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v7i1.1679

Abstract

This study aims to describe the difficulties experienced by students in solving functional problems. This type of research is descriptive qualitative. The research respondents were students of class X. Data collection techniques in this study with test and interview methods were followed by 28 students. The researcher took 6 students to be interviewed, 5 of them women and 1 male. Based on the results of the tests and interviews, it can be concluded that the difficulties experienced by students in completing the function questions, namely students have difficulty in applying the principle besides that students do not write down what is known and asked according to the request. Students' difficulties in transferring knowledge are difficulties in understanding the concepts of functions and basic concepts of integers. Students have not mastered the function material so that they do not understand the questions given and are less skilled in working on the questions given. Another difficulty is that the procedure carried out by students deviates in certain steps. The difficulties experienced by students in the calculation are that students are less careful in addition, subtraction, multiplication, and division operations in operations.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP PENGUASAAN MATERI DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI MTs NEGERI PATAS Agustini, Dwi; Subagia, I Wayan; Suardana, I N
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.957 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i2.1833

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis (1) perbedaan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) perbedaan penguasaan materi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan (3) perbedaan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung.Penelitian ini merupakankuasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. Negeri Patas tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 146 siswa.Sampel penelitian berjumlah 116 siswayang diambil dengan teknik random kelas. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis MANOVA satu jalur dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan model pembelajaran langsung (F=26,940; p<0,05), (2) terdapat perbedaan penguasaan materi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan model pembelajaran langsung (F=45,940; p<0,05), dan (3) terdapat perbedaan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan model pembelajaran langsung (F=11,262; p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran sains teknologi masyarakat dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah.
PROFIL BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Diana, Nanang; Mariamah, Mariamah
Media Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.107 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v2i2.1858

Abstract

Pembelajaran matematika pada geometri seharusnya memperhatikan gaya belajar siswa, sehinga akan memudahkan guru dalam membantu siswa yang memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah sehingga dapat mengembangkan berpikir ktitis siswa. Perbedaan dalam pemecahan masalah kemungkinan besar dipengaruhi oleh gaya belajar siswa. Dalam menyampaikan materi kepada siswanya, guru diharapkan mampu mengakomodasi perbedaan gayabelajar yang dimiliki setiap siswa agar tercapai hasil pembelajaran yang maksimal. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dan bersifat eksploratif.Subjek diambil dari siswa SMP yang masing-masing memiliki gaya belajar visual, auditori dan kinestetik. Selanjutnya untuk menguji kredibilitas data, dilakukan triangulasi waktu. Subjek visual, dalam memecahkan masalah: Tahap memahami masalah fokusnya membangun makna tentang masalah yang dihadapi. Subjek auditori, pada tahap memahami masalah fokusnya membangun makna tentang masalah yang dihadapi. Subjek kinestetik, tahap memahami masalah fokusnya mampu membangun makna tentang masalah yang dihadapi.
REGRESI LOGISTIK ORDINAL (STUDI KASUS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI) Fatonah, Laily; Sanapiah, Sanapiah; Febrilia, Baiq Rika Ayu
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.316 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1501

Abstract

Stress is a condition that is susceptible to experienced by students who are completing a thesis. The results of preliminary observations of 30 students at IKIP Mataram, found 9 students experienced mild stress, 15 students experienced moderate stress and 6 students experienced severe stress. So that research is conducted to determine the factors that influence the level of stress of students in completing the thesis. This research is a case study research with techniques and instruments of data collection using questionnaires. The sample used by 100 students was determined using purposive sampling and the analytical method used was ordinal logistic regression analysis. The results showed that the factors that influence the stress level of students in completing the thesis are confusing factors developing the theory and difficult to find literature. The ordinal logistic regression model obtained is logit (Y?1?X) = 0.886 + 1,233X_2 + 1,865X_3 and logit (Y?2?X) = 3,917 + 1,233X_2 + 1,865X_3. The value of e ^ (parameter X_2) = 3.4 which means that if students experience confusion in developing theories, they tend to increase stress levels by 3.4 times compared to students who do not experience confusion in developing theories
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASEDINSTRUCTION (PBI) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELASVII MTs AR-RUSYDINY TAHUNPELAJARAN 2016/2017 Hendrawadi, Yayan; Syahrir, Syahrir; Abidin, Zainal
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.242 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i1.508

Abstract

low student learning outcomes and lack of activity due to the students' learning in the learning process is more focused only on the teacher. Teachers do not fully engage students in learning. Students are more dominant as a receiver only so that students tend to passive learning. This will result in mathematics boring and unpleasant. The implication of activity and student learning was low. So that the learning process goes well it needs a setrategi active learning that engages students in the learning process that is expected to increase the activity and student learning outcomes. Therefore, this study was conducted to improve learning outcomes math class VII MTs Ar-rusydiny through the implementation of learning model of problem-basedinstruction.This type of research is a classroom action research conducted in two cycles. An instrument which is used mainly obserpasi and test sheets. From the results of research in proleh that the number of students in the activity scores 2 sisklus always increase. In the first cycle of activity percentage is 56.41% with the active category, while in the second cycle the percentage of student activity is 69, 23% to the category of active while classical completeness obtained 60% in the first cycle and 90% in the II.Hal cycle already addressed achievement research indicator that the set, so it can be concluded that through the implementation of learning model of problem-based instruction can improve students' mathematics learning outcomes kelasVII MTs Ar-rusydiny the school year 2016/2017
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 MATARAM Hidayah, Novianti; Syahrir, Syahrir
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.65 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1824

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap Aktivitas dan hasil belajar matematika siswa materi statistika di SMPN 9 Mataram. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester I SMPN 9 Mataram. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sumpling, terpilih 2 kelas sampel yaitu kelas VII-A (kelas eksperimen) menggunakan model Student Facilitator and Explaining dan kelas VII-B (kelas kontrol) menggunakan model Ceramah,Tanya jawab dan Latihan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, Adapun desain eksperimen yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group  Design. Hasil perhitungan uji t-test penelitian aktivitas siswa diperoleh thitung = 2,480 > ttabel= 1,66901 dan hasil belajar siswa diperoleh thitung = 2,052 > ttabel= 1,99773 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh aktivitas dan hasil belajar siswa kelas eksperimen (model Student Facilitator and Explaining) dan kelas kontrol (model Ceramah,Tanya jawab dan Latihan).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP (CO-OPERATION CO-OPERATIVE) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK TURUNAN FUNGSI KELAS XI IPS SMAN 1 MASBAGIK HAMDANI, HAMDANI
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.362 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1881

Abstract

Matematika merupakan salah satu materi yang dianggap sulit dan membosankan oleh siswa, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu siswa sebagian besar kesulitan dalam memahami konsep dan metode pembelajaran yang kurang tepat menjadi salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar pada materi pelajaran matematika. Untuk mengatasi kesulitan siswa tersebut salah satu alternative pembelajarannya dengan menerapkan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Co-op Co-op (Co-operation Co-operative). Tujuan dari penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Koperatif  Tipe Co-op Co-op (Co-operation Co-operative) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Materi Pokok Turunan Fungsi Pada Kelas XI IPS SMAN 1 Masbagik. Jenis penelitian ini eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPS SMAN 1Masbagik  dan sampel penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol yang diambil dengan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes. Analisis data prestasi belajar siswa dilakukan melalui statistik t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Penerapan Model pembelajaran Koperatif Tipe Co-op Co-op (Co-operation Co-operative) pada pokok bahasan Turunan Fungsi berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung (9,13) > ttabel (2,00)

Page 8 of 16 | Total Record : 155